Happy Reading!
•
•
"Apakah kau melihat, Kisa?" tanya Milo pada Tango.
Tango yang tidak mengetahui keberadaan Markisa hanya menggeleng yang membuat Milo menghembuskan napas kasar.
"Bagaimana sih, kau kekasihnya kan," Milo kemudian beranjak meninggalkan Tango.
Tango hanya menelan ludahnya mendapat pertanyaan seperti itu, pasalnya kemarin Markisa baru memutuskan hubungan dengannya, Milo yang membaca gelagat aneh itu hanya menatap Tango dalam.
"Ada yang kau sembunyikan?" tanya Milo.
Tango terdiam ia kembali menelan ludahnya sendiri. "T-Tidak ada."
"Oh, yasudah."
Milo Antonio Mourt, sosok kakak tertua dari Mourt bersaudara, ia tampak sibuk mencari keberadaan adik kesayangannya itu, karena pernikahan Dovw dan Zac akan segera dimulai, sementara dari pagi dia sudah menghilang.
"Milo, kamu sudah ketemu sama adikmu?" tanya Nyonya Cimory Andrana, sang ibu dari Mourt bersaudara.
Milo yang mendapat pertanyaan dari ibunya hanya menggeleng kemudian berjalan kembali mencari Markisa, sementara itu Nyonya Cimory, segera menemui suaminya Tuan Dancow Mourt, yang tengah sibuk menelepon ponsel Markisa.
"Kita sudah terlambat, pihak keluarga Alzachric, sudah menunggu, cepat panggilkan Dove, kita harus ke gedung pernikahan sekarang," ujar Tuan Mourt berjalan keluar rumah.
Akhirnya seluruh keluarga dari pihak Dove memilih berangkat sekarang tanpa menunggu Markisa ditemukan, sementara itu didalam kamar, Dove, Tango dan Dairy sedang berdebat panjang mengenai keberadaan Markisa.
"Kalian berdua, benar-benar bodoh, kalau video itu hilng, bagaimana aku membatalkan pernikahanku dengan si Tua bangka itu!" teriak Dove yang membuat Dairy kesal.
"Sialan! Turunkan nada bicaramu, kemana kau semalam sewaktu Markisa menghancurkan ponselku dan tanpa kusadari mematahkan memori disk di laptop ku, semua rencana kita sia-sia, lebih baik kau nikahi saja Tuan Zac," jawab Dairy sinis.
Tango yang melihat itu berdua hanya terdiam sebelum Nyonya Mourt, memanggil mereka yang membuat mereka pasrah, karena pernikahan akan dilangsungkan beberapa saat lagi.
Setelahnya pihak keluarga Mourt harus terlebih dahulu menemui keluarga Alzachric dengan melakukan adat jumpa muka antar keluarga secara pribadi, sebelum menyelenggarakan akad nikah di gedung yang sudah disewa.
Adat keluarga mereka yang terbilang cukup aneh, yaitu membuat kedua calon mempelai pengantin mengucapkan isi hati mereka sejujurnya dihadapan kedua belah keluarga untuk mengetahui apa saja keluh kesah sebelum pernikahan dilangsungkan.
Keluarga Mourt yang berjumlah delapan orang itu termasuk Dove, Tango dan Dairy, berangkat menggunakan dua mobil berbeda menuju kediaman Alzachric.
Selepas kepergian keluarganya, Milo yang menaiki mobil sendiri, tidak langsung pergi melainkan menghubungi Markisa adiknya yang ternyata sudah bekerja sama dengannya.
*Semalam Markisa menemui Milo kakaknya dan menceritakan semua kejadian yang terjadi pada nya, karena orang yang paling bisa dia percaya hanya kakaknya, Milo.
Awalnya Milo emosi dan ingin melabrak dan memborbardir ketiga orang dengan topeng kemunafikan itu, namun Markisa melarangnya karena balas dendam terindah adalah menghancurkan mereka semua dengan perlahan. Dan Markisa serta Milo sudah mempunyai rencana yang bagus untuk itu.
"Mereka sudah semua pergi, bersiap djposisimu, aku tidak sabar melihat ekspresi keluarga Alzachric, walaupun ini bisa membuat Ayah dan Ibu terkejut, tapi inilah caramu membalaskan dendam kepada kedua saudara dan mantan kekasih sialanmu itu," ujar Milo mematikan teleponnya sepihak.
Setelah selesai berbicara dengan Markisa, Milo segera masuk ke mobilnya dan menyusul keluarganya menuju kediaman Alzachric.
Tak butuh waktu lama, Milo kini sudah tiba dikediaman keluarga Alzachric, tampak hening disana, karena memang adat ini dilakukan secara Privasi, dimana kedua mempelai akan mengungkapkan perasaannya sebelum melakukan akad nikah.
Milo memarkirkan mobilnya dan masuk kedalam rumah itu, disana sudah ada keluarganya dengan Zac serta Dove yang saling bertatapan, Milo bersikap biasa saja bahkan saat melewati Dairy dan Tango, disaat kedua keluarga sibuk dengan adat mereka, Milo malah menghampiri sebuah televisi besar yang ada diruangan itu.
"Pas! Tontonan pagi adalah tontonan pemacu jantung," batin Milo menyambungkan ponselnya dengan wireless di televisi itu, Milo kemudian mengambil remotenya dan berjalan kembali ke tempatnya semula, hanya satu tombol dan video itu akan terputar.
Dove kini tengah gugup, pasalnya dia tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaannya, karena pada dasarnya dia menerima perjodohan ini, karena ingin menjebak Markisa, dia tidak menyangka rencananya akan hancur berantakan .
Disaat pihak keluarga menanti ungkapan perasaan dari Zac dan Dove, suara Markisa membuat mereka membalikkan arah dan menatap fokus ke arah Markisa.
"Aku rasa, Pernikahan ini harus dibatalkan," ujar Markisa yang berpakaian pengantin membuat Dove dan Zac menatap nanar ke arahnya disertai semua tatapan dan kedua pihak keluarga.
•
•
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
🤣🤣🤣🤣
2023-10-13
0
Sulati Cus
author sekalian iklan y dr sampo, minuman, wafer 😂😂😂
2022-12-12
0
Afi na
numpang lewat 🏃🏃🏃🏃
sekalian mampir 🤭
2022-11-17
0