Chapter 15. Tidur seranjang

Mansion Keluarga ALBERT

Tampak tiga pria dan dua wanita berbeda usia serta dua anak kecil sedang menyantap makan dengan tenang di ruangan makan tanpa boleh berbicara sepatah pun karena sudah jadi peraturan turun temurun di keluarga mereka.

Berselang 15 menit kemudian, mereka menyelesaikan makan malam nya. Salah satu dari mereka yang paling tua segera angkat bicara, “Nanti berkumpul di ruang keluarga. Dad mau bicara penting!” Dia adalah Arya sebagai kepala keluarga, berkata pada anak-anak dan menantu nya.

Mereka mengangguk mantap kecuali kedua anak kecil itu, “baik Dad” jawab mereka serempak.

“Baiklah Dad ke atas sebentar” Arya bangkit dan berjalan memasuki lift menuju lantai tiga. Mereka juga beranjak dari sana dan melakukan kegiatan masing-masing.

...

Sekarang mereka telah berkumpul di ruangan keluarga sesuai perintah Daddy mereka.

Melihat semuanya telah datang, Arya menjelaskan maksud nya. “Kalian pasti merindukan adik kalian bukan?!” seraya menatap reaksi mereka masing-masing.

“Tentu Dad, apa Daddy sudah menemukan adik?” Dia MIKE NICOL ALBERT, 24 tahun. Putra kedua Arya. menjadi CEO di salah satu perusahaan Daddy-nya.

“Ah... bagaimana kabar dia sekarang” Timpal ALISYA  WILDAN, 23 tahun, istri Mike terlihat antusias.

Arya mengangguk, “Benar, Dad sudah menemukan adik kalian. Tapi masalah nya untuk sekarang kita tidak bisa membawa dia kembali” jelas Arya seraya menghela nafas berat.

“Kenapa Dad!” SEAN ELDRIC ALBERT, 26 tahun, putra pertama Arya akhirnya bertanya sedari tadi diam. Dia memiliki sebuah perusahaan hasil jerih payahnya sendiri tanpa ikut campur sang Daddy, karena Sean lebih suka mandiri.

“Apa terjadi sesuatu lebih buruk dengan adik!” ANASTASYA ALMORA, 24 tahun, istri Sean ikut bicara dengan raut mulai cemas.

“benar, adik kalian kehilangan ingatan nya. Dari penyelidikan Anton terakhir kali dia mendapatkan pukulan cukup keras di bagian kepala. Dan sekarang adik kalian tidak akan mengingat apapun tentang kita...” Arya menjelaskan dengan baik pada kedua putra dan menantunya.

Mereka tak percaya mendengar penjelasan Daddy-nya. Tidak mungkin, mereka tidak mungkin salah dengar.

“Lalu dimana adik sekarang Dad, apa kita bisa menemuinya?” desak Ana mewakili yang lain.

“Untuk sekarang jangan dulu, kita hanya perlu mengawasi dari jauh. Dia tinggal bersama seorang gadis...” Arya terkekeh pelan sebelum menyelesaikan ucapannya.

“adik kalian sudah mulai nakal. Dia memperistri gadis penolong nya”

Mereka tercengang, “benaran Dad” tanya Mike masih tak percaya.

“Hm” deham Arya seraya menganggukkan kepalanya. Kedua wanita itu tertawa kecil mendengarnya.

“Apa gadis itu secantik Alisya ku Dad!” Mike merangkul mesra istrinya, bermaksud membanding dengan sang istri.

Arya dan Sean hanya memutar bola mereka malas, giliran memuji kecantikan cepat. Segitu cintanya. Diantara mereka Mike paling bucin dan paling cerewet, tidak seperti Arya dan Sean terkesan cuek. Apalagi saat berada di luar bersama orang asing mereka akan berubah datar dan dingin, bertemu musuh apalagi akan semakin dingin, kejam dan sadis. Ah...satu lagi Mike juga mantan seorang playboy lho sebelum menikahi Alisya.

“Ah...tentu saja tak kalah cantik dari istrimu” jawab Arya singkat, tanpa mempedulikan ekspresi kesal Mike.

“Apa karena mereka dad?” tanya Sean memastikan.

Mengetahui arah pertanyaan Sean, Arya mengangguk tegas. Tampak Sean menghela nafas panjang nya, ternyata dugaannya benar.

“Opaaa...Ayo gendong Alan” seorang anak kecil berlari kearah Arya, dia ALANO ENDRIX ALBERT, 5 tahun, putra Sean dan Ana.

“Jangan berlari boy, nanti kau jatuh” Dengan cepat Arya mengendong cucu nakalnya itu tak lupa mencium pipi gembul nya, membuat si empu terkikik geli.

“Ingat! Mulai sekarang ubah sikap kalian jangan terlalu memaksa kemauan kalian sendiri dan membuat Atha memasuki lubang musuh. Jika ingatan dia sudah kembali, terima saja apa yang terjadi!” Pesan Arya pada kedua putranya, bukan hanya salah mereka dirinya sendiri juga bersalah, tapi mau bagaimana lagi yang sudah terjadi biarlah terjadi namun tidak untuk kedepannya.

“tentu Dad”

“Ya udah, Dad ke kamar” Tanpa menunggu jawaban mereka, Arya beranjak membawa Alan masih enteng dalam gendongan nya.

Ana dan Alisya mengusap lembut bahu lebar suami mereka, mereka tau apa yang dirasakan yaitu rasa bersalah dan sesal.

“Kalian jangan terlalu menyalahkan diri, aku yakin semuanya juga bukan kemauan kalian” ucap Ana pada suami dan adik iparnya Mike. Alisya mengangguk membenarkan ucapan Ana.

Sebelum salah satu dari mereka menjawab, terganggu oleh rengekan.

“Huuuu...nda leta mau bobok” rengek ALETA LEXA ALBERT, 3 tahun. Putri Mike dan Alisya. Melihat mata sayu Alexa, mereka terkekeh sekaligus gemas terhadap bocah 3 tahun itu. Alisya segera mengendong putrinya dan membawanya ke kamar, diikuti Ana.

Sekarang hanya tinggal kedua laki-laki bersaudara tersebut. Mike yang awalnya duduk cukup jauh dari Sean segera mendekati.

“Bang, menurut Lo gimana?” tanya Mike pada Sean yang sedang fokus dengan ponselnya.

“Apanya!” tanya Sean balik dingin tanpa menoleh.

Mike mendelik, “Ck, maksud gue wanita itu. Apa Lo gak mau kasih pelajaran, bukannya dia dalang dibalik hilangnya Atha dan mencelakai Atha!” Mike menatap Sean menunggu balasannya.

“Tunggu perintah Daddy!” lalu Sean langsung bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Mike yang sedang mengumpat.

🌼🌼

Di sisi lain, Luna dan Rehan tampak sedang berdiri di kedua sisi tempat tidur dengan tatapan melotot, eh..lebih tepatnya Luna melototi Rehan

“Gak peduli, Lo gak boleh tidur sama gue. Sebagai suami harusnya Lo ngalah!” sentak Luna sambil berkecak pinggang.

“Tega Lo, masak gue tidur dilantai sih. Keras gini gimana gue bisa tidur coba, nanti yang ada badan gue pegal-pegal semua” keluh Rehan mendramatis, memohon pada gadis cantik terbaru yang sayangnya sudah menjadi istrinya.

Sekarang Rehan berada di kamar Luna, mereka terpaksa tidur sekamar ulah tante Rini. Yang mendadak datang tanpa kasih kabar dan menginap disana. Mereka juga sempat diomelin karena ketahuan masih pisah kamar,

“kalian itu sudah menikah, gak ada larangan apa-apa lagi. Gak baik tidur secara berpisah begitu, dan kamu Luna sebagai istri harus menunaikan kewajiban kamu, harus nurut sama suami. Awas kalo ketahuan pisah kamar lagi, bakalan tante sita satu kamar! Dan juga...jangan lupa buat bayi yang banyak...”

Mereka masih ingat omelan panjang Tante Rini, yang mana membuat garuk-garuk kepala dan tersenyum kikuk.

...

Karena tak tega dan gak dicap istri durhaka akhirnya, dengan terpaksa Luna mengizinkan Rehan tidur seranjang dengan nya. Luna meletakkan bantal guling di tengah sebagai batasannya.

“Awas jangan sampai Lo melewati batasan ini” ancam Luna tajam.

“Iye iye, lebay banget sih” Rehan menjawab males.

“Ini bukan masalah lebay tapi untung berjaga-jaga, gue belum siap ya di sentuh sama Lo”

“Idiih...siapa juga yang mau sentuh Lo” cibir Rehan sedikit jengkel, namun beda dalam hati.

“Huh” Luna hanya mendengus dan berbalik memunggungi Rehan.

Rehan memandang bantal guling itu kesal, “enyah Lo ke luat sialan!” gerutu Rehan dalam hati.

 

BERSAMBUNG...

LIKE >> KOMEN >> VOTE >> FAVORIT

Terpopuler

Comments

fatin Rahman

fatin Rahman

keluarga harmoni

2023-12-26

0

Akha Masrokha Rezpectha

Akha Masrokha Rezpectha

kayaknya masih terlalu muda ya MIKE & SEAN.. tp kn dah sukses bgt... udah punya anak 5 & 3 thn jg...

2022-11-04

2

Sumaningsih nano

Sumaningsih nano

mntuul

2022-10-10

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01. Menolong Seorang Pemuda
2 Chapter 02. Lupa Ingatan
3 Chapter 03. Tinggal Seatap
4 Chapter 04. Kekesalan Zoya
5 Chapter 05. Berbohong
6 Chapter 06. Geli
7 Chapter 07. Pembullyan
8 Chapter 08. Mimpi Buruk
9 Chapter 09. Gugup
10 Chapter 10. Menangis
11 Chapter 11. Keluarga Albert
12 Chapter 12. Penolakan Luna
13 Chapter 13. Terpaksa Menikah
14 Chapter 14. Tak Peka
15 Chapter 15. Tidur seranjang
16 Chapter 16. Gara-gara tendangan
17 Chapter 17. Syok dan tak percaya
18 Chapter 18. Jadi Bos baru
19 Chapter 19. Murka Rehan
20 Special Visual Character
21 Chapter 20. Dasar Mesum
22 Chapter 21. Minta penjelasan
23 Chapter 22. minta jatah
24 Chapter 23. Bertemu Daddy Arya
25 Chapter 24. Maafin gue!
26 Chapter 25. Kedatangan bibi Sinta
27 Chapter 26. Ciuman
28 Chapter 27. Keluarga Georgio
29 Chapter 28. Bena-benar Istri durhaka
30 Chapter 29. Menyesal
31 Chapter 30. Fix, panggil kakak
32 Chapter 31. Dokter John
33 Chapter 32. Lingerie
34 Chapter 33. Akhirnya pulih kembali
35 Chapter 34. Rencana busuk Dona
36 Chapter 35. Calon Pelakor
37 Chapter 36. Menggoda Atha
38 Chapter 37. Ketakutan Jessica
39 Chapter 38. Ternyata Hamil
40 Chapter 39. Licik
41 Chapter 40. Adik Laknat!
42 Chapter 41. Max sakit hati
43 Chapter 42. Luna mau Seblak
44 Chapter 43. Kecelakaan
45 Chapter 44. Oh... Ternyata Dia!
46 Chapter 45. Nasib Friska
47 Chapter 46. Alfredo Georgio
48 Chapter 47. Luna Siuman
49 Chapter 48. Kekesalan Mona
50 Chapter 49. Rumah baru
51 Chapter 50. Kehebohan keluarga Wijaya
52 Chapter 51. Kemarahan Alfredo
53 Chapter 52. Merasa malu
54 Chapter 53. Pecat suami
55 Chapter 54. Penyusup
56 Chapter 55. Kekhawatiran Alfredo dan Jeon
57 Chapter 56. Benci
58 Chapter 57. ternyata hamil
59 Chapter 58. Kesalnya Monalisa
60 Chapter 59. Marah
61 Chapter 60. Sudah waktunya mengakhiri semuanya
62 Chapter 61. Keterkejutan Jeon
63 Chapter 62. Atha Merokok
64 Chapter 63. Hukuman Mati
65 Chapter 64. Pernikahan Max & Monalisa
66 Chapter 65. Gara-gara Ketoprak
67 Chapter 66. Malu-maluin
68 Chapter 67. Di jadiin pembantu
69 Chapter 68. Perdebatan ibu dan anak
70 Chapter 69. Anak durhaka
71 Chapter 70. Bodoh
72 Chapter 71. Tuan Muda Kusuma
73 Chapter 72. Tamparan Davin
74 Chapter 73. Kekesalan Atha
75 Chapter 74. Mendatangi kediaman Kusuma
76 Chapter 75. Kekecewaan Renaldy
77 Chapter 76. Manja nya si bayi besar
78 Chapter 77. Gak mau dimadu!
79 Chapter 78. Jangan harap malam ini tidur di kamar!
80 Chapter 79. Kesialan Tio
81 Chapter 80. Marah dan cemburu nya Zoya
82 Chapter 81. Dasar gadis cemburuan!
83 Chapter 82. Keadaan Tirta
84 Chapter 83. Pedas bukan manis
85 Chapter 84. Maafin aku sayang!
86 Chapter 85. Ternyata ada dua
87 Chapter 86. Baby Al & Baby Aurel
88 Chapter 87. Bangunnya Tirta
89 Chapter 88. Wisuda dulu baru nikah!
90 Chapter 89
91 Chapter 90
92 Chapter 91
93 Chapter 92
94 Chapter 93
95 Chapter 94
96 Chapter 95
97 Chapter 96
98 Chapter 97
99 Chapter 98
100 Chapter 99
101 Chapter 100
102 Chapter 101
103 Chapter 102
104 Chapter 103
105 Chapter 104
106 Chapter 105
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Chapter 01. Menolong Seorang Pemuda
2
Chapter 02. Lupa Ingatan
3
Chapter 03. Tinggal Seatap
4
Chapter 04. Kekesalan Zoya
5
Chapter 05. Berbohong
6
Chapter 06. Geli
7
Chapter 07. Pembullyan
8
Chapter 08. Mimpi Buruk
9
Chapter 09. Gugup
10
Chapter 10. Menangis
11
Chapter 11. Keluarga Albert
12
Chapter 12. Penolakan Luna
13
Chapter 13. Terpaksa Menikah
14
Chapter 14. Tak Peka
15
Chapter 15. Tidur seranjang
16
Chapter 16. Gara-gara tendangan
17
Chapter 17. Syok dan tak percaya
18
Chapter 18. Jadi Bos baru
19
Chapter 19. Murka Rehan
20
Special Visual Character
21
Chapter 20. Dasar Mesum
22
Chapter 21. Minta penjelasan
23
Chapter 22. minta jatah
24
Chapter 23. Bertemu Daddy Arya
25
Chapter 24. Maafin gue!
26
Chapter 25. Kedatangan bibi Sinta
27
Chapter 26. Ciuman
28
Chapter 27. Keluarga Georgio
29
Chapter 28. Bena-benar Istri durhaka
30
Chapter 29. Menyesal
31
Chapter 30. Fix, panggil kakak
32
Chapter 31. Dokter John
33
Chapter 32. Lingerie
34
Chapter 33. Akhirnya pulih kembali
35
Chapter 34. Rencana busuk Dona
36
Chapter 35. Calon Pelakor
37
Chapter 36. Menggoda Atha
38
Chapter 37. Ketakutan Jessica
39
Chapter 38. Ternyata Hamil
40
Chapter 39. Licik
41
Chapter 40. Adik Laknat!
42
Chapter 41. Max sakit hati
43
Chapter 42. Luna mau Seblak
44
Chapter 43. Kecelakaan
45
Chapter 44. Oh... Ternyata Dia!
46
Chapter 45. Nasib Friska
47
Chapter 46. Alfredo Georgio
48
Chapter 47. Luna Siuman
49
Chapter 48. Kekesalan Mona
50
Chapter 49. Rumah baru
51
Chapter 50. Kehebohan keluarga Wijaya
52
Chapter 51. Kemarahan Alfredo
53
Chapter 52. Merasa malu
54
Chapter 53. Pecat suami
55
Chapter 54. Penyusup
56
Chapter 55. Kekhawatiran Alfredo dan Jeon
57
Chapter 56. Benci
58
Chapter 57. ternyata hamil
59
Chapter 58. Kesalnya Monalisa
60
Chapter 59. Marah
61
Chapter 60. Sudah waktunya mengakhiri semuanya
62
Chapter 61. Keterkejutan Jeon
63
Chapter 62. Atha Merokok
64
Chapter 63. Hukuman Mati
65
Chapter 64. Pernikahan Max & Monalisa
66
Chapter 65. Gara-gara Ketoprak
67
Chapter 66. Malu-maluin
68
Chapter 67. Di jadiin pembantu
69
Chapter 68. Perdebatan ibu dan anak
70
Chapter 69. Anak durhaka
71
Chapter 70. Bodoh
72
Chapter 71. Tuan Muda Kusuma
73
Chapter 72. Tamparan Davin
74
Chapter 73. Kekesalan Atha
75
Chapter 74. Mendatangi kediaman Kusuma
76
Chapter 75. Kekecewaan Renaldy
77
Chapter 76. Manja nya si bayi besar
78
Chapter 77. Gak mau dimadu!
79
Chapter 78. Jangan harap malam ini tidur di kamar!
80
Chapter 79. Kesialan Tio
81
Chapter 80. Marah dan cemburu nya Zoya
82
Chapter 81. Dasar gadis cemburuan!
83
Chapter 82. Keadaan Tirta
84
Chapter 83. Pedas bukan manis
85
Chapter 84. Maafin aku sayang!
86
Chapter 85. Ternyata ada dua
87
Chapter 86. Baby Al & Baby Aurel
88
Chapter 87. Bangunnya Tirta
89
Chapter 88. Wisuda dulu baru nikah!
90
Chapter 89
91
Chapter 90
92
Chapter 91
93
Chapter 92
94
Chapter 93
95
Chapter 94
96
Chapter 95
97
Chapter 96
98
Chapter 97
99
Chapter 98
100
Chapter 99
101
Chapter 100
102
Chapter 101
103
Chapter 102
104
Chapter 103
105
Chapter 104
106
Chapter 105

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!