Ketika istriku tak lagi meminta uang (8)

karena tidak melihat siapapun diluar, aku masuk kembali ke dalam sedangkan mbak Siti sudah membersihkan pecahan kaca. aku kembali ke kamar karena tadi aku belum sempat membaca pesan masuk entah dari siapa.

Aku meletakkan Rania dalam gendongan di atas tempat tidur, lalu mengecek ponsel ternyata dari Anggara.

[ Dari mana kamu mendapatkan Vidio itu ]

[ Aku ingin bertemu dengan kamu sekarang, Aku jemput ]

Lagi-lagi pesan masuk dari Anggara, Aku menghela napas untuk menghilangkan beban pikiran. ku lirik jam di dinding masih jam 8 malam, aku masih bisa bertemu dengan Anggara Namun aku akan membawa Rania juga karena tak ingin mengambil banyak resiko yang akan mengakibatkan putri ku celaka.

Ku kirimkan pesan balasan pada Anggara bahwa aku setuju untuk bertemu dengannya di luar, aku menggantikan pakaian dengan baju gamis berwarna navy yang sepadan dengan phasmina. Selesai berdandan, aku berjalan ke kamar Mbak Siti dan ku dengar suara bisik seperti orang yang sedang berbicara.

Pelan-pelan aku membuka pintu yang tidak di kunci, sementara Mbak Siti membelakangi ku.

"Saya tidak berani..." ku dengar mbak Siti berbicara dengan seseorang lewat ponsel.

"Tidak berani apa, Mbak?" tanya ku menatap Mbak Siti dengan tajam. Ku tatap wajah yang merasa ketakutan itu, apa yang terjadi sebenarnya.

"Mbak Ratih, Sejak kapan mbak ada disini?" tanya Mbak Siti dengan wajah pucat pasi, ku lihat tangannya yang gemetar.

"Sejak tadi, kenapa? Apa ada yang kamu sembunyikan Mbak," tanya ku ingin melihat kejujuran Mbak Siti. Walaupun, aku tidak tahu dengan siapa ia berbicara namun sepertinya aku harus hati-hati dengan Mbak Siti. Lagian tidak mungkin aku memecatnya tanpa sebab.

"Ti..dak ada, Mbak," kata Mbak masih dengan raut gelisah. Niat untuk mengajaknya keluar tapi tidak jadi, biar saja Mbak Siti di rumah.

"Ya sudah, saya mau keluar dan mbak tolong jagain rumah ya?" kata ku mencoba untuk menetralisir perasaan yang masih berkecamuk di hati ini.

Aku berjalan keluar setelah memesan taxi, tidak mungkin aku membiarkan Anggara untuk menjemput ku sementara aku masih punya suami tapi ia tidak mau pulang jika orang tuanya juga tidak ikut. Tempo hari, aku tidak sengaja melihat Silvi adik iparku masuk ke sebuah hotel dengan lelaki yang sudah sepantasnya di sebut sebagai ayah.

Namun aku tidak peduli, biarkan dia melakukan apa yang dia ingin yang terpenting tidak merugikan ku.

Kini aku sudah berada di sebuah kafe tempat Aku dan Anggara bertemu, aku masih memangku Rania. Untung saja Rania tidak rewel dan aku bisa duduk dengan tenang.

Sepuluh menit kemudian, terlihat Anggara berjalan ke arahku memakai celana warna hitam dan baju berwana navy membuat ia semakin tampan, Apalagi kulitnya sawo matang menambah ketampanan yang membuat orang akan menaruh hati padanya.

"Maaf, Sudah lama menunggu?"

"Ahh, tidak ada apa-apa, baru datang juga kok," kata ku menatap Anggara. Seketika aku mengalihkan pandangan ke arah lain agar tidak terlihat kalau aku sedang menatapnya.

"Oh,ya, kamu mau pesan apa?" tanya Anggara.

"Terserah apa saja boleh," kata ku yang masih memangku Rania yang asik dengan mainannya sendiri.

"Apa kamu sudah melihat video yang saya kirim tadi," tanya ku memulai pembicaraan agar aku lebih awal pulang, aku tidak ingin terlalu lama berbasa-basi yang akan membuat aku waktu terus berjalan.

"Bagaimana tanggapan bapak?" tanyaku lagi.

"Bagus, Saya suka apalagi kucing imut-imut." kata Anggara.

"Hah Kucing, maksudnya apa? aku sedang berbicara tentang video itu bukan kucing," kata ku dengan jengkel.

"Iya, Saya tahu. Apa kamu ingin memelihara kucing untuk mematikan tikus-tikus kecil di rumah mu," kata Anggara terus dengan tajam ke arahku.

Hah, tikus kecil? Sepertinya Anggara mulai ngelantur. Bukan itu yang ingin aku sampaikan, aku mau menyampaikan kalau pak Yanto ikut terlibat dalam penggelapan uang kantor.

"Bukan itu maksudku, Angga! aku mau bilang kalau Pak..."

"Pak Yanto, Kemari juga?" Belum selesai bicara, Angga sudah memotong ucapan ku lagi.

Apa, Pak Yanto? apa dia kesini untuk bertemu dengan lelaki itu, Apa Angga tahu pak Yanto berdiri di belakang ku sehingga mengalihkan pembicaraan kami.

"Ahh, iya!! Pak Angga sama Bu Ratih kok barengan. lagi bicara tentang apa?" tanya pak Yanto berjalan duduk di depan.

"Bukan apa-apa? Bu Ratih menyuruh saya untuk mencari kucing untuknya untuk membunuh tikus-tikus kecil yang ada di rumahnya," kata Angga dengan santai. Bisa ku lihat wajah pak Yanto sedikit pias lalu mencoba untuk menetralisir kembali perasaannya agar tidak terlalu terlihat.

"Lalu, Pak Yanto Kemari untuk apa?" tanya ku.

"Saya lagi nunggu teman?" kata pak Yanto menoleh kiri kanan, mungkin mencari lelaki yang ingin ia temui tempo dulu. Aku hanya diam sesekali menatap Pak Yanto yang mulai gelisah.

"Teman, Siapa?" tanya Anggara.

"Cuma teman lama kok, ya sudah saya pergi dulu," Pamit pak Yanto bergegas pergi meninggalkan kami.

Sementara, minuman tadi sudah datang. Aku meminum hingga habis setengah, setelah kepergian Pak Yanto Anggara kembali berbicara serius, ternyata tadi hanya untuk mengukuhkan pak Yanto agar tidak mencurigakan kalau ia juga sudah tahu tentang penggelapan uang perusahaan.

"Apa kamu tahu siapa lelaki itu?" tanya ku.

"Entahlah, aku belum Pernah melihatnya. Aku bingung apa motif ia sehingga ingin menghancurkan perusahaan ku," kata Anggara.

Aku hanya diam, tak tahu juga ingin berbicara apa. Dua jam bertemunya sehingga kami sepakat untuk mencari tahu dan besok aku akan mengikuti Pak Yanto begitu juga Anggara untuk mengirim mata-mata. Jam sudah menuju pukul 10 malam, Aku pulang karena tidak mungkin membiarkan putriku terlalu lama di luaran.

Aku pulang dengan di antar oleh Anggara, Sementara Mas Rahman tidak pulang. Entah hatinya sudah buta sehingga ia tidak pernah menanyakan tentang putrinya.

"Makasih udah mau nganterin," kata ku keluar dari mobil milik Anggara.

"Sama-sama, kamu hati-hati dirumah? oh ya, Suami kamu mana?" tanya Anggara pada ku.

Kerongkongan ku tercekat untuk mengatakan kalau aku sudah mengusir mereka dari rumah, tahu raut wajahku mulai berubah. Anggara memilih diam lalu pulang setelah mengantarkan ku. Setelah kepergian Anggara, aku membuka pintu karena aku membawa kunci cadangan karena aku tidak ingin mengganggu Mbak Siti yang mungkin sudah tidur.

Aku meletakkan Rania yang sudah tertidur pulas, Aku berjalan ke kamar mandi dan Menganti pakaian ku dengan baju piyama lengan panjang dan beristirahat karena besok hari libur, aku akan mengajak Putri kecilku jalan-jalan di sekitar taman.

Terpopuler

Comments

Ganuwa Gunawan

Ganuwa Gunawan

bukan nya ade nya s rahman itu s lisa.. kok jdi silvia tor..

2022-06-22

0

Arun Guwok

Arun Guwok

kacauuuu

2022-04-21

1

Wiwit Handayani

Wiwit Handayani

mba Siti kong x Kong juga nih kyknyaa 😂😂

2022-04-04

1

lihat semua
Episodes
1 ketika istriku tak lagi meminta uang
2 ketika istriku tak lagi meminta uang (2)
3 ketika istriku tak lagi meminta uang (3)
4 ketika istriku tak lagi meminta uang (4)
5 ketika istriku tak lagi meminta uang (5)
6 ketika istriku tak lagi meminta uang (6)
7 ketika Istriku tak lagi meminta uang (7)
8 Ketika istriku tak lagi meminta uang (8)
9 Ketika istriku tak lagi meminta uang (9)
10 Ketika istriku tak lagi meminta uang 10
11 ketika istriku tak lagi meminta uang (11)
12 ketika istriku tak lagi meminta uang (12)
13 ketika istriku tak lagi meminta uang (13)
14 ketika istriku tak lagi meminta uang (14)
15 ketika istriku tak lagi meminta uang (15)
16 ketika Istriku tak lagi meminta uang (16)
17 ketika istriku tak lagi meminta uang (17 )
18 ketika istriku tak lagi meminta uang (18)
19 ketika istriku tak lagi meminta uang (19)
20 ketika istriku tak lagi meminta uang 20
21 ketika Istriku tak lagi meminta uang 21
22 ketika istriku tak lagi meminta uang 22
23 ketika istriku tak lagi meminta uang 23
24 ketika istriku tak lagi meminta uang 24
25 ketika istriku tak lagi meminta uang 25
26 ketika istriku tak lagi meminta uang 26
27 ketika istriku tak lagi meminta uang 27
28 ketika istriku tak lagi meminta uang 28
29 ketika istriku tak lagi meminta uang 29
30 ketika istriku tak lagi meminta uang 30
31 ketika istriku tak lagi meminta uang 31
32 ketika istriku tak lagi meminta uang 32
33 ketika istriku tak lagi meminta uang 33
34 ketika istriku tak lagi meminta uang 34
35 ketika istriku tak lagi meminta uang 35
36 Ketika istriku tak lagi meminta uang 36
37 ketika istriku tak lagi meminta uang 37
38 Ketika istriku tak lagi meminta uang 38
39 Ketika istriku tak lagi meminta uang 39
40 ketika istriku tak lagi meminta uang 40
41 ketika istriku tak lagi meminta uang 41
42 Ketika istriku tak lagi meminta uang 42
43 ketika istriku tak lagi meminta uang 43
44 Ketika istriku tak lagi meminta uang 44
45 Ketika istriku tak lagi meminta uang 45
46 ketika istriku tak lagi meminta uang 46
47 Ketika istriku tak lagi meminta uang 47
48 Ketika istriku tak lagi meminta uang 48
49 Ketika istriku tak lagi meminta uang 49
50 Ketika istriku tak lagi meminta uang 50
51 Ketika istriku tak lagi meminta uang 51
52 Ketika istriku tak lagi meminta uang 52
53 ketika istriku tak lagi meminta uang 53
54 ketika istriku tak lagi meminta uang 54
55 Ketika istriku tak lagi meminta uang 55
56 Ketika istriku tak lagi meminta uang 56
57 ketika istriku tak lagi meminta uang 57
58 ketika istriku tak lagi meminta uang 58
59 ketika istriku tak lagi meminta uang 59
60 ketika istriku tak lagi meminta uang 60
61 Ketika istriku tak lagi meminta uang 61
62 Ketika istriku tak lagi meminta uang 62
63 Ketika istriku tak lagi meminta uang 63
64 Ketika istriku tak lagi meminta uang 64
65 Ketika istriku tak lagi meminta uang 65
66 ketika istriku tak lagi meminta uang 66
67 Ketika istriku tak lagi meminta uang 67
68 Ketika istriku tak lagi meminta uang 68
69 Ketika istriku tak lagi meminta uang 69
70 Ketika istriku tak lagi meminta uang 70
71 Ketika istriku tak lagi meminta uang 71
72 Ketika istriku tak lagi meminta uang 72
73 Ketika istriku tak lagi meminta uang 73
74 ketika istriku tak lagi meminta uang 74
75 Ketika istriku tak lagi meminta uang 75
76 ketika istriku tak lagi meminta uang 76
77 Ketika istriku tak lagi meminta uang 77
78 Ketika istriku tak lagi meminta uang 78
79 Ketika istriku tak lagi meminta uang 79
80 Ketika istriku tak lagi meminta uang 80
81 Ketika istriku tak lagi meminta uang 81
82 Ketika istriku tak lagi meminta uang 82
83 Ketika istriku tak lagi meminta uang 83
84 Ketika istriku tak lagi meminta uang 84
85 Ketika istriku tak lagi meminta uang 85
86 Ketika istriku tak lagi meminta uang 86
87 Ketika istriku tak lagi meminta uang 87
88 Ketika istriku tak lagi meminta uang 88
89 Ketika istriku tak lagi meminta uang 89
90 Ketika istriku tak lagi meminta uang 90
91 Ketika istriku tak lagi meminta uang 91
92 Ketika istriku tak lagi meminta uang 92
93 Ketika istriku tak lagi meminta uang 93
94 Ketika istriku tak lagi meminta uang 94
95 Ketika istriku tak lagi meminta uang 95
96 Ketika istriku tak lagi meminta uang 96
97 Ketika istriku tak lagi meminta uang 97
98 Ketika istriku tak lagi meminta uang 98
99 Ketika istriku tak lagi meminta uang 99
100 Ketika istriku tak lagi meminta uang 100
101 Ketika istriku tak lagi meminta uang 101
102 Ketika istriku tak lagi meminta uang 102
103 Ketika istriku tak lagi meminta uang 103
104 Ketika istriku tak lagi meminta uang 104
105 Ketika istriku tak lagi meminta uang 105
106 Ketika istriku tak lagi meminta uang 106
107 Ketika istriku tak lagi meminta uang 107
108 Ketika istriku tak lagi meminta uang 108
109 ketika istriku tak lagi meminta uang 109
110 Ketika istriku tak lagi meminta uang 110
111 Ketika istriku tak lagi meminta uang 111
112 Ketika istriku tak lagi meminta 112
113 ketika istriku tak lagi meminta uang 113
114 Ketika istriku tak lagi meminta uang 114
115 Ketika istriku tak lagi meminta uang 115
116 ketika istriku tak lagi meminta uang 116
117 Ketika istriku tak lagi meminta uang 117
118 Ketika istriku tak lagi meminta uang 118
119 Ketika istriku tak lagi meminta uang 119
120 ketika istriku tak lagi meminta uang 120
121 Ketika istriku tak lagi meminta 121
122 ketika istriku tak lagi meminta uang 122
123 Ketika istriku tak lagi meminta uang 123
124 Ketika istriku tak lagi meminta uang 124
125 Ketika istriku tak lagi meminta 125
126 Ketika istriku tak lagi meminta uang 126
127 Ketika istriku tak lagi meminta 127
128 Ketika istriku tak lagi meminta uang 128
129 istriku tak lagi meminta uang 129
130 ketika istriku tak lagi meminta uang 130
131 Terkuaknya Rahasia
132 Ketika istriku tak lagi meminta uang 132
133 Ketika istriku tak lagi meminta uang 133
134 bab 134
135 Bu Sekar di tangkap
136 Bab 136
137 bab 137
138 Memadu kasih
139 Ada polisi
140 Innalilahi
141 bab 141
142 Kepulangan Aira
143 Rindu teman masa kecil
144 Jadi nyamuk
145 Dilon
Episodes

Updated 145 Episodes

1
ketika istriku tak lagi meminta uang
2
ketika istriku tak lagi meminta uang (2)
3
ketika istriku tak lagi meminta uang (3)
4
ketika istriku tak lagi meminta uang (4)
5
ketika istriku tak lagi meminta uang (5)
6
ketika istriku tak lagi meminta uang (6)
7
ketika Istriku tak lagi meminta uang (7)
8
Ketika istriku tak lagi meminta uang (8)
9
Ketika istriku tak lagi meminta uang (9)
10
Ketika istriku tak lagi meminta uang 10
11
ketika istriku tak lagi meminta uang (11)
12
ketika istriku tak lagi meminta uang (12)
13
ketika istriku tak lagi meminta uang (13)
14
ketika istriku tak lagi meminta uang (14)
15
ketika istriku tak lagi meminta uang (15)
16
ketika Istriku tak lagi meminta uang (16)
17
ketika istriku tak lagi meminta uang (17 )
18
ketika istriku tak lagi meminta uang (18)
19
ketika istriku tak lagi meminta uang (19)
20
ketika istriku tak lagi meminta uang 20
21
ketika Istriku tak lagi meminta uang 21
22
ketika istriku tak lagi meminta uang 22
23
ketika istriku tak lagi meminta uang 23
24
ketika istriku tak lagi meminta uang 24
25
ketika istriku tak lagi meminta uang 25
26
ketika istriku tak lagi meminta uang 26
27
ketika istriku tak lagi meminta uang 27
28
ketika istriku tak lagi meminta uang 28
29
ketika istriku tak lagi meminta uang 29
30
ketika istriku tak lagi meminta uang 30
31
ketika istriku tak lagi meminta uang 31
32
ketika istriku tak lagi meminta uang 32
33
ketika istriku tak lagi meminta uang 33
34
ketika istriku tak lagi meminta uang 34
35
ketika istriku tak lagi meminta uang 35
36
Ketika istriku tak lagi meminta uang 36
37
ketika istriku tak lagi meminta uang 37
38
Ketika istriku tak lagi meminta uang 38
39
Ketika istriku tak lagi meminta uang 39
40
ketika istriku tak lagi meminta uang 40
41
ketika istriku tak lagi meminta uang 41
42
Ketika istriku tak lagi meminta uang 42
43
ketika istriku tak lagi meminta uang 43
44
Ketika istriku tak lagi meminta uang 44
45
Ketika istriku tak lagi meminta uang 45
46
ketika istriku tak lagi meminta uang 46
47
Ketika istriku tak lagi meminta uang 47
48
Ketika istriku tak lagi meminta uang 48
49
Ketika istriku tak lagi meminta uang 49
50
Ketika istriku tak lagi meminta uang 50
51
Ketika istriku tak lagi meminta uang 51
52
Ketika istriku tak lagi meminta uang 52
53
ketika istriku tak lagi meminta uang 53
54
ketika istriku tak lagi meminta uang 54
55
Ketika istriku tak lagi meminta uang 55
56
Ketika istriku tak lagi meminta uang 56
57
ketika istriku tak lagi meminta uang 57
58
ketika istriku tak lagi meminta uang 58
59
ketika istriku tak lagi meminta uang 59
60
ketika istriku tak lagi meminta uang 60
61
Ketika istriku tak lagi meminta uang 61
62
Ketika istriku tak lagi meminta uang 62
63
Ketika istriku tak lagi meminta uang 63
64
Ketika istriku tak lagi meminta uang 64
65
Ketika istriku tak lagi meminta uang 65
66
ketika istriku tak lagi meminta uang 66
67
Ketika istriku tak lagi meminta uang 67
68
Ketika istriku tak lagi meminta uang 68
69
Ketika istriku tak lagi meminta uang 69
70
Ketika istriku tak lagi meminta uang 70
71
Ketika istriku tak lagi meminta uang 71
72
Ketika istriku tak lagi meminta uang 72
73
Ketika istriku tak lagi meminta uang 73
74
ketika istriku tak lagi meminta uang 74
75
Ketika istriku tak lagi meminta uang 75
76
ketika istriku tak lagi meminta uang 76
77
Ketika istriku tak lagi meminta uang 77
78
Ketika istriku tak lagi meminta uang 78
79
Ketika istriku tak lagi meminta uang 79
80
Ketika istriku tak lagi meminta uang 80
81
Ketika istriku tak lagi meminta uang 81
82
Ketika istriku tak lagi meminta uang 82
83
Ketika istriku tak lagi meminta uang 83
84
Ketika istriku tak lagi meminta uang 84
85
Ketika istriku tak lagi meminta uang 85
86
Ketika istriku tak lagi meminta uang 86
87
Ketika istriku tak lagi meminta uang 87
88
Ketika istriku tak lagi meminta uang 88
89
Ketika istriku tak lagi meminta uang 89
90
Ketika istriku tak lagi meminta uang 90
91
Ketika istriku tak lagi meminta uang 91
92
Ketika istriku tak lagi meminta uang 92
93
Ketika istriku tak lagi meminta uang 93
94
Ketika istriku tak lagi meminta uang 94
95
Ketika istriku tak lagi meminta uang 95
96
Ketika istriku tak lagi meminta uang 96
97
Ketika istriku tak lagi meminta uang 97
98
Ketika istriku tak lagi meminta uang 98
99
Ketika istriku tak lagi meminta uang 99
100
Ketika istriku tak lagi meminta uang 100
101
Ketika istriku tak lagi meminta uang 101
102
Ketika istriku tak lagi meminta uang 102
103
Ketika istriku tak lagi meminta uang 103
104
Ketika istriku tak lagi meminta uang 104
105
Ketika istriku tak lagi meminta uang 105
106
Ketika istriku tak lagi meminta uang 106
107
Ketika istriku tak lagi meminta uang 107
108
Ketika istriku tak lagi meminta uang 108
109
ketika istriku tak lagi meminta uang 109
110
Ketika istriku tak lagi meminta uang 110
111
Ketika istriku tak lagi meminta uang 111
112
Ketika istriku tak lagi meminta 112
113
ketika istriku tak lagi meminta uang 113
114
Ketika istriku tak lagi meminta uang 114
115
Ketika istriku tak lagi meminta uang 115
116
ketika istriku tak lagi meminta uang 116
117
Ketika istriku tak lagi meminta uang 117
118
Ketika istriku tak lagi meminta uang 118
119
Ketika istriku tak lagi meminta uang 119
120
ketika istriku tak lagi meminta uang 120
121
Ketika istriku tak lagi meminta 121
122
ketika istriku tak lagi meminta uang 122
123
Ketika istriku tak lagi meminta uang 123
124
Ketika istriku tak lagi meminta uang 124
125
Ketika istriku tak lagi meminta 125
126
Ketika istriku tak lagi meminta uang 126
127
Ketika istriku tak lagi meminta 127
128
Ketika istriku tak lagi meminta uang 128
129
istriku tak lagi meminta uang 129
130
ketika istriku tak lagi meminta uang 130
131
Terkuaknya Rahasia
132
Ketika istriku tak lagi meminta uang 132
133
Ketika istriku tak lagi meminta uang 133
134
bab 134
135
Bu Sekar di tangkap
136
Bab 136
137
bab 137
138
Memadu kasih
139
Ada polisi
140
Innalilahi
141
bab 141
142
Kepulangan Aira
143
Rindu teman masa kecil
144
Jadi nyamuk
145
Dilon

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!