7. Ragu

"Yaa, ternyata bertepuk sebelah tangan itu menyakitkan. Apalagi cowok yang kita suka malah menyukai sahabat kita sendiri." ucap Stella berjalan dengan cepat, namun dikejar oleh Aura.

"Siapa?" tanya Aura berusaha mengiringi langkah Stella di belakang.

"Siapa lagi? Sudah jelas, dia sukanya sama Kamu." Masih berjalan dengan cepat.

"Tapi aku kan udah sering cerita, aku sukanya sama Bang Aksa."

Stella mendadak menghentikan langkahnya. "Oh iya ya?" Aura menabrak Stella yang berhenti secara mendadak.

"Oh iya, Kamu bilang lagi bucin sama Bang A-a ... apa kemarin?"

"Bang Aksa." ulang Aura.

"Nah, iya. Terus sekarang gimana? Udah dihubungi?"

"Sudah, tadi malam belajar beberapa hal. Eh, abis tu dia gak ada lagi balas pesanku. Mengsed banget kalau pesan nggak dibalas sampai sekarang." ucap Aura memanyunkan bibirnya.

"Ternyata nasib kita nggak jauh-jauh amat. Mari pelukan ...," Mereka pelukan sambil pura-pura menangis ala-ala anak ababil.

"Dah lah, kita ke ruang kelas dulu. Dari pada kena tendang gara-gara telat." Stella dan Aura dengan langkah cepat menuju ruang kelas.

💖

💖

💖

"Aaaggghhh ...." Reza merasakan sakit kepala yang luar biasa. Mencoba bangkit dari tempat tidurnya. Saat ini dia sudah berada di atas kasur empuk di kamarnya.

Siapa yang mengantarkanku pulang?

Dia membuka selimut yang menutupi seluruh tubuhnya. Terasa hawa dingin AC langsung menerpa tubuhnya. Dia pandangi setiap jengkal kulitnya terpapar jelas di depan mata. Saat ini dia dalam mode polos.

Siapa yang baru saja menggerayangi gue? batinnya panik sendiri.

Dengan segera dia menuju kamar mandi. Kepalanya masih terasa pusing. Perutnya terasa sangat tidak nyaman. Napasnya tersengal-sengal.

Jantungku ... hah ... hah ...

Napasnya tersengal-sengal, tangannya menekan dada dimana jantung berada. Hal ini ulah minuman beralkohol yang dia konsumsi tadi malam. Dia terduduk di bawah siraman shower di kamar mandi, mencoba menenangkan debaran jantung yang berdetak sangat cepat.

💖

💖

💖

Saat tengah serius menerima materi perkuliahan, sebuah pesan masuk. Pesan tersebut datang dari sistem kekayaan hacker.

*Selamat siang Nona Aurora Safitri. Hari ini sistem akan memberikan misi kedua pada level pertama Anda.

Level pertama pada setiap misi yang Anda lakukan, harganya akan kami tingkatkan. Jika misi pertama Anda seharga lima juta rupiah, maka pada misi kedua harganya akan kami tingkatkan menjadi Rp7.000.000,-

Hal itu berlaku pada setiap keberhasilan dalam melaksanakan misi. Setiap harinya, harga misi Anda akan kami tingkatkan sebanyak dua juta rupiah. Namun, jika Anda gagal dalam menjalankan misi, DANA Anda akan kami tarik sebesar Rp5.000.000,-

Misi level pertama masih sama seperti sebelumnya. Yakni hacking data pada perusahaan menengah sedang*.

Membaca perintah dari sistem, membuat Aura tergidik dan merasa terintimidasi. Akhirnya dia memilih untuk diam. Namun hal itu membuat dia tidak bisa berkonsentrasi dalam menerima perkuliahan.

Apakah jalan ini harus aku lanjutkan atau aku tinggalkan ya? Jujur aku sendiri merasa takut dan ragu bila masuk semakin dalam. Memiliki dua benda ini saja sudah lebih dari cukup bagiku. Hemmm ... jika uangku ditambah dua juta setiap harinya, hari terakhir menjadi dua puluh lima juta kalau misi berhasil ya? Bagaimana jika misinya gagal? Berapa dana yang sudah jadi milikku yang akan diambilnya? Sementara resiko yang aku miliki sangat lah tinggi. Bisa-bisa aku ditangkap oleh aparat.

Saat istirahat siang, Stella memperhatikan Aura yang tampak begitu lesu. Aura hanya mengetuk-ngetuk ponsel barunya dengan tak jelas.

"Kamu kenapa? Pesan kamu belum dibalas sama Babang ya?"

Aura seketika gelagapan. "Oh ... ehh ... i-iya. Pesanku belum juga dibalasnya. Aku rasa dia benar-benar tidak menyukaiku. Aku harus segera melupakannya." ucap Aura kembali menjadi lesu.

"Hay cewek." Suara Arga membuyarkan obrolan para ladies ini. Stella menatap kehadiran Arga, cowok yang sudah ditaksirnya semenjak menjadi mahasiswa baru ini hanya dengan hambar.

"Kenapa kemari lagi? Udah kayak jaelangkung aja?" celetuknya pedas.

"Diiihh ... kamu kenapa La? Tumben jutek begini?" Arga menatap Stella sejenak, lalu melirik Aura yang terlihat lesu memainkan ponselnya. Arga terfokus pada benda digital di tangan Aura.

"Wah, udah punya hape baru nih? Berarti udah bisa chatting dong ya?" Arga langsung mengeluarkan ponselnya. Mencoba mengetik di laman chat, lalu mengirimny pada Aura.

"Save kontakku yah!"

Aura menerima pesan baru, langsung menyimpan kontak temannya ini. Gadis itu melirik sahabatnya Stella, merasa tidak enak pada teman dekatnya ini. Aura berusaha menghindari ajakan obrolan Arga, dan selalu memasukan Stella pada obrolan mereka.

Stella yang merasa jengah, bergerak hendak beranjak. Aura juga menyusul, Arga malah ikut menyusul juga.

"Kamu gak boleh ikut!" bentak Aura yang hampir ditinggal oleh Stella.

"Aku mau ikut kalian!" pinta Arga.

"TIDAK BOLEH!!!" ucap Aura dan Stella serempak.

Langkah Aura langsung terhenti. Dia mematung melihat dua orang yang kemarin baru terasa cukup dekat. Sekarang, malah menjauh lagi.

Apa salah gue ya?

Aura terus mengejar Stella. Stella menuju parkiran, lalu naik ke mobilnya. Aura ikut masuk, karena dia memang biasa ikut kemana pun Stella pergi.

"Kita pergi makan siang dulu!" ucap Stella. Mereka menuju kafe tempat Stella biasa nongkrong. Itu artinya di Harmoni Cafe.

Dengan langkah ragu, Aura memasuki kafe yang akan dia lamar ini. Dia takut, isi dompetnya akan langsung terkuras habis bila makan di tempat ini. Sepanjang memilih lokasi tempat mereka duduk, Aura langsung memikirkan kira-kira harus membeli makanan apa yang harganya paling murah.

Akhirnya Stella menemukan meja yang menurutnya pas. Dia langsung duduk di bangku tersebut, Aura juga mengikutinya meski hatinya sudah tak karuan memikirkan keuangan.

Pramusaji datang, dan menyerahkan menu yang bisa mereka pilih. Aura sibuk membolak-balik mencari makanan dan minuman dengan harga paling murah.

"Hmmm ... Aura? Kamu Aura kan?" Suara pria tiba-tiba mengagetkan dia yang tengah sibuk memilih menu paling murah.

Aura langsung menegakan kepala melihat siapa yang tiba-tiba datang memanggil namanya. "Bang Jay?"

"Beneran Aura ya?" tanya laki-laki itu.

Sementara Stella fokus melihat pria yang tengah menyapa teman baiknya itu. Dia melihat pria itu tampak lebih tampan dibanding Arga.

Sugar daddy ... batinnya yang terus memperhatikan pria itu.

"Iya Bang. Kali ini aku mau makan di sini dulu." ucap Aura dengan ragu.

"Ooh, gitu. Bagaimana dengan CV kamu? Apa kamu sudah mantap untuk bekerja di sini?"

"Ra ... kamu mau kerja part time di sini?" tanya Stella bersemangat.

"Rencana awal sih. Tapi melihat jadwal malamnya membuat aku agak ragu siiih." Aura menggaruk pelipisnya.

"Kamu merasa kurang cocok sama waktu kerjanya?" tanya Jay memastikan kembali.

"E-eiya Bang."

"Kamu segera masukan CV! Nanti jadwal kerjanya sebisa kamu juga boleh." jelas Jay lagi.

Mata Aura membulat. Memastikan apa yang baru saja dia dengar tidak salah. "Apa benar Bang? Jadwalnya mengikuti waktu yang aku bisa?"

"Iya Bener. Kamu sudah dipastikan di-ACC sama CEO kita. Jadi, jika kamu sudah memasukan CV, maka dapat dipastikan kamu langsung diterima bekerja di sini."

"Beneran Bang?" Aura refleks berdiri. "Boleh tahu gajinya berapa nggak Bang?" tanyanya lagi.

"Nona mie instan? Kau ada di sini?" Sebuah suara seorang yang baru datang mengagetkan Aura.

...*bersambung*...

...Jangan lupa menekan tanda Favorit, Like, Gift, Vote, dan Komentar ya!...

...Terima kasih!...

Terpopuler

Comments

Ainun Dunggio

Ainun Dunggio

lnjut

2022-09-22

0

Momy Victory 🏆👑🌹

Momy Victory 🏆👑🌹

bertepuk sebelah tangan itu tidak enak.....lebih baik mundur pelan2 dan jadi teman aja.

2022-06-02

1

Momy Victory 🏆👑🌹

Momy Victory 🏆👑🌹

minum penawar alkohol Reza, sup hangat.... katanya sih

2022-06-02

1

lihat semua
Episodes
1 1. Prolog
2 2. Mendapat Sistem: Hacker
3 3. Resmi menjadi Hacker
4 4. Part time
5 5. Belajar
6 6. Mabuk
7 7. Ragu
8 8. Kenaikan 2x lipat
9 9. Kenaikan 3x lipat
10 10. Rekan bisnis cantik
11 Visual
12 11. Virus vs Virus
13 12. Master dari Para Master
14 13. Bioskop
15 14. Pingsan
16 15. Tak kuat
17 16. Bibit, bebet, dan bobot
18 17. Denda lagi
19 18. Bujukan Sistem
20 19. Terpaksa menerima
21 20. Tak terdeteksi
22 21. Mahasiswa vs Pekerja
23 22. Cemburu
24 23. Savety Detector
25 24. Jadian
26 25. Misqueen
27 26. BunDir
28 27. Pacar
29 28. Sugar baby
30 29. Menjodohkan Reza
31 30. Ketika pacar merajuk
32 31. Misi hari ke-4
33 32. Mendapat Lawan
34 33. Kejutan
35 34. Semalam bersama
36 35. Check out
37 36. Denda 24 jam
38 37. Perpisahan
39 38. Menyusup
40 39. Semoga baik-baik saja
41 40. Misi kedua level 2
42 41. Misi sukses
43 42. Membezuk
44 43. Apa hubungan kalian?
45 44. Pembalasan seorang hacker
46 45. Calon sekretaris baru
47 46. Sistem durjana
48 47. Menyusup bg.2
49 48. Kembalinya dana yang ditarik
50 49. Menjadi penjahat perang
51 50. Penyelidikan oleh Detektif Devan
52 51. Hukuman
53 52. Menjadi tahanan
54 53. Barang sitaan
55 54. Tak bisa membencinya
56 55. Pasangan penipu
57 56. Terbongkarnya Tuan Sistem
58 57. Maling teriak maling
59 58. Korban bucin
60 59. Hacking Tuan Sistem
61 60. The God of war (dewa perang)
62 61. Kontrak Nikah bukan Nikah Kontrak
63 62. Meminta restu
64 63. Isi kontrak calon suami
65 64. Blokir
66 65. Bertemu klient
67 66. Proses mengakhiri
68 67. Jadi bahan gibah
69 68. Mimpi
70 69. Rahasia
71 70. Terjerat cinta Nona Hacker
72 71. Mertua Mana? Mana Mertua
73 72. Nyicil
74 73. Keputusan tepat
75 74. Bibirmu Penyemangatku
76 75. Selamat tinggal anak-anakku
77 76. Menghubungi Aura
78 77. Saling mengenal
79 78. Hampir Mati
80 79. Kemunculan Reza versi perempuan
81 80. Kembalinya barang sitaan
82 81. Jalan-jalan
83 82. Skinship
84 83. Kutunggu jandamu
85 84. Preman bersarung
86 85. Calon menantu
87 86. Siap tak siap, harus siap
88 87. PDKT sama adik ipar
89 88. Tuan Sistem yang terlupakan
90 89. Sekali lafaz
91 90. Suami yang tak dicintai
92 91. Kiss shoot
93 92. Mendadak bayi
94 93. Hamil duluan
95 94. Kembali ke kota
96 95. Alat-alat lagi
97 96. Misteri di balik Tuan Sistem
98 97. Curhatan suami
99 98. Jantung
100 99. Akan bertahan
101 100. Hukuman
102 101. Aku cemburu
103 102. Rencana
104 103. Objek pamer
105 104. Pahlawan
106 105. Ditemukan
107 106. Bulan
108 107. Kolaborasi
109 108. Buatan istriku
110 109. Pergi tanpa pamit
111 110. Cincin
112 111. Kehilangan
113 112. Apakah Kamu sudah mencintaiku?
114 113. Sampai usia memisahkan kita
115 114. Target utama
116 115. Hari pertama masuk kantor
117 116. Tertangkap
118 117. Tuan Sistem bertopeng
119 118. Nona Hacker kesayangan
120 119. Melarikan diri
121 120. Terima kasih
122 121. Ujian perasaan
123 122. Menangkap umpan
124 123. H*kuman
125 124. Surat kaleng
126 125. Misi penyelamatan
127 126. Buronan
128 127. Sembunyi di villa
129 128. Pelarian berasa Honeymoon
130 129. Membuka segel
131 130. Roti tawar
132 131. Tunggu bulan depan
133 132. Melindungimu
134 133. Cocok_tanam_berhasil
135 134. Hadiah dari istriku
136 135. Istri simpanan
137 136. Istriku, Bocah
138 137. Drama salah paham
139 138. Jadi begitu?
140 139. Kembali menjadi anak kos
141 140. Menantinya setiap pagi
142 141. Penyamaran
143 142. Aku menjemputmu pulang
144 143. Anggap saja ini bulan madu
145 144. Buka puasa dengan yang manis
146 145. Diculik
147 146. Istimewa
148 147. Meretas kembali
149 148. Seperti di hotel bintang 5
150 149. Terbongkarnya dewa perang
151 150. Menghapus Sistem Kekayaan Hacker
152 151. Penyelidikan lanjut
153 152. Obat rindu pada Detektif Muda
154 153. Taruhan
155 154. Misi penangkapan
156 155. Hacker gila
157 156. Cameo= figuran
158 157. Perkara pizza
159 158. Ngidam
160 159. Ngidam aneh
161 160. Cukup pandang aku saja
162 161. Pedekate sama mertua
163 162. Gemoy
164 163. de Javu
165 164. Wanita paling beruntung
166 165. Jantung untuk suamiku
167 166. Jantungku untuknya
168 167. Pengorbanan
169 168. Ingatan yang datang
170 169. Aksara yang kedua
171 170. Kepiluan hati orang tua
172 171. Cemburu pada Aksa
173 172. Ganteng
174 173. Minta adik
175 174. Ending
176 Promo
177 Ex.P 1
178 Ex. P2
179 Ex. P3
180 Ex. P4
181 Ex. P5
182 Ex. P6
183 Ex. P7
184 Ex. 8
185 Ex. P9
186 Ex. P10
187 Ex. P11
188 Ex. P12
189 Ex. P13
190 Ex. P14
191 Ex. P15
192 Ex. P16
193 Ex. P17
194 Ex. P18
195 Ex. P19 --- ENDING beneran
196 promo Sistem: Antagonis Kejam
197 Promo lomba Rumah Tangga
198 Buat pecinta SUPER SYSTEM
199 Ditinggal Menjelang Nikah
200 Fie Ame : Kehamilan Istri Amnesiaku
201 SISTEM KEKAYAAN PRIA SOLEH
202 HANYA AKU YANG MENCINTA
Episodes

Updated 202 Episodes

1
1. Prolog
2
2. Mendapat Sistem: Hacker
3
3. Resmi menjadi Hacker
4
4. Part time
5
5. Belajar
6
6. Mabuk
7
7. Ragu
8
8. Kenaikan 2x lipat
9
9. Kenaikan 3x lipat
10
10. Rekan bisnis cantik
11
Visual
12
11. Virus vs Virus
13
12. Master dari Para Master
14
13. Bioskop
15
14. Pingsan
16
15. Tak kuat
17
16. Bibit, bebet, dan bobot
18
17. Denda lagi
19
18. Bujukan Sistem
20
19. Terpaksa menerima
21
20. Tak terdeteksi
22
21. Mahasiswa vs Pekerja
23
22. Cemburu
24
23. Savety Detector
25
24. Jadian
26
25. Misqueen
27
26. BunDir
28
27. Pacar
29
28. Sugar baby
30
29. Menjodohkan Reza
31
30. Ketika pacar merajuk
32
31. Misi hari ke-4
33
32. Mendapat Lawan
34
33. Kejutan
35
34. Semalam bersama
36
35. Check out
37
36. Denda 24 jam
38
37. Perpisahan
39
38. Menyusup
40
39. Semoga baik-baik saja
41
40. Misi kedua level 2
42
41. Misi sukses
43
42. Membezuk
44
43. Apa hubungan kalian?
45
44. Pembalasan seorang hacker
46
45. Calon sekretaris baru
47
46. Sistem durjana
48
47. Menyusup bg.2
49
48. Kembalinya dana yang ditarik
50
49. Menjadi penjahat perang
51
50. Penyelidikan oleh Detektif Devan
52
51. Hukuman
53
52. Menjadi tahanan
54
53. Barang sitaan
55
54. Tak bisa membencinya
56
55. Pasangan penipu
57
56. Terbongkarnya Tuan Sistem
58
57. Maling teriak maling
59
58. Korban bucin
60
59. Hacking Tuan Sistem
61
60. The God of war (dewa perang)
62
61. Kontrak Nikah bukan Nikah Kontrak
63
62. Meminta restu
64
63. Isi kontrak calon suami
65
64. Blokir
66
65. Bertemu klient
67
66. Proses mengakhiri
68
67. Jadi bahan gibah
69
68. Mimpi
70
69. Rahasia
71
70. Terjerat cinta Nona Hacker
72
71. Mertua Mana? Mana Mertua
73
72. Nyicil
74
73. Keputusan tepat
75
74. Bibirmu Penyemangatku
76
75. Selamat tinggal anak-anakku
77
76. Menghubungi Aura
78
77. Saling mengenal
79
78. Hampir Mati
80
79. Kemunculan Reza versi perempuan
81
80. Kembalinya barang sitaan
82
81. Jalan-jalan
83
82. Skinship
84
83. Kutunggu jandamu
85
84. Preman bersarung
86
85. Calon menantu
87
86. Siap tak siap, harus siap
88
87. PDKT sama adik ipar
89
88. Tuan Sistem yang terlupakan
90
89. Sekali lafaz
91
90. Suami yang tak dicintai
92
91. Kiss shoot
93
92. Mendadak bayi
94
93. Hamil duluan
95
94. Kembali ke kota
96
95. Alat-alat lagi
97
96. Misteri di balik Tuan Sistem
98
97. Curhatan suami
99
98. Jantung
100
99. Akan bertahan
101
100. Hukuman
102
101. Aku cemburu
103
102. Rencana
104
103. Objek pamer
105
104. Pahlawan
106
105. Ditemukan
107
106. Bulan
108
107. Kolaborasi
109
108. Buatan istriku
110
109. Pergi tanpa pamit
111
110. Cincin
112
111. Kehilangan
113
112. Apakah Kamu sudah mencintaiku?
114
113. Sampai usia memisahkan kita
115
114. Target utama
116
115. Hari pertama masuk kantor
117
116. Tertangkap
118
117. Tuan Sistem bertopeng
119
118. Nona Hacker kesayangan
120
119. Melarikan diri
121
120. Terima kasih
122
121. Ujian perasaan
123
122. Menangkap umpan
124
123. H*kuman
125
124. Surat kaleng
126
125. Misi penyelamatan
127
126. Buronan
128
127. Sembunyi di villa
129
128. Pelarian berasa Honeymoon
130
129. Membuka segel
131
130. Roti tawar
132
131. Tunggu bulan depan
133
132. Melindungimu
134
133. Cocok_tanam_berhasil
135
134. Hadiah dari istriku
136
135. Istri simpanan
137
136. Istriku, Bocah
138
137. Drama salah paham
139
138. Jadi begitu?
140
139. Kembali menjadi anak kos
141
140. Menantinya setiap pagi
142
141. Penyamaran
143
142. Aku menjemputmu pulang
144
143. Anggap saja ini bulan madu
145
144. Buka puasa dengan yang manis
146
145. Diculik
147
146. Istimewa
148
147. Meretas kembali
149
148. Seperti di hotel bintang 5
150
149. Terbongkarnya dewa perang
151
150. Menghapus Sistem Kekayaan Hacker
152
151. Penyelidikan lanjut
153
152. Obat rindu pada Detektif Muda
154
153. Taruhan
155
154. Misi penangkapan
156
155. Hacker gila
157
156. Cameo= figuran
158
157. Perkara pizza
159
158. Ngidam
160
159. Ngidam aneh
161
160. Cukup pandang aku saja
162
161. Pedekate sama mertua
163
162. Gemoy
164
163. de Javu
165
164. Wanita paling beruntung
166
165. Jantung untuk suamiku
167
166. Jantungku untuknya
168
167. Pengorbanan
169
168. Ingatan yang datang
170
169. Aksara yang kedua
171
170. Kepiluan hati orang tua
172
171. Cemburu pada Aksa
173
172. Ganteng
174
173. Minta adik
175
174. Ending
176
Promo
177
Ex.P 1
178
Ex. P2
179
Ex. P3
180
Ex. P4
181
Ex. P5
182
Ex. P6
183
Ex. P7
184
Ex. 8
185
Ex. P9
186
Ex. P10
187
Ex. P11
188
Ex. P12
189
Ex. P13
190
Ex. P14
191
Ex. P15
192
Ex. P16
193
Ex. P17
194
Ex. P18
195
Ex. P19 --- ENDING beneran
196
promo Sistem: Antagonis Kejam
197
Promo lomba Rumah Tangga
198
Buat pecinta SUPER SYSTEM
199
Ditinggal Menjelang Nikah
200
Fie Ame : Kehamilan Istri Amnesiaku
201
SISTEM KEKAYAAN PRIA SOLEH
202
HANYA AKU YANG MENCINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!