Di rumah, Yara sedang membereskan berkas berkas informasi tentang Kenaan. lalu ia simpan di dalam laci. Lalu ia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Ia menatap dirinya di cermin, dan merasa tidak mengenali dirinya sendiri yang sekarang.
" Kau sudah menjadi seorang pembunuh Yara, merasa menyesal juga percuma. Lagi pula hidup itu keras, Kau tidak salah. "
Setelah ia selesai membersihkan dirinya, ia membuka laptop nya, ia mencoba mencari informasi tentang Ethan. Ia hanya ingin memastikan bahwa misi nya benar benar selesai.
Namun bukan nya kabar meninggal, justru yang ia baca hanya kabar bahwa Ethan hanya kritis.
" Hanya kritis.? Tapi aku yakin aku menembak tepat di jantung nya. Bagaimana ini terjadi, tidak mungkin kan kalau jantung nya ada di sebelah kanan.?"
Yara mengingat ingat bahwa ia benar benar menembak dan mengenai jantung nya. Yara jadi semakin geram, ia tidak bisa bertanya pada siapa pun, baik Caleb maupun Jackson tidak ada di tempat saat ini.
" Bagaimana ini? Sudahlah.. Lebih baik aku tidur, sudah hampir pagi. "
Akhir nya Yara menutup laptop nya lalu ia tidur.
Ke esokan harinya..
Ethan menyuruh bawahan nya untuk menyebar kabar bahwa dirinya koma, ia ingin tahu siapa orang yang sudah melakukan penyerangan terhadap nya. Kabar Ethan yang koma itu seperti hal nya kabar baik bagi sebagian orang yang di tekan oleh Ethan.
" Aku minta maaf Than, gara gara mabuk, aku sampai tidak tahu kau tertembak."
Ucap Rayson yang masih dengan tampang berantakan langsung datang ke penthouse milik Ethan.
" Aku malah tidak tahu kapan kau datang."
Ucap Sean.
" Sudahlah, musibah siapa yang tahu. Intinya kau harus menangkap orang ini. Dia menembak tepat di bekas luka ku. " Ucap Ethan.
" Aku masih sedikit heran, bukan nya selama ini tidak ada yang tahu kalau kita pesta di sana.?"
Tanya Jil penuh heran.
" Salah satu orang ku menemukan sebuah penyadap yang di tempel kan di belakang mobil, Itu pasti milik pembunuh malam ini. "
Jawab Ethan.
" Biar aku putar Cctv semua tempat yang kau kunjungi semalam. Beri tahu aku kemana saja kau kemarin?" Ucap Bara.
" Dari sini aku mengunjungi sebuah toko perhiasan di jalan X, setelah itu aku pulang ke rumah ibuku. Dari sana aku melakukan pengecekan ke seluruh anak perusahaan, lalu berakhir di klub." Jawab Ethan.
" Haih.. kau masih saja perduli dengan ibumu.?"
Tanya Rayson.
" Bukan urusanmu, Cepat cek semua tempat itu." Perintah Ethan.
Bara, Jil, Rayson dan Sean menggunakan 7 komputer yang tersedia di sana untuk menerobos jaringan keamanan tempat tempat itu. Mereka memutar ulang satu persatu rekaman cctv.
" Hm.. Lihat, di depan rumah ibumu ada seorang pria duduk di motor yang terlihat memotret rumah ibumu. Sepertinya dia yang menempelkan penyadap itu. Ia terlihat mendekati mobil salah satu pengawal mu." Ucap Jil.
Jil memperlihatkan rekaman itu kepada Ethan.
" Oh, kau belum menyerah rupanya." Seringai Ethan.
Mendengar itu, Ke empat teman nya jadi bingung.
" Kau mengenal nya.?" tanya Jil.
" Seorang kenalan lama. Bara, kemarin kau bilang dia adalah anggota God's warning bukan.? Kau suruh orang untuk menyewa nya sekarang. Buat dia malam ini keluar dari kandang nya, Buat Jil sebagai targetnya." Perintah Ethan.
" Oke." Saut Bara.
" Hei.. hei.. kau tidak bisa pakai aku sembarangan oke, Meskipun aku ini anak haram tapi nyawaku juga berharga." Protes Jilian.
"Sembarangan bicara apa kau. Aku mana mungkin membunuh teman. Bantu aku menangkap pria yang ada di cctv itu. Bara akan mengawasi semua Cctv, Rayson dan Sean akan memantau dan melindungimu dari jauh." Jelas Ethan.
" Bagaimana kalau aku tertembak.?" Ucap Jil.
" Kau meremehkan keahlian menembak ku hah.? Sebelum dia menembak mu, aku akan menembak nya duluan." Rayson langsung menyaut.
" Kalau bisa tangkap dia hidup hidup." Ucap Ethan tegas.
" Apa.!" Ucap semua orang serempak.
" Tunjukan keahlian kalian. Pulang sana , aku mau istirahat. Untuk beberapa hari aku tidak akan muncul sekertaris ku yang akan menghandle pekerjaan di luar." Ucap Ethan.
Semua orang pun keluar dari kamar Ethan sambil berdecak kesal. Sementara itu, Ethan melihat rekaman cctv itu kembali.
" Meskipun kau berubah menjadi pria sekalipun, aku akan tetap bisa mengenalimu. Orang lain mungkin terkecoh, tapi aku tidak."
Ucap Ethan.
Flashback on..
Ethan mengingat kenangan masa remajanya. dimana ia berada di lapangan tembak. Ia sedang berlatih menembak dengan kakeknya, namun karena kakek nya sibuk ia pun belajar sendiri. Sampai datang seorang pria tua dan mengajarkan Ethan cara memegang pistol yang benar , serta menembak yang benar.
Orang itu tak lain adalah Davis Todd, yang juga sedang mengajari seorang anak perempuan berusia kurang lebih 10 tahun. Ia sudah sangat mahir menembak juga mahir memperhitungkan arah angin. Gadis itu juga yang sudah menembak Ethan tepat di jantung nya. Gadis itu salah paham mengira Ethan akan menembak Davis jadi langsung menembak Ethan.
Flashback off.
" Kalau di pikir pikir dia memperhitungkan nya dengan baik, meskipun aku tertembak di jantung, tapi aku masih bisa di selamatkan. karena peluru itu tidak menembus ke jantungku." Ucap Ethan.
Di tempat lain..
Yara baru bangun dari tidur nya karena suara dering handphone nya.
" Halo.. " Ucap Yara .
" Yara, kau dimana.?" Tanya Jackson.
" Aku di rumah, Hooamm.. "
Yara menguap, karena memang baru saja bangun dari tidur nya
" Kau baru bangun.? Dasar, kondisi sedang keruh malah tidur.!" Omel Jackson.
" Ada apa.?" Tanya Yara.
" Bos memberi tahu ku, Target mu masih hidup. Jadi menarik kembali uang nya. Sekarang bos marah besar." Jelas Jackson.
" Lalu apa yang akan terjadi kepada kita?" Tanya Yara .
" Kau cepatlah sembunyi sejauh mungkin, jangan sampai di temukan bos. Caleb memberitahu ku kau akan di bawa keluar negeri. Tapi aku yakin kau akan di bunuh. Meskipun aku tidak perduli nyawamu, tapi mengingat kau pernah menggantikan misi ku di awal pertemuan, aku memutuskan membantumu." Ucap Jackson.
" Bukan nya bos bilang aku ini berguna.?"
Tanya Yara.
"Bos tidak suka orang nya gagal melakukan misi berulang ulang. Terakhir kali orang yang melakukan itu adalah adik nya Caleb. Bos bilang akan membawa nya ke luar negeri untuk pelatihan, tapi esok harinya Caleb menemukan adik nya di bunuh." Ucap Jackson.
" Bos sadis sekali. Lalu bagaimana denganmu.?" Tanya Yara
" Aku akan berpura pura tidak tahu kau kabur." Jawab Jackson
" Oke. Terimakasih Jack. Oiyah, apa kau punya uang.? Aku tidak punya uang untuk beli makan."
Ucap Yara dengan nada melas.
" Kau belum dapat komisi dari bos.? Seharusnya setiap misi yang berhasil di lakukan, kita akan mendapatkan komisi." Ucap Jackson.
" Sial, aku di tipu mentah mentah."
Jawab Yara.
" Yara, ada tugas satu masuk. Orang ini meminta mu yang melakukan misi nya." Jelas Jackson.
" Tugas apa?" Tanya yara.
" Membunuh anak haram dari keluarga Kaya. Aku akan kirimkan foto nya dan juga uang untuk mu " Ucap Jackson.
" Baik, Terimakasih Jack."
TO BE CONTINUED...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 237 Episodes
Comments
Susilawati
untung Jack sama Caleb baik, jadi masih mau bantu Yara
2024-09-10
1
Naraa 🌻
wkwk Yara kamu udh nembak Ethan 3x 🤣
2023-05-22
1
Matthias Von Herhardt
Ngeri2 sedeppp euyyyy alur ceritanya....
2023-03-13
1