Aura mencoba membuka icon aplikasi aneh itu.
"Selamat! Anda adalah satu dari sejuta orang yang beruntung! Jika Anda mengikuti petunjuk pada balon-balon di layar personal komputer ini, Anda akan segera menjadi seorang jutawan."
"Jika Anda telah mendaftar, maka aplikasi ini akan terhapus secara otomatis dari perangkat ini. Selamat mencoba!"
Terdengar suara dari headphone yang tengah digunakan oleh Aura. Aura melirik ke segala arah. Merasa ini hanya sebuah permainan dari seseorang.
Aura tidak mengubris perintah yang keluar dari headphone itu. Kembali fokus mencari tugas yang harus dikerjakannya. Notifikasi dari aplikasi tadi terus menyala. Akhirnya Aura mencoba mengeklik notifikasi itu.
Aplikasi itu mengeluarkan balon-balon penawaran untuk diikuti. Next … Next … Next … Akhirnya muncul sebuah penjelasan.
Selamat datang pada Aplikasi Sistem Kekayaan Hacker. Ini adalah sebuah aplikasi yang diberikan secara acak kepada personal komputer tertentu. Jadi, Anda adalah satu dari sejuta orang yang beruntung yang mendapat kesempatan ini.
Jika Anda tertarik dalam permainan kekayaan ini, maka kami akan mengajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut.
Apakah Anda mahir dalam menggumakan CP?
Pilihlah jawaban berikut: Yes/No
Aura mengeklik icon Yes.
Apakah Anda mengenal sistem DOS (Disk Operation System)?
Pilihlah jawaban berikut: Yes/No
Aura teringat, bahwa saat di sekolah dulu dia sangat bersemangat mempelajari DOS dengan seniornya bernama Aksara. Senior yang sangat dikaguminya hingga saat ini. Dia memanggil Aksara dengan Bang Aksa. Baginya, Bang Aksa adalah seorang yang paling jenius yang dia kenal. Saat ini sedang berkuliah di jurusan TIK di kampus teknologi terkemuka yang berada di kota Bandung. Sementara Aura berkuliah di kota Depok.
Aura kembali mengeklik ikon Yes.
Apakah Anda mau mencoba mendaftar menjadi salah satu hacker dalam sistem kekayaan hacker ini?
Pilihlah jawaban berikut: Yes/No
Kali ini Aura mulai merasa bingung. "Menjadi hacker?" gumamnya berpikir panjang. "Ah, ini hanya bohongan. Coba klik Yes, kira-kira kelanjutannya apa lagi?" Aura berbicara sendiri.
Membuat pengguna yang ada di sebelahnya memasang telunjuk miring di keningnya. "Sinting," ucap salah satu pengguna lain.
Aura mengeklik tombol Yes dan, dia disuruh mengisi biodata. "Mengisi biodata? Maksudnya buat akun ya?" Kembali dia berpikir.
Dia mencoba membaca form data yang harus diisi. Di sana ada permintaan untuk mengisi data kontak telepon dan nomor rekening.
"Ini penipuan!" desis Aura.
Dia meninggalkan form itu, merasa tidak percaya pada balon-balon yang terus mengajaknya berinteraksi. Dia kembali mengerjakan tugas yang terbengkalai.
Tak lama notifikasi kembali masuk dari aplikasi aneh tadi. Dia kembali melihat pesan yang masuk. Matanya terbelalak, tidak percaya. Pada balon pesan itu tertulis:
Jika Anda mendaftar dengan mengisi semua form berikut dengan baik, maka DANA sebesar Rp1.000.000,- akan segera dikirim pada akun rekening Anda! Buktikan lah!
"Makin aneh saja?" Aura kembali melihat ke segala sisi bagian dari warnet itu. Dia merasa ada mata yang terus mengawasinya.
Aura kembali melanjutkan membuat tugasnya. Notifikasi dari aplikasi aneh kembali muncul.
Jika Anda mendaftar saat ini juga, maka DANA sebesar Rp2.000.000,- akan langsung masuk pada akun rekening Anda. Cobalah!
"Haha, makin lucu nih. Benar-benar aneh?" Dia masih asik berbicara sendiri, orang di sebelahnya makin merasa was-was berada di sebelahnya.
Aura kembali sibuk dengan tugasnya yang terus menggantung karena ulah notifikasi aneh terus muncul. Dia mulai menyusun materi tugas. Lagi, notifikasi muncul kembali.
Ini adalah kesempatan terakhir. Jika Anda mendaftar sekarang juga, maka DANA sebesar Rp3.000.000,- langsung masuk pada akun rekening Anda. Ini hanya untuk pendaftaran. Jika kamu menjalankan misi, maka akan masuk lagi dana yang berbeda. Cobalah! Jika Anda melewatkan kesempatan ini, maka tidak akan ada lagi kesempatan kedua!
"Haha, begitu ya? Lagian uang di rekening beasiswaku juga hampir habis. Tak ada salahnya untuk mencoba. Untuk mendaftar aja bisa dapat uang segini? Lumayan sekaleeee …."
Akhirnya Aura mengisi data informasinya sebaik mungkin. Termasuk nomor ponsel jadul, dan nomor rekeningnya. Notifikasi dana masuk, sudah didaftarkan saat dia membuka rekening tabungan dulu.
Setelah menekan tombol daftar, Aura tak mendapatkan tanda bahwa ada dana masuk.
"Huh, tuh kan? Penipuan. Untung saja dana di rekening udah mau habis. Aku tak perlu merasa khawatir."
Aura kembali melanjutkan tugas yang tadi terbengkalai.
...Teng … nong …...
...Teng … nong …...
Nada pesan masuk pada ponsel Aura sebanyak dua kali. Ini menandakan ada dua pesan yang baru diterima ponsel ini. Lalu Aura membuka dan membaca isi pesan tersebut.
Pesan pertama
Selamat, kamu mendapatkan DANA sebesar Rp3.000.000,- karena telah melakukan pendaftaran sebagai peserta sistem kekayaan: Hacker.
Pesan kedua
Nasabah a/n Aurora Safitri dengan nomor reg. 1234xxxxxxxxxxxx dana masuk sebesar Rp3.000.000,-
"Cihuuuuiiiiiyyyy …." sorak Aura girang. Semua pengguna jasa warnet meliriknya merasa terganggu. Aura kembali duduk dan mengecek CP melihat pendaftaran tadi.
Ternyata, icon aplikasi aneh yang tadi diklik-nya benar-benar telah menghilang.
...Teng … nong …...
Kembali pesan masuk pada ponsel Aura. Itu adalah pesan yang datang dari sistem kekayaan:hacker.
Selamat Aurora Safitri, Anda sudah kami data sebagai heacker pada sistem kami. Untuk tidak berlama-lama, posisi Anda saat ini berada pada level 1 (pertama).
Kami akan memberi misi peserta level pertama seperti Anda untuk mengganggu satu perusahaan dengan tingkat pendapatan menengah sedang.
Misi pertama Anda akan kami hargai Rp5000.000,- jika anda berhasil membongkar data rahasia pada perusahaan tersebut.
Dana akan masuk secara otomatis jika misi Anda dianggap sukses. Selamat mencoba!
"Waah, beneran langsung dapat misi?"
Aura segera mengakses DOS pada PC yang tengah digunakannya. Tak lupa dia mencari informasi perusahaan yang baru berkembang saat ini. Pilihan Aura jatuh pada perusahaan Garmen yang sedang naik daun.
Aura mencoba memasukan rumus hacking yang pernah dia pelajari dulu dengan Bang Aksa. Lalu nama perusahaan itu dimasukan oleh Aura ke dalam rumus yang telah dibuatnya. Lalu dia menekan 'Enter.'
Seketika rumus itu mengirimkan surel berupa virus pada data perusahaan yang dia targetkan. Server perusahaan tanpa disadari oleh pemilik yang tidak memantau -- seketika mengalami droup.
Di sisi lain, seseorang yang berada di balik Sistem Kekayaan: Hacker, tengah tersenyum licik. Dia segera mencuri data dan uang perusahaan yang tengah dikerjai oleh Aura, untuk masuk ke dalam akun keuangannya. Dia mendapatkan dana puluhan juta rupiah karena ulah Aura.
"Kau hebat juga sebagai pemula, Nona …." desis pria itu yang bernama Marcell.
Aura melihat waktu yang digunakan bermain warnet sudah mencapai limit keuangan yang dia bawa. Oleh karena itu, dengan buru-buru dia segera menyimpan materi yang dia cari, mematikan PC yang dia pakai. Setelah itu membayar jasa pemakaian kepada admin.
...Teng … nong …...
Aura segera membuka dan membaca isi pesan tersebut.
Selamat Aurora Safitri. Misi level 1 pertama Anda kami nyatakan sukses. Anda berhak mendapatkan DANA sebesar Rp5000.000,- pada akun rekening bank Anda.
...Teng … nong …...
Nasabah a/n Aurora Safitri dengan nomor reg. 1234xxxxxxxxxxxx dana masuk sebesar Rp5000.000. Terima kasih.
...*bersambung*...
...Jangan lupa menekan tanda Favorit, Like, Gift, Vote, dan Komentar ya. Terima kasih**....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 202 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Ku tandain namanloe Marcell..😀
2024-11-18
0
Qaisaa Nazarudin
Waaahh enak ya dia,Dia dapat uang puluhan juta,Lha Aura cuman dapat uang 5 juta doang..Benaran licik nih Scamer..
2024-11-18
0
Qaisaa Nazarudin
Waahh mau dong thor..😂😂😜
2024-11-18
0