Xiao Shuxiang tersentak, tetapi kemudian mengembuskan napas dan lalu bersikap seperti biasanya. "Jadi bagaimana? Apa mereka sudah membuat keputusan?"
"Mn. Tapi apa kau yakin?"
Ling Qing Zhu tahu masalah tentang Wali Pelindungnya dengan keluarganya, serta para pendekar yang ada di Kekaisaran ini belum sepenuhnya selesai.
Kejadian terakhir kali yang memperlihatkan perubahan warna mata termasuk fisik lainnya dari Xiao Shuxiang pada semua orang telah membuat mereka berspekulasi bahwa pemuda ini merupakan sosok setengah manusia. Apalagi sekarang sedang tersiar kabar terkait dengan pembantaian yang melibatkan nama Wali Pelindungnya sebagai pelaku dari kejahatan itu dan ini membuat Xiao Shuxiang semakin diwaspadai.
Xiao Shuxiang melihat bahwa gadis di depannya nampak memikirkan sesuatu. "Kucing Putih, kau mengkhawatirkanku?"
Ling Qing Zhu menatap pemuda di hadapannya. Terlihat bahwa Wali Pelindungnya justru sangat tenang dan seperti tidak pernah terjadi masalah apa pun. Padahal, pemuda inilah yang seharusnya sangat khawatir.
Xiao Shuxiang akan didesak untuk menyegel kekuatannya sendiri, apa itu baik? Di saat semua orang berlomba meraih puncak kekuatan, Wali Pelindungnya justru dipaksa mengubur dalam-dalam kekuatannya sendiri. Apa ini pilihan yang adil?
"Aku..." Ling Qing Zhu sebenarnya ingin meminta maaf. Dia terlalu lemah pada keluarganya hingga tidak mampu menyuarakan pendapatnya sendiri.
Pilihan yang diberikan padanya ada dua. Pertama tetap membiarkan Xiao Shuxiang tinggal, namun pemuda itu harus menyegel kekuatannya dan yang kedua----Wali Pelindungnya tidak boleh lagi menginjakkan kaki di Benua Tengah.
Xiao Shuxiang memperhatikan bulu mata Kucing Putihnya yang agak bergetar. Setelah makan, dia sudah bisa melihat sedikit dari kesulitan yang dibebankan kepada gadis berambut putih ini.
Dia pun meminta para pelayan untuk membersihkan meja dan membawa pergi seluruh peralatan makan yang dirinya pakai tadi. Tidak lupa Xiao Shuxiang berterima kasih dan setelah pelayan-pelayan itu pergi... Dia pun mulai bicara pada Kucing Putihnya.
"Apa kau mau tinggal di Dunia Elf bersamaku?"
Ling Qing Zhu tersentak, dia memandangi Xiao Shuxiang tanpa mengucapkan apa-apa. Pemuda ini memang pernah membawanya ke dunia itu dan jujur tempat tersebut sangat luar biasa indah. Tetapi...
Xiao Shuxiang kembali bertanya lagi, "Atau kau mau pergi ke Dunia Demon dan tinggal di sana selamanya bersamaku?"
!!
Ling Qing Zhu juga pernah dibawa ke sana. Meski Dunia Demon sangat mencekam dan menakutkan, tetapi dia bertemu dengan bibi angkat Wali Pelindungnya yang baik.
Hanya saja... Tempat itu berbahaya dan manusia di dunia tersebut memiliki nasib yang buruk. Mereka dijadikan ternak dan makanan. Dia tidak mungkin bisa sanggup melihatnya.
"Aku sebenarnya punya banyak tempat untuk pulang..." suara Xiao Shuxiang terdengar serius, "... Tapi memang tidak ada yang lebih baik dari rumah sendiri."
Ling Qing Zhu memperhatikannya. Ini mungkin adalah yang pertama kali bagi dirinya untuk melihat Wali Pelindungnya yang sekarang mulai bersikap dewasa.
Xiao Shuxiang, "Dunia ini mungkin buruk, dipenuhi oleh manusia yang serakah dan egois. Bakat seseorang dapat tidak diterima, bahkan mungkin ditakuti. Tapi jika melarikan diri membuatku diakui, maka sudah lama Xiao Shuxiang ini melakukannya."
Tempat tinggal Xiao Shuxiang yang sebenarnya adalah dunia yang bahkan lebih buruk dari Dunia Demon. Tanahnya panas ketika pagi hari dan semakin panas ketika malam menjelang. Sungguh, sebuah dunia yang layak disebut 'Neraka'. Namun di Dunia Manusia-lah, dia mendapat banyak kelahiran. Baginya tempat ini merupakan rumah yang sebenarnya untuk Xiao Shuxiang tinggali.
"Terus terang saja, Kucing Putih. Aku tidak suka manusia. Mereka makhluk yang lemah dan serakah. Penuh dengan siasat licik dan benar-benar makhluk yang pantas dikuliti hidup-hidup. Tapi kau tahu, mereka mempunyai hati yang unik dan sulit ditebak. Itulah yang membuat mereka menarik dan istimewa. Aku ingin mempelajari itu semua dan lagi... Seseorang mengharapkanku untuk dapat menjalani hidup yang lebih baik."
"Shuxiang... Tapi kau bisa terluka."
"Memang luka apa yang belum pernah kuatasi?" Xiao Shuxiang tertawa ringan. "Apa aku terlihat seperti orang jahat bagimu?"
"Tidak."
"Baguslah. Aku hanya butuh kau untuk mempercayai itu. Pendapat orang lain sama sekali tidak penting bagiku."
Tidak ada kebohongan pada ucapan Xiao Shuxiang. Ling Qing Zhu merasa bahwa pemuda di depannya tidak pernah bisa menyembunyikan apa pun di dalam kepalanya.
Setiap hal yang disukai atau tidak disukai----Wali Pelindungnya selalu percaya diri untuk mengutarakan semuanya dengan jelas. Xiao Shuxiang sangat berbeda jauh darinya yang penuh keragu-raguan.
"........ Aku iri padamu,"
"Mn?" Xiao Shuxiang berkedip, "Kau barusan menggumamkan apa?"
"Bukan hal penting. Jadi bagaimana keputusanmu?"
"Itu tergantung dirimu sendiri. Kalau kau mau tinggal bersamaku di Dunia Elf, kita bisa melupakan semua hubungan yang ada di dunia ini. Tidak perlu kembali lagi dan melibatkan diri dengan masalah di tempat ini. Kau dan aku akan menjalani kehidupan yang tenang serta penuh kedamaian."
Xiao Shuxiang begitu tenang saat berkata demikian. Padahal dia sendiri tahu benar mengenai bahaya yang mengancam Dunia Manusia. Ini bukan hanya perihal perebutan Kitab Pembunuh Matahari atau pun tentang kemunculan Sekte Lembah Iblis. Tetapi juga tentang Qian Kun yang keberadaannya sekarang entah di mana.
Jika Kucing Putihnya menginginkan mereka tinggal di Dunia Elf. Xiao Shuxiang harus melupakan segala yang ada di dunia ini, termasuk dengan ikatan terhadap keluarga dan teman-temannya. Dia tidak akan peduli jika dunia hancur oleh perebutan kitab kuno itu atau justru diporak-porandakan Sekte Lembah Iblis.
Xiao Shuxiang, "Jika kau ingin tinggal di Dunia Elf bersamaku, kita tidak akan kembali kemari lagi. Ini bisa menjadi perpisahan terakhir untuk selamanya. Begitu juga jika kau akhirnya memilih agar kita tinggal di Dunia Demon."
Ling Qing Zhu tidak tahu harus menjawab apa. Pemuda di hadapannya bicara tanpa rasa berat hati sama sekali. Seakan-akan sudah sangat siap merelakan semuanya, termasuk memutuskan segala jenis ikatan yang ada.
Ling Qing Zhu ingin memastika sesuatu, dia pun bertanya. "Bila memilih tinggal di Dunia Elf. Apa kau tidak akan bisa datang kemari lagi?"
"Ini bukan berarti aku tidak dapat kembali. Sebenarnya aku bisa pulang-pergi seperti yang kulakukan ketika akan ke Benua Utara dan kembali lagi ke Benua Tengah. Tapi kau harus tahu jika semakin sering pergi ke dunia yang lain, misalnya Dunia Elf----maka makhluk seperti Qian Kun dapat menemukan cara menyusulku dan keselamatan dunia itu sendiri akan dipertaruhkan. Aku tidak mau itu sampai terjadi. Aku mungkin tidak mampu melindungi dunia ini dari ancamannya, tapi setidaknya kehidupan di dunia lain tidak sampai dikorbankan."
Benar bahwa Xiao Shuxiang sulit diakui oleh manusia dan justru ditakuti. Tetapi tidak demikian dengan makhluk dari dunia lain di mana dia akan diterima, bahkan sampai dihormati sebagai 'Kaisar'. Meski demikian, dia juga bukan tipe orang yang mudah lari dari kenyataan walau ada pilihan yang lebih baik dan menawarkan kedamaian untuk hidupnya.
Xiao Shuxiang memperhatikan Ling Qing Zhu.
Selama bersama dengan Kucing Putihnya, dia tahu benar bahwa gadis ini juga bukan orang yang akan lari dari kenyataan. Jelas sekali bahwa meski kehidupan mereka di tempat ini sulit dan penuh banyak bahaya----Ling Qing Zhu tidak mungkin lari.
Ling Qing Zhu buka suara, "Dunia itu sangat indah. Tapi seperti yang kau katakan. Tidak ada yang lebih baik daripada rumah sendiri."
Xiao Shuxiang tersenyum tipis, dia tahu gadis ini akan berkata begitu. "Karena kau sudah memutuskan, maka tidak perlu lagi mendengar jawabanku, bukan? Katakan saja pada ibumu, kapan pemberian segelnya akan dimulai."
"Shuxiang, tapi kekuatanmu--"
"Aku sebenarnya sudah memiliki dua segel, kemudian juga ada Yīng xióng yang membantuku. Jadi menanggung segel lainnya sama sekali tidak masalah."
"........"
Ling Qing Zhu bisa melihat bahwa sekarang Xiao Shuxiang sudah banyak berubah.
Saat ini Wali Pelindungnya seakan tidak lagi menginginkan kekuatan yang besar. Dia jadi merasa bahwa pemuda di hadapannya justru ingin menjadi lemah.
Ling Qing Zhu, "Shuxiang. Pikirkan dengan baik, kekuatan yang tersegel akan sangat berisiko membahayakan nyawamu."
"Jika menjadi lemah dapat membuat kalian tidak takut padaku dan mau menerimaku, aku tentu tidak akan ragu melakukannya. Bukankah sudah kukatakan ingin menjalani hidup yang baik? Aku tidak ingin dikenal buruk lagi. Mungkin menjadi Alkemis yang dikagumi terdengar bagus."
"........"
Melihat Xiao Shuxiang dapat tersenyum tulus seperti itu membuat Ling Qing Zhu merasa dikalahkan lagi. Pemuda ini tidak pernah ragu dalam setiap langkah yang dia ambil, bahkan bila keputusan itu akan membuatnya terlihat bodoh.
Jika orang lain, tentu saja mereka tidak akan rela menjadi lemah. Apalagi bila memasrahkan kekuatannya disegel. Orang lain mungkin akan tetap memilih menjadi tirani, menebarkan ketakutan dan memutuskan hubungan dengan orang yang tidak mau menerima dirinya.
Di masa lalu, Xiao Shuxiang pasti juga akan bertindak demikian. Koki Alkemis itu lebih memilih membuang semua ikatan dengan orang-orang yang tidak mau menerima identitasnya. Dia jelas paling anti untuk menjadi lemah. Tetapi sekarang... Semuanya seakan berubah.
"Beristirahatlah. Aku... Akan kembali lagi nanti." Ling Qing Zhu tidak menanyakan apa pun lagi. Dia mulai berdiri dan lalu meninggalkan Xiao Shuxiang yang masih duduk tenang sambil tersenyum ramah.
"Baiklah, aku akan beristirahat dengan baik."
*.........*
Senyuman lembut dan tulus itu perlahan memudar ketika Ling Qing Zhu tidak lagi terlihat.
Xiao Shuxiang mengambil kembali Seruling Giok Putihnya dan memutarnya di atas meja.
"Menjadi lemah agar mereka tidak takut... Hmph, pilihan tepat agar 'Yang Mulia' ini tidak dicurigai melakukan pembantaian lagi. Aku juga jadi lebih leluasa mencari tahu keberadaan kitab kuno itu."
Seruling Giok Putih Xiao Shuxiang berhenti berputar. Titik-titik cahaya keperakan menguar dari senjata itu dan mulai membentuk serangga terbang yang tidak lain adalah seekor Kupu-Kupu bersayap putih berkilau.
"Tuan..."
"Mulai sekarang kita jalani hidup seperti pendekar yang baik hati, mengerti? Tidak ada pembunuhan atau menguliti orang lagi. Ah! Bukan. Kita kuliti mereka yang berasal dari Sekte Lembah Iblis sambil menunggu pergerakan Qian Kun. Kali ini targetku bukan memporak-porandakan Benua Tengah, tapi ayo cari cara... Untuk menguasai Dunia The Fallen Angel."
Tujuan Xiao Shuxiang tentu saja sangat besar dan berisiko amat tinggi. Dunia The Fallen Angel bukan di huni makhluk yang lemah. Kekuatan yang ada di tempat itu tidak mampu diukur.
Rasanya mencari masalah dengan mereka sama dengan menantang para Dewa. Ini berarti bahwa itu mustahil diwujudkan, tetapi Xiao Shuxiang mempunyai tekad yang kuat.
Biar bagaimanapun juga, Koki Alkemis tersebut selama ini telah menjalani banyak kelahiran yang mana keseluruhan hidupnya berada di lingkungan Aliran Hitam.
Xiao Shuxiang tidak pernah membuat keputusan tanpa maksud di dalamnya. Dia jelas merupakan kultivator licik dan mempunyai pikiran yang sulit ditebak. Entah kelicikan tersebut mengarah pada dampak baik atau buruk----hanya dia sendiri yang tahu.
******
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 457 Episodes
Comments
Ayahnya Putra Fajar
ini yg paling bener menguasai dunia sendiri
2023-05-30
3
Efendi Siantar
ini yg kuharapkan, aku suka🥳
2023-05-12
1
Heru Sugiarto
Lanjut terus
2023-05-11
1