Miley yang duduk di seberang Dallas memberikan komentar luar biasa. Dia memuji Chezy karena tidak tergoda dengan uang yang diberikan Nyonya Alston. Seperti yang dia ketahui, Nyonya Alston itu sombong dan menyukai status orang lain.
Mengetahui identitas Chezy yang biasa-biasa saja, pasti membuat Nyonya Alston tidak bisa tidur nyenyak sepanjang waktu.
"Tidakkah kamu mau berbagi mainanmu dengan ku?" Miley bercanda.
Dallas menyipitkan mata, tidak menjawab kata-kata itu.
Benarkah Chezy tertarik dengan uangnya?
Atau hanya memanas-manasi ibunya?
Untuk mengetahui lebih jauh, sepertinya Dallas harus bergerak sedikit. Jika Chezy hanya tertarik dengan uang dan statusnya saja, maka dia tidak peduli.
"Tidak masalah. Lain kali aku akan membawanya padamu," jawabnya.
"Kenapa tidak malam ini saja di bar yang biasanya?" Miley menyeringai.
"Ya."
"Heh, kamu benar-benar murah hati."
Miley juga ingin tahu seperti apa sikap istri kontrak Dallas ini. Dia tak kalah tampan dari Dallas. Uang dan kekuasan juga punya. Wanita mana yang tidak mau dengan dirinya.
"Tapi, tunanganmu sungguh tidak terduga. Namun bagaimana bisa Chezy menebak begitu akurat? Apakah kamu memberi tahu dia?"
"Tidak." Dallas juga bingung.
"Sepertinya dia sengaja mencari tahu dan khawatir posisinya akan hilang sebagai nyonya rumah?"
"Aku tidak tahu."
"Kamu tidak asyik diajak ngobrol." Miley bosan.
Dallas ada di kafe karena membahas sesuatu dengan Miley. Dia tidak berniat untuk menguping pembicaraan Chezy dengan ibunya. Siapa yang tahu, dia mendapatkan banyak informasi hari ini. Ibunya berani datang untuk meminta Chezy pergi dan ini masih ada campur tangan keluarga Marweth.
Dia dan Sonya tumbuh bersama sejak kecil. Namun harapannya saat memasuki keinginan menikahi Sonya hancur ketika memergoki Gaines berciuman dengan tunangannya.
Awalnya dia pikir itu masalah sepele. Tapi siapa sangka, dia bahkan mulai melihat kakak dan tunangannya tidur di ranjang yang sama tanpa busana. Ini melewati batasnya.
Jadi sebab itulah Dallas tidak ingin menikahi Sonya dan kurang tertarik dengan wanita mana pun. Hingga Chezy datang sebagai istri kontrak, dia sedikit berbeda saat berada di rumah. Perasaan ini aneh. Namun Dallas belum menemukan jawabannya.
......................
Ketika malam tiba, Dallas yang ada di rumah sejak sore meminta Chezy berganti pakaian. Dia mengajaknya ke sebuah bar untuk bersenang-senang hari ini. Yang tidak biasanya bagi pria itu.
Chezy curiga. Dallas tidak mungkin membawanya tanpa alasan kecuali menjadikannya pelayan saat makan dan menghangatkan tempat tidurnya.
"Tumben kamu mengajakku ke tempat seperti ini," katanya.
"Bukankah kamu sering datang bersama temanmu?"
"Yah, memang. Tapi kebanyakan hanya untuk berkumpul untuk melepaskan rindu," jawabnya berbohong.
Dallas menyetir sendiri.
Setibanya di bar, dia meminta Chezy mengikutinya. Suasana di bar malam ini sangat ramai. Karena bar yang sering didatangi Dallas merupakan tempat kelas atas, semua minuman dan camilan ringan khas di sana tentunya mahal dan berkelas.
Musik disko mampu membangkitkan pikiran untuk bersenang-senang. Pria dan wanita berjoget liar di aula. Ada juga yang hanya duduk dan menikmati anggur mahal di meja bar, dilayani oleh bartender.
Para wanita berpakaian seksi, berdandan tebal, rambut dicat serta berbagai aroma parfum bercampur.
Chezy mengerutkan kening. Dallas sering datang ke tempat ini, sungguh tidak terduga.
Jadi kenapa dia membawanya?
"Dallas, di sini." Seorang pria berambut kecoklatan agak keriting melambai pada Dallas. Pria itu memiliki senyum lembut seperti seorang penggoda. Dan sedikit mabuk.
Ada beberapa wanita seksi dengan kecantikan tertentu di kiri dan kanan pria itu. Chezy menghela napas. Pria playboy, pikirnya.
Dallas duduk dan membiarkan Chezy berada di sebelahnya.
"Kamu akhirnya membawa istrimu ke sini," kata pria itu.
Chezy tidak mengatakan apa-apa, hanya memperhatikannya dengan penasaran. Kenapa rasanya dia pernah melihat pria ini di suatu tempat?
Pria itu tak lain adalah Miley. Dia memperkenalkan dirinya pada Chezy menjabat tangannya cukup lama dan bahkan tidak mau melepaskan.
Jika Chezy dikira lemah, maka dia tak akan mampu melepaskan tangan cabul pria itu.
Sekarang Chezy akhirnya ingat siapa pria di depannya ini.
Miley Wiz!
Bukankah Miley merupakan seorang perancang senjata api kemiliteran dan identitasnya disembunyikan. Chezy tahu ini karena kakeknya dulu bekerja sebagai petinggi kemiliteran sebelum akhir pensiun beberapa tahun lalu karena usia.
Siapa yang menduga akan bertemu dengannya di sini. Untung saja pihak lain tidak mengenalnya. Dan mungkin tidak kenal dengan kakeknya juga.
Orang seperti Miley Wiz ini hanya peduli dengan pekerjaannya sendiri.
"Kamu sepertinya belum tahu kenapa Dallas mengajakmu ke sini? Aku terkejut mengetahui Dallas menikahimu sebagai istri kontrak. Lalu aku memintanya untuk berbagi istri. Nona seharusnya tidak keberatan untuk mencobanya denganku," goda Miley terus terang.
Chezy hanya tersenyum kecil, sedikit tidak nyaman. Dalam hati dia marah pada Dallas. Pria ini berani membawanya ke sini untuk melacu*kannya?
Chezy kesal dan menatap Miley dengan rasa jijik. Dia tidak tertarik dengan pria playboy seperti ini. Bagaimana bisa orang seperti ini bekerja sebagai perancang senjata api rahasia militer?
Miley mengusir kedua wanita seksi di samping kiri dan kanannya setelah memberikan sejumlah uang.
"Dallas, kamu seharusnya tidak keberatan 'kan?" Miley menatap Dallas yang kini telah menyesap segelas anggur merah.
Dallas menggoyangkan gelas anggur dan bertumpu kaki, tampak malas dan seksi. "Bawa saja. Ingat untuk mengembalikannya besok."
"Jangan khawatir." Miley senang.
Chezy menatap Dallas dengan tidak percaya. Kali ini dia benar-benar kehilangan keramahan di wajahnya.
"Dallas! Apakah kamu ingin aku tidur dengan pria lain seperti ini? Melacu*kan ku?" tanyanya dingin.
Dallas tidak mengubah ekspresinya sama sekali. "Aku berhutang budi padanya atas bantuan terakhir kali. Jadi dia ingin kamu melayaninya malam ini," nada bicaranya sangat senang. Dia memiliki kesepakatan dengan Miley jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
"Jika itu beralih pada wanita yang kamu cintai, apakah hasilnya akan tetap sama?"
"Tentu saja tidak. Sayangnya kamu bukan wanita yang dimaksud dan hanya istri kontrakku. Jadi apa yang harus aku pertimbangan?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 119 Episodes
Comments
Vevy Dyana
kpn jd bucin dia
2022-11-26
0
Risti Dani
Balas perbuatan Dillas, Chezy!!!!
Buat Dillas bucin sama kamu
2022-10-22
0
fifid dwi ariani
sabar selalu
2022-09-16
0