Bab 13. Istri Yang Menyenangkan

*******

Freddy kembali dengan wajah babak belur, tidak hanya seorang diri namun juga bersama temannya yang lain membuat Tuan Eden marah besar. Dia berteriak dan menanyai satu per satu teman Fred. Sebagai orang terpandang di kota ini membuat harga dirinya merasa terinjak-injak.

"Katakan siapa orangnya?"

"Di-dia... Zico Dawson."

"Dawson?" pikiran Eden mulai bekerja. Jangan bilang putranya berurusan dengan putra dari Leo Dawson ketua mafia White tiger itu.

"Apa dia putra Leo Dawson?" tanya Tuan Eden.

"I-iya ayah," jawab Fred ketakutan. Tanpa di duga Fred langsung ditampar oleh sang ayah.

"Apa kau du*ngu atau kau terlalu bodoh, hah? kenapa membuat masalah dengan mereka?"

"Aku tidak membuat masalah dengannya, dia yang merebut kekasihku." Tuan Eden menoleh menatap putranya dalam.

"Kekasihmu?"

"I-ya ayah, dia merebut kekasihku," dusta Fred. Nyatanya dirinya dan Zafrina hanyalah berteman.

"Baiklah, karena dia yang memulai duluan. Kita akan membalasnya, jangan sampai mereka berani menginjak harga diriku. Aku seorang Walikota, bagaimana bisa putraku di permalukan seperti ini." Tuan Eden tersenyum licik. Fred dan yang lain hanya bisa diam.

..........

"Zafa, sekarang ceritakan pada papa, apa yang sebenarnya terjadi pada adikmu?"

"Saat itu Ina pergi bersama temannya Fred, putra dari walikota. Dia pergi ke sebuah klub katanya ada acara di sana. Zafa juga sudah meminta dua orang untuk mengawal Ina, Pah. Di sana juga ada Zico. Aku pikir tidak akan ada kejadian seperti itu. Tapi aku salah, Mereka memberi Zafrina minuman yang sudah di campur dengan obat perang*sang. Dari sanalah masalah timbul. Zafrina pingsan, saat di bawa ke rumah sakit, dokter bilang jika Ina alergi dengan kandungan di obat itu. Zico mengurus Ina dengan baik. Ya malangnya karena terlalu lelah mengurus Ina mereka berdua malah tertidur di kamar Zico. Bertepatan dengan uncle Rian yang bertamu ke sana."

Gerry terdiam, namun dari sorot matanya sarat akan kemarahan yang memuncak. Mendengar putrinya hampir menjadi korban pelecehan. Zafa dapat melihat itu.

"Apa Rian sudah mengurus anak walikota itu?"

"Sudah papa, tapi Ina meminta uncle Rian untuk melepaskannya. Karena dia putra dari walikota, pasti nanti akan berdampak karena kita hanya seorang imigran."

"Kamu pastikan saja orang-orang mu bekerja dengan baik untuk menjaga adikmu. Sementara Marvel biar di sini menjadi pengawal Zafrina."

"Papa, jangan tega begitu dengan Marvel," Ujar Zafa tak terima. Gerry menatap Marvel, ia baru ingat dengan romansa cinta segi tiga antara Marvel, Zafrina dan Zico.

"Hmm... baiklah nanti akan papa usahakan mencari kandidat lain yang bisa menjaga adikmu."

"Saya tidak masalah, tuan. Tujuan saya bekerja di sini untuk mengabdi pada tuan sekeluarga."

"Tidak, biarkan yang lain yang bekerja. Kamu ikut pulang ke Indonesia untuk menjaga Zayana saja."

Karena posisi Gerry membelakangi Marvel, pemuda itu tidak tahu jika Gerry mengedipkan sebelah matanya pada Zafa, ayah dan anak itu kembali berkonspirasi.

"Sudahlah Vel, jaga Zayana saja," timpal Zafa.

Marvel akhirnya mengangguk saja mendapat perintah menjaga putri kedua dari keluarga Ardana itu. Toh bekerja di mana pun sama saja menurutnya.

..........

Sementara itu kedua sahabat yang kini berstatus suami istri itu sedang bersiap menuju ke rumah sakit. Zafrina awalnya tidak mau merepotkan Zico tapi pria itu berkeras untuk mengantarkannya.

"Apa kamu sudah siap, Inna?" Zafrina yang ada di ruang Walk in closet segera keluar saat mendengar panggilan suaminya itu.

"Sudah.... " ujar Zafrina, Zico yang awalnya sedang duduk di ranjang dan bermain ponsel langsung seketika mengangkat kepalanya. Pemuda itu terpaku melihat istrinya yang terlihat lebih cantik dari biasanya.

"Apa kamu perlu berdandan seperti ini?" Zico mendekati istrinya dan mengikis jarak diantara keduanya.

Zafrina yang belum paham arti tatapan Zico menunduk melihat penampilannya. Rasanya tidak ada yang berlebihan dari apa yang dia kenaka apalagi riasan. Dia hanya memakai bedak dan lipgloss karena memang warna bibir Zafrina sudah merah.

"Apa ada yang salah?" tanya Zafrina. Zico mengangguk seraya menarik pinggang gadis itu dengan sebelah tangannya.

"Kamu terlalu cantik, Inna. Tidak bisakah malam ini kita di rumah saja. Aku akan mengajarimu cara menjadi istri yang menyenangkan," kata Zico, matanya telah berkabut, rasanya ingin segera menerkam mangsanya.

"Istri yang menyenangkan?" Zafrina yang pada dasarnya belum pernah berpacaran, ia merasa sedikit bingung dengan konotasi kata menyenangkan. Apa dirinya terlihat tidak menyenangkan sekarang ini?

"Iya, apa kamu mau tahu caranya?" Zico membelai pipi Zafrina dengan lembut.

"Apa sekarang aku terlihat tidak menyenangkan?" Mendengar pertanyaan lugu yang keluar dari bibir Zafrina membuat Zico seketika menepuk keningnya. Dia lupa berbicara dengan siapa sekarang. Zafrina bukanlah seperti para gadis sewaannya. Dia gadis yang sangat menjunjung tinggi adat ketimuran meskipun telah lama tinggal di luar negri.

Zafrina adalah gadis yang tidak akan terpengaruh pergaulan dunia luar meskipun hampir 4 tahun tinggal di sana. Hal itulah yang tentu saja membuat Zico sangat menyukai Zafrina. Gadis itu tetap dengan keluguan dan kepolosannya.

"Bukan kamu tidak menyenangkan, Sweetie. Tapi aku ingin mengajarimu about a making baby." Wajah Zafrina seketika memerah bahkan telinganya pun ikut memerah karena malu mendengar ucapan Zico."

Zafrina menepuk dada Zico yang terbalut outfit dari brand G*cci. Pemuda itu langsung terkekeh melihat reaksi Zafrina.

"Ayo lah, kita sudah sama-sama dewasa. Sudah saatnya kamu belajar," bujuk Zico.

"Aku tahu, tapi tidak sekarang. Aku butuh keberanian untuk itu."

"Apa kamu pikir ini uji nyali? ini adalah sesuatu yang enak. Apa lagi sekarang kita sudah sah."

"Berhenti bicara sembarangan, Zi. Atau lebih baik aku ke rumah sakit sendirian saja," Zafrina merengut kesal. Candaan Zico berhasil membuat jantungnya berdebar kencang. Dan dia yakin Zico dapat mendengar suara detak jantungnya yang seperti genderang di tabuh.

Zico tersenyum penuh arti pada Zafrina, dia lalu mengecup kening gadis itu dan kemudian menggandeng tangan Zafrina keluar dari kamar.

Keduanya kini sudah melaju menuju rumah sakit, tempat dimana mama Zafrina di rawat. Zafrina memilih membuang wajahnya kesamping, dia masih malu mendengar candaan Zico tadi.

"Apa kamu marah padaku, Inna?" Zafrina langsung menoleh pada Zico.

"Marah? marah untuk apa, Zi?"

"Karena tadi... "

"Zi, aku mohon jangan bahas itu lagi," potong Zafrina dengan wajah kembali memerah. "Aku tahu itu adalah kewajibanku juga. Tapi bisakah tidak di bahas sekarang?"

"Baiklah, aku kira kamu marah."

"Untuk apa aku marah. Kamu suamiku. Kamu yang paling berhak atas tubuhku. Kecuali kalau kamu membahasnya dengan wanita lain, sudah pasti aku marah."

"Tidak ada yang lain, Inna, hanya kamu."

🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Ditunggu Vote, like dan komennya ya, mau kasih mawar dan kopi juga di Terima.

Nih author punya rekomendasi karya dari teman online author.

Judul : Ibu ijinkan aku bahagia

penulis : Sutihat Basti Wibowo

Kisah ini tidak kalah mengharu biru. Mampir ya!!

Terpopuler

Comments

Femmy Femmy

Femmy Femmy

🤣🤣🤣

2024-08-07

1

Femmy Femmy

Femmy Femmy

Marvel bertemu jodohnya dengan Zayana saja🤭

2024-08-07

0

Oi Min

Oi Min

apa Marvel mau di jodohin ma Ana.....??? tp jgn ketahuan pa.... pelan2 aja deketin mereka. takutnya Marvel Terima Ana karna merasa itu tugasnya, bukan cinta. kan Marvel masih mencintai Ina..... jadi biarkan cinta tumbuh di hati mereka dg sendiri nya

2023-09-13

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2 Bab 2. Party Yang Kacau
3 Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4 Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5 Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6 Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7 Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8 Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9 Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10 Bab 10. Sah
11 Pengumuman. Promosi karya
12 Bab 11. Bukan Jodohnya
13 Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14 Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15 Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16 Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17 Bab 16. Surat Misterius
18 Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19 Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20 Bab 19. Rasa Penasaran
21 Bab 20. Queen & King
22 Bab 21. Zayana Diculik
23 Bab 22. Aksi Zayana
24 Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25 Bab 24. Makan Siang Spesial
26 Bab 25. Bicara Dari Hati
27 Bab 26. Obsesi
28 Bab 27. Penghianat
29 Bab 28. Mengatur Strategi
30 Bab 29. Dominic Pov
31 Bab 30. Mari Beraksi
32 Bab 31. Misi Penyelamatan
33 Bab 32. Kemenangan Mutlak
34 Bab 33. Terima Kasih
35 Bab 34. Janggal
36 Bab 35. Kenyataan
37 Bab 36. Zico Mulai Posesif
38 Bab 37. Sumpah Serapah
39 Bab 38. Taruhan
40 Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41 Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42 Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43 Bab 42. Merajuk
44 Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45 Bab 44. Bukan Ide Buruk
46 Bab 45. Ke Rumah Sakit
47 Bab 46. Penasaran
48 Bab 47. Hamil?
49 Bab 48. Sidang Zafia
50 Bab 49. Petuah
51 Bab 50. Pagi Yang Indah
52 Bab 51. Karma untuk Rian
53 Bab 52. Bahagia
54 Bab 53. Berbelanja
55 Bab 54. Kabar
56 Bab 55. Harus Pulang
57 Bab 56. Curhatan Alexa
58 Bab 57. Kedatangan Anastasya
59 Bab 58. Zafrina menghilang
60 Bab 59. Kehilangan
61 Bab 60. Penyesalan Zico
62 Bab 61. Hadapi Masalahmu
63 Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64 Bab 63. Rapuh
65 Bab 64. Butuh di Dampingi
66 Bab 65. Kepedulian Keluarga
67 Bab 66. Kedatangan Raiden
68 Bab 67. Kedatangan Zafia
69 Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70 Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71 Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72 Bab 71. Menjagamu
73 Bab 72. Bersikap Aneh
74 Bab 73. Aksi Zafia
75 Bab 74. Memberi Kepercayaan
76 Bab 75. Rencana Rian
77 Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78 Bab 77. Sekumpulan Badut
79 Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80 Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81 Bab 80. Jangan Sakit
82 Bab 81. Pulang ke Indonesia
83 Bab 82. Tidur Dengan Mama
84 Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85 Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86 Bab 85. Masalah Di Butik
87 Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88 Bab 87. Menemani Makan
89 Bab 88. Selalu Salah
90 Bab 89. Di Rumah Sakit
91 Bab 90. Nasehat mama Dian
92 Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93 Bab 92. Manjanya Zafrina
94 Bab 93. Berkumpul
95 Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96 Bab 95. Resepsi
97 Bab 96. Kontraksi
98 Bab 97. Minta Maaf
99 Bab 98. Syukuran
100 Bab 99. Lagi??
101 Bab 100. Pergi Periksa
102 Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103 Final Part.
104 Karya Baru Telah Terbit
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2
Bab 2. Party Yang Kacau
3
Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4
Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5
Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6
Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7
Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8
Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9
Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10
Bab 10. Sah
11
Pengumuman. Promosi karya
12
Bab 11. Bukan Jodohnya
13
Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14
Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15
Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16
Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17
Bab 16. Surat Misterius
18
Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19
Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20
Bab 19. Rasa Penasaran
21
Bab 20. Queen & King
22
Bab 21. Zayana Diculik
23
Bab 22. Aksi Zayana
24
Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25
Bab 24. Makan Siang Spesial
26
Bab 25. Bicara Dari Hati
27
Bab 26. Obsesi
28
Bab 27. Penghianat
29
Bab 28. Mengatur Strategi
30
Bab 29. Dominic Pov
31
Bab 30. Mari Beraksi
32
Bab 31. Misi Penyelamatan
33
Bab 32. Kemenangan Mutlak
34
Bab 33. Terima Kasih
35
Bab 34. Janggal
36
Bab 35. Kenyataan
37
Bab 36. Zico Mulai Posesif
38
Bab 37. Sumpah Serapah
39
Bab 38. Taruhan
40
Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41
Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42
Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43
Bab 42. Merajuk
44
Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45
Bab 44. Bukan Ide Buruk
46
Bab 45. Ke Rumah Sakit
47
Bab 46. Penasaran
48
Bab 47. Hamil?
49
Bab 48. Sidang Zafia
50
Bab 49. Petuah
51
Bab 50. Pagi Yang Indah
52
Bab 51. Karma untuk Rian
53
Bab 52. Bahagia
54
Bab 53. Berbelanja
55
Bab 54. Kabar
56
Bab 55. Harus Pulang
57
Bab 56. Curhatan Alexa
58
Bab 57. Kedatangan Anastasya
59
Bab 58. Zafrina menghilang
60
Bab 59. Kehilangan
61
Bab 60. Penyesalan Zico
62
Bab 61. Hadapi Masalahmu
63
Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64
Bab 63. Rapuh
65
Bab 64. Butuh di Dampingi
66
Bab 65. Kepedulian Keluarga
67
Bab 66. Kedatangan Raiden
68
Bab 67. Kedatangan Zafia
69
Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70
Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71
Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72
Bab 71. Menjagamu
73
Bab 72. Bersikap Aneh
74
Bab 73. Aksi Zafia
75
Bab 74. Memberi Kepercayaan
76
Bab 75. Rencana Rian
77
Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78
Bab 77. Sekumpulan Badut
79
Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80
Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81
Bab 80. Jangan Sakit
82
Bab 81. Pulang ke Indonesia
83
Bab 82. Tidur Dengan Mama
84
Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85
Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86
Bab 85. Masalah Di Butik
87
Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88
Bab 87. Menemani Makan
89
Bab 88. Selalu Salah
90
Bab 89. Di Rumah Sakit
91
Bab 90. Nasehat mama Dian
92
Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93
Bab 92. Manjanya Zafrina
94
Bab 93. Berkumpul
95
Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96
Bab 95. Resepsi
97
Bab 96. Kontraksi
98
Bab 97. Minta Maaf
99
Bab 98. Syukuran
100
Bab 99. Lagi??
101
Bab 100. Pergi Periksa
102
Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103
Final Part.
104
Karya Baru Telah Terbit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!