Bab 11. Bukan Jodohnya

*******

Zafrina sudah duduk di samping Zico meskipun pernikahan ini tidak di rencanakan sejak awal namun tetap saja membuat Zafrina gugup.

Gadis itu tampak sangat cantik dengan dress dan riasan naturalnya, Marvel bahkan sampai tak mengedipkan mata karena terpesona pada sosok Zafrina. Zico menatap Zafrina dengan binar kebahagiaan. Zafrina mencium punggung tangan Zico dan Zico mencium bibir Zafrina.

Zafrina terbelalak kaget, namun tidak bagi dokter dan para perawat yang ada di sana. Tuan Ali pun tersenyum simpul. Saat Zico melepas tautan bibirnya, Zafrina memukul lengan Zico dengan wajah yang memerah.

"Tuan, tugas saya sudah selesai. Saya mohon pamit." tuan Ali bangkit dari duduknya, Zico dan Zafa menyalami guru besar itu seraya mengucapkan terima kasih, begitu juga dengan Rian, Gerry dan Leo ketiganya juga mengucapkan banyak terima kasih pada tuan Ali.

"Terima kasih, tuan Ali," ucap Dian tulus. Tuan Ali menggangguk dan tersenyum tipis. Zafa dan Marvel ikut berjalan keluar untuk mengantarkan Tuan Ali. Saat Zafa akan menyerahkan amplop untuk tuan Ali, pria paruh baya itu menolak.

"Sedekahkah saja kepada yang lebih membutuhkan," tutur tuan Ali.

"Jika begitu, saya percayakan saja pada anda, Anda bisa memberikannya kepada siapapun. Biarkan rejeki mereka melewati anda."

"Baiklah, aku menerima amanah ini."

"Assalamualaikum." Tuan Ali langsung masuk ke mobil yang dikendarai oleh anak buah Zafa.

"Wa'alaikumsalam... "

Zafa kini beralih menatap Marvel, dia tersenyum tipis pada kepala pengawal papanya itu, "Apa kau butuh mencari udara segar?" Zafa merangkul bahu Marvel.

"Ya, sepertinya begitu."

Keduanya berjalan menuju kafetaria. Waktu sudah hampir menjelang sore tapi baik Zafa ataupun Marvel belum sempat mengisi perutnya.

Setelah memesan kopi dan camilan siang keduanya masih belum ada yang membuka suaranya.

"Maaf... " kata Zafa.

"Untuk apa? apa anda berbuat salah terhadap saya?

"berhentilah berbicara formal padaku"

"Tapi anda adalah...."

"I don't care. Kita ini sahabat kan?"

"Baiklah, maaf."

"Bagaimana perasaanmu saat ini?

"Biasa saja," jawab Marvel seraya membuang wajahnya.

"menipulah sesuka hatimu, tapi jangan menipuku. Aku tahu bagaimana kamu begitu memuja Zafrina."

"Tapi nyatanya aku memang tidak cukup pantas untuknya."

"ini bukan perkara pantas dan tidak, Vel. Tapi perasaan adikku sejak awal sudah tertuju pada Zico. Andaikan tidak, maka aku dan yang lainnya akan menjadi bagian dari pendukungmu."

Marvel menatap Zafa lalu tersenyum tipis. Sahabatnya itu selalu tahu bagaimana membuat moodnya kembali membaik.

"Ayo kita kembali, aku takut papamu membutuhkanku."

Zafa dan Marvel akhirnya meninggalkan kafetaria. Sementara itu, di ruang perawatan Dian, Zafrina dipaksa pulang oleh mamanya. Alih-alih menuruti keinginan mamanya Zafrina justru menangis. Dia takut mamanya akan pergi selamanya jika dia pulang.

"Sayang, mama butuh istirahat di lingkungan yang tenang. Lagi pula apa kamu tidak kasih pada Zico. Dia sejak kemarin belum beristirahat dengan baik," ujar papi Rian. Zafrina akhirnya menuruti permintaan semuanya. Dia memeluk mama dan papanya bergantian. Lalu pergi bersama keluarga papinya juga suami barunya dan ayah mertuanya.

"Ada apa, mas? kenapa sejak tadi menatapku seperti itu?"

"Katakan padaku, sayang. Apa sebenarnya maksudmu. Dokter mengatakan kondisimu baik-baik saja. Tapi kenapa kamu seakan .... " Gerry tidak dapat melanjutkan kalimatnya. Matanya bahkan telah mengembun.

Dian tersenyum lembut dan menarik tangan Gerry. "Tidak ada apa-apa, mas. Aku hanya merasa akan sangat bersalah jika membiarkan mereka dalam hubungan seperti itu. Berteman tapi bebas berbuat apapun. Aku takut suatu saat mereka salah langkah. Dan justru akan menghancurkan nama baik putri kita sendiri. Yah, meski pun tinggal di luar negeri setidaknya darahnya mengalir darah kita, ia harus menjujung adat ketimuran. Apalagi secara agama hukumnya Zina. Jika mereka sah, mau berbuat apapun ya terserah."

"Tapi mereka masih terlalu muda, Mah."

"Aku juga membesarkan Zafa dan Zafrina saat berumur 20 tahun, Pah. Mama yakin kalau Zafrina sanggup menjalani rumah tangga ini. Apalagi mereka sahabat jadi cinta. Tidak akan mungkin mereka saling menyakiti."

"Papa terserah mama saja. Semoga saja memang ini yang terbaik untuk putri kita. Tapi bagaimana nanti menghadapi oma opanya?"

"Nanti aku akan bicara pada mereka."

Tak lama pintu kamar perawatan Dian terbuka. Zafa dan Marvel masuk. Ruangan sudah sepi hanya tinggal mama dan papanya saja.

"Zafa, apa tidak sebaiknya kamu pulang, sayang?"

"Mah, Zafa terlanjur menyanggupi menjadi asisten dosen Mr Smith. Kalau Zafa mundur sekarang yang ada nanti Zafa dianggap tidak berkompeten."

"Tapi setidaknya bantulah adikmu mengurus perusahaan kita. Biar dia juga punya quality time dengan keluarganya."

"Nanti Zafa akan bantu dari sini, mama. Yang penting sekarang mama sehat. Lalu kita pulang."

"Mama sudah sehat. Tadi dokter Steven berkata mama sudah boleh pulang setelah menghabiskan infus ini."

"Benar begitu, pah?" Gerry hanya mengangguk sebagai jawabannya.

Dian menatap Marvel, tatapan yang sama yang sering dia berikan pada kelima anak-anaknya.

"Marvel, maafkan tante ya." Marvel salah tingkah saat mendengar ucapan Mama Dian.

"Tidak ada yang perlu dimaafkan tante. Semua sudah menjadi takdir. Mungkin Inna memang bukan jodoh saya."

Marvel tahu, pasti mama Dian merasa bersalah. Karena dulu sebelum ibu Marvel meninggal, mama Dian pernah berkata akan menjodohkan dirinya dengan salah satu anak perempuannya agar ia bisa mengawasi dirinya. Dan yang saat itu ada di sana adalah Zafrina.

Pikiran Marvel saat itu ia akan dijodohkan dengan Zafrina. Hingga dia memilih menutup hatinya untuk gadis lain. Tapi justru malah kini berakhir begitu saja.

"Tante tidak perlu banyak pikiran. Sekarang yang terpenting kesehatan, Tante."

Dian dan Gerry tersenyum. Marvel memang pemuda yang baik dan bertanggung jawab. Semoga saja nantinya Marvel mendapat jodoh yang lebih baik dari putri mereka.

Zafrina ikut pulang ke mansion papi Rian. Dia di bantu beberapa pelayan mengemas beberapa potong pakaiannya dan keperluan lainnya. Hari ini juga Zafrina resmi di boyong oleh suaminya. Sehingga dia membawa beberapa koper.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Like komen dan Vote ya Guys. Mama tungguin 🤭🤭🥰

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

jodohin aja Marvel dengan Zayana atau Zafia. seruu tuh cocok. 😍😍😍😍😍😍🤩🤩🤩🤩🤩

2023-09-07

2

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

❤️⃟Wᵃf🤎⃟ꪶꫝ🍾⃝ͩDᷞᴇͧᴡᷡɪͣ𝐀⃝🥀ᴳ᯳

aku dari tadi penasaran terus dengan nama Tuan Ali. Siapakah orang itu??? 🤔🤔 kayak ada yg terlupa dan terlewati.??

2023-09-07

0

Novika Riyanti

Novika Riyanti

zayana masih ada kaannn....

2022-08-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2 Bab 2. Party Yang Kacau
3 Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4 Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5 Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6 Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7 Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8 Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9 Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10 Bab 10. Sah
11 Pengumuman. Promosi karya
12 Bab 11. Bukan Jodohnya
13 Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14 Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15 Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16 Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17 Bab 16. Surat Misterius
18 Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19 Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20 Bab 19. Rasa Penasaran
21 Bab 20. Queen & King
22 Bab 21. Zayana Diculik
23 Bab 22. Aksi Zayana
24 Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25 Bab 24. Makan Siang Spesial
26 Bab 25. Bicara Dari Hati
27 Bab 26. Obsesi
28 Bab 27. Penghianat
29 Bab 28. Mengatur Strategi
30 Bab 29. Dominic Pov
31 Bab 30. Mari Beraksi
32 Bab 31. Misi Penyelamatan
33 Bab 32. Kemenangan Mutlak
34 Bab 33. Terima Kasih
35 Bab 34. Janggal
36 Bab 35. Kenyataan
37 Bab 36. Zico Mulai Posesif
38 Bab 37. Sumpah Serapah
39 Bab 38. Taruhan
40 Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41 Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42 Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43 Bab 42. Merajuk
44 Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45 Bab 44. Bukan Ide Buruk
46 Bab 45. Ke Rumah Sakit
47 Bab 46. Penasaran
48 Bab 47. Hamil?
49 Bab 48. Sidang Zafia
50 Bab 49. Petuah
51 Bab 50. Pagi Yang Indah
52 Bab 51. Karma untuk Rian
53 Bab 52. Bahagia
54 Bab 53. Berbelanja
55 Bab 54. Kabar
56 Bab 55. Harus Pulang
57 Bab 56. Curhatan Alexa
58 Bab 57. Kedatangan Anastasya
59 Bab 58. Zafrina menghilang
60 Bab 59. Kehilangan
61 Bab 60. Penyesalan Zico
62 Bab 61. Hadapi Masalahmu
63 Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64 Bab 63. Rapuh
65 Bab 64. Butuh di Dampingi
66 Bab 65. Kepedulian Keluarga
67 Bab 66. Kedatangan Raiden
68 Bab 67. Kedatangan Zafia
69 Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70 Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71 Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72 Bab 71. Menjagamu
73 Bab 72. Bersikap Aneh
74 Bab 73. Aksi Zafia
75 Bab 74. Memberi Kepercayaan
76 Bab 75. Rencana Rian
77 Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78 Bab 77. Sekumpulan Badut
79 Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80 Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81 Bab 80. Jangan Sakit
82 Bab 81. Pulang ke Indonesia
83 Bab 82. Tidur Dengan Mama
84 Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85 Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86 Bab 85. Masalah Di Butik
87 Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88 Bab 87. Menemani Makan
89 Bab 88. Selalu Salah
90 Bab 89. Di Rumah Sakit
91 Bab 90. Nasehat mama Dian
92 Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93 Bab 92. Manjanya Zafrina
94 Bab 93. Berkumpul
95 Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96 Bab 95. Resepsi
97 Bab 96. Kontraksi
98 Bab 97. Minta Maaf
99 Bab 98. Syukuran
100 Bab 99. Lagi??
101 Bab 100. Pergi Periksa
102 Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103 Final Part.
104 Karya Baru Telah Terbit
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2
Bab 2. Party Yang Kacau
3
Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4
Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5
Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6
Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7
Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8
Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9
Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10
Bab 10. Sah
11
Pengumuman. Promosi karya
12
Bab 11. Bukan Jodohnya
13
Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14
Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15
Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16
Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17
Bab 16. Surat Misterius
18
Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19
Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20
Bab 19. Rasa Penasaran
21
Bab 20. Queen & King
22
Bab 21. Zayana Diculik
23
Bab 22. Aksi Zayana
24
Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25
Bab 24. Makan Siang Spesial
26
Bab 25. Bicara Dari Hati
27
Bab 26. Obsesi
28
Bab 27. Penghianat
29
Bab 28. Mengatur Strategi
30
Bab 29. Dominic Pov
31
Bab 30. Mari Beraksi
32
Bab 31. Misi Penyelamatan
33
Bab 32. Kemenangan Mutlak
34
Bab 33. Terima Kasih
35
Bab 34. Janggal
36
Bab 35. Kenyataan
37
Bab 36. Zico Mulai Posesif
38
Bab 37. Sumpah Serapah
39
Bab 38. Taruhan
40
Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41
Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42
Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43
Bab 42. Merajuk
44
Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45
Bab 44. Bukan Ide Buruk
46
Bab 45. Ke Rumah Sakit
47
Bab 46. Penasaran
48
Bab 47. Hamil?
49
Bab 48. Sidang Zafia
50
Bab 49. Petuah
51
Bab 50. Pagi Yang Indah
52
Bab 51. Karma untuk Rian
53
Bab 52. Bahagia
54
Bab 53. Berbelanja
55
Bab 54. Kabar
56
Bab 55. Harus Pulang
57
Bab 56. Curhatan Alexa
58
Bab 57. Kedatangan Anastasya
59
Bab 58. Zafrina menghilang
60
Bab 59. Kehilangan
61
Bab 60. Penyesalan Zico
62
Bab 61. Hadapi Masalahmu
63
Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64
Bab 63. Rapuh
65
Bab 64. Butuh di Dampingi
66
Bab 65. Kepedulian Keluarga
67
Bab 66. Kedatangan Raiden
68
Bab 67. Kedatangan Zafia
69
Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70
Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71
Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72
Bab 71. Menjagamu
73
Bab 72. Bersikap Aneh
74
Bab 73. Aksi Zafia
75
Bab 74. Memberi Kepercayaan
76
Bab 75. Rencana Rian
77
Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78
Bab 77. Sekumpulan Badut
79
Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80
Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81
Bab 80. Jangan Sakit
82
Bab 81. Pulang ke Indonesia
83
Bab 82. Tidur Dengan Mama
84
Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85
Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86
Bab 85. Masalah Di Butik
87
Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88
Bab 87. Menemani Makan
89
Bab 88. Selalu Salah
90
Bab 89. Di Rumah Sakit
91
Bab 90. Nasehat mama Dian
92
Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93
Bab 92. Manjanya Zafrina
94
Bab 93. Berkumpul
95
Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96
Bab 95. Resepsi
97
Bab 96. Kontraksi
98
Bab 97. Minta Maaf
99
Bab 98. Syukuran
100
Bab 99. Lagi??
101
Bab 100. Pergi Periksa
102
Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103
Final Part.
104
Karya Baru Telah Terbit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!