Bab 15. Beri Sedikit Waktu

******

Setibanya di mansion milik Zico, Zafrina langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Ia langsung mengisi air di bathtub dan menuangkan sabun aroma terapi. Berada di ruangan ber-AC membuat tubuhnya terasa lengket. Sambil berendam Zafrina terus berpikir mengenai kewajibannya sebagai seorang istri.

"Apa aku menunggu Zico meminta saja? jika aku tiba-tiba memberikannya, rasanya sangat memalukan sekali." gumam Zafrina. Gadis itu berpikir sambil melamun.

Ia tidak sadar sama sekali jika Zico telah masuk ke kamar mandi. Zico tahu kebiasaan Zafrina yang tidak pernah mengunci pintu kamar mandi. Karena gadis itu takut jika terjadi sesuatu dengan dirinya di kamar mandi.

"My queen, ini sudah terlalu malam untuk berendam. Kamu bisa sakit." Zico mendekat dengan membawa handuk besar. Zafrina seketika menoleh dengan wajah yang memerah.

"Zi, kenapa tidak ketuk dulu pintunya?" protes Zafrina seraya mengumpulkan buih agar menutup bagian tubuhnya.

"Sekarang atau nanti aku pasti akan melihatnya, tidak perlu ditutup-tutupi," Zico tersenyum menggoda namun Zafrina hanya mendelik kesal.

"Ayolah, aku tidak akan meminta hakku sekarang tapi biarkan aku melihatmu." Zico duduk di samping bibir bathtub.

"Zi... " Zafrina benar-benar malu jika harus bangun dari posisinya. Itu artinya Zico akan melihat tubuh polosnya.

"Atau kamu mau aku membantumu berdiri?" Zico menyentuh bahu Zafrina hingga membuat bulu kuduk gadis itu merinding, jantung Zafrina langsung berdegup kencang.

"Segera selesaikan mandimu, aku tidak ingin kamu sakit." Zico bergegas keluar dari kamar mandi. Ia merutuki perbuatannya barusan. Ini seperti senjata makan tuan, dia yang berniat mengerjai Zafrina, tapi justru malah dirinya yang belingsatan membayangkan tubuh polos gadis itu.

Zico berjalan ke balkon dan membuka pintu kacanya lebar-lebar. Dia butuh udara segar untuk mendinginkan otaknya yang mendadak panas.

Zafrina bergegas membilas tubuhnya, wajahnya masih saja tersipu mengingat kejadian di kamar mandi tadi. Setelah selesai ia keluar dari kamar mandi. Dia memakai setelan piyama panjang. Dia mengeringkan rambutnya sebentar lalu menyusul Zico.

"Zi... maaf," Lirih Zafrina, tubuhnya merapat bersandar di punggung Zico.

"Untuk apa?"

"Aku.... "

"Ina, kenapa kamu jadi secanggung ini denganku? bersikaplah seperti biasa. Anggap kita ini masih tetap bersahabat seperti biasanya," kata Zico, dia mengusap tangan Zafrina yang melingkar erat di perutnya.

"Beri aku sedikit waktu untuk membiasakan diri."

"Apapun itu, lakukanlah. Aku hanya tidak mau karena pernikahan ini hubungan kita justru renggang. Aku mau kita semakin lengket dan tidak dapat dipisahkan," ucap Zico. Pria itu membalikkan tubuhnya dan membalas pelukan Zafrina.

"Sekarang, ayo kita beristirahat."

Zafrina mengangguk tapi enggan melepas pelukannya, rasanya dia ingin tenggelam saja dalam pelukan Zico. Sangking nyamannya, dan terasa sangat hangat. Apalagi aroma parfum yang di pakai Zico adalah aroma parfum yang sangat dia sukai.

Tanpa diduga, Zico mengangkat tubuh Zafrina ala bridal style. Gadis itu menjerit karena terkejut.

"Zi, turunkan aku. Aku pasti berat." Meskipun berkata begitu namun Zafrina justru malah memeluk leher Zico erat.

"Kamu perlu menambah berat badanmu 10 kilo baru bilang kalau kamu berat."

Zafrina memukul lengan Zico. Wajahnya bersembunyi di belahan dada bidang suaminya. Setelah meletakkan Zafrina di atas ranjang, Zico menutup pintu balkon dan menguncinya.

Kini Zico dan Zafrina sudah berada dalam satu selimut, tanpa di minta Zafrina merapatkan tubuhnya memeluk Zico.

"Aku pernah memimpikan hal ini, namun saat aku terbangun, tidak tahu kenapa aku sungguh kecewa karena tidak mendapati dirimu ada di dekatku," lirih Zafrina seraya menatap kedua manik mata Zico.

"Kamu sekarang bisa memelukku sepuas hatimu," kata Zico, tangannya dengan lembut mengusap pipi Zafrina yang kemerahan.

Keduanya tersenyum, lalu Zafrina menyusupkan kepalanya di dada Zico. Damai, hanya itu yang kini dia rasa. Suara degup jantung Zico yang berdetak tak menentu membuat Zafrina tersenyum tipis.

Mereka berdua akhirnya terlelap. Tidak ada kegiatan panas di malam pengantin mereka. Butuh waktu dan penyesuaian untuk melangkah ke arah sana dan Zico berjanji akan menunggu hingga Zafrina benar-benar siap untuk melakukannya.

..........

"Bagaimana, apa kamu mendapat apa yang aku inginkan?"

"Tentu tuan, semua sesuai perkiraan anda." Marvel menyerahkan berkas dalam amplop coklat. Gerry tersenyum miring saat melihat laporan yang tertera di dalam berkas itu. Bahkan di dalam amplop juga ada sebuah Flashdisk yang berisi semua bukti untuk menjerat walikota Eden agar tidak berbuat macam-macam.

"Panggil aku uncle, Marvel. Jangan terlalu formal begitu jika hanya ada kita."

"Ba-baik, uncle."

"Aku tidak akan membiarkan mereka bermain-main dengan putriku. Walikota itu harus tahu berurusan dengan siapa."

"Apa kamu sudah mengirim salinannya pada mereka?" tanya Gerry, Marvel mengangguk dengan mantap.

"Sudah, Uncle. Seharusnya pagi nanti paket itu tiba di kediamannya."

"Baiklah, sekarang beristirahatlah, besok kamu jemput Anna dan Fia di bandara. Pagi tadi Zayn mengatakan jika kedua adiknya menyusul kemari."

"Baik uncle, jika begitu selamat beristirahat." Marvel keluar dari ruang perawatan Dian. Dia kembali ke hotel tempat mereka menginap sebelumnya. Beruntung lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah sakit.

Gerry tersenyum puas. Entah mengapa sejak menjadi cucu menantu di keluarga besar Kusuma Prawira, dia menjadi ikut ketularan ahli dalam mengatur strategi menjatuhkan lawan. Dulu Gerry sering menemani kakek Dian mengobrol, beliau banyak menceritakan masa kejayaannya atau memberi Gerry saran, bagaimana strategi menghadapi musuh, baik dari dunia bisnis maupun dunia bawah. Hal itulah yang lama kelamaan membentuk pribadi Gerry menjadi sosok yang seperti sekarang. Meskipun terlihat hangat dan mudah di dekati tapi pria itu ternyata adalah sosok yang diam-diam menghanyutkan.

Gerry akhirnya bisa memejamkan matanya saat jam menunjukkan pukul 2 dini hari, waktu setempat.

..........

Zafrina terbangun, lalu segera bangkit ke kamar mandi. Gerakannya yang tiba-tiba membuat Zico yang masih terlelap, langsung kaget.

"Ada apa, Inna?"

"Sebentar, Zi, aku ingin memastikan sesuatu."

Zafrina menurunkan celananya dan menilik ke bawah. Benar saja, CD yang dia kenakan sudah penuh dengan darah.

"Zi, bisakah kamu membawakan koperku kemari?"

"Apa yang terjadi, Inna?"

"Aku mendapatkan periodeku," ujar Zafrina. Zico bergegas mendorong koper Zafrina. Dia masuk begitu saja.

"Ya, ampun, Zi. Kamu mengagetkanku."

"Di kamar ini hanya ada kita berdua. Kenapa kamu begitu terkejut."

Zafrina meraih gagang kopernya dan mulai mengobrak abrik isinya. Ia menemukan pembalut yang dia butuhkan.

"Keluarlah Zi, aku mau mandi. Tapi sebelum itu tolong bantu aku memeriksa sprei kamar. Aku takut darahnya tercecer di sana."

"Beri aku morning kiss dulu. Setelah itu aku akan mengerjakannya." Zafrina mendekat dan mencium bibir Zico.

"Sudah, cepat kerjakan."

"Baiklah, nyonya Dawson."

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

jangan lupa like, komen dan Vote kalian ya guys. aku tunggu pokoknya.

Hari ini aku bawa karya baru nih...

Judul : Tuan Mafia

Karya : selvi_19

Alex hanya seorang anak jalanan, untuk memenuhi hidupnya Alex terpaksa mencuri hingga suatu hari Alex bertemu dengan mafia dan di besarkan di

lingkungan mafia, hingga di umurnya yang ke 30 tahun Alex di angkat untuk mengantikan ayah angkatnya sebagai ketua mafia.

Suatu hari Alex mengetahui siapa kedua orang tuanya dan penyebab

kematiannya, ternyata Alex adalah keturuna dari D’devil, D’devil adalah

anggota mafia yang sudah berdiri puluhan tahun. Sehingga Alex berniat

membalas dendam atas kematian kedua orang tuanya dengan menikahi putri dari pembunuh tersebut.

Laura gadis yang kurang beruntung karena hidup sebagai anak angkat dari

keluarga Gunawan dan lebih menyedihkan lagi ia harus mau menikah dengan

Alex sebagai balas budi karena telah menyelamatkan gunawan

Apakah Alex akan berhasil membalas kematian kedua orang tuanya?

Apakah akan ada cinta di antara Alex dan Laura?

Bagaimana reaksi Alex jika tau Laura bukan putri dari Gunawan?

Terpopuler

Comments

Femmy Femmy

Femmy Femmy

hmmm masih sendiri saja sudah membayangkan yang iya iya😁

2024-08-08

1

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

aaaaaa... tiap hari mereka romantisan mulu... kan kan irii aku tuh.. 😖😭😭😭🤭🤭🤭🤧🤧🤧

2023-09-07

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Wahh Gerry dan Marvel mmg hebat,tau2 saja wali kota akan bertindak terhadap mereka,,👍🏻👍🏻👍🏻

2023-01-03

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2 Bab 2. Party Yang Kacau
3 Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4 Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5 Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6 Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7 Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8 Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9 Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10 Bab 10. Sah
11 Pengumuman. Promosi karya
12 Bab 11. Bukan Jodohnya
13 Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14 Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15 Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16 Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17 Bab 16. Surat Misterius
18 Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19 Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20 Bab 19. Rasa Penasaran
21 Bab 20. Queen & King
22 Bab 21. Zayana Diculik
23 Bab 22. Aksi Zayana
24 Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25 Bab 24. Makan Siang Spesial
26 Bab 25. Bicara Dari Hati
27 Bab 26. Obsesi
28 Bab 27. Penghianat
29 Bab 28. Mengatur Strategi
30 Bab 29. Dominic Pov
31 Bab 30. Mari Beraksi
32 Bab 31. Misi Penyelamatan
33 Bab 32. Kemenangan Mutlak
34 Bab 33. Terima Kasih
35 Bab 34. Janggal
36 Bab 35. Kenyataan
37 Bab 36. Zico Mulai Posesif
38 Bab 37. Sumpah Serapah
39 Bab 38. Taruhan
40 Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41 Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42 Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43 Bab 42. Merajuk
44 Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45 Bab 44. Bukan Ide Buruk
46 Bab 45. Ke Rumah Sakit
47 Bab 46. Penasaran
48 Bab 47. Hamil?
49 Bab 48. Sidang Zafia
50 Bab 49. Petuah
51 Bab 50. Pagi Yang Indah
52 Bab 51. Karma untuk Rian
53 Bab 52. Bahagia
54 Bab 53. Berbelanja
55 Bab 54. Kabar
56 Bab 55. Harus Pulang
57 Bab 56. Curhatan Alexa
58 Bab 57. Kedatangan Anastasya
59 Bab 58. Zafrina menghilang
60 Bab 59. Kehilangan
61 Bab 60. Penyesalan Zico
62 Bab 61. Hadapi Masalahmu
63 Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64 Bab 63. Rapuh
65 Bab 64. Butuh di Dampingi
66 Bab 65. Kepedulian Keluarga
67 Bab 66. Kedatangan Raiden
68 Bab 67. Kedatangan Zafia
69 Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70 Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71 Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72 Bab 71. Menjagamu
73 Bab 72. Bersikap Aneh
74 Bab 73. Aksi Zafia
75 Bab 74. Memberi Kepercayaan
76 Bab 75. Rencana Rian
77 Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78 Bab 77. Sekumpulan Badut
79 Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80 Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81 Bab 80. Jangan Sakit
82 Bab 81. Pulang ke Indonesia
83 Bab 82. Tidur Dengan Mama
84 Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85 Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86 Bab 85. Masalah Di Butik
87 Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88 Bab 87. Menemani Makan
89 Bab 88. Selalu Salah
90 Bab 89. Di Rumah Sakit
91 Bab 90. Nasehat mama Dian
92 Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93 Bab 92. Manjanya Zafrina
94 Bab 93. Berkumpul
95 Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96 Bab 95. Resepsi
97 Bab 96. Kontraksi
98 Bab 97. Minta Maaf
99 Bab 98. Syukuran
100 Bab 99. Lagi??
101 Bab 100. Pergi Periksa
102 Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103 Final Part.
104 Karya Baru Telah Terbit
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2
Bab 2. Party Yang Kacau
3
Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4
Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5
Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6
Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7
Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8
Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9
Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10
Bab 10. Sah
11
Pengumuman. Promosi karya
12
Bab 11. Bukan Jodohnya
13
Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14
Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15
Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16
Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17
Bab 16. Surat Misterius
18
Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19
Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20
Bab 19. Rasa Penasaran
21
Bab 20. Queen & King
22
Bab 21. Zayana Diculik
23
Bab 22. Aksi Zayana
24
Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25
Bab 24. Makan Siang Spesial
26
Bab 25. Bicara Dari Hati
27
Bab 26. Obsesi
28
Bab 27. Penghianat
29
Bab 28. Mengatur Strategi
30
Bab 29. Dominic Pov
31
Bab 30. Mari Beraksi
32
Bab 31. Misi Penyelamatan
33
Bab 32. Kemenangan Mutlak
34
Bab 33. Terima Kasih
35
Bab 34. Janggal
36
Bab 35. Kenyataan
37
Bab 36. Zico Mulai Posesif
38
Bab 37. Sumpah Serapah
39
Bab 38. Taruhan
40
Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41
Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42
Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43
Bab 42. Merajuk
44
Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45
Bab 44. Bukan Ide Buruk
46
Bab 45. Ke Rumah Sakit
47
Bab 46. Penasaran
48
Bab 47. Hamil?
49
Bab 48. Sidang Zafia
50
Bab 49. Petuah
51
Bab 50. Pagi Yang Indah
52
Bab 51. Karma untuk Rian
53
Bab 52. Bahagia
54
Bab 53. Berbelanja
55
Bab 54. Kabar
56
Bab 55. Harus Pulang
57
Bab 56. Curhatan Alexa
58
Bab 57. Kedatangan Anastasya
59
Bab 58. Zafrina menghilang
60
Bab 59. Kehilangan
61
Bab 60. Penyesalan Zico
62
Bab 61. Hadapi Masalahmu
63
Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64
Bab 63. Rapuh
65
Bab 64. Butuh di Dampingi
66
Bab 65. Kepedulian Keluarga
67
Bab 66. Kedatangan Raiden
68
Bab 67. Kedatangan Zafia
69
Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70
Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71
Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72
Bab 71. Menjagamu
73
Bab 72. Bersikap Aneh
74
Bab 73. Aksi Zafia
75
Bab 74. Memberi Kepercayaan
76
Bab 75. Rencana Rian
77
Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78
Bab 77. Sekumpulan Badut
79
Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80
Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81
Bab 80. Jangan Sakit
82
Bab 81. Pulang ke Indonesia
83
Bab 82. Tidur Dengan Mama
84
Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85
Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86
Bab 85. Masalah Di Butik
87
Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88
Bab 87. Menemani Makan
89
Bab 88. Selalu Salah
90
Bab 89. Di Rumah Sakit
91
Bab 90. Nasehat mama Dian
92
Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93
Bab 92. Manjanya Zafrina
94
Bab 93. Berkumpul
95
Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96
Bab 95. Resepsi
97
Bab 96. Kontraksi
98
Bab 97. Minta Maaf
99
Bab 98. Syukuran
100
Bab 99. Lagi??
101
Bab 100. Pergi Periksa
102
Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103
Final Part.
104
Karya Baru Telah Terbit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!