Bab 10. Sah

*******

Dokter menangani Dian dengan sangat cekatan. Beruntung Dian hanya terkejut dan syok, kini ia sudah berada di ruang perawatan. Zafrina dan Zafa menjadi orang yang paling merasa bersalah dengan kejadian yang menimpa mama mereka.

Tapi seperti sebuah petuah, ada 3 perkara yang tidak bisa di tarik kembali yaitu waktu, ucapan dan kesempatan. Sehingga manusia harus benar-benar menggunakan ketiga perkara itu dengan sangat hati-hati dan sebaik mungkin.

Dian kini terbaring lemah karena ucapan Rian yang begitu mengejutkan. Seandainya bisa semua ingin memutar waktu agar kejadian ini bisa dihindari tapi lagi-lagi semua perkara itu tidak dapat di putar kembali. Tapi semoga dapat di perbaiki di kemudian hari.

Zafa membetulkan brankar mamanya agar posisinya nyaman, Hidung Dian masih terpasang selang oksigen. Dian memanggil Zafrina dan Zico untuk mendekat. Saat itu Rian belum tiba di sana. sementara Gerry masih di ruang dokter. Zafrina menatap Dian sendu.

"Mama... "

"Menikahlah, Sayang."

"Tapi, Mah."

"Inna, mama ingin tahu sesuatu. Apakah kamu memiliki perasaan pada Zico?" Zafrina pun mengangguk.

"Bagaimana dengan Zico? apakah perasaan kamu sama seperti Inna?" Zico menggenggam tangan Dian dan mengangguk.

"Bahkan mungkin lebih, aunty Dian."

"Jika begitu menikahlah, selagi mama masih ada." Seketika jatuhlah air mata Zafrina saat mendengar ucapan Dian.

"Mama pasti sehat. Mama pasti akan menemani Inna saat nanti Inna punya anak. Mama yang akan mengajari mereka nanti."

Dian menyunggingkan senyum, bibirnya masih tampak pucat. Dia perlahan membelai kepala putrinya.

"Mama tidak bisa menjanjikan apapun padamu sayang. Umur dan kesehatan mama adalah milik sang Pencipta dan sewaktu-waktu Dia bisa mengambilnya. Selagi mama masih sempat melihat kalian menikah. Maka segeralah menikah."

"Tapi kami baru saja selesai kuliah, Mah."

"Tidak ada tolak ukur untuk sebuah pernikahan, mau nanti setelah bekerja, atau baru lulus sekolah sekali pun jika memang sudah jodoh dan takdir, kita bisa apa? Mama hanya tidak ingin nantinya putri mama menanggung dosa. Persahabatan kalian memang luar biasa. Tapi setan bisa ada di mana-mana. Sekarang mungkin kalian sadar, besok siapa tahu setan yang menggerakkan hati kalian. Sebelum semua terlanjur dan menyesal. Sebaiknya niat baik di segerakan."

Zafrina semakin menunduk, ia sudah tidak berani menyangkal apapun yang mamanya katakan.

Zafa mendekati adiknya dan juga calon adik iparnya. "Benar yang mama katakan. Sebaiknya segera saja."

Zafrina menengadah menatap sang kakak. Zafa tersenyum lembut seraya mengusap kepala adiknya itu.

Gerry masuk ke ruangan Dian diikuti oleh Rian, Veli dan Leo. Keempat orang yang ada di dalam langsung menoleh ke arah Gerry dan yang lain.

"Pah, sini dulu." Dian memanggil Gerry.

"Ada apa, sayang?"

"Mama mau Inna menikah."

"Iya, tapi nanti setelah kamu sembuh, ya."

"Aku ingin mereka menikah sekarang, mas."

"Ma... Zafrina janji akan menikah dengan Zico tapi setelah mama sembuh." Zafrina berusaha membujuk Dian.

"Bagaimana kalau secara agama dulu. Aku benar-benar tidak tenang."

"Pernikahan bukan untuk main-main, Sayang."

"Apa mas berpikir begitu tentangku?"

"Eh... bu-bukan begitu, Mah. Tapi pernikahan itu kan perlu persiapan."

"Kalau secara agama dulu kan tidak apa-apa, pah."

Gerry menatap Zafrina dan Zico sesaat. Zico menganggukkan kepala dengan mantap.

"Saya siap kapan pun, Uncle." Gerry menatap kedua bola mata Zico, tidak ada keraguan di sana. Yang tampak hanya sebuah kemantapan. Gerry pun menghembuskan nafasnya perlahan.

"Baiklah .... " Gerry sesaat menoleh kepada Rian dan Leo. "Bagaimana menurut kalian?"

"Aku terserah pada putraku. Aku akan mendukung apapun keputusannya," jawab Leo.

"Aku setuju saja. Asal Inna tidak keberatan," ujar Rian. Kini semua mata mengarah ke arah Zafrina.

"Bagaimana sayang?"

"Jika itu membuat mama bisa sehat kembali, Inna mau." gadis itu menunduk dengan telinga yang memerah.

Zafa akhirnya menghubungi orangnya untuk memanggil guru besarnya. Orang yang sangat dihormati oleh Zafa karena selain memang beragama sama dengannya, guru besar Zafa lah yang membuat Zafa pada akhirnya bisa bangkit setelah terpuruk dengan kenyataan di hidupnya saat dulu pertama kali mengetahui rahasia besar keluarganya.

Semua berkumpul di ruangan Dian, Rian sebagai warga negara itu meminta ijin pada dokter untuk mengadakan akad nikah di ruangan Dian.

Rian juga meminta Dokter dan perawat yang malam itu bertugas di ruangan Dian ikut menjadi saksi atas moment spesial itu.

Mami Veli membawa Zafrina di ruangan lain yang disewa oleh Rian. Seorang pelayan membawakan sebuah dress cantik berwarna putih yang panjangnya sebatas lutut dengan pita berwarna soft pink melingkar di pinggangnya. Mami Veli juga membantu Zafrina menata rambut dan memberi sedikit sentuhan make up pada wajah cantik Zafrina.

Disaat kedua keluarga besar itu sedang mempersiapkan acara, Marvel sejak tadi hanya diam tak bersuara. Ia sadar diri jika dirinya dan Zafrina berbeda kasta, tidak akan mungkin Zafrina mau melirik kacung sepertinya.

Guru besar yang dimaksud Zafa telah datang, Zafa menjabat tangan guru besarnya begitu juga papi Rian, Papa Gerry dan juga Leo. Zafa memperkenalkan guru besarnya, biasanya Zafa memanggilnya dengan guru Ali. Zico sedang berada di kamar mandi karena terlalu gugup menghadapi akad nikahnya nanti.

"Apa sudah siap?"

"Sebentar tuan Ali, saya panggilkan calon mempelai prianya," ucap Leo. Dia segera mengetuk pintu kamar mandi. Zico yang berada di dalam langsung membuka pintu.

"Ada apa, Pah?"

"Orang yang akan menikahkan kamu sudah tiba. Segera keluarlah!"

Zico mengikuti papanya dengan wajah yang tampak sekali sangat tegang. Di ruangan itu sudah berjajar para tim medis mama Dian dan juga seorang pria dengan tampilan yang sangat sederhana namun aura yang terpancar dari pria itu sangat kuat dan berkharisma.

"Apakah ini calon mempelainya?"

"Iya, benar Guru," jawab Zafa.

"Tidak perlu tegang, rileks saja." Guru Ali menepuk bahu Zico.

Sebuah meja di tata di samping brankar Dian, Rian dan Gerry duduk di samping Guru Ali.

"Siapa ayahnya?"

"Saya..." jawab Gerry dan Rian serentak.

Guru Ali mengerutkan alisnya menatap kedua pria di sampingnya. Rian dan Gerry menjadi salah tingkah dibuatnya.

"Bagaimana ini? siapa ayah kandungnya?" kembali Guru Ali bertanya.

"Saya, Tuan Ali," jawab Rian dengan mantap. Gerry tersenyum sinis.

"Kamu kan masih punya Zayana dan Zafia. Aku hanya memiliki Inna, kesempatanku hanya kali ini saja." Gerry hanya mengangguk-angguk seraya menggerakkan tangannya tanda mempersilahkan. Guru Ali dan lainnya dibuat geleng kepala dengan tingkah kedua pria itu.

Zico melepas kalung yang selama ini sering dipakainya. Kalung itu emas putih 24 karat dengan bandul huruf Zz Kalung itu sudah melingkar lama di leher Zico. Itu kalung yang dia persembahkan untuk mengingat persahabatan antara dirinya dan Zafrina.

Kini kalung itu akan menjadi mahar untuk mengikat Zafrina. Gerry dan Dian mlepas cincin pernikahan mereka lalu menyerahkannya pada Zico.

"Sudah Siap?" tanya guru Ali, Zico mengangguk dengan mantap.

"Baiklah kita mulai saja acaranya." Guru Ali mulai membaca doa Rian dan Zico berjabat tangan sesuai arahan Guru besar. lalu terucaplah janji suci dan juga sakral secara lantang tanpa kesalahan.

"Bagaimana semuanya?"

Dian, Gerry, Rian, Leo, Zafa dan Marvel menjawab, "Sah...."

Mami Veli lalu membawa Zafrina masuk ke ruangan Dian, Disambut senyum bahagia dari semua yang ada di ruangan itu tak terkecuali Marvel.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Hai guys, maaf selalu begini setiap saat pasti ada momen olengnya.

Oh ya author kembali mau promosi novel karya sahabat author **neh, sembari nunggu Inna up, mampir ya gengs, ramaikan karyanya.

Judul : Mengejar Cinta Guru Tampan

author : Ponn Ponn

Nayra baru saja putus dengan sang pacar justru dipertemukan dengan seorang pria tampan yang menjadi guru baru disekolahnya.

Nayra lama-kelamaan mulai jatuh Cinta dengan sang guru, walau umur mereka bedah jauh, tapi Nayra tidak peduli dengan itu, dia tetap akan terus mengejar Cintanya dengan sang guru tampan tersebut.

Akankah Cinta Nayra diterima? Atau justru Cintanya tersebut akan bertepuk sebelah tangan**.

Terpopuler

Comments

joong

joong

emas 24 karat nggak mungkin putih warnanya. 24 karat itu emas murni pasti kuning warnanya. untuk informasi saja 🙏

2024-10-31

1

Ass Yfa

Ass Yfa

kalo jadi wali k, harusnya ,Rian dong, diakan ayah biologisnya meski nikah secara siri,, top ayahnya, Gery nggk berhak dia hanya ayah sambung

2023-10-19

2

Oi Min

Oi Min

jgn berpikir seperti itu Marvel sayang..... mngkin kmu dan Inna g berjodoh. jdi bukan karna kasta ato kacung sprt yg kmu bilang. ok sayang

2023-09-13

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2 Bab 2. Party Yang Kacau
3 Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4 Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5 Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6 Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7 Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8 Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9 Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10 Bab 10. Sah
11 Pengumuman. Promosi karya
12 Bab 11. Bukan Jodohnya
13 Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14 Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15 Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16 Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17 Bab 16. Surat Misterius
18 Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19 Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20 Bab 19. Rasa Penasaran
21 Bab 20. Queen & King
22 Bab 21. Zayana Diculik
23 Bab 22. Aksi Zayana
24 Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25 Bab 24. Makan Siang Spesial
26 Bab 25. Bicara Dari Hati
27 Bab 26. Obsesi
28 Bab 27. Penghianat
29 Bab 28. Mengatur Strategi
30 Bab 29. Dominic Pov
31 Bab 30. Mari Beraksi
32 Bab 31. Misi Penyelamatan
33 Bab 32. Kemenangan Mutlak
34 Bab 33. Terima Kasih
35 Bab 34. Janggal
36 Bab 35. Kenyataan
37 Bab 36. Zico Mulai Posesif
38 Bab 37. Sumpah Serapah
39 Bab 38. Taruhan
40 Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41 Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42 Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43 Bab 42. Merajuk
44 Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45 Bab 44. Bukan Ide Buruk
46 Bab 45. Ke Rumah Sakit
47 Bab 46. Penasaran
48 Bab 47. Hamil?
49 Bab 48. Sidang Zafia
50 Bab 49. Petuah
51 Bab 50. Pagi Yang Indah
52 Bab 51. Karma untuk Rian
53 Bab 52. Bahagia
54 Bab 53. Berbelanja
55 Bab 54. Kabar
56 Bab 55. Harus Pulang
57 Bab 56. Curhatan Alexa
58 Bab 57. Kedatangan Anastasya
59 Bab 58. Zafrina menghilang
60 Bab 59. Kehilangan
61 Bab 60. Penyesalan Zico
62 Bab 61. Hadapi Masalahmu
63 Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64 Bab 63. Rapuh
65 Bab 64. Butuh di Dampingi
66 Bab 65. Kepedulian Keluarga
67 Bab 66. Kedatangan Raiden
68 Bab 67. Kedatangan Zafia
69 Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70 Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71 Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72 Bab 71. Menjagamu
73 Bab 72. Bersikap Aneh
74 Bab 73. Aksi Zafia
75 Bab 74. Memberi Kepercayaan
76 Bab 75. Rencana Rian
77 Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78 Bab 77. Sekumpulan Badut
79 Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80 Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81 Bab 80. Jangan Sakit
82 Bab 81. Pulang ke Indonesia
83 Bab 82. Tidur Dengan Mama
84 Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85 Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86 Bab 85. Masalah Di Butik
87 Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88 Bab 87. Menemani Makan
89 Bab 88. Selalu Salah
90 Bab 89. Di Rumah Sakit
91 Bab 90. Nasehat mama Dian
92 Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93 Bab 92. Manjanya Zafrina
94 Bab 93. Berkumpul
95 Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96 Bab 95. Resepsi
97 Bab 96. Kontraksi
98 Bab 97. Minta Maaf
99 Bab 98. Syukuran
100 Bab 99. Lagi??
101 Bab 100. Pergi Periksa
102 Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103 Final Part.
104 Karya Baru Telah Terbit
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Bab 1. Kamu Anggap Aku Apa?
2
Bab 2. Party Yang Kacau
3
Bab 3. Apa Yang Terjadi?
4
Bab 4. Aku Mau pulang Papi
5
Bab 5. Kalian Harus Dinikahkan
6
Bab 6. Apa Aku Tidak Pantas?
7
Bab 7. Aku Akan Menikahimu
8
Bab 8. Kedatangan Papa dan Mama
9
Bab 9. Kejadian Tak Terduga
10
Bab 10. Sah
11
Pengumuman. Promosi karya
12
Bab 11. Bukan Jodohnya
13
Bab 12. Kewajiban Seorang Istri
14
Bab 13. Istri Yang Menyenangkan
15
Bab 14. Memikirkan Masa Depan
16
Bab 15. Beri Sedikit Waktu
17
Bab 16. Surat Misterius
18
Bab 17. Zafrina Dibuntuti
19
Bab 18. Zico Bertemu Anastasya
20
Bab 19. Rasa Penasaran
21
Bab 20. Queen & King
22
Bab 21. Zayana Diculik
23
Bab 22. Aksi Zayana
24
Bab 23. Tidak Akan Melepaskanmu
25
Bab 24. Makan Siang Spesial
26
Bab 25. Bicara Dari Hati
27
Bab 26. Obsesi
28
Bab 27. Penghianat
29
Bab 28. Mengatur Strategi
30
Bab 29. Dominic Pov
31
Bab 30. Mari Beraksi
32
Bab 31. Misi Penyelamatan
33
Bab 32. Kemenangan Mutlak
34
Bab 33. Terima Kasih
35
Bab 34. Janggal
36
Bab 35. Kenyataan
37
Bab 36. Zico Mulai Posesif
38
Bab 37. Sumpah Serapah
39
Bab 38. Taruhan
40
Bab 39. Bertemu Wanita Asing
41
Bab 40. Ke Apartemen Mama Dian
42
Bab 41. Membawa Alexa ke Rumah Sakit
43
Bab 42. Merajuk
44
Bab 43. Zafia, Calon Mafia?
45
Bab 44. Bukan Ide Buruk
46
Bab 45. Ke Rumah Sakit
47
Bab 46. Penasaran
48
Bab 47. Hamil?
49
Bab 48. Sidang Zafia
50
Bab 49. Petuah
51
Bab 50. Pagi Yang Indah
52
Bab 51. Karma untuk Rian
53
Bab 52. Bahagia
54
Bab 53. Berbelanja
55
Bab 54. Kabar
56
Bab 55. Harus Pulang
57
Bab 56. Curhatan Alexa
58
Bab 57. Kedatangan Anastasya
59
Bab 58. Zafrina menghilang
60
Bab 59. Kehilangan
61
Bab 60. Penyesalan Zico
62
Bab 61. Hadapi Masalahmu
63
Bab 62. Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan
64
Bab 63. Rapuh
65
Bab 64. Butuh di Dampingi
66
Bab 65. Kepedulian Keluarga
67
Bab 66. Kedatangan Raiden
68
Bab 67. Kedatangan Zafia
69
Bab 68. Perkenalan Zafia dan Raiden
70
Bab 69. Ada apa dengan Zafia?
71
Bab 70. Ada apa dengan Raiden?
72
Bab 71. Menjagamu
73
Bab 72. Bersikap Aneh
74
Bab 73. Aksi Zafia
75
Bab 74. Memberi Kepercayaan
76
Bab 75. Rencana Rian
77
Bab 76. Sisi Lain Rian Al Farez
78
Bab 77. Sekumpulan Badut
79
Bab 78. Kehebatan Zafia yang Tersembunyi
80
Bab 79. Pahlawan Kesiangan
81
Bab 80. Jangan Sakit
82
Bab 81. Pulang ke Indonesia
83
Bab 82. Tidur Dengan Mama
84
Bab 83. Kebahagiaan Zafrina
85
Bab 84. Membujuk Oma dan Opa
86
Bab 85. Masalah Di Butik
87
Bab 86. Bertemu Sahabat Lama
88
Bab 87. Menemani Makan
89
Bab 88. Selalu Salah
90
Bab 89. Di Rumah Sakit
91
Bab 90. Nasehat mama Dian
92
Bab 91. Menemui Zico Di Kantor
93
Bab 92. Manjanya Zafrina
94
Bab 93. Berkumpul
95
Bab 94. Pembicaraan Antar Kubu
96
Bab 95. Resepsi
97
Bab 96. Kontraksi
98
Bab 97. Minta Maaf
99
Bab 98. Syukuran
100
Bab 99. Lagi??
101
Bab 100. Pergi Periksa
102
Bab 101. Ulang Tahun Amanda
103
Final Part.
104
Karya Baru Telah Terbit

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!