8. Kenaikan 2x lipat

"Nona mie instan? Kau ada di sini?" Sebuah suara seorang yang baru datang, mengagetkan Aura.

"I--ih ada Om-om genit di sini." Aura tergidik. Teringat hampir ditangkap oleh Reza kemarin.

"Hoho, ternyata kamu suka berlangganan di sini juga? Ini adalah tempat favorit saya." ucap pria tinggi bertubuh tegap, wajah ganteng, namun tampangnya slengean.

"Ra, siapa Om-om itu?"

Jay hanya bisa menahan tawa, mendengar saat big boss dipanggil Om-om. Padahal usianya dengan pria itu terpaut tak terlalu jauh. Hanya berkisar dua tahun di atasnya.

Aura mengedikkan bahu. Dia juga tidak kenal siapa orang ini. Pria yang udah kayak jaelangkung ini, selalu datang sesuka hatinya. Namun, begitu susah untuk diusir.

"La, kita pindah aja yuk? Aku males ketemu dia. Dia itu mesum." bisik Aura di telinga Stella.

"Apa? Kamu bilang saya mesum?" Reza menarik kuping Aura.

"A-a--aduh Oom ... sa-sakit Oom!" Aura mengikuti tangan yang menarik kupingnya.

"Sejak kapan saya jadi adik dari ibuk Kamu hah?"

"Le-lepas!" rintihnya.

"Coba lepas sendiri!" gertak pria itu.

Tanpa pikir panjang Aura langsung mengangkat kakinya lalu menendang ke arah pedang sakti milik Reza.

"Aaagghhhh ... pu-pusaka gueh!" Reza menjepit paha. Tangannya terlepas dari telinga Aura menahan rasa sakit yang tak sebanding dengan jeweran telinga yang diberi.

Aura dengan segera memukul kepala Reza dengan tas ransel miliknya. Reza sudah melompat-lompat kayak pocong berpegang pada anu. "Om-om mesuuum ... apa belum kapok juga hah?"

Jay menahan Aura yang terus memukul-mukul Reza. Sementara Stella bersorak melihat aksi heroik yang dilakukan oleh teman dekatnya ini. Merasa mendapat hiburan setelah kecewa pada cinta yang bertepuk sebelah tangan.

"La, di sini gak aman. Ayo kita cabut aja!" ajak Aura menarik Stella. Tetapi Stella masih asik melihat Jay. Pria yang seketika mampu mengalihkan Arga dari pikirannya.

"Bang Jay ... kayaknya aku belum bisa kerja part time di sini. Apalagi Om-om mesum ini berlangganan sini. Bisa apes tiap ketemu dia." rutuknya sambil melirik Reza yang masih kesakitan karena ulah dirinya.

"Tapi makanan di sini enak Ra. Apalagi pemandangannya." celetuk Stella yang masih asik melihat laki-laki tampan kesakitan karena anu-nya kena terjangan Aura.

"Apa aku boleh ke kosan aja? Aku gak nyaman dengan orang itu." ringis Aura melirik Reza yang masih belum bereaksi karena kesakitan.

"Kau ... Kau ... awas kau bocaah!" Reza sudah mulai ON. Bersiap untuk menangkap gadis itu kembali.

Aura berlari meninggalkan tempat ini, "Sampai jumpa di kampus nanti!" teriaknya sambil berlalu meninggalan Stella.

"Jiaaah ... kok aku ditinggal sendiri?" celetuknya, namun matanya masih fokus menatap Jay.

Sementara Jay masih bengek melihat tingkah Reza. "Kocak banget kalau kalian disatukan begini." ucapnya sambil tertawa.

"Ini lu bilang kocak?" rintih Reza masih berusaha menegarkan alat perangnya yang senat-senut. Reza berjalan sedikit mengengkang, terlihat sangat lucu. Membuat Jay sampai tidak bisa bernafas karena bengek.

"Hey, cewek ...," Reza menyugar kembali rambutnya yang sempat berantakan kebelakang.

Stella hanya meringis melihat Reza. Bener juga kata Aura. Dia ini orang aneh, Stella ikut merinding melihat gayanya ini.

"Kamu tahu siapa nama gadis tadi?" tanyannya kepada Stella.

"Maaf Om, saya ke sini buat makan. Bukan buat ngegibah!"

"Puuufftt ...," Jay terdengar terkekeh. Reza melirik Jay dengan mata mengancam. Jay merasa tercekat. Menahan nafas agar bisa menelan ludah kembali ke dalam.

"Oh, ya udah kalau tidak mau ngasih tau. Nanti saya sendiri yang akan mencari tahu!"

Berani-beraninya dengan lantang dia menolak pekerjaan yang aku beri. Kita lihat! Sehebat apa dia? Akan aku buat kau bertekuk lutut di hadapanku Nona Mie Instaaaaan!

💖

Aura sudah duduk manis di kamar kosannya. "Seharusnya aku mengucapkan terima kasih kepada om-om tadi itu. Dia menyelamatkanku dari pengeluaran berlipat. Sumpah! Mie instan ini terasa lebih enak dibanding makanan yang ada di sana." Dia berbicara sendiri.

Merasa sangat bersyukur karena Reza bisa membuatnya bisa makan dengan menu yang lebih hemat. Aura mulai menyeruput mie instan pakai dobel telor.

...teng ... nong .......

Sebuah pesan masuk ke ponselnya. Aura dengan mulut yang terisi penuh, tersedak saat membaca pesan yang baru saja masuk ... uhuk ....

*Selamat siang Nona Aurora Safitri. Hari ini sistem akan memberikan misi kedua pada level pertama Anda.

*Sepertinya Anda tidak tertarik dengan penawaran yang kami berikan tadi. Kalau begitu, bagaima jika kami tingkatkan harga misi kali ini?

Harga misi kali ini kami tingkatkan menjadi dua kali lipat jika Anda berhasil menyelesaikannya dengan baik. Anda akan mendapatkan DANA sebesar Rp10.000.000,- secara otomatis bila misi yang dilaksanakan dianggap SUKSES. Selamat mencoba!

"Kita lihat, apakah Nona ini tertarik dengan penawaran kali ini?" ucap Marcell di suatu tempat. Orang yang berada di balik Sistem Hacker ini.

"Sepuluh jutaaa?" Mata Aura membesar tak percaya.

Tiba-tiba akal bulusnya mulai berjalan. Bagaimana kalau dibiarin dulu. Jadi harga misinya menjadi berapa kira-kira? Kalau penawarannya menarik, aku akan mengerjakannya. Jika tidak, ya udah ... artinya, aku harus mencari pekerjaan yang baru!

Aura melanjutkan mengonsumsi mie instan tersebut. Setelah merasa cukup, dia kembali beres-beres untuk perkuliahan berikutnya. Gadis itu selalu berjalan kaki menuju kampus. Karena, dia sengaja mencari kosan di lokasi yang tidak terlalu jauh, supaya tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya transportasi.

Bagaimana keadaan Stella ya?

Aura segera mengeluarkan ponselnya. Mencoba menghubungi sahabat yang ditinggalkannya tadi. Nada sambung masuk, dan tak lama orang di seberang menjawab panggilan.

"Halo ...," Suara Stella terdengar sedikit ketus.

"La, udah selesai makannya?"

"Belum."

"Aku tunggu dimana?"

"Terserah! Mau tunggu boleh, mau lanjut juga boleh. Kamu kan memang sesuka hatimu saja?"

"Kamu marah? Gara-gara aku tinggal?"

"Menurutmu?"

"Maaf, aku takut sama Om-Om tadi. Kamu lihat sendiri kelakuannya padaku kan?"

"Hmmm ...."

"Jangan marah dong? Kalau gitu aku susul lagi kamu ke sana."

"Kata aku mah, terserah!"

Panggilan ditutup, Aura melanjutkan langkahnya menuju kafe tadi. Dia merasa tidak enak karena membuat teman baiknya itu marah. Memasuki area itu, dia mulai berjalan dengan was-was. Melirik ke segala sisi dengan wajah siaga.

Dengan langkah cepat, dia menuju tempat temannya duduk. Namun, ternyata mejanya sudah rapi. Semuanya telah kosong.

Iiih, Stella mengerjaiku ... dengusnya di dalam hati.

Tanpa berpikir panjang, dia segera meninggalkan tempat itu. Merogoh ponselnya melakukan panggilan. Tiba-tiba langkahnya tidak bisa dilanjutkan. Ada yang menarik ranselnya dari belakang. Aura melirik, lalu matanya membesar.

"Mau kemana Kamu? Urusan kita belum selesai!"

"Om kenapa sih? Kenapa selalu gangguin aku?" decaknya.

"Soalnya Kamu terlalu berani pada Saya! Saya heran, kenapa ada perempuan yang begitu liar dan tidak patuh sama sekali seperti kamu. Kamu suka mengonsumsi bara api ya?" Tangannya yang satu lagi mengelus dagu, masih asik tebar pesona.

Reza memperhatikan gadis itu lekat-lekat. Hmmm ... ternyata dia lumayan juga.

"Om, lepas! Saya mau berangkat ke kampus!" bentaknya melirik di ujung mata.

"Tempelkan dulu bibirmu itu di sini!" Reza menunjuk pipinya.

...plaaak...

...*bersambung*...

...Jangan lupa menekan tanda Favorit, Like, Gift, Vote, dan Komentar ya!...

...Terima kasih!...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Cakeeeppp Aura..licik di balas licik..Enak aja kamu yg kerja dia yg kaya raya,Kalo ketangkap dia bisa cuci tangan,yg kenak nya kamu..

2024-11-18

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Mampos loe..Aura di lawan...🤣🤣🤣

2024-11-18

0

azka aldric Pratama

azka aldric Pratama

sistem beda ya ,kirain sistem tertanam langsung di tubuh si pemakai, 🤔🤔🤔🤔

2023-02-17

2

lihat semua
Episodes
1 1. Prolog
2 2. Mendapat Sistem: Hacker
3 3. Resmi menjadi Hacker
4 4. Part time
5 5. Belajar
6 6. Mabuk
7 7. Ragu
8 8. Kenaikan 2x lipat
9 9. Kenaikan 3x lipat
10 10. Rekan bisnis cantik
11 Visual
12 11. Virus vs Virus
13 12. Master dari Para Master
14 13. Bioskop
15 14. Pingsan
16 15. Tak kuat
17 16. Bibit, bebet, dan bobot
18 17. Denda lagi
19 18. Bujukan Sistem
20 19. Terpaksa menerima
21 20. Tak terdeteksi
22 21. Mahasiswa vs Pekerja
23 22. Cemburu
24 23. Savety Detector
25 24. Jadian
26 25. Misqueen
27 26. BunDir
28 27. Pacar
29 28. Sugar baby
30 29. Menjodohkan Reza
31 30. Ketika pacar merajuk
32 31. Misi hari ke-4
33 32. Mendapat Lawan
34 33. Kejutan
35 34. Semalam bersama
36 35. Check out
37 36. Denda 24 jam
38 37. Perpisahan
39 38. Menyusup
40 39. Semoga baik-baik saja
41 40. Misi kedua level 2
42 41. Misi sukses
43 42. Membezuk
44 43. Apa hubungan kalian?
45 44. Pembalasan seorang hacker
46 45. Calon sekretaris baru
47 46. Sistem durjana
48 47. Menyusup bg.2
49 48. Kembalinya dana yang ditarik
50 49. Menjadi penjahat perang
51 50. Penyelidikan oleh Detektif Devan
52 51. Hukuman
53 52. Menjadi tahanan
54 53. Barang sitaan
55 54. Tak bisa membencinya
56 55. Pasangan penipu
57 56. Terbongkarnya Tuan Sistem
58 57. Maling teriak maling
59 58. Korban bucin
60 59. Hacking Tuan Sistem
61 60. The God of war (dewa perang)
62 61. Kontrak Nikah bukan Nikah Kontrak
63 62. Meminta restu
64 63. Isi kontrak calon suami
65 64. Blokir
66 65. Bertemu klient
67 66. Proses mengakhiri
68 67. Jadi bahan gibah
69 68. Mimpi
70 69. Rahasia
71 70. Terjerat cinta Nona Hacker
72 71. Mertua Mana? Mana Mertua
73 72. Nyicil
74 73. Keputusan tepat
75 74. Bibirmu Penyemangatku
76 75. Selamat tinggal anak-anakku
77 76. Menghubungi Aura
78 77. Saling mengenal
79 78. Hampir Mati
80 79. Kemunculan Reza versi perempuan
81 80. Kembalinya barang sitaan
82 81. Jalan-jalan
83 82. Skinship
84 83. Kutunggu jandamu
85 84. Preman bersarung
86 85. Calon menantu
87 86. Siap tak siap, harus siap
88 87. PDKT sama adik ipar
89 88. Tuan Sistem yang terlupakan
90 89. Sekali lafaz
91 90. Suami yang tak dicintai
92 91. Kiss shoot
93 92. Mendadak bayi
94 93. Hamil duluan
95 94. Kembali ke kota
96 95. Alat-alat lagi
97 96. Misteri di balik Tuan Sistem
98 97. Curhatan suami
99 98. Jantung
100 99. Akan bertahan
101 100. Hukuman
102 101. Aku cemburu
103 102. Rencana
104 103. Objek pamer
105 104. Pahlawan
106 105. Ditemukan
107 106. Bulan
108 107. Kolaborasi
109 108. Buatan istriku
110 109. Pergi tanpa pamit
111 110. Cincin
112 111. Kehilangan
113 112. Apakah Kamu sudah mencintaiku?
114 113. Sampai usia memisahkan kita
115 114. Target utama
116 115. Hari pertama masuk kantor
117 116. Tertangkap
118 117. Tuan Sistem bertopeng
119 118. Nona Hacker kesayangan
120 119. Melarikan diri
121 120. Terima kasih
122 121. Ujian perasaan
123 122. Menangkap umpan
124 123. H*kuman
125 124. Surat kaleng
126 125. Misi penyelamatan
127 126. Buronan
128 127. Sembunyi di villa
129 128. Pelarian berasa Honeymoon
130 129. Membuka segel
131 130. Roti tawar
132 131. Tunggu bulan depan
133 132. Melindungimu
134 133. Cocok_tanam_berhasil
135 134. Hadiah dari istriku
136 135. Istri simpanan
137 136. Istriku, Bocah
138 137. Drama salah paham
139 138. Jadi begitu?
140 139. Kembali menjadi anak kos
141 140. Menantinya setiap pagi
142 141. Penyamaran
143 142. Aku menjemputmu pulang
144 143. Anggap saja ini bulan madu
145 144. Buka puasa dengan yang manis
146 145. Diculik
147 146. Istimewa
148 147. Meretas kembali
149 148. Seperti di hotel bintang 5
150 149. Terbongkarnya dewa perang
151 150. Menghapus Sistem Kekayaan Hacker
152 151. Penyelidikan lanjut
153 152. Obat rindu pada Detektif Muda
154 153. Taruhan
155 154. Misi penangkapan
156 155. Hacker gila
157 156. Cameo= figuran
158 157. Perkara pizza
159 158. Ngidam
160 159. Ngidam aneh
161 160. Cukup pandang aku saja
162 161. Pedekate sama mertua
163 162. Gemoy
164 163. de Javu
165 164. Wanita paling beruntung
166 165. Jantung untuk suamiku
167 166. Jantungku untuknya
168 167. Pengorbanan
169 168. Ingatan yang datang
170 169. Aksara yang kedua
171 170. Kepiluan hati orang tua
172 171. Cemburu pada Aksa
173 172. Ganteng
174 173. Minta adik
175 174. Ending
176 Promo
177 Ex.P 1
178 Ex. P2
179 Ex. P3
180 Ex. P4
181 Ex. P5
182 Ex. P6
183 Ex. P7
184 Ex. 8
185 Ex. P9
186 Ex. P10
187 Ex. P11
188 Ex. P12
189 Ex. P13
190 Ex. P14
191 Ex. P15
192 Ex. P16
193 Ex. P17
194 Ex. P18
195 Ex. P19 --- ENDING beneran
196 promo Sistem: Antagonis Kejam
197 Promo lomba Rumah Tangga
198 Buat pecinta SUPER SYSTEM
199 Ditinggal Menjelang Nikah
200 Fie Ame : Kehamilan Istri Amnesiaku
201 SISTEM KEKAYAAN PRIA SOLEH
202 HANYA AKU YANG MENCINTA
Episodes

Updated 202 Episodes

1
1. Prolog
2
2. Mendapat Sistem: Hacker
3
3. Resmi menjadi Hacker
4
4. Part time
5
5. Belajar
6
6. Mabuk
7
7. Ragu
8
8. Kenaikan 2x lipat
9
9. Kenaikan 3x lipat
10
10. Rekan bisnis cantik
11
Visual
12
11. Virus vs Virus
13
12. Master dari Para Master
14
13. Bioskop
15
14. Pingsan
16
15. Tak kuat
17
16. Bibit, bebet, dan bobot
18
17. Denda lagi
19
18. Bujukan Sistem
20
19. Terpaksa menerima
21
20. Tak terdeteksi
22
21. Mahasiswa vs Pekerja
23
22. Cemburu
24
23. Savety Detector
25
24. Jadian
26
25. Misqueen
27
26. BunDir
28
27. Pacar
29
28. Sugar baby
30
29. Menjodohkan Reza
31
30. Ketika pacar merajuk
32
31. Misi hari ke-4
33
32. Mendapat Lawan
34
33. Kejutan
35
34. Semalam bersama
36
35. Check out
37
36. Denda 24 jam
38
37. Perpisahan
39
38. Menyusup
40
39. Semoga baik-baik saja
41
40. Misi kedua level 2
42
41. Misi sukses
43
42. Membezuk
44
43. Apa hubungan kalian?
45
44. Pembalasan seorang hacker
46
45. Calon sekretaris baru
47
46. Sistem durjana
48
47. Menyusup bg.2
49
48. Kembalinya dana yang ditarik
50
49. Menjadi penjahat perang
51
50. Penyelidikan oleh Detektif Devan
52
51. Hukuman
53
52. Menjadi tahanan
54
53. Barang sitaan
55
54. Tak bisa membencinya
56
55. Pasangan penipu
57
56. Terbongkarnya Tuan Sistem
58
57. Maling teriak maling
59
58. Korban bucin
60
59. Hacking Tuan Sistem
61
60. The God of war (dewa perang)
62
61. Kontrak Nikah bukan Nikah Kontrak
63
62. Meminta restu
64
63. Isi kontrak calon suami
65
64. Blokir
66
65. Bertemu klient
67
66. Proses mengakhiri
68
67. Jadi bahan gibah
69
68. Mimpi
70
69. Rahasia
71
70. Terjerat cinta Nona Hacker
72
71. Mertua Mana? Mana Mertua
73
72. Nyicil
74
73. Keputusan tepat
75
74. Bibirmu Penyemangatku
76
75. Selamat tinggal anak-anakku
77
76. Menghubungi Aura
78
77. Saling mengenal
79
78. Hampir Mati
80
79. Kemunculan Reza versi perempuan
81
80. Kembalinya barang sitaan
82
81. Jalan-jalan
83
82. Skinship
84
83. Kutunggu jandamu
85
84. Preman bersarung
86
85. Calon menantu
87
86. Siap tak siap, harus siap
88
87. PDKT sama adik ipar
89
88. Tuan Sistem yang terlupakan
90
89. Sekali lafaz
91
90. Suami yang tak dicintai
92
91. Kiss shoot
93
92. Mendadak bayi
94
93. Hamil duluan
95
94. Kembali ke kota
96
95. Alat-alat lagi
97
96. Misteri di balik Tuan Sistem
98
97. Curhatan suami
99
98. Jantung
100
99. Akan bertahan
101
100. Hukuman
102
101. Aku cemburu
103
102. Rencana
104
103. Objek pamer
105
104. Pahlawan
106
105. Ditemukan
107
106. Bulan
108
107. Kolaborasi
109
108. Buatan istriku
110
109. Pergi tanpa pamit
111
110. Cincin
112
111. Kehilangan
113
112. Apakah Kamu sudah mencintaiku?
114
113. Sampai usia memisahkan kita
115
114. Target utama
116
115. Hari pertama masuk kantor
117
116. Tertangkap
118
117. Tuan Sistem bertopeng
119
118. Nona Hacker kesayangan
120
119. Melarikan diri
121
120. Terima kasih
122
121. Ujian perasaan
123
122. Menangkap umpan
124
123. H*kuman
125
124. Surat kaleng
126
125. Misi penyelamatan
127
126. Buronan
128
127. Sembunyi di villa
129
128. Pelarian berasa Honeymoon
130
129. Membuka segel
131
130. Roti tawar
132
131. Tunggu bulan depan
133
132. Melindungimu
134
133. Cocok_tanam_berhasil
135
134. Hadiah dari istriku
136
135. Istri simpanan
137
136. Istriku, Bocah
138
137. Drama salah paham
139
138. Jadi begitu?
140
139. Kembali menjadi anak kos
141
140. Menantinya setiap pagi
142
141. Penyamaran
143
142. Aku menjemputmu pulang
144
143. Anggap saja ini bulan madu
145
144. Buka puasa dengan yang manis
146
145. Diculik
147
146. Istimewa
148
147. Meretas kembali
149
148. Seperti di hotel bintang 5
150
149. Terbongkarnya dewa perang
151
150. Menghapus Sistem Kekayaan Hacker
152
151. Penyelidikan lanjut
153
152. Obat rindu pada Detektif Muda
154
153. Taruhan
155
154. Misi penangkapan
156
155. Hacker gila
157
156. Cameo= figuran
158
157. Perkara pizza
159
158. Ngidam
160
159. Ngidam aneh
161
160. Cukup pandang aku saja
162
161. Pedekate sama mertua
163
162. Gemoy
164
163. de Javu
165
164. Wanita paling beruntung
166
165. Jantung untuk suamiku
167
166. Jantungku untuknya
168
167. Pengorbanan
169
168. Ingatan yang datang
170
169. Aksara yang kedua
171
170. Kepiluan hati orang tua
172
171. Cemburu pada Aksa
173
172. Ganteng
174
173. Minta adik
175
174. Ending
176
Promo
177
Ex.P 1
178
Ex. P2
179
Ex. P3
180
Ex. P4
181
Ex. P5
182
Ex. P6
183
Ex. P7
184
Ex. 8
185
Ex. P9
186
Ex. P10
187
Ex. P11
188
Ex. P12
189
Ex. P13
190
Ex. P14
191
Ex. P15
192
Ex. P16
193
Ex. P17
194
Ex. P18
195
Ex. P19 --- ENDING beneran
196
promo Sistem: Antagonis Kejam
197
Promo lomba Rumah Tangga
198
Buat pecinta SUPER SYSTEM
199
Ditinggal Menjelang Nikah
200
Fie Ame : Kehamilan Istri Amnesiaku
201
SISTEM KEKAYAAN PRIA SOLEH
202
HANYA AKU YANG MENCINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!