Dallas mengejek. Namun entah kenapa tatapan Chezy lebih dingin dari biasanya.
"Bagus sekali! Ingat kata-katamu ini, Dallas! Aku pasti akan mengingatnya dengan baik!"
Chezy mungkin berpura-pura menjadi wanita bodoh di luar, tidak memiliki apa-apa dan hanya bergantung pada pendapat di toko bunga milik Kallen Parker. Tapi bukan berarti harga dirinya sebagai wanita diinjak begitu mudah.
Awalnya Chezy pikir baik-baik saja karena setelah menyelesaikan misi rahasia, dia akan kembali ke negara K. Ia tidak akan peduli dengan status istri kontraknya yang tak masuk akal ini. Chezy tidak serendah itu.
Kalau begitu, Chezy tidak perlu berpura-pura bodoh lagi di depan Dallas mulai sekarang! Biarkan pria itu tahu, apa artinya tidak bisa menyinggung seorang wanita.
Miley terkekeh menyaksikan pertengkaran itu.
Dia bangkit dan meminta Chezy untuk ikut dengannya. Jika tidak, dia akan menggunakan cara lain untuk membawanya secara paksa.
Chezy tidak mau berdebat atau bertarung saat ini. Identitas nya bisa diragukan lagi dan lagi. Setelah menatap Dallas dengan penuh kebencian, dia bangkit dan mengikuti Miley ke rumah pribadi yang telah dipesan.
Sementara di sofa, Dallas yang minum sendirian sepertinya tenggelam dalam pikirannya sendiri. Sepertinya dia telah melanggar salah satu poin dari persyaratan istri kontrak.
Tiba-tiba saja Asisten Jill meneleponnya untuk segera datang ke kantor.
Dallas tidak mabuk, dia kuat terhadap anggur. Dia segera meninggalkan bar dan tidak memedulikan Chezy saat ini. Urusan di perusahaannya lebih penting.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Miley tidak melakukan sesuatu yang tak senonoh saat ini. Dia hanya meminta Chezy menemaninya minum di kamar pribadi. Namun Chezy yakin, minuman tersebut sudah dicampur dengan suatu obat yang mungkin bisa membuatnya pingsan atau kepanasan.
"Apakah Tuan Miley ingin aku menghangatkan tempat tidurmu?" tanyanya.
"Kudengar dari Dallas, kamu sangat baik di tempat tidur."
"Jangan berbohong. Orang sekelas Dallas tidak akan mengatakan hal seperti itu. Tampaknya foto yang dia ambil waktu itu diberikan padamu. Aku tidak tahu apa perjanjian Dallas denganmu, tapi lebih baik jangan melangkah terlalu jauh!" Chezy tidak berniat untuk minum.
Miley tersenyum lebih dalam. "Nona ternyata sangat pintar. Kenapa kamu tidak menjadi istriku saja alih-alih menjadi istri kontrak Dallas. Aku tidak akan memperlakukanmu dengan buruk."
"Playboy bukan seleraku!"
Miley tidak mau mengakui dirinya seorang playboy. Lagi pula dia hanya bermain wanita tanpa menyentuh mereka terlalu jauh.
"Oh, sayang sekali. Ayo minum, aku akan memberikan sejumlah uang sebagai bayarannya. Bagaimana?" Miley tersenyum licik.
Chezy tidak terkejut. Dia tersenyum sedikit malu namun dalam hatinya sudah menyeringai marah. Tidak apa-apa, tenang saja. Jika ingin membuat lawan lengah dan tidak berdaya, maka ikuti saja dulu jalannya.
Dia mengangguk dan menerima segelas anggur yang diberikan Miley. Setelah menyesapnya dua teguk, Chezy meletakkan gelas.
"Berapa pun yang kamu inginkan, tulis di sini nanti. Aku tidak akan menipumu untuk hal semacam ini, jika tidak, Dallas pasti akan membunuhku." Miley sedikit mabuk saat ini, wajahnya memerah dan kepanasan.
Sebuah cek kosong diletakkan di atas meja beserta pulpennya. Chezy melihat itu dan pikirannya terlintas sesuatu. Senyumnya bahkan lebih lebar.
"Oke, tidak masalah. Aku pikir Dallas tulus padaku sebelumnya, tapi ternyata kamu lebih baik darinya." Chezy membuat alasan.
"Tentu saja."
Di saat Miley mendekat, Chezy tidak menghindar. Pria itu ingin menciumnya, namun Chezy menghindar, tampak malu-malu. Hal semacam ini seperti memancing keinginan seorang pria.
"Hei, jangan menghindar ... Datanglah padaku," bisik Miley berlagak lembut, meremas pinggang wanita itu.
Chezy dengan lihai mengambil sebuah botol kecil kaca seperti parfum dari tas bahunya. Lalu menyemprotkannya ke tubuh Miley.
Miley mencium aroma segar dari cairan yang disemprotkan Chezy. Tampak seperti parfum untuk pria maskulin yang bisa membangkitkan hasrat wanita saat bercinta.
"Rupanya kamu sangat ahli dalam bidang ini. Sesuai yang kamu inginkan, apa saja, lakukanlah." Miley menggodanya tapi selalu gagal untuk mendapatkan ciuman.
"Benarkah? Kalau begitu, mohon sarannya, Tuan Miley," kata Chezy genit. "Ayo ambil foto dulu di tempat tidur," imbuhnya.
"Tentu." Miley sedikit sempoyongan. Namun tubuhnya sudah panas saat ini dan butuh pelampiasan.
Dia tidak peduli apakah Chezy wanita Dallas atau bukan, dia ingin menyentuh wanita sekarang. Chezy memakai gaun yang cukup terbuka. Dia membuka gaunnya sedikit dan juga melepas kemeja Miley. Setelah itu, ambil beberapa foto intim dengan smartphone milik Miley.
Anehnya, Miley merasa agak pusing dan tidak berdaya saat ini. Pikirannya kosong. Rasanya ada yang aneh dengan tubuhnya.
"Apa yang kamu lakukan pada tubuhku? Kenapa begitu lemas?" Miley merasa tenggorokannya kering. Saat Chezy menyentuh dadanya, sangat dingin dan nyaman. Dia ingin lebih.
Pada akhirnya Miley sadar jika Chezy memberinya obat.
Ya, pasti parfum tadi yang membuatnya menjadi seperti ini.
Tebakan Miley tidak salah. Faktanya memang seperti itu.
Wanita tidak akan terpengaruh oleh aroma ini. Aroma parfum tersebut dibuat untuk merangsang hormon pria saja. Jadi Chezy harus berhati-hati saat menggunakannya agar tidak menjadi masalah.
"Jangan khawatir, itu akan menjadi nyaman nanti," kata Chezy.
Senyumnya sudah menghilang saat ini. Dia meletakkan Miley di tempat tidur. Karena tubuhnya lemas, Miley tidak bisa menerkam Chezy. Namun dia bisa melihat ada tonjolan di celana Miley sudah mungkin mengeras.
Chezy lalu mengambil beberapa foto lagi, termasuk foto ambigu yang menunjukkan tonjolan di celana Miley. Meski Miley menggunakan kunci layar, Chezy bisa membobolnya dengan mudah. Oleh karena itu dia mampu mengakses kamera.
Semua foto itu dia kirimkan pada Dallas. Chezy tidak berniat untuk mengintip privasi orang lain, jadi setelah mengirim foto, dia mematikan ponsel seolah sedang melakukan adegan panas di ranjang dan tidak mau diganggu.
"Dallas, kamu licik dan tidak berperasaan. Kalau begitu, jangan salahkan aku!" Chezy menyeringai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Sandisalbiah
dan aku sangat setuju saat Chezy memberi pelajaran pd manusia seperti Dallas...
2024-02-29
2
Elly Watty
you're so smart cheezy......cwek kayak kamu sesuai karakter emang g butuh cwok dlm hidup, cowok cuma nomor sekian bukan prioritas...... karakter yg pling q suka......
2022-10-07
1
fifid dwi ariani
semangat selalu
2022-09-16
0