Saya calon suami Tinka" tiba-tiba Kevin memperkenalkan diri.
Robert dan Adrien tertegun dengan pernyataan Kevin, termasuk Tinka yang sangat terkejut.
Kevin apa yang dia maksud?, Kevin berbicara seperti itu di depan Adrien dan Robert, batin Tinka sambil menelan salivanya yang sedari tadi tertahan.
"Well...saya bossnya, ini dia pacarnya dan kau calon suami nya, what is this Tinka?, kamu sedang nge prank kita?!!, i can't handle it, saya tidak mau ikut campur, selesaikan masalahmu Tinka" ucap Robert melotot sambil pergi meninggalkan mereka bertiga.
"Maaf, bukan begitu...Adrien bisa tunggu sebentar, aku akan menjelaskan semuanya, Kevin bisa kita bicara berdua sebentar?" ucap Tinka sambil menarik Kevin menjauhi Adrien dan Adrien mengangguk walaupun di wajah Adrien penuh keheranan.
"Apa itu tadi ?!" tanya Tinka marah pada Kevin.
"Aku membatalkan pernikahan ku dengan Luna, karena aku memikirkan baby Jane, aku ingin kita kembali bersama, tolong Tinka beri aku kesempatan, jangan mencintai laki-laki lain, bagaimana pun aku ayah kandung baby jane dan dia butuh figur ayah seperti ku, selain itu keluarga kita setuju, pikirkan keluarga kita Tinka, please..." Kevin memohon.
"Tunggu...sekarang kau ingin berperan sebagai ayah baby Jane?, waktu kamu dengan Luna saat baby Jane sakit apa kau memikirkannya?, apa kau memberitahukan perselingkuhan mu dengan keluarga kita?, aku yang mengorbankan segalanya, sekarang aku ingin bahagia dan kau muncul ingin menghancurkan semuanya, aku ingat kata-kata mu, bahwa kau sangat mencintai Luna, lalu kenapa kau berubah pikiran sekarang?, bukankah menikah dengan Luna impianmu?, tolong pergi dari hidupku Kevin, jangan ganggu aku, aku sudah mencintai laki-laki lain dan dia pasti akan menyayangi baby Jane di bandingkan dirimu" Tinka mencurahkan amarahnya pada Kevin dan memalingkan badannya akan pergi tapi tangan Tinka di tarik oleh Kevin.
"Tinka...aku mohon maafkan aku, aku membatalkan pernikahan ku dengan Luna karena ayahku tidak setuju ternyata Luna dulu simpanan ayahku sebelum aku masuk ke perusahaan keluargaku, saat aku masih kuliah di luar negeri, itu menjelaskan semuanya kenapa ayah tidak menyetujui hubungan kami, kau wanita terbaik Tinka, aku bodoh tidak melihatnya, aku ingin kita memulai lagi, dan bersama dengan putri kita, kita bisa hidup bahagia, kumohon Tinka" jawab Kevin berkaca-kaca.
"Keluarga mu sudah tahu?!, tapi kau tidak memberitahukan ke keluargaku?!, kau tak jadi menikah dengan Luna dan lari padaku, aku membencimu Kevin?!, baby Jane tak pantas memiliki ayah sepertimu" Tinka berlari meninggalkan nya ke arah Adrien dan memeluknya.
"Tinka..." Panggil Kevin.
"Kau tak apa-apa Tinka?" Adrien memeluk Tinka dan melihat Tinka menangis.
"Bisa kita pergi sekarang Adrien?, Oh iya Kevin ini kunci kamarmu, Office boy akan mengantarmu " ucap Tinka mengusap air matanya lalu mengambil kunci di meja resepsionis dan meninggalkan kunci serta Kevin, Tinka pergi bersama Adrien.
Tinka dan Adrien pergi meninggalkan Kevin di hotel.
Sampailah mereka di apartment.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Adrien turun dari motor dan memeluk kekasihnya.
"Entahlah Adrien, tiba-tiba Kevin kembali dan membatalkan pernikahannya lalu ingin bersamaku dengan alasan baby jane, aku sungguh membenci Kevin!, Adrien bukankah kau ingin pergi ke yayasan KASIH BUNDA?" tanya Tinka.
"Dia pria bernama Kevin, ex suami kamu?, untuk ke yayasan mungkin bisa besok, aku ingin menemani mu saja" ucap Adrien dan Tinka mengangguk.
"Iya dialah ayah baby Jane, Kevin bodoh!, Adrien bisa kita pergi dari sini?, aku tak ingin di apartment, aku ingin kita berdua saja semalaman Adrien, apa kau mau?" tanya Tinka.
"Baiklah, kita pergi memakai mobil saja, dan kau bisa mengganti bajumu dulu, Tinka" ucap Adrien dan membawa Tinka menaiki lift, untuk mengganti bajunya.
Mereka berdua pun pergi dan berhenti parkir di pinggir pantai.
"Aku ingin di sini, melihat pantai bersama mu" ucap Tinka pada Adrien.
"Baiklah sayang" ucap Adrien mencium tangan Tinka dan menatap ke arahnya.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang Adrien?, Kevin muncul dan aku tak mau berpisah denganmu" tanya Tinka.
"Aku akan tetap bersamamu Tinka, apapun yang terjadi, aku menerima mu dan putrimu" jawab Adrien.
"Aku harus memberitahukan keluargaku tentang perselingkuhan Kevin saat masih menikah denganku, dengan begitu mami papi akan tahu begitu buruk sikapnya, lalu aku akan mengenalkanmu pada keluargaku" ucap Tinka.
"Aku harus kembali ke kotaku Adrien, aku harus menjelaskan semuanya pada mereka, sebelum Kevin mengambil langkah besar bersama keluarga ku" lanjut Tinka.
"Apakah aku harus menemani mu?" tanya Adrien.
"Tidak usah Adrien, mereka akan membencimu, aku tak mau itu, aku harus menjelaskan semuanya dulu pada mereka" ucap Tinka meyakinkan Adrien.
"Apa kau akan kembali?" tanya Adrien lagi takut kehilangan Tinka.
"Tentu saja Adrien, kau percaya padaku?" tanya Tinka.
"Baiklah, aku percaya padamu Tinka, apapun yang kau lakukan, aku ingin kau bahagia " jawab Adrien.
"Aku bahagia bersamamu Adrien, kau jadikan aku ratu, kau menyayangi ku tulus, aku bersyukur bertemu denganmu, aku yakin baby Jane akan bahagia juga bersamamu" ucap Tinka memeluk kekasihnya itu.
Tinka sedang memikirkan rencana untuk membatalkan pernikahannya dengan Kevin dan bisa bersatu dengan Adrien.
Aku harus menghentikan keegoisan Kevin, pikir Tinka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments