Chapter 11. Keluarga Albert

Selesai mengisi lambung, Rehan segera berangkat kerja dengan naik angkot umum. Tak butuh waktu lama Rehan sampai ditempat kerja, selesai membayar ongkosnya Rehan bergegas masuk dalam resto.

“Baru datang juga Lo Han!” Sapa seorang pemuda hampir seumuran dengan Rehan, dia Reza teman kerja Rehan.

Rehan membalas dengan anggukan. “Yuk ganti baju nanti keburu si galak datang kita di semprot lagi!” Ujar Reza yang masih dianggukan oleh Rehan.

Sampai di ruangan ganti mereka segera mengganti pakaian nya dengan seragam pelayan berwarna merah.

Si galak itu yang tak lain adalah manajer resto tersebut yang memiliki sifat galak tak terbantah sangat tak cocok dengan wajah cantiknya.

“Han, Lo tau gak!”

“Gak!” potong Rehan datar yang mana membuat Reza mendegus.

“Gue belum selesai ngomong, Lo mah gak asik diajak ngomong selalu aja potong pembicaraan!” Sungut Reza kesal dengan Rehan. Rehan hanya terkekeh melihat kekesalan teman kerjanya itu.

“Ya udah Lo mau ngomong apa? Cepat bilang nanti lama-lama disini bisa diomelin Bu Ria!” Bu Ria nama manajer tersebut.

“iya tau. Gue cuman mau cerita aja, ini gosib trending beberapa hari lalu emang lo kagak tau?!” 

Rehan menggeleng, emang apa urusannya dengan dirinya, ia juga sudah tau jika temannya ini kang menggosip kayak ibu-ibu tetangga sebelah saja tiap hari menggosip mulu.

“Apa sih, lagian gak guna juga!”

Reza mencibir bermaksud mengejek Rehan karena tidak mengetahui padahal sudah cukup lama berita trending tersebut.

“Kuno amat lo, ini tuh trending topik banget. Gue dengar ya salah satu keluarga terpandang maksud gue keluarga Albert yang miliarder itu kehilangan salah satu putranya yang katenye sampai sekarang tidak ditemui. Tapi ya yang gue heranin orang-orang pada gak tau seperti apa wajah anak mereka yang menghilang itu soalnya gak pernah masuk publik!” Cerita Reza panjang kali lebar. Mendengar cerita Reza, Rehan jadi ikut penasaran.

“Emang masih kecil?”

“Hm...gak tau juga sih, tapi menurut cerita teman kang gosip gue dia udah besar”

Entah kenapa Rehan merasa sedikit familiar dengan nama Albert, ia seperti kenal tapi kapan.

“Tapi kata Reza itu kan keluarga terpandang wajar aja sih tapi kok gue ngerasa ada yang terlupakan, ais...sudahlah mungkin setelah ingatan gue kembali bakal jelas!” batin Rehan sedikit frustrasi membuat kepala nya makin sakit saja.

“Lo kenapa Han?” bingung saat melihat ekspresi Rehan.

Rehan dengan cepat menggeleng karena ia juga tak mengerti.

“Dah, balik ke depan” lama-lama di sana bisa kena omel nanti dan tak lupa memasang masker hitam yang sempat ia buka sementara.

“gue heran dah kenapa Lo harus pakai masker segala, kan muka Lo kagak buluk!” Gimana gak heran coba, setiap kerja Rehan selalu pakai masker palingan pas ganti baju dan makan dibuka.

“apa Lo habis dari pelarian?” Reza makin penasaran sambil memicingkan mata curiga.

“Gak, gak tau sih gue cuman merasa nyaman aja pakai masker” jawab Rehan seadanya, ia hanya menuruti kata hatinya saja.

Walaupun pusing dengan kebiasaan Rehan, tapi Reza males bertanya lagi karena pasti jawaban Rehan itu lagi. Hey...Reza itu selain kang gosip orang nya juga kepoan loh jadi maklumilah.

🌼🌼

Di sisi lain, terlihat seorang pria paruh baya berusia 50 an duduk di kursi kerjanya, Namun walaupun begitu dia masih terlihat bugar ditambah tatapan tajam bak elang.

Di hadapan nya berdiri seorang pria dengan kepala sedikit menunduk.

“Bagaimana Anton? Apa kau sudah menemukan putraku!” tanya pria paruh baya tersebut sangat dingin pada pria di hadapannya.

“M-maaf tuan, sampai sekarang saya dan yang lain masih belum menemukan keberadaan tuan muda!” jawab Anton sedikit gagap karena takut pada orang di hadapan nya yaitu tuannya.

Terdengar geraman dari pria paruh baya tersebut, “lalu bagaimana dengan penyelidikan mu? Apa kau sudah menemukan penyebab putraku menghilang”

Anton semakin merinding mendengar suara tuannya yang semakin dingin membuat suasana semakin mencekam, padahal ia sudah cukup lama bekerja sebagai bawahan tapi entahlah selalu dibuat takut.

“m-masih dalam penyelidikan tuan! Sepertinya pelaku sengaja menutupi dengan rapat hingga menyulitkan kita tuan”

Cih!

“Terus lanjutkan pencarian dan penyelidikan, jika masih tidak ditemukan kau tau akibatnya!” ancam sang tuan terdengar marah.

“Baik tuan” Anton mengangguk patuh, tuannya ini semakin kejam saja.

“Baiklah kau boleh keluar”

“Baik tuan, kalo begitu saya permisi” setelah mendapatkan anggukan Anton segera keluar, ia tak tahan di sana lama-lama bisa membeku dirinya.

“Hahh... selamat!” gumamnya setelah keluar dari ruangan itu.

Sedangkan di dalam setelah Anton keluar, pria paruh baya yang bernama ARYA REINDRAS ALBERT yaitu tuan besar Albert menatap sebuah selembar foto di tangannya sendu.

Siapa yang tak kenal seorang Arya, seorang miliarder memiliki kekayaan berlimpah, pria dingin dan kejam namun akan lembut bersama keluarga nya. Pemilik sebuah perusahaan raksasa yang bergerak di berbagai bidang, jangan lupa memiliki cabang ribuan di seluruh dunia.

“Son, Bagaimana keadaanmu sekarang? Ayah sudah mengerahkan semua bawahannya ayah tapi hasilnya nihil, dimana dirimu? Sudah lebih dari sebulan kau menghilang, ayah merindukanmu”  mata yang tajam itu menjadi berkaca-kaca mengingat putranya yang menghilang entah kemana? Dan dimana?

“Maafkan ayah dan abang-abang mu karena tidak mengerti perasaan mu selama ini! Ayah menyesal son!”  setelah puas menatap foto sang putra dan menumpahkan kesedihan nya, Arya kembali dingin dengan rahang mengeras.

“akan aku lihat siapa yang telah bermain-main dengan keluarga Albert! Aku akan menjadi malaikat kematian untuknya!” ucap Arya dingin dengan tatapan sangat tajam.

Drtt drtt drtt

Mendengar getaran ponselnya, tanpa melihat siapa penelpon Arya segera menerima panggilan tersebut.

“Hm”

"..."

“Lakukan jangan sampai mati!”

"..."

“Bagus”

Tut

Setelah panggilannya berakhir, Arya menyeringai lebar. “ingin bermain denganku ternyata, heh... tunggu permainan nya!"

 

BERSAMBUNG...

LIKE >> KOMEN >> VOTE >> FAVORIT

 

Terpopuler

Comments

fatin Rahman

fatin Rahman

tak sabar

2023-12-26

0

Sumaningsih nano

Sumaningsih nano

tancap gas lanjut brow

2022-10-10

3

Mbah Pur Ngronggi

Mbah Pur Ngronggi

👍

2022-09-20

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01. Menolong Seorang Pemuda
2 Chapter 02. Lupa Ingatan
3 Chapter 03. Tinggal Seatap
4 Chapter 04. Kekesalan Zoya
5 Chapter 05. Berbohong
6 Chapter 06. Geli
7 Chapter 07. Pembullyan
8 Chapter 08. Mimpi Buruk
9 Chapter 09. Gugup
10 Chapter 10. Menangis
11 Chapter 11. Keluarga Albert
12 Chapter 12. Penolakan Luna
13 Chapter 13. Terpaksa Menikah
14 Chapter 14. Tak Peka
15 Chapter 15. Tidur seranjang
16 Chapter 16. Gara-gara tendangan
17 Chapter 17. Syok dan tak percaya
18 Chapter 18. Jadi Bos baru
19 Chapter 19. Murka Rehan
20 Special Visual Character
21 Chapter 20. Dasar Mesum
22 Chapter 21. Minta penjelasan
23 Chapter 22. minta jatah
24 Chapter 23. Bertemu Daddy Arya
25 Chapter 24. Maafin gue!
26 Chapter 25. Kedatangan bibi Sinta
27 Chapter 26. Ciuman
28 Chapter 27. Keluarga Georgio
29 Chapter 28. Bena-benar Istri durhaka
30 Chapter 29. Menyesal
31 Chapter 30. Fix, panggil kakak
32 Chapter 31. Dokter John
33 Chapter 32. Lingerie
34 Chapter 33. Akhirnya pulih kembali
35 Chapter 34. Rencana busuk Dona
36 Chapter 35. Calon Pelakor
37 Chapter 36. Menggoda Atha
38 Chapter 37. Ketakutan Jessica
39 Chapter 38. Ternyata Hamil
40 Chapter 39. Licik
41 Chapter 40. Adik Laknat!
42 Chapter 41. Max sakit hati
43 Chapter 42. Luna mau Seblak
44 Chapter 43. Kecelakaan
45 Chapter 44. Oh... Ternyata Dia!
46 Chapter 45. Nasib Friska
47 Chapter 46. Alfredo Georgio
48 Chapter 47. Luna Siuman
49 Chapter 48. Kekesalan Mona
50 Chapter 49. Rumah baru
51 Chapter 50. Kehebohan keluarga Wijaya
52 Chapter 51. Kemarahan Alfredo
53 Chapter 52. Merasa malu
54 Chapter 53. Pecat suami
55 Chapter 54. Penyusup
56 Chapter 55. Kekhawatiran Alfredo dan Jeon
57 Chapter 56. Benci
58 Chapter 57. ternyata hamil
59 Chapter 58. Kesalnya Monalisa
60 Chapter 59. Marah
61 Chapter 60. Sudah waktunya mengakhiri semuanya
62 Chapter 61. Keterkejutan Jeon
63 Chapter 62. Atha Merokok
64 Chapter 63. Hukuman Mati
65 Chapter 64. Pernikahan Max & Monalisa
66 Chapter 65. Gara-gara Ketoprak
67 Chapter 66. Malu-maluin
68 Chapter 67. Di jadiin pembantu
69 Chapter 68. Perdebatan ibu dan anak
70 Chapter 69. Anak durhaka
71 Chapter 70. Bodoh
72 Chapter 71. Tuan Muda Kusuma
73 Chapter 72. Tamparan Davin
74 Chapter 73. Kekesalan Atha
75 Chapter 74. Mendatangi kediaman Kusuma
76 Chapter 75. Kekecewaan Renaldy
77 Chapter 76. Manja nya si bayi besar
78 Chapter 77. Gak mau dimadu!
79 Chapter 78. Jangan harap malam ini tidur di kamar!
80 Chapter 79. Kesialan Tio
81 Chapter 80. Marah dan cemburu nya Zoya
82 Chapter 81. Dasar gadis cemburuan!
83 Chapter 82. Keadaan Tirta
84 Chapter 83. Pedas bukan manis
85 Chapter 84. Maafin aku sayang!
86 Chapter 85. Ternyata ada dua
87 Chapter 86. Baby Al & Baby Aurel
88 Chapter 87. Bangunnya Tirta
89 Chapter 88. Wisuda dulu baru nikah!
90 Chapter 89
91 Chapter 90
92 Chapter 91
93 Chapter 92
94 Chapter 93
95 Chapter 94
96 Chapter 95
97 Chapter 96
98 Chapter 97
99 Chapter 98
100 Chapter 99
101 Chapter 100
102 Chapter 101
103 Chapter 102
104 Chapter 103
105 Chapter 104
106 Chapter 105
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Chapter 01. Menolong Seorang Pemuda
2
Chapter 02. Lupa Ingatan
3
Chapter 03. Tinggal Seatap
4
Chapter 04. Kekesalan Zoya
5
Chapter 05. Berbohong
6
Chapter 06. Geli
7
Chapter 07. Pembullyan
8
Chapter 08. Mimpi Buruk
9
Chapter 09. Gugup
10
Chapter 10. Menangis
11
Chapter 11. Keluarga Albert
12
Chapter 12. Penolakan Luna
13
Chapter 13. Terpaksa Menikah
14
Chapter 14. Tak Peka
15
Chapter 15. Tidur seranjang
16
Chapter 16. Gara-gara tendangan
17
Chapter 17. Syok dan tak percaya
18
Chapter 18. Jadi Bos baru
19
Chapter 19. Murka Rehan
20
Special Visual Character
21
Chapter 20. Dasar Mesum
22
Chapter 21. Minta penjelasan
23
Chapter 22. minta jatah
24
Chapter 23. Bertemu Daddy Arya
25
Chapter 24. Maafin gue!
26
Chapter 25. Kedatangan bibi Sinta
27
Chapter 26. Ciuman
28
Chapter 27. Keluarga Georgio
29
Chapter 28. Bena-benar Istri durhaka
30
Chapter 29. Menyesal
31
Chapter 30. Fix, panggil kakak
32
Chapter 31. Dokter John
33
Chapter 32. Lingerie
34
Chapter 33. Akhirnya pulih kembali
35
Chapter 34. Rencana busuk Dona
36
Chapter 35. Calon Pelakor
37
Chapter 36. Menggoda Atha
38
Chapter 37. Ketakutan Jessica
39
Chapter 38. Ternyata Hamil
40
Chapter 39. Licik
41
Chapter 40. Adik Laknat!
42
Chapter 41. Max sakit hati
43
Chapter 42. Luna mau Seblak
44
Chapter 43. Kecelakaan
45
Chapter 44. Oh... Ternyata Dia!
46
Chapter 45. Nasib Friska
47
Chapter 46. Alfredo Georgio
48
Chapter 47. Luna Siuman
49
Chapter 48. Kekesalan Mona
50
Chapter 49. Rumah baru
51
Chapter 50. Kehebohan keluarga Wijaya
52
Chapter 51. Kemarahan Alfredo
53
Chapter 52. Merasa malu
54
Chapter 53. Pecat suami
55
Chapter 54. Penyusup
56
Chapter 55. Kekhawatiran Alfredo dan Jeon
57
Chapter 56. Benci
58
Chapter 57. ternyata hamil
59
Chapter 58. Kesalnya Monalisa
60
Chapter 59. Marah
61
Chapter 60. Sudah waktunya mengakhiri semuanya
62
Chapter 61. Keterkejutan Jeon
63
Chapter 62. Atha Merokok
64
Chapter 63. Hukuman Mati
65
Chapter 64. Pernikahan Max & Monalisa
66
Chapter 65. Gara-gara Ketoprak
67
Chapter 66. Malu-maluin
68
Chapter 67. Di jadiin pembantu
69
Chapter 68. Perdebatan ibu dan anak
70
Chapter 69. Anak durhaka
71
Chapter 70. Bodoh
72
Chapter 71. Tuan Muda Kusuma
73
Chapter 72. Tamparan Davin
74
Chapter 73. Kekesalan Atha
75
Chapter 74. Mendatangi kediaman Kusuma
76
Chapter 75. Kekecewaan Renaldy
77
Chapter 76. Manja nya si bayi besar
78
Chapter 77. Gak mau dimadu!
79
Chapter 78. Jangan harap malam ini tidur di kamar!
80
Chapter 79. Kesialan Tio
81
Chapter 80. Marah dan cemburu nya Zoya
82
Chapter 81. Dasar gadis cemburuan!
83
Chapter 82. Keadaan Tirta
84
Chapter 83. Pedas bukan manis
85
Chapter 84. Maafin aku sayang!
86
Chapter 85. Ternyata ada dua
87
Chapter 86. Baby Al & Baby Aurel
88
Chapter 87. Bangunnya Tirta
89
Chapter 88. Wisuda dulu baru nikah!
90
Chapter 89
91
Chapter 90
92
Chapter 91
93
Chapter 92
94
Chapter 93
95
Chapter 94
96
Chapter 95
97
Chapter 96
98
Chapter 97
99
Chapter 98
100
Chapter 99
101
Chapter 100
102
Chapter 101
103
Chapter 102
104
Chapter 103
105
Chapter 104
106
Chapter 105

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!