CHAPTER 9 - PESAWAT

SELAMAT MEMBACA SEMUANYA...

TAPI SEBELUM MEMBACA, AKU MINTA KALIAN UNTUK LIKE DAN VOTE DULU YA...

KASIH AUTHOR BINTANG LIMA, BAGI YANG BELUM.

SUPAYA AUTHOR-NYA BERSEMANGAT DAN RAJIN UPLOAD.

...o0o...

"Ini pak, kembaliannya untuk bapak saja. Doakan saya dan nenek sampai ke Itali dengan selamat ya..."

Beby menyerahkan satu lembar uang berwarna merah kepada snag supir taxi yang diterima dengan senyum lebarnya.

"Pasti non, saya doakan semoga perjalannya aman!"

Beby tersenyum puas, saat mobil sudah meninggalkan area bandara. Beby dengan menggeret dua koper berjalan beriringan memasuki bandara.

Dua koper itu adalah miliknya dan juga milik sang nenek. Ia tentu tidak bisa membiarkan neneknya menggeret koper yang berat dan besar itu.

Jadilah Beby yang harus membawa kopernya.

"Pesawatnya lepas landas kurang dari 30 menit lagi nek, kita duduk di sini saja. Jangan terlalu jauh, supaya kita gak lari-larian waktu pesawat kita akan terbang. Kasian nenek nanti capek." Beby menuntun Mina untuk duduk di kursi panjang. Sementara ia berdiri, karena keadaan Bandara ini benar-benar sangat ramai.

Mina, nenek itu hanya bisa menundukkan kepalanya. Wajahnya begitu pucat dan keringat dingin tak henti-hentinya keluar dari keningnya.

"Bagaimana keadaan anakku di sana ? Dia sudah makan atau belum...." ucap Mina lirih yang masih bisa di dengar oleh Beby.

Beby menghela nafas panjang, tentu saja ia juga khawatir dengan keadaan orangtuanya. Tapi ia tidak bisa menunjukkan kekhawatirannya didepan sang nenek.

Ia berjongkok didepan Mina, menyamakan tingginya dengan wanita lansia itu. Tangan Beby menggenggam erat kedua tangan keriput Mina. "Nenek tenang saja, pasti Ayah dan Ibu baik-baik saja. Kita doakan yang terbaik untuk mereka ya..."

Cup....

Dikecupnya lama tangan kriput sang nenek, ia berusaha menenangkan hati neneknya yang sedang gelisah.

"Perhatian, para penumpang pesawat Merpati Indonesia dengan nomor penerbangan ITL3003 tujuan Italia dipersilahkan naik ke pesawat udara melalui pintu C01."

"Sekali lagi...Perhatian, para penumpang pesawat Merpati Indonesia dengan nomor penerbangan ITL3003 tujuan Italia dipersilahkan naik ke pesawat udara melalui pintu C01."

"Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih..."

Senyum kecil muncul pada wajah Beby, ia membantu neneknya berdiri.

"Ayo nek, pesawatnya sudah mau lepas landas. Kita akan segera bertemu Ayah dan Ibu."

Wajah murung Mina, langsung berubah sumringah setelah mendengar ucapan Beby, ia menganggukkan kepalanya dan berjalan lebih dulu.

Hati Beby menghangat melihat senyuman neneknya. Dalam hati ia berdoa agar kedua orangtuanya tidak memiliki masalah yang serius di sana.

Dengan semangat yang bergelora, ia menggeret kedua koper menyusul sang nenek yang sudah berjalan jauh didepannya.

...o0o...

"Tuan ayo kita seger berlari. Pesawat akan lepas landas dalam 5 menit!" ucap Jacob dengan cemas.

Mereka saat ini tengah berjalan santai diparkiran menuju bandara.

Dan ya, lima menit lagi pesawat akan lepas landas, tapo tidak ada sedikitpun raut kekhwatiran yang ditampilkan pada wajah dingin Sean.

Sementara Jacob sudah berjalan gelisah dibelakang Sean. Bukannya susah untuk membeli tiket lagi.

Tapi penerbangan menuju Italia hanya akan datang kembali pada dua hari lagi. Dan tentu itu sangat akan menghambat pekerjaan mereka.

Sean akan melewatkan beberapa meeting penting, pengesahan cabang baru, dan juga beberapa undangan yang sudah dijanjikan sebelumnya.

Jadi mereka memang harus benar-benar bisa masuk kedalam pesawat hanya dalam kurun waktu 5 menit, atau mereka akan kehilangan beberapa pekerjaan.

"Tuan saya mohon tolong lebih cepat lagi!" pinta Jacob dengan sungguh-sungguh.

Sean memutar bola matanya malas, ia masih terus berjalan santai. "Diamlah Jacob!" desis Sean kesal. "Mereka tidak akan berani menerbangkan pesawat sialan itu, jika aku belum memasukinya!"

Jacob menghela nafas lega, ia hampir lupa siapa tuannya.

"Baik tuan, maafkan saya." .

Sean tak mengindahkan ucapan Jacob, ia masih berjalan santai menuju terminal pesawatnya.

Hingga akhirnya dia memasuki pesawat, ia menyerahkan boarding pass nya keseorang pramugari cantik.

"Kelas business, kursi nomor X11. Mari saya antar ke kursi anda. Mr, Sean..." ucap Pramugari dengan senyum menawan.

Tanpa menjawab Sean langsung mengikuti langkah pramugari dari belakang.

Sedangkan di depan pramugari itu tersenyum dengan wajah memerah. Ternyata benar! Tuan Sean Alejandro lebih tampan daripada yang di TV! batinnya memekik kesenangan karena ia mendapatkan jam terbang yang sama dengan Sean.

Dengan sengaja pramugari itu melenggak-lenggokkan tubuhnya yang molek agar mendapat perhatian Sean.

"Hm, di sini bangku anda, Mr. Sean.." ucap pramugari itu senyum ramah.

Sean mengangguk lalu segera duduk di bangkunya dan Jacob yang ikut duduk di sampingnya.

"Jika ada sesuatu yang anda inginkan cukup naikkan tangan Mr. Sean keatas. Saya akan dengan cepat datang kemari..."

Pramugari itu menunduk, hingga b3l4han dadanya terlihat dengan jelas di mata Sean. Wajah cantik pramugari itu mendekat kearah telinga Sean.

"Jika butuh yang lebih anda bisa panggil saya untuk menemani anda di kamar mandi," sambungnya berbisik.

Pramugari itu menegakkan tubuhnya kembali. "Baik saya permisi, Mr. Sean, Mr. Jacob...."

Sean menyenderkan kepalanya pada sandaran kursi dan memasang seluruh sabuk pengawasan saat pesawat mulai lepas landas.

Setelah semua selesai, Sean menutup matanya membiarkan mimpi yang menamainya selama perjalanan menuju Italia.

"Nek, ayo dipakai dulu sabuknya..."

Sean langsung membuka mata, dengan posisi duduk tegap saat indra pendengarannya menangkap suara yang sangat ia kenal.

Ia menggosok kedua telinganya dengan sedikit kasar. "Astaga, kenapa aku masih mendengar suara wanita itu! Sial!" batinnya.

"Tuan ada apa ?" ucap Jacob bingung saat melihat tuannya bergerak tak nyaman dikursinya.

Sean menggeleng, "tidak apa, hanya telingaku hanya sedikit berdengung."

Setelah beberapa saat akhirnya Sean kembali memejamkan matanya. Mengusir bayangan wanita itu dalam pikirannya, dan menyandarkan punggungnya pada kursinya.

"Nenek pegang tangan Beby aja, sebentar lagi pesawatnya bakalan naik..."

Deg....

"Beby...." batin Sean.

Dengan cepat, ia menolehkan pandangannya kebelakang. Mulutnya terbuka lebar saat mendapati wanita yang selalu menganggu pikirannya duduk di kursi pesawat tepat di belakang kursinya.

Sementara Beby yang sibuk dengan neneknya, mengalihkan pandangannya kedepan saat merasakan ada seseorang yang memperhatikannya.

Mata Beby membulat terkejut, jantungnya tiba-tiba berdetak cepat.

"ASTAGA!! BULE GILA!!" teriak Beby dengan kencang hingga kini semua pasang mata menatap bingung kearahnya.

"Sial, aku dalam masalah!" batin Beby.

"Apa yang dia lakukan di Italia? Oh Tuhan, kumohon jangan...." batin Sean.

...o0o ...

GIMANA ? SERU GAK CHAPTER HARI INI ?

YUK LANGSUNG NEXT KE CHAPTER SELANJUTNYA....

TAPI SEBELUMNYA JANGAN LUPA MASUKKAN CERITA INI KE FAVORIT YA...

BANTU AUTHOR VOTE+KOMEN+LIKE.

SUPAYA AKU LEBIH SEMANGAT NULISNYA 🥰

TERIMA KASIH SEMUANYA

Terpopuler

Comments

Yantisejati

Yantisejati

buat sean bucin tor,kasihan baby

2022-03-05

0

Pertiwi Tiwi

Pertiwi Tiwi

wkwkwk.bule edan ora eling

2022-03-05

0

Asri Widiastuti

Asri Widiastuti

seru... smg bisa lanjut...

2022-02-11

0

lihat semua
Episodes
1 CHAPTER 1 – SIAPA ITU BEBY ?
2 CHAPTER 2 - BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN UANG?
3 CHAPTER 3 - MALAM DENGAN PRIA ASING
4 CHAPTER 4 - SIAPA SEAN ?
5 CHAPTER 5 - MALAM DENGAN PRIA ASING (2)
6 CHAPTER 6 - TIDUR
7 CHAPTER 7 - KEHILANGAN DIA
8 CHAPTER 8 - BERANGKAT
9 CHAPTER 9 - PESAWAT
10 CHAPTER 10 - BANGKRUT?
11 CHAPTER 11 - KESEPAKATAN YANG MENGUNTUNGKAN
12 CHAPTER 12 - DATANG KE KANDANG SINGA
13 CHAPTER 13 - KASIAN SEKALI....
14 CHAPTER 14 - BAU!!
15 CHAPTER 15 - MUKBANG
16 CHAPTER 16 - ENAK KAN ?
17 CHAPTER 17 - PAGI YANG CERAH
18 CHAPTER 18 - SEKOLAH
19 CHAPTER 19 - BOS TAMBANG NIH
20 CHAPTER 20 - RUMAH SAKIT
21 CHAPTER 21 - BERTIGA!
22 CHAPTER 22 - SEMOGA TIDAK!
23 CHAPTER 23 - MARAH ?
24 CHAPTER 24 - SINGKIRKAN?
25 CHAPTER 25 - TERNYATA DIA DI JUAL
26 CHAPTER 26 - AKU BERI KESEMPATAN
27 CHAPTER 27 - KENAPA MIRIP ?
28 CHAPTER 28 - MEREPOTKAN
29 CHAPTER 29 - BANGUNLAH...
30 CHAPTER 30 - PERANG DINGIN
31 CHAPTER 31 - MINUMLAH.
32 CHAPTER 32 - JANGAN NANGIS!
33 CHAPTER 33 - KEMBALI ?
34 CHAPTER 34 - TERIMA ATAU TIDAK?
35 CHAPTER 35 - SADAR
36 CHAPTER 36 - ADIK IPAR ?
37 CHAPTER 37 - HUSSS!! SANA!
38 CHAPTER 38 - WANITA ASIA
39 CHAPTER 39 - TERTARIK
40 CHAPTER 40 - DARI SIAPA ?
41 CHAPTER 41 - SEAN vs DOMINIC
42 CHAPTER 42 - AMARAH SEAN
43 CHAPTER 43 - BERDARAH
44 CHAPTER 44 - PENGAKUAN DOMINIC
45 CHAPTER 45 - PERASAAN YANG TIDAK ENAK
46 CHAPTER 46 - PENGASUH CLARA
47 CHAPTER 47 - JANGAN DIBUAT BERCANDA
48 CHAPTER 48 - SELAMAT TINGGAL
49 CHAPTER 49 - BENCI DAN CINTA
50 CHAPTER 50 - JANGAN SEMBUNYI
51 CHAPTER 51 - PERGI JAUH
52 CHAPTER 52 - DIMANA ?
53 CHAPTER 53 - ULAH DOMINIC
54 CHAPTER 54 - VANIA ANEH ? SERBUK APA ?
55 CHAPTER 55 - SELIDIKI....
56 CHAPTER 56 - JADI DIA ?!?!
57 CHAPTER 57 - FAKTA MENGEJUTKAN
58 CHAPTER 58 - AMARAH DAN PENYESALAN
59 CHAPTER 59 - PENYESALAN DAN EKSEKUSI
60 CHAPTER 60 - PULANG
61 CHAPTER 61 - TAK SENGAJA BERTEMU
62 CHAPTER 62 - APA YANG TERJADI
63 CHAPTER 63 - OBAT APA ?
64 CHAPTER 64 - KEPIKIRAN
65 CHAPTER 65 - POSITIF
66 CHAPTER 66 - KATAKAN DIMANA ?
67 CHAPTER 67 - KAPAN NIKAH?
68 CHAPTER 68 - BERTEMU
69 CHAPTER 69 - JADI BENAR ?
70 CHAPTER 70 - SALAHKU ATAU KAMU ?
71 CHAPTER 71 - MARAH...
72 CHAPTER 72 - MERASA DIKHIANATI
73 CHAPTER 73 - MENYELESAIKAN PERMASALAH
74 CHAPTER 74 - TES!
75 CHAPTER 75 - TIDAK....
76 CHAPTER 76 - AKU BUKAN DIA
77 CHAPTER 77 - BERKELAHI
78 CHAPTER 78 - SIASAT TERAKHIR SEAN
79 CHAPTER 79 - AKHIR
80 CHAPTER 80 - KECELAKAAN
81 CHAPTER 81 - MENYIAPKAN PEMAKAMAN
82 CHAPTER 82 - JADI ?
83 CHAPTER 83 - END... ???
84 NASIB SEAN
85 AKHIRNYA DARI SEMUANYA
Episodes

Updated 85 Episodes

1
CHAPTER 1 – SIAPA ITU BEBY ?
2
CHAPTER 2 - BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN UANG?
3
CHAPTER 3 - MALAM DENGAN PRIA ASING
4
CHAPTER 4 - SIAPA SEAN ?
5
CHAPTER 5 - MALAM DENGAN PRIA ASING (2)
6
CHAPTER 6 - TIDUR
7
CHAPTER 7 - KEHILANGAN DIA
8
CHAPTER 8 - BERANGKAT
9
CHAPTER 9 - PESAWAT
10
CHAPTER 10 - BANGKRUT?
11
CHAPTER 11 - KESEPAKATAN YANG MENGUNTUNGKAN
12
CHAPTER 12 - DATANG KE KANDANG SINGA
13
CHAPTER 13 - KASIAN SEKALI....
14
CHAPTER 14 - BAU!!
15
CHAPTER 15 - MUKBANG
16
CHAPTER 16 - ENAK KAN ?
17
CHAPTER 17 - PAGI YANG CERAH
18
CHAPTER 18 - SEKOLAH
19
CHAPTER 19 - BOS TAMBANG NIH
20
CHAPTER 20 - RUMAH SAKIT
21
CHAPTER 21 - BERTIGA!
22
CHAPTER 22 - SEMOGA TIDAK!
23
CHAPTER 23 - MARAH ?
24
CHAPTER 24 - SINGKIRKAN?
25
CHAPTER 25 - TERNYATA DIA DI JUAL
26
CHAPTER 26 - AKU BERI KESEMPATAN
27
CHAPTER 27 - KENAPA MIRIP ?
28
CHAPTER 28 - MEREPOTKAN
29
CHAPTER 29 - BANGUNLAH...
30
CHAPTER 30 - PERANG DINGIN
31
CHAPTER 31 - MINUMLAH.
32
CHAPTER 32 - JANGAN NANGIS!
33
CHAPTER 33 - KEMBALI ?
34
CHAPTER 34 - TERIMA ATAU TIDAK?
35
CHAPTER 35 - SADAR
36
CHAPTER 36 - ADIK IPAR ?
37
CHAPTER 37 - HUSSS!! SANA!
38
CHAPTER 38 - WANITA ASIA
39
CHAPTER 39 - TERTARIK
40
CHAPTER 40 - DARI SIAPA ?
41
CHAPTER 41 - SEAN vs DOMINIC
42
CHAPTER 42 - AMARAH SEAN
43
CHAPTER 43 - BERDARAH
44
CHAPTER 44 - PENGAKUAN DOMINIC
45
CHAPTER 45 - PERASAAN YANG TIDAK ENAK
46
CHAPTER 46 - PENGASUH CLARA
47
CHAPTER 47 - JANGAN DIBUAT BERCANDA
48
CHAPTER 48 - SELAMAT TINGGAL
49
CHAPTER 49 - BENCI DAN CINTA
50
CHAPTER 50 - JANGAN SEMBUNYI
51
CHAPTER 51 - PERGI JAUH
52
CHAPTER 52 - DIMANA ?
53
CHAPTER 53 - ULAH DOMINIC
54
CHAPTER 54 - VANIA ANEH ? SERBUK APA ?
55
CHAPTER 55 - SELIDIKI....
56
CHAPTER 56 - JADI DIA ?!?!
57
CHAPTER 57 - FAKTA MENGEJUTKAN
58
CHAPTER 58 - AMARAH DAN PENYESALAN
59
CHAPTER 59 - PENYESALAN DAN EKSEKUSI
60
CHAPTER 60 - PULANG
61
CHAPTER 61 - TAK SENGAJA BERTEMU
62
CHAPTER 62 - APA YANG TERJADI
63
CHAPTER 63 - OBAT APA ?
64
CHAPTER 64 - KEPIKIRAN
65
CHAPTER 65 - POSITIF
66
CHAPTER 66 - KATAKAN DIMANA ?
67
CHAPTER 67 - KAPAN NIKAH?
68
CHAPTER 68 - BERTEMU
69
CHAPTER 69 - JADI BENAR ?
70
CHAPTER 70 - SALAHKU ATAU KAMU ?
71
CHAPTER 71 - MARAH...
72
CHAPTER 72 - MERASA DIKHIANATI
73
CHAPTER 73 - MENYELESAIKAN PERMASALAH
74
CHAPTER 74 - TES!
75
CHAPTER 75 - TIDAK....
76
CHAPTER 76 - AKU BUKAN DIA
77
CHAPTER 77 - BERKELAHI
78
CHAPTER 78 - SIASAT TERAKHIR SEAN
79
CHAPTER 79 - AKHIR
80
CHAPTER 80 - KECELAKAAN
81
CHAPTER 81 - MENYIAPKAN PEMAKAMAN
82
CHAPTER 82 - JADI ?
83
CHAPTER 83 - END... ???
84
NASIB SEAN
85
AKHIRNYA DARI SEMUANYA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!