BAB 15 | Kau Yang Memanggilku Sialan

Happy Reading!

Markisa berjalan keluar dari ruangan itu, dia sudah cukup mendengar Dove membeberkan sendiri masalahnya dan Zac? Sepertinya rencana Markisa benar-benar berhasil Zac akan ada dalam genggamannya tanpa dia berusaha keras.

Zac yang menyusul Markisa segera menahan Markisa sehingga membuat Markisa menghentikan langkahnya dan menatap Zac.

"Ada apa, Tuan?" tanya Markisa yang membuat Zac terdiam.

"A-Aku, aku ingin meminta maaf padamu, aku tidak sadar kalau aku dijebak dalam semua kejadian ini,"

Markisa tersenyum kecut dan menatap Zac dalam. "Kenapa baru bilang sekarang? Setelah kau mengetahui faktanya."

Zac menatap ke arah lain, berusaha memikirkan kata-kata yang tepat untuk Markisa, Markisa yang masih berdiri dihadapan Zac mengangkat alisnya menanti ungkapan kata Zac.

"Aku menyesal mengetahui ini sekarang, bisakah kita memulai dari awal, aku akan merubah sikapku, percayalah," ujar Zac dengan tatapan penuh ketulusan.

Zac memang belum mencintai Markisa, namun melihat semua fakta yang sebenarnya membuat Zac sadar bahwa Markisa hanya korban yang tidak pantas untuk disakiti, Zac menggenggam tangan Markisa berusaha meyakinkan nya, karena cinta bisa datang karena terbiasa.

"Jangan membuang-buang waktumu Tuan, aku tidak mencintaimu, sekarang atau sampai kapan pun itu, catat itu di kepalamu," Markisa melepaskan tangan Zac.

Markisa berjalan kembali meninggalkan Zac yang terdiam akibat ucapan Markisa, yang membuat Zac berteriak kesal kepadanya. "Kalau kau tidak mencintaiku, kenapa kau masih mau bersamaku! Bahkan kau tidak memberiku kesempatan!"

Markisa menghentikan langkahnya kembali tanpa membalikkan badannya kepada Zac. "Ada beberapa hal yang tidak perlu kau ketahui, Tuan."

Zac kembali terdiam, sementara Markisa masih terus berjalan dan menghilang dari hadapan Zac, Markisa berjalan menuju pinggir jalan melalui pintu samping, masih banyak media diluar, Markisa berdiri mencari taksi.

Markisa tidak pulang bersama Milo, karena Milo ada tugas lain untuk membuat kubu bangsa percoklatan, Dove, Dairy dan Tango terpecah belah, ibarat sebuah kalimat, jika kau tidak bisa menghentikan orang yang jahat, maka mereka akan saling menghancurkan sendiri dengan komposisi yang tepat.

Markisa sedang menunggu taksi yang dia pesan, sebelum mobil Zac terparkir dihadapannya disusul oleh Zac yang turun dan langsung menggendong Markisa paksa.

"Apa yang kau lakukan?" protes Markisa berusaha melepaskan dirinya dari Zac.

"Kau lupa kalau suamimu diktator! Dan semua yang aku inginkan harus dituruti," Zac membuka pintu mobil dan memasukkan Markisa kedalam mobil.

"Kau-" Zac menahan kalimat Markisa dengan jari telunjuk yang diletakkan dibibir Markisa.

"Aku tahu, apa yang ingin kau katakan, Aku diktator hanya untuk orang yang bisa ku atur dan itu bukan kau!" jawab Zac masuk kedalam mobil melalui pintu pengemudi.

Markisa menatap Zac dengan tatapan tajam sementara Zac menjalankan mobilnya dan meninggalkan area kediaman Mourt.

"Turunkan aku, Tuan!" pinta Markisa tanpa di perdulikan oleh Zac.

"Kenapa kau begitu kekeuh dengan pendirianmu! Aku tidak akan pernah mencintaimu, Tuan, aku menikahimu karena untuk mengungkapkan kebusukan kakakku," lanjut Markisa tanpa mengungkapkan niat untuk membuat Zac jatuh cinta.

Menolak Zac dan membuatnya penasaran adakah rencana Markisa, tidak asik rasanya jika langsung menerimanya, Markisa akan membuat Zac mencintainya secara berproses sehingga ketika Zac mencintainya karena semua prosesnya, semuanya akan terasa sakit jika Markisa meninggalkannya.

"Aku tidak peduli apa tujuanmu, kau wanitaku, dan aku suamimu, mau atau tidak pun kau mencintaiku, akan ku buat kau lupa bagaimana mencintai pria lain, karena kau hanya akan mencintaiku." jawab Zac.

"Kalimatmu terdengar sombong, mungkin kalau kau tidak mengetahui faktanya kau masih memanggilku wanita sialan," ujar Markisa tertawa garing penuh kesinisan.

"Baiklah kalau kau tidak bisa mencintaiku, bagaimana kalau kau menjadi partner ranjangku?" Zac menghentikan mobilnya dan mendekatkan kepalanya pada Markisa.

"Kau pikir aku wanita murahan yang sering kau kencani dan kau lemparkan uang ketika kau sudah puas?" protes Markisa yang tanpa sadar Zac langsung mencium bibirnya.

Markisa membulatkan mata sempurna disaat Zac meraih kepala Markisa dan menekan kepala Markisa agar memperdalam pagutan mereka, setelahnya Zac melepaskan ciuman itu dan melanjutkan perjalanan.

"Makanya biarkan aku berusaha menjadi suamimu," Zac tersenyum dengan rahang tegasnya yang membuat wajahnya terlihat ramah. "Dan aku anggap itu sebagai pengenalan dari kisah cinta kita, bagaimana?"

"Teruslah berusaha Tuan," sinis Markisa menatap keluar jendela.

Milo kini berdiri di samping pintu ruangan kepolisian disaat Dove, Tango dan Dairy yang sebenarnya hanya wajib lapor karena kasus pornografi malah melaporkan Markisa atas tuduhan pencemaran nama baik.

Dengan bantuan Tango dan Dairy yang ingin menjadi saksi Dove bahwa Markisa yang merebut file tersebut dan menyebarkannya sebagai konten pornografi kemudian menyebarkannya melalui akunnya sendiri, membuat pihak polisi tersebut segera memproses laporan itu.

Milo yang mendengar itu tersenyum sinis penuh kelicikan. "Sepertinya ketiga bedebah ini ingin memainkan dua ular tangga, baiklah seberapa berakreditasi pihak hukum bisa menerima laporan kalian,"

TBC

Terpopuler

Comments

umi b4well (hiatus)

umi b4well (hiatus)

bucin

2022-11-17

0

Hikmah Araffah

Hikmah Araffah

Zac akunmelelh🤣

2022-08-12

0

Siti Zen

Siti Zen

Ya Allah aku klo baca nama nya ngakak🤣🤣🤣

2022-07-21

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 01 | Kebusukan Yang Terencana
2 BAB 02 | Sang Pemilik Kehormatan
3 BAB 03 | Kau Pikir, Aku Pasrah?
4 BAB 04 | Rencana Markisa
5 BAB 05 | Sang Pengantin Pengganti
6 BAB 06 | Istri, Hanyalah Statusku
7 BAB 07 | Aku Istrimu, Bukan Budakmu
8 BAB 08 | Kau Ingin Mendua? Silakan
9 BAB 09 | Bukan Penggantimu
10 BAB 10 | Saatnya Balas Dendam
11 BAB 11 | Harga?
12 BAB 12 | Rudalmu Lebih Jujur
13 BAB 13 | Aku Tidak Perlu Repot-Repot
14 BAB 14 | Ini, Untuk Wanitaku
15 BAB 15 | Kau Yang Memanggilku Sialan
16 BAB 16 | Kau Butuh Psikiater, Tuan
17 BAB 17 | Sekarang Siapa Yang Bodoh!?
18 BAB 18 | Partner Ranjang Tuan Diktator
19 BAB 19 | Memutar Meja
20 BAB 20 | Bedebah Sialan
21 BAB 21 | Kau Bodoh!
22 BAB 22 | Kau Ingin Menghukumku, Hah?
23 BAB 23 | Bertahanlah, Tuan Diktator
24 BAB 24 | Sudahi Perjanjian Kita
25 BAB 25 | Kau Ingat Sekarang?
26 BAB 26 | Tidak Akan Melepasmu
27 BAB 27 | Memulai Kembali
28 BAB 28 | Surogasi?
29 BAB 29 | Mertuaku Berwatak Sampah
30 BAB 30 | Sekedar Membantah
31 BAB 31 | Novel Baru: Genius Bride Duda Depresi
32 BAB 32 | Kau Salah Ruangan Nona?
33 BAB 33 | Mertuamu Itu Iblis!
34 BAB 34 | Pria Itu Kekasihmu
35 BAB 35 | Bertemu Kembali
36 BAB 36 | Fakta Baru
37 BAB 37 | Apa Aku Lupa?
38 BAB 38 | Sekedar Membuktikan
39 BAB 39 | Tepat Sekali
40 BAB 40 | Menjauhi Fakta
41 BAB 41 | Sebuah Kebenaran
42 BAB 42 | Dokter Kandungan Menyebalkan
43 BAB 43 | Janji Dove
44 BAB 44 | Malaikat Yang Sesungguhnya
45 BAB 45 | Tuan Durex dan Nyonya Fiesta
46 BAB 46 | Pria Sialan Yang Kucintai
47 BAB 47 | Kau Marah, Hm?
48 BAB 48 | Lihatlah Yang Ada Dihadapanmu
49 BAB 49 | Bagaimana Bisa?
50 BAB 50 | Mantan Istri Kedua
51 BAB 51 | Permainan Baru Dimulai
52 BAB 52 | Hm? Aku Tahu!
53 BAB 53 | Bukti dan Bukti Lagi
54 BAB 54 | Penipu Yang Tertipu
55 BAB 55 | Tertarik Denganku?
56 BAB 56 | Aku Juga Bisa Menipumu
57 BAB 57 | Godaan Mas Suami
58 BAB 58 | Bangun Kak
59 BAB 59 | Dokter Tan, Terhormat
60 BAB 60 | Bagaimana Sekarang?
61 BAB 61 | Sangat Memalukan
62 BAB 62 | Bukan Salahku Merebut Istrimu
63 BAB 63 | Tingkah Mas Suami
64 BAB 64 | Keputusan Terburuk
65 BAB 65 | Belajarlah Menerima Keadilan Itu
66 BAB 66 | Sudah Hakku Mempertahankan Istriku
67 BAB 67 | Luka Sekerat Rasa
68 Pengantin Tuan Adam [Karya Anak Kost]
69 BAB 68 | Apakah Aku Terlambat?
70 BAB 69 | Tuhan Belum Membuatmu Menyerah
71 BAB 70 | Memilih Menikahi Tuan Zac
72 BAB 71 | Istrimu? Kusebut istri Kita
73 BAB 72 | Dia Lupa Dengan Siapa Dia Berurusan
74 BAB 73 | Memelukmu Untuk Menikammu Lebih Dalam
75 BAB 74 | Sisi Lain Dokter Tan
76 BAB 75 | Posesif, Mesum, Diktator, Tapi Dia Suamiku
77 BAB 76 | Dewa Penolongmu, Dairy
78 BAB 77 | Baby Z Terhormat
79 BAB 78 | Semua Wanita Berhak Menjadi Ratu
80 BAB 79 | Jadikan Aku Suamimu
81 BAB 80 | Bukan Sebatas Bias Pilu
82 BAB 81 | Treatman Perasaan
83 BAB 82 | Batalkan Pernikahan Ini
84 BAB 83 | Pasangan Pengganti
85 BAB 84 | Kakak Yang Dilangkahi
86 BAB 85 | Terhentak Keadaan
87 BAB 86 | Akhir Dari Segala Perjuangan
88 BAB 87 | Menemukan Penggantimu
89 BAB 88 | Haruskah Memilih?
90 BAB 89 | Pilihan Markisa
91 BAB 90 | Pertanyaan Satu Juta Dollar
92 BAB 91 | Kau Yang Memulainya
93 BAB 92 | Sebuah Keputusan
94 BAB 93 | Baby Z Itu Kuat
95 BAB 94 | Dua Bedebah
96 BAB 95 | Om Suka Aran?
97 BAB 96 | Perdebatan Batin
98 BAB 97 | Perjanjian Markisa
99 BAB 98 | Patah Hati Seorang Suami
100 BAB 99 | Menikah Saja Lagi
101 BAB 100 | Goyahnya Pertahanan
102 Gairah Cinta CEO Bastard By Kisss
103 BAB 101 | Tangisan Bernada Pilu
104 BAB 102 | Tak Bertepi Pandang
105 BAB 103 | Moureen Agatha Ryzam [END]
Episodes

Updated 105 Episodes

1
BAB 01 | Kebusukan Yang Terencana
2
BAB 02 | Sang Pemilik Kehormatan
3
BAB 03 | Kau Pikir, Aku Pasrah?
4
BAB 04 | Rencana Markisa
5
BAB 05 | Sang Pengantin Pengganti
6
BAB 06 | Istri, Hanyalah Statusku
7
BAB 07 | Aku Istrimu, Bukan Budakmu
8
BAB 08 | Kau Ingin Mendua? Silakan
9
BAB 09 | Bukan Penggantimu
10
BAB 10 | Saatnya Balas Dendam
11
BAB 11 | Harga?
12
BAB 12 | Rudalmu Lebih Jujur
13
BAB 13 | Aku Tidak Perlu Repot-Repot
14
BAB 14 | Ini, Untuk Wanitaku
15
BAB 15 | Kau Yang Memanggilku Sialan
16
BAB 16 | Kau Butuh Psikiater, Tuan
17
BAB 17 | Sekarang Siapa Yang Bodoh!?
18
BAB 18 | Partner Ranjang Tuan Diktator
19
BAB 19 | Memutar Meja
20
BAB 20 | Bedebah Sialan
21
BAB 21 | Kau Bodoh!
22
BAB 22 | Kau Ingin Menghukumku, Hah?
23
BAB 23 | Bertahanlah, Tuan Diktator
24
BAB 24 | Sudahi Perjanjian Kita
25
BAB 25 | Kau Ingat Sekarang?
26
BAB 26 | Tidak Akan Melepasmu
27
BAB 27 | Memulai Kembali
28
BAB 28 | Surogasi?
29
BAB 29 | Mertuaku Berwatak Sampah
30
BAB 30 | Sekedar Membantah
31
BAB 31 | Novel Baru: Genius Bride Duda Depresi
32
BAB 32 | Kau Salah Ruangan Nona?
33
BAB 33 | Mertuamu Itu Iblis!
34
BAB 34 | Pria Itu Kekasihmu
35
BAB 35 | Bertemu Kembali
36
BAB 36 | Fakta Baru
37
BAB 37 | Apa Aku Lupa?
38
BAB 38 | Sekedar Membuktikan
39
BAB 39 | Tepat Sekali
40
BAB 40 | Menjauhi Fakta
41
BAB 41 | Sebuah Kebenaran
42
BAB 42 | Dokter Kandungan Menyebalkan
43
BAB 43 | Janji Dove
44
BAB 44 | Malaikat Yang Sesungguhnya
45
BAB 45 | Tuan Durex dan Nyonya Fiesta
46
BAB 46 | Pria Sialan Yang Kucintai
47
BAB 47 | Kau Marah, Hm?
48
BAB 48 | Lihatlah Yang Ada Dihadapanmu
49
BAB 49 | Bagaimana Bisa?
50
BAB 50 | Mantan Istri Kedua
51
BAB 51 | Permainan Baru Dimulai
52
BAB 52 | Hm? Aku Tahu!
53
BAB 53 | Bukti dan Bukti Lagi
54
BAB 54 | Penipu Yang Tertipu
55
BAB 55 | Tertarik Denganku?
56
BAB 56 | Aku Juga Bisa Menipumu
57
BAB 57 | Godaan Mas Suami
58
BAB 58 | Bangun Kak
59
BAB 59 | Dokter Tan, Terhormat
60
BAB 60 | Bagaimana Sekarang?
61
BAB 61 | Sangat Memalukan
62
BAB 62 | Bukan Salahku Merebut Istrimu
63
BAB 63 | Tingkah Mas Suami
64
BAB 64 | Keputusan Terburuk
65
BAB 65 | Belajarlah Menerima Keadilan Itu
66
BAB 66 | Sudah Hakku Mempertahankan Istriku
67
BAB 67 | Luka Sekerat Rasa
68
Pengantin Tuan Adam [Karya Anak Kost]
69
BAB 68 | Apakah Aku Terlambat?
70
BAB 69 | Tuhan Belum Membuatmu Menyerah
71
BAB 70 | Memilih Menikahi Tuan Zac
72
BAB 71 | Istrimu? Kusebut istri Kita
73
BAB 72 | Dia Lupa Dengan Siapa Dia Berurusan
74
BAB 73 | Memelukmu Untuk Menikammu Lebih Dalam
75
BAB 74 | Sisi Lain Dokter Tan
76
BAB 75 | Posesif, Mesum, Diktator, Tapi Dia Suamiku
77
BAB 76 | Dewa Penolongmu, Dairy
78
BAB 77 | Baby Z Terhormat
79
BAB 78 | Semua Wanita Berhak Menjadi Ratu
80
BAB 79 | Jadikan Aku Suamimu
81
BAB 80 | Bukan Sebatas Bias Pilu
82
BAB 81 | Treatman Perasaan
83
BAB 82 | Batalkan Pernikahan Ini
84
BAB 83 | Pasangan Pengganti
85
BAB 84 | Kakak Yang Dilangkahi
86
BAB 85 | Terhentak Keadaan
87
BAB 86 | Akhir Dari Segala Perjuangan
88
BAB 87 | Menemukan Penggantimu
89
BAB 88 | Haruskah Memilih?
90
BAB 89 | Pilihan Markisa
91
BAB 90 | Pertanyaan Satu Juta Dollar
92
BAB 91 | Kau Yang Memulainya
93
BAB 92 | Sebuah Keputusan
94
BAB 93 | Baby Z Itu Kuat
95
BAB 94 | Dua Bedebah
96
BAB 95 | Om Suka Aran?
97
BAB 96 | Perdebatan Batin
98
BAB 97 | Perjanjian Markisa
99
BAB 98 | Patah Hati Seorang Suami
100
BAB 99 | Menikah Saja Lagi
101
BAB 100 | Goyahnya Pertahanan
102
Gairah Cinta CEO Bastard By Kisss
103
BAB 101 | Tangisan Bernada Pilu
104
BAB 102 | Tak Bertepi Pandang
105
BAB 103 | Moureen Agatha Ryzam [END]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!