Saat matahari mulai meninggi, Chezy pulang ke rumah. Dia berjalan seperti biasanya tanpa ada ekspresi kesal, marah ataupun senang. Tampaknya dia baru saja kembali dari tempat yang menyenangkan.
Siapa tahu saat dia tiba di ruang utama, Dallas sudah berdiri dan menatapnya dengan mata memerah. Seperti belum tidur sepanjang malam. Chezy tidak mau memedulikan atau bicara dengannya.
"Ke mana kamu pergi semalam?" Dallas bertanya saat Chezy melewatinya dan menaiki anak tangga.
Chezy meliriknya dengan sinis. "Bukankah sudah jelas?" tanyanya kembali dengan acuh tak acuh.
Dallas tidak menjawab. Chezy mungkin tidak tahu dirinya mengecek sendiri ke bar untuk membawanya pulang. Namun malam itu bukan Chezy yang bersama Miley.
Melihat wanita itu sudah naik ke lantai dua, Dallas merasa tidak enak badan.
"Tuan muda, apakah tuan baik-baik aja?" tanya Butler Sun. Sepertinya pasangan itu bertengkar?
"Buatkan aku secangkir teh jahe," katanya.
"Apakah tuan sakit?" Butler Sun terkejut.
Dallas menatap Butler Sun dengan ketidaksenangannya. "Buat saja. Jangan banyak bertanya!"
"I-iya ..." Terkejut dengan tatapan tuannya, Butler Sun segera pergi ke dapur. Mata Dallas memerah dan wajahnya agak kusam. Sepertinya kurang tidur.
Dallas mungkin mengkhawatirkan Chezy sepanjang malam hingga tidak tidur. Berharap wanita itu pulang.
Seandainya Nyonya Alston mendukung hubungan keduanya, mungkin Butler Sun bisa melaporkan hal ini pada ibu Dallas.
Sayang sekali ibu Dallas sangat tidak suka dengan hubungan mereka. Memiliki ibu mertua yang tidak menyukai menantu tuan muda kedua serta keluarga Alston yang tidak setuju dengan hubungan keduanya ... pasti sangat berat bagi Chezy.
Dallas pergi ke ruang belajar lagi tanpa berniat untuk bicara dengan Chezy. Keduanya terlibat perang dingin di rumah. Hal ini membuat Butler Sun khawatir keduanya akan bertengkar.
Padahal masih pasangan pengantin baru.
Butler Sun menyeduh teh jahe untuk Dallas tapi tidak langsung mengantarkannya ke ruang belajar. Dia meminta Chezy untuk mengantarkan secangkir teh jahe kepada Dallas.
"Kenapa harus aku?" Chezy kesal dan tidak berniat untuk peduli dengan pria itu.
Butler Sun tersenyum khawatir. "Nyonya, tuan mungkin sakit karena tidak tidur semalaman. Tuan sangat khawatir semalam karena nyonya belum kembali semalaman. Oleh sebab itu tuan telah bekerja lembur di ruang belajar tanpa tidur sama sekali," jelasnya sedikit berlebih.
Chezy mengerutkan kening. Kenapa dia harus peduli dengan pria itu?
Namun setelah berulang kali bergelut dengan pikirannya, Chezy pun setuju untuk mengantarkan teh jahe.
Dia mengambil alih nampak dan pergi ke ruang belajar tanpa mengetuk pintu.
Dallas tidak terlihat di kursinya. Pria itu rebahan di sofa yang tidak terlalu panjang sehingga kedua kakinya menjuntai. Matanya terpejam dan sesekali mengerutkan kening karena tidak nyaman. Ada lingkaran hitam di sekitar matanya. Pria ini benar-benar tidak tidur semalaman?
"Dallas, butler Sun memintaku untuk mengantar teh jahe," ujarnya seraya meletakkan teh jahe di atas meja.
Dallas yang tampak memejamkan mata akhirnya sedikit sadar dan mengangguk ringan. Dia meminta wanita itu untuk keluar. Namun Chezy mendengar suaranya yang sedikit serak akhirnya curiga jika pria itu benar-benar sakit.
Tanpa berpikir panjang, Chezy menyentuh dahi pria itu. Sangat panas.
"Kamu demam," katanya lagi. "Apakah kamu sudah sarapan?" tanyanya.
Dallas tersenyum padanya dan tidak berdaya. Sejak kapan hatinya begitu luluh oleh wanita ini?
Namun Dallas merasa nyaman saat melihat Chezy mulai bertanya tentang kondisinya. Apakah ini rasanya diperhatikan oleh seorang istri?
"Belum," jawabnya jujur.
Dia berpikir sepanjang malam dan tidak berani untuk tidur. Hingga akhirnya mencapai kesimpulan terakhir ... Dallas jatuh cinta pada wanita di depannya. Benar-benar jatuh cinta dalam waktu yang singkat.
Heh, ini sungguh tidak terduga.
"Tidak heran kamu tambah sakit. Minum ini dulu, aku akan meminta butler Sun untuk menyiapkan makanan. Setelah itu kamu minum obat."
Wanita itu membantunya untuk duduk. Dia yakin Dallas akan merasakan sakit kepala ketika bergerak tiba-tiba. Jadi dia dengan baik hati membantunya.
Dallas memang agak pucat. Dia meminum secangkir teh jahe yang menghangatkan tenggorokannya. Setelah itu kembali berbaring. Tapi dia meraih pergelangan tangan Chezy.
Tidak tahu apa yang ada di pikirannya, Dallas tiba-tiba saja berkata, "Bisakah kamu memasak untukku?" pintanya.
"Kenapa harus aku?"
Chezy baru saja berbuat baik sedikit. Sekarang pria itu mulai memanfaatkan kebaikannya?
"Aku sedang sakit. Dan tiba-tiba saja aku ingin mencicipi masakanmu lagi. Meski rasanya sedikit tidak enak, tapi tidak membuatku sakit perut," jelas Dallas tidak mau mengakui isi pikirannya yang berantakan.
"Dallas!" Chezy menggertakkan gigi, mengembuskan napas dalam-dalam.
Dallas tiba-tiba saja batuk keras dua kali hingga wajahnya sedikit merah.
"Aku tidak tahu, apakah akan hidup lama atau tidak. Tapi rasanya malaikat kematian akan menjemputku kapan saja," ucap Dallas lemah.
Sudut mulut wanita itu berkedut. Kenapa dia tidak tahu jika Dallas kecenderungan berakting?
"Baik! Aku akan memasak untukmu. Katakan, kamu mau makan apa?" Nada bicara Chezy masih jengkel.
"Aku ingin makan Spanish chickpea and spinach stew." Tanpa sengaja, Dallas tersenyum licik.
Ada keheningan selama beberapa saat. Chezy mengerutkan kening. Makanan jenis ini memang dilengkapi nasi, dia tidak asing dengan jenis makanan tersebut karena pernah mencicipinya.
"Kamu yakin?" tanyanya heran. Pria ini sedang menguji keahlian memasaknya?
"Ya." Dallas mengangguk lemah.
"Kalau begitu ... baiklah."
Dallas menaikkan sebelah alisnya. Dia benar-benar akan membuatnya? Padahal jika Chezy menolak, dia tidak akan bersikeras untuk memintanya membuat hidangan tersebut. Setidaknya membutuhkan waktu empat puluh menit untuk memasaknya.
Mau tidak mau, Chezy menyanggupi keinginannya dan segera pergi ke dapur untuk membuatkan sesuatu. Dalam hati, Chezy masih mengomel di sepanjang jalan.
"Kamu lihat saja keahlianku!" gumamnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Sandisalbiah
sukurin... jahat ke istri.. walaupun istri kontra tp harusnya dijaga dan di hormati, bukan malah di rendahkan..
2024-02-29
0
💞 RAP💞
wkwkwk km tunjukan ke ahlian mu
malah dallas akan makin jatuh pada mu chezy
2023-07-16
0
Risti Dani
Tunjukan keahlianmu Chezy
2022-10-22
0