Ketika istriku tak lagi meminta uang 10

"Bu Ratih..!"

Seseorang memanggil aku dari belakang, aku merasa takut kalau di belakangku adalah pak Yanto. Dengan tubuh sedikit gemetar, aku memutarkan badan untuk melihat siapa gerangan yang memanggil ku. Benarkah itu pak Yanto atau orang lain.

"Pak Anggara, kok ada disini?" tanya ku setelah melihat siapa yang berada di belakang ku ternyata pak Anggara, hati ku sedikit lega ternyata bukan pak Yanto.

"Aku mau ke rumah pak Yanto, kamu buat apa kesini?" tanya Pak Anggara balik padaku.

Waduh, aku harus jawab apa? Apa aku harus jawab kalau aku mengikuti pak Yanto. Tapi untuk apa Anggara kesini, bukannya pak Anggara sudah menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki pak Yanto.

"A..ku hanya ingin kerumah teman, tapi tahunya ia sudah pindah," ucapku berbohong.

Pak Anggara hanya tersenyum, bahkan senyuman tipis itu tak terlihat jelas. Entah apa yang di pikirannya sekarang.

"Ayo, kita masuk,"

"Masuk, kemana pak?" tanyaku.

Aduh, jangan sampai deh aku masuk ke dalam. Bisa-bisa pak Yanto curiga padaku tapi kalau tidak masuk pak Anggara yang akan curiga padaku. Bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan sekarang.

"Sudah, gak usah panik gitu. Aku tidak akan bilang pada pak Yanto kalau kamu ngikutin dia dari tadi,"

Hah, kenapa dia tahu kalau aku ngikutin pak Yanto. Apa di sini ada mata-mata dari pak Anggara, aku melihat ke segala arah dan mataku tertuju pada dua orang yang memakai baju hitam yang berdiri tidak jauh dari rumah pak Yanto.

"Baik, Pak," kata ku berjalan mengikuti langkah kaki Pak Anggara yang memasuki halaman rumah pak Yanto, Kami berdiri tepat di depan pintu rumah minimalis ini.

"Pak Yanto ternyata sudah datang, Ayo masuk dulu," kata pak Yanto sudah membuka pintu. Kami berjalan masuk dan duduk di ruang tamu, tapi tak terlihat ibu tadi. Kemana dia? Aku meminta izin untuk ke kamar mandi karena kebelet pipis, saat melewati satu kamar tak sengaja aku mendengar suara seseorang. Karena penasaran, aku mencoba untuk menguping.

"Sebentar lagi balas dendam kita akan tercapai, Bu. Aku akan membuat pak Sanjaya bersujud di kaki ibu,"

Hah, balas dendam! Pak Sanjaya, ada hubungan apa mereka dengan pak Sanjaya. Jiwa penasaran mulai keluar tapi aku tidak bisa terus di sini. Kalau pak Yanto tahu aku bisa bahaya, sebaiknya aku ke toilet saja dan setelah pulang dari sini aku akan bicara pada Anggara.

Aku berjalan ke kamar mandi yang dekat dengan dapur, entah apa yang di bicarakan oleh pak Yanto. Aku tidak tahu, biarlah nanti ku tanyakan pada pak Anggara. Selesai di kamar mandi aku kembali berjalan ke luar dan melihat pintu kamar tadi sudah di tutup.

Disana sudah terlihat lelaki yang berusia 28 tahun duduk di samping pak Yanto, matanya menatap tajam ke arahku. Aku sedikit takut kalau ia tahu kalau aku sudah mengetahui rahasianya, aku duduk di samping pak Yanto.

"Jadi bagaimana, Pak?" tanya Pak Yanto.

"Besok keponakan pak Yanto sudah boleh masuk ke kantor,"

"Apa....!!"

Aku refleks berteriak kala mendengar Pak Anggara ingin memasukkan keponakan pak Yanto ke perusahaannya, aku menatap ke arah pak Anggara memberi Kode agar tidak membiarkan keponakan pak Yanto masuk tapi bagaimana caranya, kalau aku kasih tahu sekarang pasti aku akan celaka, aduh bagaimana ini.

"Kenapa kok teriak, Bu?" tanya pak Yanto.

Aku jadi gelagapan, sementara keponakan pak Yanto menatap ku tajam bahkan matanya tak terlepas dari mataku.

"Ahh, tidak apa-apa, Pak! cuma kaget saja," kata ku.

Ku lihat pak Anggara hanya mengangguk, sementara aku hanya diam. Biarlah nanti di dalam mobil aku mengatakan padanya, lagian ada apa sebenarnya, kenapa banyak sekali rahasia yang belum terungkap.

Ahh, kenapa aku khawatir padanya. Bukankah kami bukan siapa-siapa, gara-gara memikirkan pak Yanto dan keponakannya, aku jadi lupa untuk menghubungi Dewi untuk mencarikan pengacara padaku.

[ Wi, ada teman kamu gak yang memiliki pengacara handal ] aku mengirim pesan di sela-sela pak Yanto berbicara.

[Kenapa,Tih? Ada kok]

[ Siapa ] aku kembali mengirim pesan pada Dewi.

[ Anggara 🤣🤣😊😊 ] lagi-lagi Dewi mengirimkan pesan , kali ini tidak lupa dengan emot ngakak dan tersenyum.

Entah apa yang lucu sehingga ia tertawa setiap kali ia mengatakan Anggara, apa mereka berdua memiliki hubungan. Entahlah aku tidak ingin memikirkannya.

[Memangnya ada apa, Ra. Kok pakai cari pengacara segala]

[ Aku mau menggugat cerai Mas Rahman ] aku masih saja meladeni pesan Dewi.

[ Wah, lampu hijau ni ]

Dewi lagi-lagi mengirim pesan padaku, kali ini membuat mata ku mendelik. Lampu hijau, maksudnya apa? Apa sebenarnya tujuan Dewk mengatakan itu.

Tak ingin semakin panjang, aku berhenti meladeni pesan Dewi dan aku mematikan ponsel agar tidak terganggu dengan pesan Dewi. Setelah semua selesai, kamu berdua berjalan keluar dan pulang ke rumah, Fix kalau Riko keponakan pak Yanto ikut bekerja di kantor tapi belum di tentukan sebagai apa.

Sepanjang perjalanan, aku hanya diam bahkan tak ingin berbicara dengan pak Anggara. kali ini ia mengantarkan aku pulang walaupun aku sudah menolaknya berulang kali, tidak apalah sekali-kali kan naik mobil mewah milik pak Anggara, Ahh matrenya kau Ratih.

"Kok diam, kenapa?" Aku menoleh ke samping lalu sekilas pandangan kami beradu dan cepat-cepat aku mengalihkan pandangan ke jendela mobil.

"Ahh, tidak apa-apa?" kataku.

"Pak, apa bapak tidak curiga dengan keponakan pak Yanto," tanya ku hati-hati, aku tidak mungkin memendam rahasia ini terlalu lama. karena semua itu menyangkut keluarga pak Sanjaya. Apalagi aku kenal baik dengan keluarganya selama ini, tidak mungkin pak Sanjaya berkhianat pada keluarganya sendiri.

"Kenapa, apa kamu mencurigai mereka,"

"Tadi aku tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka, kalau mereka hanya...."

"Hanya apa?"

"Hanya....!"

Drrtttt.....

Deru suara ponsel mengagetkan ku, aku membuka pesan dan membacanya.

[ jangan coba-coba mengatakan apapun pada Anggara, kalau kami ingin anak mu masih tetap hidup ] lagi-lagi pesan ancaman yang di kirimkan.

Kenapa mereka mengintai aku, apa mungkin mereka takut aku mengetahui rencana mereka.

Drrt...Drrtt

Belum lagi selesai melepaskan rasa sesak di dada, kini aku kembali di kejutkan oleh Mpok Marni tetangga ku yang ku titipkan putriku. takut terjadi apa-apa, aku langsung mengangkatnya.

"Ada apa, Mpok?" terdengar suara mbok Nah yang susah payah berbicara, aku pun ikut merasakan sudah. Apa putriku dalam bahaya.

"itu... Anakku kamu di ambil sama Ra...!!"

Belum selesai Mpok Marni berbicara, aku langsung mematikan ponsel. pasti Rania dalam bahaya, aku menyuruh Pak Anggara untuk menyetir dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai tapi bagiku mobil ini sedikit lambat berjalan.

Sampai di depan rumah, aku langsung turun dan berlari ke rumah mpok Marni. Sementara mpok Marni sudah menangis.

"Dimana anakku, Mpok?"

Terpopuler

Comments

Weprina Rorah

Weprina Rorah

like

2022-07-16

0

Audira Pradita

Audira Pradita

kasuan

2022-05-20

0

Devinta ApriL

Devinta ApriL

kasihan banget sih

2022-04-27

1

lihat semua
Episodes
1 ketika istriku tak lagi meminta uang
2 ketika istriku tak lagi meminta uang (2)
3 ketika istriku tak lagi meminta uang (3)
4 ketika istriku tak lagi meminta uang (4)
5 ketika istriku tak lagi meminta uang (5)
6 ketika istriku tak lagi meminta uang (6)
7 ketika Istriku tak lagi meminta uang (7)
8 Ketika istriku tak lagi meminta uang (8)
9 Ketika istriku tak lagi meminta uang (9)
10 Ketika istriku tak lagi meminta uang 10
11 ketika istriku tak lagi meminta uang (11)
12 ketika istriku tak lagi meminta uang (12)
13 ketika istriku tak lagi meminta uang (13)
14 ketika istriku tak lagi meminta uang (14)
15 ketika istriku tak lagi meminta uang (15)
16 ketika Istriku tak lagi meminta uang (16)
17 ketika istriku tak lagi meminta uang (17 )
18 ketika istriku tak lagi meminta uang (18)
19 ketika istriku tak lagi meminta uang (19)
20 ketika istriku tak lagi meminta uang 20
21 ketika Istriku tak lagi meminta uang 21
22 ketika istriku tak lagi meminta uang 22
23 ketika istriku tak lagi meminta uang 23
24 ketika istriku tak lagi meminta uang 24
25 ketika istriku tak lagi meminta uang 25
26 ketika istriku tak lagi meminta uang 26
27 ketika istriku tak lagi meminta uang 27
28 ketika istriku tak lagi meminta uang 28
29 ketika istriku tak lagi meminta uang 29
30 ketika istriku tak lagi meminta uang 30
31 ketika istriku tak lagi meminta uang 31
32 ketika istriku tak lagi meminta uang 32
33 ketika istriku tak lagi meminta uang 33
34 ketika istriku tak lagi meminta uang 34
35 ketika istriku tak lagi meminta uang 35
36 Ketika istriku tak lagi meminta uang 36
37 ketika istriku tak lagi meminta uang 37
38 Ketika istriku tak lagi meminta uang 38
39 Ketika istriku tak lagi meminta uang 39
40 ketika istriku tak lagi meminta uang 40
41 ketika istriku tak lagi meminta uang 41
42 Ketika istriku tak lagi meminta uang 42
43 ketika istriku tak lagi meminta uang 43
44 Ketika istriku tak lagi meminta uang 44
45 Ketika istriku tak lagi meminta uang 45
46 ketika istriku tak lagi meminta uang 46
47 Ketika istriku tak lagi meminta uang 47
48 Ketika istriku tak lagi meminta uang 48
49 Ketika istriku tak lagi meminta uang 49
50 Ketika istriku tak lagi meminta uang 50
51 Ketika istriku tak lagi meminta uang 51
52 Ketika istriku tak lagi meminta uang 52
53 ketika istriku tak lagi meminta uang 53
54 ketika istriku tak lagi meminta uang 54
55 Ketika istriku tak lagi meminta uang 55
56 Ketika istriku tak lagi meminta uang 56
57 ketika istriku tak lagi meminta uang 57
58 ketika istriku tak lagi meminta uang 58
59 ketika istriku tak lagi meminta uang 59
60 ketika istriku tak lagi meminta uang 60
61 Ketika istriku tak lagi meminta uang 61
62 Ketika istriku tak lagi meminta uang 62
63 Ketika istriku tak lagi meminta uang 63
64 Ketika istriku tak lagi meminta uang 64
65 Ketika istriku tak lagi meminta uang 65
66 ketika istriku tak lagi meminta uang 66
67 Ketika istriku tak lagi meminta uang 67
68 Ketika istriku tak lagi meminta uang 68
69 Ketika istriku tak lagi meminta uang 69
70 Ketika istriku tak lagi meminta uang 70
71 Ketika istriku tak lagi meminta uang 71
72 Ketika istriku tak lagi meminta uang 72
73 Ketika istriku tak lagi meminta uang 73
74 ketika istriku tak lagi meminta uang 74
75 Ketika istriku tak lagi meminta uang 75
76 ketika istriku tak lagi meminta uang 76
77 Ketika istriku tak lagi meminta uang 77
78 Ketika istriku tak lagi meminta uang 78
79 Ketika istriku tak lagi meminta uang 79
80 Ketika istriku tak lagi meminta uang 80
81 Ketika istriku tak lagi meminta uang 81
82 Ketika istriku tak lagi meminta uang 82
83 Ketika istriku tak lagi meminta uang 83
84 Ketika istriku tak lagi meminta uang 84
85 Ketika istriku tak lagi meminta uang 85
86 Ketika istriku tak lagi meminta uang 86
87 Ketika istriku tak lagi meminta uang 87
88 Ketika istriku tak lagi meminta uang 88
89 Ketika istriku tak lagi meminta uang 89
90 Ketika istriku tak lagi meminta uang 90
91 Ketika istriku tak lagi meminta uang 91
92 Ketika istriku tak lagi meminta uang 92
93 Ketika istriku tak lagi meminta uang 93
94 Ketika istriku tak lagi meminta uang 94
95 Ketika istriku tak lagi meminta uang 95
96 Ketika istriku tak lagi meminta uang 96
97 Ketika istriku tak lagi meminta uang 97
98 Ketika istriku tak lagi meminta uang 98
99 Ketika istriku tak lagi meminta uang 99
100 Ketika istriku tak lagi meminta uang 100
101 Ketika istriku tak lagi meminta uang 101
102 Ketika istriku tak lagi meminta uang 102
103 Ketika istriku tak lagi meminta uang 103
104 Ketika istriku tak lagi meminta uang 104
105 Ketika istriku tak lagi meminta uang 105
106 Ketika istriku tak lagi meminta uang 106
107 Ketika istriku tak lagi meminta uang 107
108 Ketika istriku tak lagi meminta uang 108
109 ketika istriku tak lagi meminta uang 109
110 Ketika istriku tak lagi meminta uang 110
111 Ketika istriku tak lagi meminta uang 111
112 Ketika istriku tak lagi meminta 112
113 ketika istriku tak lagi meminta uang 113
114 Ketika istriku tak lagi meminta uang 114
115 Ketika istriku tak lagi meminta uang 115
116 ketika istriku tak lagi meminta uang 116
117 Ketika istriku tak lagi meminta uang 117
118 Ketika istriku tak lagi meminta uang 118
119 Ketika istriku tak lagi meminta uang 119
120 ketika istriku tak lagi meminta uang 120
121 Ketika istriku tak lagi meminta 121
122 ketika istriku tak lagi meminta uang 122
123 Ketika istriku tak lagi meminta uang 123
124 Ketika istriku tak lagi meminta uang 124
125 Ketika istriku tak lagi meminta 125
126 Ketika istriku tak lagi meminta uang 126
127 Ketika istriku tak lagi meminta 127
128 Ketika istriku tak lagi meminta uang 128
129 istriku tak lagi meminta uang 129
130 ketika istriku tak lagi meminta uang 130
131 Terkuaknya Rahasia
132 Ketika istriku tak lagi meminta uang 132
133 Ketika istriku tak lagi meminta uang 133
134 bab 134
135 Bu Sekar di tangkap
136 Bab 136
137 bab 137
138 Memadu kasih
139 Ada polisi
140 Innalilahi
141 bab 141
142 Kepulangan Aira
143 Rindu teman masa kecil
144 Jadi nyamuk
145 Dilon
Episodes

Updated 145 Episodes

1
ketika istriku tak lagi meminta uang
2
ketika istriku tak lagi meminta uang (2)
3
ketika istriku tak lagi meminta uang (3)
4
ketika istriku tak lagi meminta uang (4)
5
ketika istriku tak lagi meminta uang (5)
6
ketika istriku tak lagi meminta uang (6)
7
ketika Istriku tak lagi meminta uang (7)
8
Ketika istriku tak lagi meminta uang (8)
9
Ketika istriku tak lagi meminta uang (9)
10
Ketika istriku tak lagi meminta uang 10
11
ketika istriku tak lagi meminta uang (11)
12
ketika istriku tak lagi meminta uang (12)
13
ketika istriku tak lagi meminta uang (13)
14
ketika istriku tak lagi meminta uang (14)
15
ketika istriku tak lagi meminta uang (15)
16
ketika Istriku tak lagi meminta uang (16)
17
ketika istriku tak lagi meminta uang (17 )
18
ketika istriku tak lagi meminta uang (18)
19
ketika istriku tak lagi meminta uang (19)
20
ketika istriku tak lagi meminta uang 20
21
ketika Istriku tak lagi meminta uang 21
22
ketika istriku tak lagi meminta uang 22
23
ketika istriku tak lagi meminta uang 23
24
ketika istriku tak lagi meminta uang 24
25
ketika istriku tak lagi meminta uang 25
26
ketika istriku tak lagi meminta uang 26
27
ketika istriku tak lagi meminta uang 27
28
ketika istriku tak lagi meminta uang 28
29
ketika istriku tak lagi meminta uang 29
30
ketika istriku tak lagi meminta uang 30
31
ketika istriku tak lagi meminta uang 31
32
ketika istriku tak lagi meminta uang 32
33
ketika istriku tak lagi meminta uang 33
34
ketika istriku tak lagi meminta uang 34
35
ketika istriku tak lagi meminta uang 35
36
Ketika istriku tak lagi meminta uang 36
37
ketika istriku tak lagi meminta uang 37
38
Ketika istriku tak lagi meminta uang 38
39
Ketika istriku tak lagi meminta uang 39
40
ketika istriku tak lagi meminta uang 40
41
ketika istriku tak lagi meminta uang 41
42
Ketika istriku tak lagi meminta uang 42
43
ketika istriku tak lagi meminta uang 43
44
Ketika istriku tak lagi meminta uang 44
45
Ketika istriku tak lagi meminta uang 45
46
ketika istriku tak lagi meminta uang 46
47
Ketika istriku tak lagi meminta uang 47
48
Ketika istriku tak lagi meminta uang 48
49
Ketika istriku tak lagi meminta uang 49
50
Ketika istriku tak lagi meminta uang 50
51
Ketika istriku tak lagi meminta uang 51
52
Ketika istriku tak lagi meminta uang 52
53
ketika istriku tak lagi meminta uang 53
54
ketika istriku tak lagi meminta uang 54
55
Ketika istriku tak lagi meminta uang 55
56
Ketika istriku tak lagi meminta uang 56
57
ketika istriku tak lagi meminta uang 57
58
ketika istriku tak lagi meminta uang 58
59
ketika istriku tak lagi meminta uang 59
60
ketika istriku tak lagi meminta uang 60
61
Ketika istriku tak lagi meminta uang 61
62
Ketika istriku tak lagi meminta uang 62
63
Ketika istriku tak lagi meminta uang 63
64
Ketika istriku tak lagi meminta uang 64
65
Ketika istriku tak lagi meminta uang 65
66
ketika istriku tak lagi meminta uang 66
67
Ketika istriku tak lagi meminta uang 67
68
Ketika istriku tak lagi meminta uang 68
69
Ketika istriku tak lagi meminta uang 69
70
Ketika istriku tak lagi meminta uang 70
71
Ketika istriku tak lagi meminta uang 71
72
Ketika istriku tak lagi meminta uang 72
73
Ketika istriku tak lagi meminta uang 73
74
ketika istriku tak lagi meminta uang 74
75
Ketika istriku tak lagi meminta uang 75
76
ketika istriku tak lagi meminta uang 76
77
Ketika istriku tak lagi meminta uang 77
78
Ketika istriku tak lagi meminta uang 78
79
Ketika istriku tak lagi meminta uang 79
80
Ketika istriku tak lagi meminta uang 80
81
Ketika istriku tak lagi meminta uang 81
82
Ketika istriku tak lagi meminta uang 82
83
Ketika istriku tak lagi meminta uang 83
84
Ketika istriku tak lagi meminta uang 84
85
Ketika istriku tak lagi meminta uang 85
86
Ketika istriku tak lagi meminta uang 86
87
Ketika istriku tak lagi meminta uang 87
88
Ketika istriku tak lagi meminta uang 88
89
Ketika istriku tak lagi meminta uang 89
90
Ketika istriku tak lagi meminta uang 90
91
Ketika istriku tak lagi meminta uang 91
92
Ketika istriku tak lagi meminta uang 92
93
Ketika istriku tak lagi meminta uang 93
94
Ketika istriku tak lagi meminta uang 94
95
Ketika istriku tak lagi meminta uang 95
96
Ketika istriku tak lagi meminta uang 96
97
Ketika istriku tak lagi meminta uang 97
98
Ketika istriku tak lagi meminta uang 98
99
Ketika istriku tak lagi meminta uang 99
100
Ketika istriku tak lagi meminta uang 100
101
Ketika istriku tak lagi meminta uang 101
102
Ketika istriku tak lagi meminta uang 102
103
Ketika istriku tak lagi meminta uang 103
104
Ketika istriku tak lagi meminta uang 104
105
Ketika istriku tak lagi meminta uang 105
106
Ketika istriku tak lagi meminta uang 106
107
Ketika istriku tak lagi meminta uang 107
108
Ketika istriku tak lagi meminta uang 108
109
ketika istriku tak lagi meminta uang 109
110
Ketika istriku tak lagi meminta uang 110
111
Ketika istriku tak lagi meminta uang 111
112
Ketika istriku tak lagi meminta 112
113
ketika istriku tak lagi meminta uang 113
114
Ketika istriku tak lagi meminta uang 114
115
Ketika istriku tak lagi meminta uang 115
116
ketika istriku tak lagi meminta uang 116
117
Ketika istriku tak lagi meminta uang 117
118
Ketika istriku tak lagi meminta uang 118
119
Ketika istriku tak lagi meminta uang 119
120
ketika istriku tak lagi meminta uang 120
121
Ketika istriku tak lagi meminta 121
122
ketika istriku tak lagi meminta uang 122
123
Ketika istriku tak lagi meminta uang 123
124
Ketika istriku tak lagi meminta uang 124
125
Ketika istriku tak lagi meminta 125
126
Ketika istriku tak lagi meminta uang 126
127
Ketika istriku tak lagi meminta 127
128
Ketika istriku tak lagi meminta uang 128
129
istriku tak lagi meminta uang 129
130
ketika istriku tak lagi meminta uang 130
131
Terkuaknya Rahasia
132
Ketika istriku tak lagi meminta uang 132
133
Ketika istriku tak lagi meminta uang 133
134
bab 134
135
Bu Sekar di tangkap
136
Bab 136
137
bab 137
138
Memadu kasih
139
Ada polisi
140
Innalilahi
141
bab 141
142
Kepulangan Aira
143
Rindu teman masa kecil
144
Jadi nyamuk
145
Dilon

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!