Ekspresi wajah Ling Qing Zhu tetap tenang, dia berusaha untuk tidak sampai terpengaruh oleh ucapan pria dengan riasan wajah yang mirip hantu gantung ini. Dia tahu benar bahwa apa pun yang dilakukan Wali Pelindungnya sudah dipertimbangkan baik-baik.
Baginya, Xiao Shuxiang tidak mungkin mengorbankan diri sendiri hanya demi gadis sepertinya.
Dia sama sekali tidak berani mengambil kesimpulan lain atau membayangkan bahwa mereka benar-benar memiliki hubungan yang dekat.
Bocah Pengemis Gila, "Lihat. Adikmu bahkan sama sekali tidak khawatir pada Shuxiang. Dia gadis yang menyebalkan,"
Sebenarnya Bocah Pengemis Gila tidak akan sesinis ini bila dihadapannya bukan gadis yang berasal dari keluarga 'Ling'.
Dia sudah hidup lama dan mengenal baik keluarga berambut putih ini. Klan 'Ling' merupakan keluarga yang bisa dikatakan berhati paling dingin.
Mereka menjunjung tinggi 'Aturan Klan' dibanding perasaan pribadi. Dapat dikatakan bahwa klan ini lebih buruk daripada orang-orang dengan Hati Giok Hitam.
"Hentikanlah... Kau mengganggu tidurku."
!!
Bocah Pengemis Gila, Ling Lang Tian dan Ling Qing Zhu tersentak ketika mendengar suara lemah dari pemuda yang terbaring di tempat tidur. Xiao Shuxiang ternyata sudah sadar walau mata pemuda itu masih tertutup.
"Shuxiang, kau baik-baik saja?" Ling Lang Tian bertanya. Meski wajahnya tenang, namun kedalaman tatapan matanya yang dingin mengandung kekhawatiran.
"Nak, bagaimana perasaanmu? Apa kau bisa membuka matamu? Tubuhmu apa masih sakit?"
"Bocah Pengemis Gila... Aku masih lelah saat ini," suara Xiao Shuxiang lemah, keningnya mengerut tetapi masih belum membuka matanya. "Biarkan... Tolong biarkan aku istirahat sebentar. Dan kau... Jangan marah pada Kucing Putih... Atau aku akan..."
Napas Xiao Shuxiang berat sebelum dia kembali tidak sadarkan diri. Bocah Pengemis Gila yang melihatnya sampai kesulitan berkata-kata, "Dia ini..."
Hanya demi membela Ling Qing Zhu yang dia rutuki barusan----Xiao Shuxiang bicara meski keadaannya tidak baik-baik saja hingga membuatnya kembali tidak sadarkan diri.
Bocah Pengemis Gila mengembuskan napas, "Sudahlah. Biarkan dia istirahat.."
Ling Lang Tian memperbaiki selimut Xiao Shuxiang dan kemudian menyusul Bocah Pengemis Gila.
Dari raut wajah yang dia lihat, pria yang membawa tongkat bambu ini sebenarnya kasihan melihat keadaan Wali Pelindung adiknya.
Dia juga sebenarnya tahu. Meski tidak pernah mencobanya sendiri, tetapi Segel 12 Bintang Phoenix Surga itu sangat menyakitkan dan merupakan hal yang luar biasa ketika Xiao Shuxiang mampu bertahan tanpa mengeluarkan suara erangan kesakitan.
Ling Lang Tian tahu bahwa adik iparnya sangat keras, apalagi bila menyangkut harga diri seorang pria.
"........"
Ling Qing Zhu tetap berada di dalam ruangan untuk waktu yang lama. Dia menatap wajah pucat Wali Pelindungnya tanpa bergerak dari tempatnya berdiri.
Pandangan matanya melembut, tangan kanannya terulur dan hendak menyentuh kepala Xiao Shuxiang saat rasa ragu kembali menghampirinya. Dia pun mengembuskan napas pelan dan kemudian berjalan pergi.
Sebenarnya tidak hanya Xiao Shuxiang yang dirawat, tetapi juga ke-12 Tetua sekte termasuk Ling Chu Zhen. Hanya saja keadaan mereka jauh lebih baik daripada Xiao Shuxiang sendiri.
Tetua dari Sekte Pedang Merah, Mu Fang nampak mengusap pelan dadanya. Dia berkata, "Tetua Ling, menantumu itu mempunyai tubuh yang kuat. Saat memakai segelku tadi... Aku merasakan energi spiritualnya memasuki tubuhku dan melakukan perlawanan. Ya ampun... Jantungku yang sudah tua ini..."
Kulit wajah Mu Fang sudah mengeriput di samping janggut dan rambutnya yang telah memutih. Meski dia berasal dari Sekte Aliran Hitam, namun sifatnya penuh rasa keadilan yang tinggi. Dia juga sebenarnya punya hubungan dekat dengan Ling Chu Zhen.
"Tetua Mu, aku rasa Xiao'Er tidak sengaja melakukannya,"
"Tidak Tetua Ling, aku tidak menyalahkan dia. Energi spiritual yang menyerangku berasal dari alam bawah sadarnya..."
Wanita yang berpakaian hijau muda dan merupakan salah satu dari ke-12 Tetua itu juga mengeluhkan hal yang sama. Dia berujar, "Aku juga diserang oleh energi spiritual itu, beruntungnya tidak terlalu kuat. Tapi tetap saja tenagaku berkurang banyak karenanya,"
Wanita itu lanjut mengatakan bahwa dirinya sudah sangat waspada, tetapi organ dalamnya tetap mendapat serangan. Dia yakin ini merupakan bentuk pertahanan diri dari alam bawah sadar Xiao Shuxiang.
Para tetua itu beristirahat cukup lama, mengumpulkan tenaga sebelum kembali membahas tentang masalah yang saat ini menyebar hampir di tiga Kekaisaran Langit.
Setelah melakukan penyegelan pada kekuatan Xiao Shuxiang, maka satu masalah mereka telah terselesaikan. Sekarang para tetua itu, termasuk pendekar di Kekaisaran Langit Tengah tidak perlu mencemaskan atau pun merasa takut pada Xiao Shuxiang lagi.
Praktik pemuda itu sudah disegel dan berada pada tingkatan layaknya kultivator biasa pada umumnya.
*
*
Xiao Shuxiang tidak sadarkan diri selama 10 hari. Dalam rentang waktu tersebut, Chu Gu Xiang, Hei Lian dan Fu Tou yang merupakan anggota dari Sekte Lembah Iblis telah membantai tiga desa.
Mereka saat ini berada dalam perjalanan menuju wilayah Perbatasan Kekaisaran Langit Tengah dan Kekaisaran Langit Utara----sebuah tempat yang disebut sebagai Puncak Setengah Langkah, yakni wilayah utama untuk sampai ke Pulau Terapung.
Suara derak kuda melewati jalanan yang penuh asap akibat pembakaran. Rumah-rumah di sekitar jalan itu terlihat hancur dan beberapa bahkan masih terbakar.
Ada sekitar delapan ekor kuda yang terlihat, mereka mengawal sebuah tandu yang dipikul oleh empat orang berpakaian hitam. Kain pada tandu itu berwarna merah dengan corak teratai hitam, lambang dari Sekte Lembah Iblis.
"Melewati tiga desa dan hanya mendapat sepotong kertas itu..." Hei Lian mendesah pelan di atas kudanya, dia menarik tali kekangnya dan menghampiri tandu yang membawa Chu Gu Xiang. "Jiejie, apa tidak sebaiknya kita incar sebuah sekte besar? Aku yakin mereka juga memiliki lembaran dari Kitab Pembunuh Matahari."
"Lian'Er... Kau masih terlalu kecil. Apa di kepalamu itu hanya ada cara menebas leher orang lain, huh?" Chu Gu Xiang menatap lurus, suaranya datar dan dia begitu menikmati perjalanannya ini.
Hei Lian adalah gadis berusia 15 Tahun, remaja kecil yang sulit diatur dan sangat bersemangat ketika menyangkut tentang mengambil nyawa orang lain. Ucapan Chu Gu Xiang barusan membuat gadis kecil itu menggelembungkan bibirnya dan nampak cemberut.
Fu Tou yang merupakan pria berorot dan berbadan kekar di antara para anggota Sekte Lembah Iblis yang lain nampak tersenyum, "Lian'Er. Kita punya target yang jauh lebih penting. Benar kan, Nona Gu Xiang?"
Chu Gu Xiang tersenyum tipis, "Lian'Er... Kau nikmati saja perjalanan ini. Tempat yang sudah kukatakan sebelumnya akan menjadi tempat berkumpul bagi para kultivator di tiga Kekaisaran. Orang-orang yang memiliki lembaran dari kitab itu pasti akan berkumpul di sana."
Hei Lian mengingat-ingat, "Wilayah Pulau Terapung yah... Mm... Jiejie? Apa tempat itu memang benar-benar sebuah pulau yang terapung?"
"Kau lihat saja nanti,"
"Ah! Baiklah..!" Hei Lian begitu semangat, "Jika Jiejie sudah tersenyum manis seperti itu... Wilayah Pulau Terapung pasti menarik. Aku sudah tidak sabar..!"
Fu Tou tertawa, "Lian'Er... Kau harusnya bersikap sedikit lebih manis layaknya anak seusiamu. Jangan sampai wajah polosmu itu tidak akan berguna dalam misi besar kita,"
Hei Lian menjulurkan lidahnya, "Fu Tou keledai bau! Aku tidak akan menurutimu!"
Hanya Hei Lian yang paling muda di antara orang-orang dari Sekte Lembah Iblis yang saat ini bersama Chu Gu Xiang. Kehadirannya cukup menjadi hiburan bagi perjalanan panjang mereka menuju ke perbatasan dua Kekaisaran Langit.
******
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 457 Episodes
Comments
kang baca
satu masalah bertambah 🤔🤣🤣
2024-08-15
1
Ayahnya Putra Fajar
segel yang akan hilang sendiri
2023-05-31
2
Heru Sugiarto
Lanjut aja
2023-05-13
1