Keira

"Arsen brengseeeekkk," teriak Airin yang membuat beberapa mahasiswa menoleh.

"Woy jangan teriak-teriak dong," maki salah satunya

"Iya, maaf," sahut Airin kesal.

Airin menghela nafas, dia kini harus menuntun motornya sambil mencari bengkel untuk mengisi angin ban motornya.

"Awas kamu Arsen," gerutunya.

Jauh menuntun motornya akhirnya ada sebuah bengkel kecil, Airin sangat lega.

Seusai mengisi ban motornya Airin bergegas pulang dia takut kalau orang tuanya cemas padanya karena Airin sudah sangat terlambat pulang.

Tak berselang lama Airin tiba di rumah, orang tua Airin lega saat Airin tiba di rumah. Daritadi mereka berdua mondar-mandir cemas menunggu Airin.

"Kamu dari mana sih Airin, bunda cemas sekali lo," kata bunda Airin

Airin tersenyum, "Tadi ada tugas tambahan Bun," ucap Airin berbohong sambil melepas helmnya kemudian mencium punggung tangan kedua orangtuanya.

"Kamu nggak bohong kan, nggak keluyuran dulu kan?" tanya ayahnya penuh penekanan.

Airin menatap ayahnya dengan lekat, "Astaga ayah mama mungkin Airin keluyuran kemana-mana sedangkan Airin saja tidak punya uang," jawab Airin.

Airin yang merasa gerah pamit untuk masuk ke dalam kamar guna membersihkan dirinya setelah itu dia mau makan karena perutnya sudah sangat lapar.

Di sisi lain Arsen senyum-senyum sendiri puas sekali dia mengerjai Airin, dia membayangkan raut wajah Airin yang tau kalau ban motornya kempes.

Pintu masuk kampus dengan kampusnya sendiri lumayan jauh sehingga sudah dipastikan kalau Airin pasti tersiksa dengan mendorong motor untuk mencari bengkel apalagi cuaca panas yang sedikit ekstrem.

"Kamu kenapa Arsen senyum-senyum sendiri?" tanya Arcelo yang baru saja sampai di rumah Arsen.

Rencananya mereka akan keluar bersama kebetulan hari ini adalah malam Minggu jadi seperti biasa mereka nongkrong club'.

"Aku puas sekali mengerjai Airin itu," jawab Arsen

"Jangan terlalu membencinya Arsen, aku takut kalau kamu mencintainya nanti," sahut Arcelo yang membuat Arsen tertawa keras.

"Seleraku tidak serendah itu Arcelo, kalau sampai aku jatuh cinta padanya berarti mataku katarak dan aku harus operasi," timpal Arsen dengan tertawa keras.

Celo hanya tertawa menatap temanya, maklum Arsen belum pernah jatuh cinta jadi belum tau kalau virus cinta jika hinggap, jangankan Airin orang yang jauh lebih jelek dari Airin saja mau.

"kamu hanya belum tau saja jika virus cinta sudah merasuk dan membuat jiwamu haus akan pertemuan baru tau rasa kamu Arsen," kata Arcelo

Arcelo sudah beberapa kali jatuh cinta pasti dia tau bagaimana rasanya orang jatuh cinta namun jatuh cinta yang Arcelo rasakan kelasnya masih cinta monyet bukan cinta Gorila yang sanggup membuat orang menderita.

"Aku sudah membentengi diriku dengan Vaksin Sinovac sampai AstarZeneca jadi mana mungkin Virus cinta bisa menembus pertahanan ku," sahut Arsen percaya diri.

Arcelo sungguh gemas sekali pada temanya tersebut. Ingin rasanya Arcelo mencekik Arsen.

"Woy Arsen itu Vaksin virus covid 19 bukan Virus cinta," timpal Arcelo dengan menggelengkan kepala.

Mereka saling debat hingga Aaron dan Arthur datang setelah itu baru selesai debatnya.

"Kalian seru sekali," kata Aaron lalu bergabung dengan Arsen dan Arcelo.

"Iya, heran aku dengan Arsen dia membentengi Virus cinta dengan Vaksin Sinovac sampai AstaZaneca," sahut Arcelo dengan tertawa

Arthur dan Aaron juga ikut tertawa, kocak sekali Arsen kadang sikap konyolnya membuat teman-temannya tertawa.

Kini mereka berempat pergi ke club' Arthur.

Kebetulan sekali ada temannya yang mengadakan pesta di club' Arthur.

"Hey A4 bergabunglah dengan kami," ajak salah satu temanya di sana.

Melihat ada cewek-cewek cantik Arcelo dan Arthur gabung dengan mereka namun berbeda dengan Arsen yang memilih masuk ruangan daripada bergabung dengan pesta yang nggak jelas.

Aaron memilih keluar untuk mencari udara segar, dari kejauhan nampak seorang wanita yang tidak asing di mata Aaron.

"Kak Keira," sebut Aaron

Keira nampak bertengkar dengan seorang pria, lalu Keira berlari namun pria tersebut mengejar dan menarik tangan Keira.

"Tolong," teriak Keira lalu mulutnya dibungkam lelaki tersebut.

Aaron yang melihatnya tentu tak tinggal diam dia berlari dan langsung saja membogem pria tersebut hingga tersungkur di tanah.

"Brengsek siapa kamu!" seru lelaki tersebut

"Aaron," sahut Aaron

Nama A4 sudah familiar di para telinga anak muda hingga dengan raut wajah yang berubah lelaki tersebut pergi meninggalkan Aaron dan juga Keira.

"Terima Aaron kamu telah menyelamatkan aku," kata Keira berterima kasih pada Aaron.

"Sama-sama kak," sahut Aaron.

"Kak Keira ngapain di sini? kalau Tante Vani dan paman Nick tau kak Keira bisa dimarahin," ucap Aaron sesudahnya.

Keira tersenyum, melihat senyum Keira membuat Aaron terkesima. Keira memiliki wajah yang cantik alami, bukan cantik karena make up.

Aaron sebenarnya dari dulu sangat mengagumi Keira, setiap dia bermain di rumah Arcelo yang selalu dia perhatikan adalah Keira.

Baginya Keira adalah sosok Kakak yang Perfect dari dulu dia sangat perhatian dan sayang sekali dengan Arcelo sehingga membuat Aaron iri pada Arcelo karena memiliki kakak yang sangat perhatian seperti Keira.

"Tadi diajak teman, katanya ada pesta," kata Keira

Melihat keadaan Keira yang agak tidak baik-baik saja, sehingga Aaron menawarkan diri untuk mengantar Keira pulang.

"Mari aku antar pulang kak, jangan ditempat seperti ini," ucap Aaron

"Aku bawa mobil sendiri Aaron," sahut Keira.

"Aku kawal kak, takutnya nanti pria tadi menghadang kak Keira dijalan," bujuk Aaron

Keira tersenyum lalu mengangguk, "Ya udah ayo," sahut Keira.

Aaron sangat senang meski hanya mengawal Kakak sahabatnya tersebut.

Setibanya di rumah dia langsung pamit karena nggak enak dengan Vani maupun Nick.

Sepanjang perjalanan pulang Aaron senyum-senyum sendiri, senyuman Keira masih terngiang-ngiang di pikirannya.

"Kak Keira kamu sangat cantik sekali," gumam Aaron.

Tak berselang lama Aaron tiba di club' milik Arthur, dia segera menyusul Arsen ke ruangan pribadi mereka.

Saat masuk Aaron langsung saja duduk, dengan senyum-senyum sendiri.

"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri Aaron?" tanya Arsen

"Nggak ada apa-apa," jawab Aaron berbohong.

"Kamu pikir aku nggak tau kalau terjadi sesuatu padamu," sahut Arsen tak percaya

"Aku habis ngantar kak Keira pulang," ucap Aaron yang membuat Arsen tertawa.

"Ternyata selera kamu wanita dewasa yang sudah berbau Mak Mak," ejek Arsen yang membuat Aaron kesal.

"Sembarangan ngatain orang, kak Keira bukan Mak Mak tau," gerutu Aaron.

"Sebentar lagi kak Keira akan menikah jadi buang jauh-jauh rasa konyol kamu itu," kata Arsen yang membuat Aaron terdiam.

Aaron tidak tau kalau Keira akan menikah, kata-kata Sean membuat hati Aaron yang berbunga jadi layu.

namun bukan Aaron namanya jika tidak tenang dalam menanggapi sesuatu.

"Syukurlah memang sudah waktunya menikah kan," sahut Aaron.

********

Setiap Minggu A4 berkumpul di tempat Gym untuk membugarkan tubuh mereka, selain itu biasanya mereka juga ke taman untuk joging.

Saat asik berlari tiba-tiba ada Airin yang juga joging.

Raut wajah Arsen berubah saat melihat Airin, "Ngapain sih tu cewek datang kemari," gumam Arsen yang membuat semua menatapnya.

Terpopuler

Comments

kholifah ifah

kholifah ifah

anak Arini dan Sean yang pertama siapa ya?harusnya paling tua

2022-06-28

0

choirunissa

choirunissa

astaga segala vqksin apal benerrrr.....

2022-05-09

0

Pujiyanty

Pujiyanty

benci jd cinta🤭

2022-03-03

0

lihat semua
Episodes
1 Masuk pertama kali di B.A university
2 Airin
3 Mulai mengagumi Aaron
4 Keira
5 Mama Arini hamil
6 Bagai Kaktus
7 hukuman hormat di depan tiang bendera
8 Gusar
9 Peraturan baru
10 Debatnya para Papa
11 Kesal
12 Praktek
13 Jadi asisten
14 Kecewa dengan Aaron
15 Kenapa malah dia yang melayani aku?
16 Dikunci
17 Mulai curiga
18 Sudah menjadi candu
19 Lagi-lagi Aaron yang menolong
20 Bingung dengan sikap Arsen
21 Ikut Praktek
22 Arsen cemburu
23 Lagi-lagi
24 Belanja
25 terlambat pulang.
26 Suara gaib di kamar mama dan papa
27 Harus membantu di kantor
28 Bingung
29 Seandainya aku dewasa apa kamu mau menikah dengan aku?
30 Antar aku pulang
31 Mama Arini kesal
32 Gak bisa hidup
33 Motornya nggak bisa
34 Tidak ingin pacaran.
35 Airin nggak mau ikut
36 Janjian pergi bersama
37 Jajan di taman
38 Makanan ternak dan makanan unggas
39 Malu
40 Suka olahraga
41 Aku akan menghukum kamu
42 Bingung
43 Ingin seperti papa supaya bisa membahagiakan Airin
44 Maaf kadoku ketinggalan
45 Jam tangan biasa
46 memutuskan untuk pulang
47 Yakin dia setia?
48 Cuti kuliah
49 Pesan papa Sean
50 Mengantar Aaron
51 Ke pantai
52 Dipecat
53 Misi penting
54 DO
55 Queen and King
56 Taman hiburan
57 Memukul Reza
58 Menyesal
59 Butuh dokter jantung
60 Sama-sama galau
61 Permintaan maaf Airin
62 Semakin sayang
63 Semoga nggak hilang
64 Dimana ya
65 Bukannya kerja malah cari jam
66 Protes
67 Malam mingguan
68 Karena hujan
69 Terciduk
70 Apa kamu sudah tidak sabar untuk menikah?
71 Malah debat sendiri
72 Siapa Mereka?
73 Kecelakaan
74 Cari loker
75 Sikap Aneh Arsen dan A4
76 Jadikan dia sekertaris pribadi Arsen pa
77 Sakit
78 Datang menjenguk
79 Tidur
80 Jatah memang penting
81 Diantar pulang Aaron
82 Di tengok warga
83 Papa dan mama Daffa datang
84 Ancaman papa Daffa
85 Berhasil
86 Daring
87 Minta ijin
88 Tinggal di apartemen aku
89 Nasi pecel
90 Audisi
91 Berdebar
92 Duet Aaron dan Airin
93 Enak enakan
94 Rayuan Arcelo
95 Saling curhat
96 Dipeluk wanita lain.
97 Ancaman Arsen
98 Airin polos
99 Menemui Arcelo
100 Pergi ke hotel
101 Arcelo
102 Arthur marah
103 Ujian
104 Cemburu
105 Terabaikan
106 Lebih baik kita putus
107 Ingin cendramata dari hubungan kita
108 Pergi ke danau bersama
109 Ungkapan perasaan
110 Rapat
111 Ke Bali
112 Belum siap nama
113 Pergi
114 pengumuman
115 Antara 2 Billionaire
116 Beautiful revenge
117 salahkah aku mencintaimu (suami orang)
118 Married with a stranger
119 Hanya Persinggahan
Episodes

Updated 119 Episodes

1
Masuk pertama kali di B.A university
2
Airin
3
Mulai mengagumi Aaron
4
Keira
5
Mama Arini hamil
6
Bagai Kaktus
7
hukuman hormat di depan tiang bendera
8
Gusar
9
Peraturan baru
10
Debatnya para Papa
11
Kesal
12
Praktek
13
Jadi asisten
14
Kecewa dengan Aaron
15
Kenapa malah dia yang melayani aku?
16
Dikunci
17
Mulai curiga
18
Sudah menjadi candu
19
Lagi-lagi Aaron yang menolong
20
Bingung dengan sikap Arsen
21
Ikut Praktek
22
Arsen cemburu
23
Lagi-lagi
24
Belanja
25
terlambat pulang.
26
Suara gaib di kamar mama dan papa
27
Harus membantu di kantor
28
Bingung
29
Seandainya aku dewasa apa kamu mau menikah dengan aku?
30
Antar aku pulang
31
Mama Arini kesal
32
Gak bisa hidup
33
Motornya nggak bisa
34
Tidak ingin pacaran.
35
Airin nggak mau ikut
36
Janjian pergi bersama
37
Jajan di taman
38
Makanan ternak dan makanan unggas
39
Malu
40
Suka olahraga
41
Aku akan menghukum kamu
42
Bingung
43
Ingin seperti papa supaya bisa membahagiakan Airin
44
Maaf kadoku ketinggalan
45
Jam tangan biasa
46
memutuskan untuk pulang
47
Yakin dia setia?
48
Cuti kuliah
49
Pesan papa Sean
50
Mengantar Aaron
51
Ke pantai
52
Dipecat
53
Misi penting
54
DO
55
Queen and King
56
Taman hiburan
57
Memukul Reza
58
Menyesal
59
Butuh dokter jantung
60
Sama-sama galau
61
Permintaan maaf Airin
62
Semakin sayang
63
Semoga nggak hilang
64
Dimana ya
65
Bukannya kerja malah cari jam
66
Protes
67
Malam mingguan
68
Karena hujan
69
Terciduk
70
Apa kamu sudah tidak sabar untuk menikah?
71
Malah debat sendiri
72
Siapa Mereka?
73
Kecelakaan
74
Cari loker
75
Sikap Aneh Arsen dan A4
76
Jadikan dia sekertaris pribadi Arsen pa
77
Sakit
78
Datang menjenguk
79
Tidur
80
Jatah memang penting
81
Diantar pulang Aaron
82
Di tengok warga
83
Papa dan mama Daffa datang
84
Ancaman papa Daffa
85
Berhasil
86
Daring
87
Minta ijin
88
Tinggal di apartemen aku
89
Nasi pecel
90
Audisi
91
Berdebar
92
Duet Aaron dan Airin
93
Enak enakan
94
Rayuan Arcelo
95
Saling curhat
96
Dipeluk wanita lain.
97
Ancaman Arsen
98
Airin polos
99
Menemui Arcelo
100
Pergi ke hotel
101
Arcelo
102
Arthur marah
103
Ujian
104
Cemburu
105
Terabaikan
106
Lebih baik kita putus
107
Ingin cendramata dari hubungan kita
108
Pergi ke danau bersama
109
Ungkapan perasaan
110
Rapat
111
Ke Bali
112
Belum siap nama
113
Pergi
114
pengumuman
115
Antara 2 Billionaire
116
Beautiful revenge
117
salahkah aku mencintaimu (suami orang)
118
Married with a stranger
119
Hanya Persinggahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!