Bingung dengan sikap Arsen

"Ayo kita grebek dia, aku ingin lihat apa dia masih mengelak?" kata Arthur.

"Jangan! lebih baik kita kembali saja, kalian seperti tidak tau Arsen saja," sahut Aaron.

Mereka bertiga kemudian kembali ke kamar masing-masing.

Airin yang mendengar suara ketukan terbangun kemudian membuka pintu kamarnya dan betapa kagetnya dia melihat Arsen berdiri di depan pintu.

"Ada apa?" tanya Airin ketus.

"Kamu lupa ya kalau kamu adalah asisten aku! jawab Arsen dengan ngegas.

"Iya, iya nggak usah ngegas dong," sahut Airin dengan bibir yang maju ke depan.

"Nggak usah menggoda aku dengan bibir kamu, aku nggak tertarik," ucap Arsen yang sontak membuat Airin menatapnya dengan tajam.

"Sinting, siapa juga yang menggoda kamu," sahut Airin lalu menutup pintu kamarnya dan berjalan meninggalkan Arsen.

"Kamu mau kemana?" tanya Arsen lalu mengejar Airin yang meninggalkannya.

"Nyebur ke laut," jawab Airin asal.

Setelah sampai di kamar Arsen, Airin langsung merebahkan dirinya di kasur dan memejamkan mata.

Arsen dibuat melongo karena sikap Airin yang seenaknya.

"Apa-apaan dia, kenapa langsung tidur?" gumam Arsen

Arsen ikut naik ke tempat tidur lalu dia membangunkan Airin yang hendak menuju alam mimpinya.

"Woy Airin bangun, aku belum makan," kata Arsen yang memang dia belum makan.

"Ya sudah pesan sana, sekalian aku pesankan ya," sahut Airin.

"Kamu belum makan?" tanya Arsen

"Uangku habis, jadi aku tadi tidak makan. Besok aku baru pinjam Febri," jawab Airin.

"Miris sekali nasibmu," sahut Arsen.

"Memang, jadi bersyukurlah kamu karena tidak pernah kekurangan uang seperti aku jadi hargai orang tua kamu yang sudah berkerja keras demi kamu supaya nggak kekurangan," jelas Airin yang membuat Arsen terdiam.

Memang selama ini Arsen tidak pernah memikirkan orang-orang yang kesusahan, yang penting dirinya happy dan minta apa-apa selalu dituruti.

Meski mama Arini dulu juga berasal dari bawah namun papa Sean selalu memanjakannya hingga jadilah Arsen seperti sekarang ini.

"Aku pesankan makan ya, atau kita makan di restoran sambil menikmati laut di malam hari," kata Arsen.

"Kita makan di sini saja," sahut Airin.

Arsen kemudian memesan makanan dan menyuruh pelayan mengantarkannya ke kamarnya.

Beberapa saat kemudian makanan telah datang lalu Arsen mengajak Airin untuk makan.

Kini mereka berdua makan tanpa ada suara, hanya suara denting sendok dan garpu yang terdengar.

"Hey Airin," panggil Arsen

"Apa?" tanya Airin

"Ceritakan padaku tentang keluargamu," jawab Arsen yang membuat Airin tersedak.

Arsen segara mengambil minum untuk Airin, "Minumlah, pelan-pelan nggak ada yang akan mengambil makanan kamu," kata Arsen sambil memijat tengkuk Airin.

Airin menatap Arsen, dia sungguh terkesan dengan sikap Arsen padanya, Airin heran pada Arsen terkadang baik terkadang jahat, apa mungkin Arsen memiliki kepribadian ganda?

"Arsen, boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Airin

"Apa?" tanya Arsen balik

"Kenapa kadang kamu itu lembut kadang kasar dan kejam sekali," jawab Airin.

Arsen hanya terdiam karena dia juga bingung kenapa dia bersikap seperti itu.

"Sudahlah Airin lebih baik kita makan saja, nggak usah bertanya yang aneh-aneh," kata Arsen.

Airin berdecak kesal, "Dasar!" umpat Airin.

Tak berselang lama, makanan mereka berdua habis, setelah itu Airin memainkan ponselnya, dia mendapat pesan dari bundanya.

membaca pesan dari sang ibunda membuat Airin tersenyum hingga membuat Arsen curiga.

"Kenapa cengar-cengir sendiri?" tanya Arsen

"kepo sekali kamu Arsen," jawab Airin yang membuat Arsen marah

"Kamu itu assisten aku jadi wajar kalau aku bertanya," sahut Arsen

"Hanya Assiten bukan pacar jadi nggak berhak mencampuri privasi aku," timpal Airin.

Arsen nampak berfikir, kemudian dia senyum-senyum sendiri nggak jelas.

"Woy, Arsen apa yang kamu pikirkan kenapa kamu senyum-senyum sendiri," kata Airin

"Kepo saja," sahut Arsen.

Karena sudah sangat larut, Arsen naik ke tempat tidur dan tidur terlebih dahulu sedangkan Airin yang nggak bisa tidur memilih jalan-jalan keluar.

saat di geladak dia melihat Aaron menatap laut.

"Aaron," sapa Airin.

Aaron menoleh lalu dia tersenyum.

"Belum tidur?" tanya Aaron

"Belum, aku nggak bisa tidur," jawab Airin.

"Seharusnya kamu tidur, kan besok kamu praktek pagi," sahut Aaron.

"Iya tapi aku nggak bisa tidur," timpal Airin.

"Ya sudah begadang sama aku tapi aku nggak tanggung jawab kalau besok kamu telat ya," ujar Aaron yang membuat Airin tersenyum.

Banyak yang mereka obrolkan, bahkan mereka bercanda dan bergurau bersama.

Arsen yang terbangun mencari Airin, "Beraninya dia kembali tanpa ijin dariku," gumam Arsen.

Arsen mengambil jaketnya lalu pergi mencari Airin ke kamarnya, beberapa kali mengetuk pintu namun tidak ada jawaban.

Arsen semakin kesal dengan Airin bisa-bisanya membuatnya bangun dan mencarinya malam-malam begini.

"Awas kamu Airin," umpat Arsen lalu dia kembali ke kamarnya.

Saat membuka pintu, Arsen sudah melihat Airin sudah tidur di sofa, tadi saat Airin kembali dia langsung tidur karena dia sudah sangat mengantuk.

"Dasar kunti pergi dan datang sesuka hati," gerutu Arsen lalu dia mengangkat tubuh Airin dan membawanya ke tempat tidur.

Terpopuler

Comments

Reeyantie

Reeyantie

Kunti lha kamu apa sen,,Gendruwo 😂😂😂😂

2022-02-04

0

Eti Guslidar

Eti Guslidar

musuhan jd baik

2022-02-03

0

Magda

Magda

arsen gemeshhh deh

2022-01-27

1

lihat semua
Episodes
1 Masuk pertama kali di B.A university
2 Airin
3 Mulai mengagumi Aaron
4 Keira
5 Mama Arini hamil
6 Bagai Kaktus
7 hukuman hormat di depan tiang bendera
8 Gusar
9 Peraturan baru
10 Debatnya para Papa
11 Kesal
12 Praktek
13 Jadi asisten
14 Kecewa dengan Aaron
15 Kenapa malah dia yang melayani aku?
16 Dikunci
17 Mulai curiga
18 Sudah menjadi candu
19 Lagi-lagi Aaron yang menolong
20 Bingung dengan sikap Arsen
21 Ikut Praktek
22 Arsen cemburu
23 Lagi-lagi
24 Belanja
25 terlambat pulang.
26 Suara gaib di kamar mama dan papa
27 Harus membantu di kantor
28 Bingung
29 Seandainya aku dewasa apa kamu mau menikah dengan aku?
30 Antar aku pulang
31 Mama Arini kesal
32 Gak bisa hidup
33 Motornya nggak bisa
34 Tidak ingin pacaran.
35 Airin nggak mau ikut
36 Janjian pergi bersama
37 Jajan di taman
38 Makanan ternak dan makanan unggas
39 Malu
40 Suka olahraga
41 Aku akan menghukum kamu
42 Bingung
43 Ingin seperti papa supaya bisa membahagiakan Airin
44 Maaf kadoku ketinggalan
45 Jam tangan biasa
46 memutuskan untuk pulang
47 Yakin dia setia?
48 Cuti kuliah
49 Pesan papa Sean
50 Mengantar Aaron
51 Ke pantai
52 Dipecat
53 Misi penting
54 DO
55 Queen and King
56 Taman hiburan
57 Memukul Reza
58 Menyesal
59 Butuh dokter jantung
60 Sama-sama galau
61 Permintaan maaf Airin
62 Semakin sayang
63 Semoga nggak hilang
64 Dimana ya
65 Bukannya kerja malah cari jam
66 Protes
67 Malam mingguan
68 Karena hujan
69 Terciduk
70 Apa kamu sudah tidak sabar untuk menikah?
71 Malah debat sendiri
72 Siapa Mereka?
73 Kecelakaan
74 Cari loker
75 Sikap Aneh Arsen dan A4
76 Jadikan dia sekertaris pribadi Arsen pa
77 Sakit
78 Datang menjenguk
79 Tidur
80 Jatah memang penting
81 Diantar pulang Aaron
82 Di tengok warga
83 Papa dan mama Daffa datang
84 Ancaman papa Daffa
85 Berhasil
86 Daring
87 Minta ijin
88 Tinggal di apartemen aku
89 Nasi pecel
90 Audisi
91 Berdebar
92 Duet Aaron dan Airin
93 Enak enakan
94 Rayuan Arcelo
95 Saling curhat
96 Dipeluk wanita lain.
97 Ancaman Arsen
98 Airin polos
99 Menemui Arcelo
100 Pergi ke hotel
101 Arcelo
102 Arthur marah
103 Ujian
104 Cemburu
105 Terabaikan
106 Lebih baik kita putus
107 Ingin cendramata dari hubungan kita
108 Pergi ke danau bersama
109 Ungkapan perasaan
110 Rapat
111 Ke Bali
112 Belum siap nama
113 Pergi
114 pengumuman
115 Antara 2 Billionaire
116 Beautiful revenge
117 salahkah aku mencintaimu (suami orang)
118 Married with a stranger
119 Hanya Persinggahan
Episodes

Updated 119 Episodes

1
Masuk pertama kali di B.A university
2
Airin
3
Mulai mengagumi Aaron
4
Keira
5
Mama Arini hamil
6
Bagai Kaktus
7
hukuman hormat di depan tiang bendera
8
Gusar
9
Peraturan baru
10
Debatnya para Papa
11
Kesal
12
Praktek
13
Jadi asisten
14
Kecewa dengan Aaron
15
Kenapa malah dia yang melayani aku?
16
Dikunci
17
Mulai curiga
18
Sudah menjadi candu
19
Lagi-lagi Aaron yang menolong
20
Bingung dengan sikap Arsen
21
Ikut Praktek
22
Arsen cemburu
23
Lagi-lagi
24
Belanja
25
terlambat pulang.
26
Suara gaib di kamar mama dan papa
27
Harus membantu di kantor
28
Bingung
29
Seandainya aku dewasa apa kamu mau menikah dengan aku?
30
Antar aku pulang
31
Mama Arini kesal
32
Gak bisa hidup
33
Motornya nggak bisa
34
Tidak ingin pacaran.
35
Airin nggak mau ikut
36
Janjian pergi bersama
37
Jajan di taman
38
Makanan ternak dan makanan unggas
39
Malu
40
Suka olahraga
41
Aku akan menghukum kamu
42
Bingung
43
Ingin seperti papa supaya bisa membahagiakan Airin
44
Maaf kadoku ketinggalan
45
Jam tangan biasa
46
memutuskan untuk pulang
47
Yakin dia setia?
48
Cuti kuliah
49
Pesan papa Sean
50
Mengantar Aaron
51
Ke pantai
52
Dipecat
53
Misi penting
54
DO
55
Queen and King
56
Taman hiburan
57
Memukul Reza
58
Menyesal
59
Butuh dokter jantung
60
Sama-sama galau
61
Permintaan maaf Airin
62
Semakin sayang
63
Semoga nggak hilang
64
Dimana ya
65
Bukannya kerja malah cari jam
66
Protes
67
Malam mingguan
68
Karena hujan
69
Terciduk
70
Apa kamu sudah tidak sabar untuk menikah?
71
Malah debat sendiri
72
Siapa Mereka?
73
Kecelakaan
74
Cari loker
75
Sikap Aneh Arsen dan A4
76
Jadikan dia sekertaris pribadi Arsen pa
77
Sakit
78
Datang menjenguk
79
Tidur
80
Jatah memang penting
81
Diantar pulang Aaron
82
Di tengok warga
83
Papa dan mama Daffa datang
84
Ancaman papa Daffa
85
Berhasil
86
Daring
87
Minta ijin
88
Tinggal di apartemen aku
89
Nasi pecel
90
Audisi
91
Berdebar
92
Duet Aaron dan Airin
93
Enak enakan
94
Rayuan Arcelo
95
Saling curhat
96
Dipeluk wanita lain.
97
Ancaman Arsen
98
Airin polos
99
Menemui Arcelo
100
Pergi ke hotel
101
Arcelo
102
Arthur marah
103
Ujian
104
Cemburu
105
Terabaikan
106
Lebih baik kita putus
107
Ingin cendramata dari hubungan kita
108
Pergi ke danau bersama
109
Ungkapan perasaan
110
Rapat
111
Ke Bali
112
Belum siap nama
113
Pergi
114
pengumuman
115
Antara 2 Billionaire
116
Beautiful revenge
117
salahkah aku mencintaimu (suami orang)
118
Married with a stranger
119
Hanya Persinggahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!