Xiao Shuxiang, "Berarti... Saat aku memimpikan kejadian masa lalu yang membantai desa----Aku sebenarnya benar-benar melakukannya pada dunia nyata? Apa itu juga hal yang sama dengan insiden kedai Long Yan baru-baru ini?"
Bocah Pengemis Gila menyahut, "Bisa jadi seperti itu. Kemampuan Iblis Mimpi ini memang sangat hebat. Jika dia telah memilih targetnya, maka siapa pun pasti akan sulit untuk melarikan diri."
Ling Dong Hun, "Tuan Muda Xiao. Mulai sekarang, Anda sebaiknya jangan sampai tertidur terlalu nyenyak."
Xiao Shuxiang, "Melakukan itu sangatlah sulit, Paman. Apalagi kalian tahu bahwa aku punya kebiasaan akan langsung tertidur dalam hitungan detik ketika kepalaku sudah menyentuh bantal. Aiya, kalau begini pilihanku benar-benar hanya satu. Aku harus tetap terjaga, tidak boleh tidur."
“Jadi… Aku membantai mereka yang kupikir hanyalah mimpi.” Xiao Shuxiang menahan napasnya, "Sungguh kemampuan yang hebat. bahkan aku sendiri tidak tahu berada dalam pengaruh sebuah jurus… Ini menakutkan dan sekaligus luar biasa.. Ah.. Apa kalian tahu bagaimana caranya menghadapi Iblis Mimpi ini..?"
Xiao Shuxiang tahu bahwa sebagai seorang kultivator, dia dapat menahan diri untuk tidak tidur bahkan selama berminggu-minggu. Tetapi penting mengetahui bahwa kultivator adalah makhluk hidup dan dia sendiri juga bukanlah Dewa.
Ling Dong Hun menggeleng, "Maaf sekali... Tapi kultivator dari Lembah Iblis ini sangat sulit dihadapi,"
Bocah Pengemis Gila mengangguk, "Mereka itu sangat merepotkan. Aku pernah menghadapi beberapa di antara mereka di masa lalu, namun sampai sekarang tidak ada satu pun yang dapat kubunuh. Mereka itu kelompok yang dapat muncul dan menghilang begitu saja,"
Tanpa sadar, Xiao Shuxiang merasakan denyut sakit di hatinya. Jika Bocah Pengemis Gila yang notabenenya adalah pendekar serta Pilar Dunia yang paling tua saja mengatakan hal demikian, maka memang benar Sekte Lembah Iblis ini sangat berbahaya.
"Kau... Yakin mereka sekuat itu?" Xiao Shuxiang merasa harus mencari tahu lebih dalam lagi.
"Shuxiang..." Bocah Pengemis Gila mengembuskan napas, "... Aku bisa mengatakan bahwa jika saja mereka ingin serius, maka kau tidak akan mendapatkan gelarmu sebagai Sang Bintang Penghancur. Benua Timur yang sangat ingin kau porak-porandakan itu... Dapat dengan mudah ditenggelamkan. 'Membawa dunia menuju keputusasaan dan menenggelamkan semuanya dalam kesengsaraan' merupakan semboyan Sekte Lembah Iblis."
Ling Dong Hun mengangguk, "Benar... Aku pernah membaca informasi terkait sekte ini. Masyarakat di Benua Tengah dapat menjalani hidup seperti sekarang adalah karena belas kasihan mereka. Sebuah kekaisaran dapat berdiri kokoh bukan karena kebijaksanaan seorang pemimpin, tetapi karena Sekte Lembah Iblis memberi mereka kesempatan. Begitu pun setiap sekte dan partai yang kini mendapat nama kebanggaannya masing-masing... Itu semua dapat berjalan baik adalah karena mereka memberi izin."
!!
"Ternyata memang sama," Xiao Shuxiang mulai memahaminya, "... Sekte Lembah Iblis ini mempunyai kesamaan dengan kaumku. Sama seperti makhluk dari dunia itu yang memberi kesempataan bagi makhluk dunia lain untuk hidup... Sekte Lembah Iblis ini juga berbuat demikian,"
Xiao Shuxiang berbicara pelan, "... Itu berarti aku ini masih sangat lemah,"
Bocah Pengemis Gila melihat ada emosi pada raut wajah pemuda di sampingnya, "Aku tidak tahu. Bagiku... Kau mempunyai kekuatan yang tidak terukur. Kelemahan manusia sebenarnya adalah hati mereka, tetapi untuk kasusmu ini... Kelemahanmu adalah karena kau tidak mampu mengendalikan kekuatanmu sendiri,"
Sebenarnya Bocah Pengemis Gila ingin mengatakan bahwa Xiao Shuxiang mempunyai dua kelemahan. Tetapi jika dia menyebutkan satu lagi, maka besar kemungkinan sampai mati pun----pemuda ini tidak akan pernah mengakuinya.
Di saat ketiganya terus berjalan sambil membahas tentang Sekte Lembah Iblis dan Kitab Pembunuh Matahari itu----tanpa sadar mereka sudah berada di wilayah terdalam Sekte Pagoda Langit.
Kebetulan di waktu yang sama, Ling Chu Zhen terlihat berjalan beriringan dengan dua orang anggota keluarganya yang tidak lain adalah Ling Jian Tou dan Ling Qing Zhu.
Keluarga 'Ling' ini tidak hanya menarik karena rambut putih mereka dan ekspresi dinginnya---tetapi juga karena sifat mereka yang sangat hemat bicara.
Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila yang terlahir sebagai sosok suka bicara serta bertindak seenaknya pun sangat yakin bahwa keluarga 'Ling' ini merupakan keluarga paling rukun yang pernah ada.
"......."
"......."
Tatapan mata Ling Chu Zhen dan Ling Jian Tou langsung terarah pada Bocah Pengemis Gila karena riasan wajah yang dipakai oleh pemuda bertongkat bambu itu. Hanya saja sepertinya, sama sekali tidak menarik perhatian Ling Qing Zhu.
Dibandingkan dengan Bocah Pengemis Gila----Xiao Shuxiang-lah yang pertama kali mendapat pandangan mata dari sosok cantik berambut putih panjang yang terurai indah itu.
"......."
Ling Qing Zhu tetap bersikap tenang dan tidak terburu-buru. Warna matanya jernih dan secerah langit biru. Dia mempunyai lekuk wajah yang bagai salju putih berselimut embun beku.
Pakaian warna putih dengan corak wisteria biru nampak mengombak dan membuatnya makin mempesona. Keindahan wajah yang tertutupi oleh cadar dari kain tipis itu bahkan tidak mampu digambarkan.
Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila bahkan tanpa sadar memalingkan wajah mereka karena tidak tahan lagi.
Bocah Pengemis Gila setengah berbisik, "Dia benar-benar Kucing Putihmu, kan?"
"Oh..." Xiao Shuxiang hanya menjawab seadanya.
Bocah Pengemis Gila, "Semakin hari kecantikannya makin mematikan. Kau harus memintanya memakai cadar yang lebih tebal mulai sekarang. Posisimu sebagai 'Wali Pelindung' baginya itu masih sangat berbahaya, kau tahu? Suatu hari nanti, kecantikannya bisa membuatmu terbunuh."
"Tenanglah, Bocah Pengemis Gila. Aku ini suaminya, kenapa malah kau yang lebih heboh?"
"......." Ling Dong Hun menggelengkan kepala pelan saat memperhatikan kedua orang yang berada di sampingnya.
Bocah Pengemis Gila dan Xiao Shuxiang benar-benar serasi dalam beberapa hal tertentu. Utamanya ketika membahas keponakan tersayangnya.
"Xiao'Er? Kapan kau pulang?" Ling Chu Zhen bertanya ketika telah berada di hadapan Xiao Shuxiang. Detik itu juga acara bisik-bisik menantunya terhenti.
"Aku... Baru saja tiba dan sejenak menyapa beberapa murid junior serta Paman Dong Hun," Xiao Shuxiang tersenyum canggung. Dia memang agak kesusahan menghadapi manusia seperti klan 'Ling' ini.
"Mn... Pantas aku melihat beberapa murid bersembunyi dengan ketakutan..." Ling Chu Zhen mengusap-usap pelan dagunya, "... Rupanya mereka masih takut padamu,"
"A ha ha... Ayah Mertua bisa saja." Xiao Shuxiang tertawa canggung dan menampar gemas bahu Bocah Pengemis Gila hingga membuat pria itu menjerit tiba-tiba.
!!
"Xiao Shuxiang-!" Bocah Pengemis Gila baru akan berseru ketika mulutnya dibekap oleh Koki Alkemis ini. Xiao Shuxiang memang sangat kurang ajar dan tidak menghormatinya sebagai 'Senior'. Hidupnya bisa dikatakan semakin penuh warna sejak berteman dengan pemuda ini.
"Aku senang melihat Ayah Mertua begitu sehat dan nampak baik-baik saja..." Xiao Shuxiang berujar dan lalu mengetuk kepala Bocah Pengemis Gila dengan serulingnya, "Orang ini sangat tidak sopan. Aku baru saja datang dan dia sudah membuat masalah dengan riasan menakutkannya ini. Dia sudah membuat Ayah kerepotan,"
Ling Jian Tou mendengus, "Kau juga sama merepotkannya."
Ling Qing Zhu, "......."
Xiao Shuxiang tersenyum canggung, "Aah... Kakak Ipar-"
"Shuxiang," Bocah Pengemis Gila langsung meledek ketika bebas dari mulutnya bebas dari bekapan tangan, "Kau selalu saja menyebut 'Kakak'. Apa kau tidak malu pada seberapa tua usiamu?"
"Kau mau seruling ini tertanam di tenggorokanmu?" suara Xiao Shuxiang dingin.
"Tidak. Terima kasih. Aku tidak bicara lagi, tidak bicara.." Nyali Bocah Pengemis Gila menciut ketika Xiao Shuxiang mulai mengancam dengan nada yang serius. Pemuda ini pasti benar-benar akan melakukannya bila dia nekat mengeluarkan sepatah kata lagi.
Fakta telah membuktikan bahwa suara dingin Xiao Shuxiang bisa dengan cepat berubah menyenangkan hanya dalam sekali tarikan napas. Lihat saja caranya berbicara saat berhadapan dengan Ling Chu Zhen. Dia nampak menghormati Tetua dari Sekte Pagoda Langit sekaligus ayah dari Kucing Putihnya tersebut.
Ling Dong Hun menunduk pelan memberi hormat, "Tetua. Aku meminta maaf karena tidak ikut menghadiri rapat."
Ling Chu Zhen tidak mempermasalahkan itu, lagipula kehadiran Xiao Shuxiang saja sudah menjadi bukti yang menguatkan alasan Ling Dong Hun tidak dapat hadir.
Grand Elder Sekte Pagoda Langit itu lantas menatap menantunya, "Kau pasti lelah karena pekerjaanmu di Benua Utara. Beristirahatlah sejenak, kita akan bicara lagi nanti..." suara Ling Chu Zhen lembut, "... Qing Zhu'Er, antar Xiao'Er ke kamarnya dan minta pelayan membawa makanan."
Ling Qing Zhu mengangguk sebagai jawaban. Dia pun memberi hormat dan lalu menatap Xiao Shuxiang sekilas sebelum berjalan pergi. Kedekatan antara dirinya dengan Wali Pelindungnya ini tidak pernah berubah bahkan setelah status mereka yang sekarang.
"......."
Bocah Pengemis Gila memperhatikan Xiao Shuxiang yang mengikuti Ling Qing Zhu dari belakang.
Dia pun menggeleng pelan sebelum akhirnya mengembuskan napas. "Apa kalian menyadari bahwa hubungan mereka sepertinya tidak berkembang? Jangankan saling memanggil 'suami-istri', bahkan mereka tidak saling menyapa satu sama lain. Apa menurut kalian ini hal yang baik?"
Ling Jian Tou, "Hal seperti itu hanya bisa diselesaikan sendiri oleh mereka berdua. Orang luar hanya dapat memberi saran, tidak berhak ikut campur terlalu dalam."
Ling Chu Zhen mengembuskan napas dan kemudian mengangguk pelan, "Qing Zhu'Er merupakan gadis yang pendiam. Jadi Xiao'Er-lah yang perlu mengambil inisiatif lebih dahulu,"
******
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 457 Episodes
Comments
Uchy
Kena juga Xiao Shuxiang 😁🤪🤪🤪🤪
2024-10-24
0
Uchy
Xiao Shuxiang pun ternyata bisa salting,,,, dan repotnya bocah pengemis gila yang jadi sasaran 😁😁😁😁
2024-10-24
0
Uchy
Lagi-lagi bocah pengemis gila yang jadi korban 🤣🤣🤣🤣
2024-10-24
0