Menuju atap bukan menjadi akhir yang bahagia. Pada dasarnya mereka seorang penjahat, semua Superheroes pasti berpikir bahwa mereka dalang dari semua kejadian. Selain dari pemikiran tersebut, mereka sudah dari tadi mengarahkan formasi untuk penyelamatan sandera bank.
Mereka yang ingin menyelamatkan sandera datang sembari menodongkan kekuatan dan senjata mereka. Seorang pria dengan topeng nyentrik berwarna merah menyiapkan api besar tepat di tangan. Pahlawan lain tidak kalah keren karena mereka juga ingin terkenal karena mengalahkan TPL, Seperti Pahlawan ala Kamen rider bertema semut, Penyihir ala Superhero dari film terkenal, pengguna teknologi dan bahkan manusia berotot dengan ilmu bela diri.
Setiap dari mereka sudah menunggu kedatangan TPL dengan keadaan Agresif. Setiap senjata mereka sudah mengeluarkan cahaya. Kuda-kuda pertarungan memberi tanda bahwa mereka tidak akan menyerah dari seorang pahlawan. Mereka juga sudah dibantu oleh pihak kepolisian untuk melakukan Evakuasi dan pengecekan korban.
“Diam, dan menyerah lah?”
Para Kroco bergetar melihat sekumpulan pahlawan yang sudah siap menangkap mereka. Tetapi salam hangat untuk pahlawan dari Leader membuat mereka tenang dan percaya akan selamat.
Leader yang berpakaian ala penjahat dengan jubah berkibaran yang menutupi punggung, Armor buatan Ilmuwan yang bisa melindungi dari tembakan peluru, dan hal paling penting adalah topeng wajah yang sangat mengerikan.
“Berani sekali kalian para pahlawan tingkat 3.”
“Tidak ada waktu untuk berbasa-basi dengan kalian. Tangkap!”
Para pahlawan langsung menerjang tanpa ragu. Serangan darat terdapat pada ahli bela diri dan pahlawan bertopeng. Selain dari daratan mereka juga berdatangan menggunakan kekuatan terbang dan siap mengganggu para TPL untuk pulang.
“Kalian yakin bisa menang melawan kami, kami ini Profesional.” Pahlawan bertopeng langsung mengarahkan tinju pada Wakil Leader.
Kebodohan sang Ksatria bertopeng adalah langsung menerjang Wakil Leader. Dia tidak sadar akan perbandingan kekuatan mereka, dan bahkan Ksatria bertopeng tersebut tidak mengetahui kekuatan musuhnya dan malah langsung menerjang dengan keberanian sebesar gunung.
“Cih.”
Sebuah medan tak terlihat langsung menjatuhkan Ksatria tersebut, dia langsung tertunduk lemah melihat kekuatan wakil Leader yang bisa melakukan Telekinesis dengan kekuatan yang sangat besar.
“Buhkkk.”
Ahli bela diri langsung menerjang Leader, tentu tindakan tersebut adalah kebodohan. Tinju yang diarahkan pada kepala Leader langsung memberi dampak terbalik pada dirinya sendiri. Sebuah luka memar pada tangan ahli bela diri dengan otot yang di olah dengan baik.
Pukulan kembali di lancarkan tetapi Pahlawan tersebut tidak bisa mengenai kepala Leader. Setiap tinju membuat kedua lengannya sakit dan memiliki luka memar, layaknya memukul terlalu keras pada tembok yang baja. Semakin dia pukul malah makin terluka tangan, benar-benar perisai yang sangat mutlak dan tidak bisa dihancurkan.
“Hahahaha. Lemah, kau sebaiknya pergi dari dunia ini.”
Cermin besi muncul dengan jelas dan langsung mendorong jatuh orang tersebut. Teriakan panik langsung terdengar dengan keras, sialnya dia tidak mati karena kepolisian sudah siap menangkap orang tersebut.
“Kau tidak tidak pantas di dunia yang akan ku kuasai.”
Tersisa sekarang hanya orang dengan Sihir dan Kekuatan teknologi jetpack. Tatapan mereka terganggu karena melihat teman mereka yang dikalahkan oleh penjahat yang baru naik daun.
“OUHHHHH. Kau pasti Penyihir dari Timur Aksaralima.” Candra yang sangat fanatik dengan Pahlawan langsung berteriak nama pahlawan tersebut.
Teriakan Fans Candra membuat Aksaralima langsung mengunci target pada Candra. Dia juga langsung melancarkan sihir untuk menahan lengan Candra. Sebuah Tali tebal bercahaya biru langsung mengunci Candra, sebuah sihir yang sangat mirip lingkaran yang memborgol tangan Candra.
“Gadis Jetpack bersiap untuk menembak.”
“Baik.” Gadis dengan Jetpack langsung mengeluarkan rudal terbang dari tas Jetpack.
Perlawan Candra pada ikatan yang menahan tangannya membuahkan hasil yang luar biasa. Kekuatan Fisik luar biasa Candra benar-benar sesuatu dan bahkan menyentuh kata sangat luar biasa.
“Apa, dia bisa menghancurkan sihir ku?”
“Cih,Cih. Itu bukan fisik Candra, tapi kekuatan Armor tempur Khusus Candra.”
Asap keluar dari mesin penembak Rudal milik gadis Jetpack. Pertanda bahwa Rudal otomatis sudah ditembakan pada mereka pasukan TPL. Tentu bagi mereka bukan masalah, Candra dan pasukan kroco saja yang panik karena tidak memiliki sistem untuk melawan rudal otomatis.
Puluhan rudal yang sebesar ibu jari seorang pria berterbangan mengarah tepat pada atap bank, dan sangat mungkin untuk menjatuhkan mereka semua.
Senyuman Ilmuwan memberi isyarat bahwa menggunakan teknologi otomatis adalah kesalahan besar mereka.
Ketika Rudal otomatis tersebut terbang mendekati pasukan. Semua langsung berubah membelokan target menuju langit lepas dan meledakan diri sendiri. Membuat sebuah kembang api yang sangat panas dan memiliki bentuk layaknya permen kapas berwarna merah, abu, coklat dan memiliki aroma bubuk mesiu.
“Tunggu kenapa bisa seperti itu?’
“Jangan pura-pura bodoh, kau pasti tahu istilah Jammer..”
Tangan Ilmuwan langsung meraba jas Lab yang digunakan sebagai kostum. Ketika dua lengannya sebuah benda seukuran Handphone. Benda tersebut memiliki penampilan sangat mirip dengan Handphone, dan bahkan benar-benar layar sentuh, beberapa hal yang menjadi pembeda pertama yaitu memiliki antena layaknya walkie talkie, pada dekat posisi kamera ada semacam pemancar inframerah.
“Benda ini Jammer universal milikku. Semua frekuensi dan jaringan bisa di ganggu. Jika hanya roket otomatis era ini pasti sangat mudah dikendalikan.”
“Jika Roket tidak bisa bagaimana dengan ini.” Gadis jetpack langsung mengarahkan senapan mesin yang bulat, jika dalam istilah kerennya adalah Minigun atau Gatling gun.
“Kebodohanmu membuatku tertawa.”
Ilmuwan langsung memainkan Jammer Universal nya. Tidak jauh dari 7 detik. Mesin dari gadis Jetpack langsung berbunyi akan sirine bahaya. Kemudian disusul dengan gaya tarik gravitasi ke bawah yang membuat gadis tersebut jatuh. Mesin jetpack langsung malfungsi karena diganggu oleh alat milik ilmuwan.
“Ahhhh. Tunggu, aku masih terbang.”
“Jangan bodoh. Menyelamatkanmu bukan hal mudah.” Ucap Aksralima yang menggunakan sihir untuk membuat gadis Jetpack terbang menggunakan kekuatan sihir yang dia punya.
Mata Aksaralima langsung kembali menatap Candra yang terlihat sangat tidak sabar akan sesuatu. Tangan Candra terlihat terus bergerak, kedua kakinya tidak lepas dari gemetar yang tidak jelas. Membuat Aksralima berpikir bahwa Candra adalah maniak bertarung.
“Semuanya mundur!” perintah keras dari Aksralima karena melihat keadaan yang tidak bisa melihat kemenangan.
“Tunggu. Sebelum kalian mundur ada permintaan pada dirimu Aksaralima?” terlihat lemas karena mendengar kalimat tersebut.”Padahal penjahat sudah berkumpul disini.”
“Jika itu memberi kesempatan untuk tidak membuat korban jiwa. Aku terima.”
Pada tangan Aksaralima terlihat sebuah lingkaran sihir kuno yang bisa aktif kapan saja. Sebuah lingkaran sihir yang tidak terlihat jelas oleh mata memandang. Terlihat dari sihir yang siap dikeluarkan, bahwa sihir yang akan dikeluarkan merupakan usaha terakhir untuk menyelamatkan banyak orang.
“Minta tanda tangan.” Candra langsung mengeluarkan papan tanda tangan entah dari mana.
“Kau simpan itu dimana?” Tanya Ilmuwan dan diabaikan oleh Candra.
“Apakah hanya itu?”
“Tentu, ini permintaan pribadi kok. Tidak ada urusan dengan mereka.” candra menunjuk kasar pada pasukan TPL.
“Baiklah.”
Lemparan indah Candra untuk memberikan papan tanda tangan pada Aksaralima. Tentu dia tidak melempar sepenuh tenaga, karena bisa saja lemparan biasa menjadi serangan papan tanda tangan.
“Nih sudah.”
Papan yang sudah ditandatangani tangan langsung menghilang dari tangan Aksaralima, dan langsung berpindah ke hadapan Candra.
“Kalian, tidak akan menyerang kembalikan.”
“Tidak akan, melihat sihir terakhirmu yang sudah siap itu. Kami semua pasti mati.” Wakil Leader sadar akan sihir yang disiapkan oleh Aksaralima.
“Ada yang paham dengan sihir juga?”
“Tentu.pada dasarnya Leader, aku dan dirimu disekolah yang sama.”
“Apa maksudnya itu?”
Tepat Aksaralima ingin bertanya tentang sekolah Leader dan Wakil Leader. Mereka para pasukan TPL langsung menghilang dengan kekuatan Teleportasi seseorang. Seseorang tersebut adalah salah satu kroco yang memiliki kekuatan teleportasi, tetapi hanya bisa digunakan sekali saja, dan tidak bisa dalam banyak orang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments