Praktek

Arsen masuk ke dalam kamarnya, di kamarnya Arsen merebahkan diri memikirkan Airin, dia bingung bagaimana bisa mengerjai Airin supaya Airin marah padanya.

Karena tidak memiliki ide akhirnya Arsen memilih tidur dan benar saja baru sebentar dia langsung terlelap.

Keesokan harinya dosen mengumumkan untuk praktek bagi Mahasiswa perhotelan dan kapal pesiar. Mereka diwajibkan membayar uang praktek sebesar dua puluh lima juta untuk naik kapal pesiar dengan rute Indonesia, Singapura, Malaysia dan juga Thailand.

Biaya itu sudah cukup murah karena dapat subsidi dari pihak kampus sebesar lima puluh persen.

Tentu hal ini membuat Airin bingung pasalnya semua Mahasiswa jurusan ini diwajibkan ikut sedangkan dia tidak ada biaya untuk membayar biaya prakteknya.

Airin yang bingung menyendiri di rooftop, apa yang harus dijual untuk biaya praktek. Yang dia punya hanya motor butut miliknya dan juga harga dirinya.

Tapi Airin tentu nggak mau menjual harga dirinya dengan jadi cabe-cabean yang menjual dirinya pada sugar Daddy demi mendapatkan uang.

"Apa aku harus keluar saja dari kampus ini?" gumam Airin

Airin terus bermonolog dengan dirinya sendiri, kali ini dia bingung tingkat dewa. Dia tidak bisa bertahan lagi kuliah di B.A University.

Tiba-tiba ada Aaron yang mengagetkannya, seketika bingung Airin hilang, kali ini dia sangat gugup dekat dengan Aaron.

"Anak jurusan Hotel dan kapal pesiar ada praktek, bukankah kamu jurusan itu?" tanya Aaron

"Iya, tapi entah aku ikut apa nggak," jawab Airin

"Bukannya wajib ikut semua," sahut Aaron

"Iya sih tapi...." Airin mengentikan ucapannya tidak mungkin dia jujur pada Aaron.

"Tapi apa?" tanya Aaron

"Nggak papa, kamu kan tau kalau aku bekerja jika aku ikut otomatis aku nggak kerja beberapa hari dan oleh karena itu aku bisa dipecat," jawab Airin berbohong

Aaron nampak percaya, lalu mereka mengobrol kesana kemari hingga mereka melupakan jam berikutnya.

"Maaf Airin karena harus menemani aku, kamu nggak masuk kelas," kata Aaron yang merasa tak enak.

Airin memang malas untuk masuk kelas, karena dia masih pusing dengan biaya prakteknya.

"Iya nggak papa," sahut Airin lalu mereka berdua turun.

Airin membeli minuman di kantin yang kebetulan ada Febri di sana.

"Halo Febri," sapa Airin

"Halo Airin," sahut Febri

"Kamu darimana Rin? kenapa nggak ikut kelas?" tanya Febri

"Di rooftop," jawab Airin dengan terkekeh.

"Malas ikut mata kuliah, aku sungguh pusing mikir biaya praktek, Aku tidak memiliki uang sebanyak itu, apa aku harus keluar saja ya," kata Airin sesudahnya.

Tak jauh dari sana ada Arsen yang mendengar omongan Airin dan Febri,

"Jadi dia mau keluar?" batin Arsen

"Nggak boleh, dia nggak boleh keluar kampus, siapa yang akan aku kerjain jika dia keluar," Arsen bermonolog dengan dirinya sendiri, dia nggak iklas jika Airin keluar kampus.

Arsen beranjak dari tempat duduknya lalu menemui dosen supaya Airin bisa praktek, Arsen juga membayar uang praktek Airin.

Setalah dari kantin, Airin menghadap dosen jurusannya, dia mengatakan kalau tidak sanggup membayar biaya prakteknya dan untuk itu Airin siap jika pihak kampus mengeluarkannya.

"Kamu bisa ikut Airin, tuan muda Arsen telah membayar lunas biaya praktek kamu," kata dosen yang membuat Airin kaget setengah mati.

Airin segera pamit pada dosennya, dia ingin segera menemui Arsen bagaimana bisa Arsen membantunya dalam menyelesaikan biaya praktek di kapal pesiar besok.

"Arsen!" teriak Airin

Arsen nampak senang karena Airin datang menemuinya, pasti ini soal biaya praktek di kapal pesiar.

"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Arsen yang membuat Airin terpaku.

Biasanya Arsen selalu membentaknya dan kini dia malah berkata halus. Pasti ada udang di balik rempeyek, pikir Airin.

Dia mengecek dahi Arsen, "Kamu waras?" tanya Airin heran bin bingung

Arsen yang kesal menatap sinis Airin, "Apa maksud kamu Airin?" tanya Arsen kesal

"Sudah sudah lupakan," sahut Airin

Lalu Airin bertanya pada Arsen kenapa dia membiayai prakteknya? dan Arsen tertawa mendengar pertanyaan Airin

"Itu nggak gratis kamu harus membayarnya Airin," kata Arsen yang membuat Airin menatapnya.

Terpopuler

Comments

Pujiyanty

Pujiyanty

seruu thor😂

2022-03-03

0

Magda

Magda

gak boleh, dia gak boleh keluar kalau dia keluar aku pasti kangen sama dia kata arsen😂😂

2022-01-27

0

MegaCitra

MegaCitra

dasar Arsen
pengen jitak online

2022-01-16

1

lihat semua
Episodes
1 Masuk pertama kali di B.A university
2 Airin
3 Mulai mengagumi Aaron
4 Keira
5 Mama Arini hamil
6 Bagai Kaktus
7 hukuman hormat di depan tiang bendera
8 Gusar
9 Peraturan baru
10 Debatnya para Papa
11 Kesal
12 Praktek
13 Jadi asisten
14 Kecewa dengan Aaron
15 Kenapa malah dia yang melayani aku?
16 Dikunci
17 Mulai curiga
18 Sudah menjadi candu
19 Lagi-lagi Aaron yang menolong
20 Bingung dengan sikap Arsen
21 Ikut Praktek
22 Arsen cemburu
23 Lagi-lagi
24 Belanja
25 terlambat pulang.
26 Suara gaib di kamar mama dan papa
27 Harus membantu di kantor
28 Bingung
29 Seandainya aku dewasa apa kamu mau menikah dengan aku?
30 Antar aku pulang
31 Mama Arini kesal
32 Gak bisa hidup
33 Motornya nggak bisa
34 Tidak ingin pacaran.
35 Airin nggak mau ikut
36 Janjian pergi bersama
37 Jajan di taman
38 Makanan ternak dan makanan unggas
39 Malu
40 Suka olahraga
41 Aku akan menghukum kamu
42 Bingung
43 Ingin seperti papa supaya bisa membahagiakan Airin
44 Maaf kadoku ketinggalan
45 Jam tangan biasa
46 memutuskan untuk pulang
47 Yakin dia setia?
48 Cuti kuliah
49 Pesan papa Sean
50 Mengantar Aaron
51 Ke pantai
52 Dipecat
53 Misi penting
54 DO
55 Queen and King
56 Taman hiburan
57 Memukul Reza
58 Menyesal
59 Butuh dokter jantung
60 Sama-sama galau
61 Permintaan maaf Airin
62 Semakin sayang
63 Semoga nggak hilang
64 Dimana ya
65 Bukannya kerja malah cari jam
66 Protes
67 Malam mingguan
68 Karena hujan
69 Terciduk
70 Apa kamu sudah tidak sabar untuk menikah?
71 Malah debat sendiri
72 Siapa Mereka?
73 Kecelakaan
74 Cari loker
75 Sikap Aneh Arsen dan A4
76 Jadikan dia sekertaris pribadi Arsen pa
77 Sakit
78 Datang menjenguk
79 Tidur
80 Jatah memang penting
81 Diantar pulang Aaron
82 Di tengok warga
83 Papa dan mama Daffa datang
84 Ancaman papa Daffa
85 Berhasil
86 Daring
87 Minta ijin
88 Tinggal di apartemen aku
89 Nasi pecel
90 Audisi
91 Berdebar
92 Duet Aaron dan Airin
93 Enak enakan
94 Rayuan Arcelo
95 Saling curhat
96 Dipeluk wanita lain.
97 Ancaman Arsen
98 Airin polos
99 Menemui Arcelo
100 Pergi ke hotel
101 Arcelo
102 Arthur marah
103 Ujian
104 Cemburu
105 Terabaikan
106 Lebih baik kita putus
107 Ingin cendramata dari hubungan kita
108 Pergi ke danau bersama
109 Ungkapan perasaan
110 Rapat
111 Ke Bali
112 Belum siap nama
113 Pergi
114 pengumuman
115 Antara 2 Billionaire
116 Beautiful revenge
117 salahkah aku mencintaimu (suami orang)
118 Married with a stranger
119 Hanya Persinggahan
Episodes

Updated 119 Episodes

1
Masuk pertama kali di B.A university
2
Airin
3
Mulai mengagumi Aaron
4
Keira
5
Mama Arini hamil
6
Bagai Kaktus
7
hukuman hormat di depan tiang bendera
8
Gusar
9
Peraturan baru
10
Debatnya para Papa
11
Kesal
12
Praktek
13
Jadi asisten
14
Kecewa dengan Aaron
15
Kenapa malah dia yang melayani aku?
16
Dikunci
17
Mulai curiga
18
Sudah menjadi candu
19
Lagi-lagi Aaron yang menolong
20
Bingung dengan sikap Arsen
21
Ikut Praktek
22
Arsen cemburu
23
Lagi-lagi
24
Belanja
25
terlambat pulang.
26
Suara gaib di kamar mama dan papa
27
Harus membantu di kantor
28
Bingung
29
Seandainya aku dewasa apa kamu mau menikah dengan aku?
30
Antar aku pulang
31
Mama Arini kesal
32
Gak bisa hidup
33
Motornya nggak bisa
34
Tidak ingin pacaran.
35
Airin nggak mau ikut
36
Janjian pergi bersama
37
Jajan di taman
38
Makanan ternak dan makanan unggas
39
Malu
40
Suka olahraga
41
Aku akan menghukum kamu
42
Bingung
43
Ingin seperti papa supaya bisa membahagiakan Airin
44
Maaf kadoku ketinggalan
45
Jam tangan biasa
46
memutuskan untuk pulang
47
Yakin dia setia?
48
Cuti kuliah
49
Pesan papa Sean
50
Mengantar Aaron
51
Ke pantai
52
Dipecat
53
Misi penting
54
DO
55
Queen and King
56
Taman hiburan
57
Memukul Reza
58
Menyesal
59
Butuh dokter jantung
60
Sama-sama galau
61
Permintaan maaf Airin
62
Semakin sayang
63
Semoga nggak hilang
64
Dimana ya
65
Bukannya kerja malah cari jam
66
Protes
67
Malam mingguan
68
Karena hujan
69
Terciduk
70
Apa kamu sudah tidak sabar untuk menikah?
71
Malah debat sendiri
72
Siapa Mereka?
73
Kecelakaan
74
Cari loker
75
Sikap Aneh Arsen dan A4
76
Jadikan dia sekertaris pribadi Arsen pa
77
Sakit
78
Datang menjenguk
79
Tidur
80
Jatah memang penting
81
Diantar pulang Aaron
82
Di tengok warga
83
Papa dan mama Daffa datang
84
Ancaman papa Daffa
85
Berhasil
86
Daring
87
Minta ijin
88
Tinggal di apartemen aku
89
Nasi pecel
90
Audisi
91
Berdebar
92
Duet Aaron dan Airin
93
Enak enakan
94
Rayuan Arcelo
95
Saling curhat
96
Dipeluk wanita lain.
97
Ancaman Arsen
98
Airin polos
99
Menemui Arcelo
100
Pergi ke hotel
101
Arcelo
102
Arthur marah
103
Ujian
104
Cemburu
105
Terabaikan
106
Lebih baik kita putus
107
Ingin cendramata dari hubungan kita
108
Pergi ke danau bersama
109
Ungkapan perasaan
110
Rapat
111
Ke Bali
112
Belum siap nama
113
Pergi
114
pengumuman
115
Antara 2 Billionaire
116
Beautiful revenge
117
salahkah aku mencintaimu (suami orang)
118
Married with a stranger
119
Hanya Persinggahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!