3. Dendam jangan di pendam

Keributan terdengar sampai ke telinga Lu peng, tanpa memperdulikan rasa lelah perjalanannya Lu peng menghampiri Lu xin dan Magara yang masih berada di sekitar kolam.

" Apa yang terjadi? " tanya Lu peng sebagai seorang ayah yang merasa khawatir.

" Ayah aku terjatuh sendiri tapi pak Ndoh memukuli Lu xian hingga luka seperti itu, huuuu huuuuuuu " lu xin terus menangis karena merasa bersalah pada Magara.

" Kamu tidak apa apa nak?," tanya lu peng yang langsung menatap magara.

Magara menggelengkan kepalanya dan langsung berdiri, seorang pelayan membawa magara kembali ke kamar yang sudah di siapkan keluarga Lu.

Brrraaaaakkk....

Magara membanting pintu kamarnya dan berlari ke atas tempat tidurnya.

Amarah membuat magara tidak bisa mengontrol perubahan pada tubuhnya, Seketika itu juga Magara kembali ke wujud ularnya.

" Harusnya kamu tidak mencari masalah dengan ku manusia, kamu harus membayarnya " kata Magara yang langsung keluar dari kamarnya.

Magara langsung mencari pak Ndoh yang berani memukulnya hingga penuh luka di badannya, dari jauh magara bisa mencium bau pak Ndoh yang berada di sebuah ruangan dan langsung mendekatinya.

Ssssseeeetttt....

Suara desisan ular membuat pak Ndoh terkejut.

" Kenapa bisa ada ular di sini " dalam hati pak Ndoh.

Magara semakin mendekati pak Ndoh yang terus berjalan mundur.

" Tolong " teriak pak Ndoh.

Wheeeeeeeeseeeesss...

Magara tanpa banyak berpikir langsung melompat dan menggigit kaki pak Ndoh yang berada di depannya.

Suara langkah kaki membut Magara terkejut, Magara yang tidak ingin ada yang mengetahui kalau dirinya adalah siluman bergegas sembunyi di balik lemari tidak jauh dari pak Ndoh yang sudah terbaring.

Dua pelayan wanita berjalan menghampiri pak Ndoh yang terbaring dengan wajah pucat, sebagian tubuhnya yang membiru membuat kedua pelayan itu terkejut.

" Pak Ndoh kenapa " tanya salah satu pelayan wanita itu.

" Tidak tahu, kita harus beritahu tuan sekarang juga " sahut pelayan wanita satunya.

Dua pelayan wanita itu akhirnya keluar dengan wajah yang ketakutan, Magara mengambil kesempatan itu untuk langsung kembali ke kamarnya dengan sangat cepat.

Sampai di kamarnya Magara kembali ke wujud manusianya dan berpura pura tertidur.

" Dendam jangan di pendam, kamu yang mencari masalah dengan ku dan aku hanya membalasnya " Dalam hati Magara.

Walaupun ada sedikit penyesalan menyelimuti lubuk hatinya tapi Magara merasa sangat puas bisa membunuh untuk yang pertama kali nya.

Suara langkah kaki berlarian terus terdengar di depan pintu kamar Magara, Magara mencoba menutup matanya berusaha melupakan semua yang terjadi sebelumnya.

Tok, tok, tok...

Suara pintu kamarnya yang tiba tiba di ketuk membuat Magara berjalan perlahan membuka pintu kamarnya.

" Cepatlah ayah memanggil mu " kata Lu xin sambil menarik tangan Magara.

Lu xin mambawa magara ke depan ayahnya yang sedang berbicara dengan tamu pentingnya.

" Ayah kami sudah datang " kata Lu xin dengan santainya.

Lu xin tidak perduli dengan tamu yang masih berada di depan ayahnya, tamu yang hanya bisa mencari muka membuatnya merasa kesal.

" Kalau begitu aku pamit pulang, lain kali aku akan kembali berkunjung lagi " kata tamu ayahnya sambil terus menatap Magara.

" Ayah kenapa mamanggil kami " kata Lu xin sambil berdiri di samping ayahnya.

" Pak Ndoh meninggal di gigit ular yang sangat beracun, ayah mau kalian berdua saling menjaga kalau ada melihat hewan yang berbahaya tidak perlu di lawan. Ayah tidak ingin kalian terjadi apa apa " sahut ayahnya.

Magara hanya menganggukkan kepalanya, Lu xin yang mendengar ayahnya selesai berbicara langsung menarik tangan Magara pergi ke belakang rumah.

" Haaaah " Lu peng menghela nafas.

Sebagai salah satu dari tiga saudagar besar bagaimana bisa di rumahnya ada ular bahkan sampai memakan jiwa, Lu peng benar-benar merasa tidak habis pikir.

Lu xin mengajak magara duduk di dekat kolam tempatnya terjatuh sebelumnya, Lu xin menatap magara dengan perasaan penasaran tentang asal usul magara tapi Lu xin tidak berani bertanya padanya.

" Menurut mu, kenapa pak Ndoh bisa mati secepat itu. padahal pak Ndoh belum dapat hukuman dari ayah " kata Lu xin yang langsung mengalihkan pertanyaan lain.

" Tidak tahu " jawab Magara yang langsung mengalihkan pandangannya.

Lu xin menatap magara yang seperti menyembunyikan sesuatu darinya.

Di sisi lain Lu peng berusaha keras menutupi kematian pak Ndoh agar tidak tersebar di luar kediamannya, demi nama baik keluarganya Lu peng memberikan beberapa keping emas ke keluarga pak Ndoh dan meminta agar kematian pak Ndoh di rahasiakan, kesepakatan yang akhirnya terjadi membuat Lu peng akhirnya bisa bernafas dengan lega.

Terpopuler

Comments

Harsam

Harsam

Bagus ceritanya

2021-12-15

1

Mr Crabb

Mr Crabb

Thor aku sudah Like dan rate Bintang 5 loh🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰

Jika berkenan silahkan mampir di karyaku ya😇😇😇😇😇😇😇😇😇


>>Legenda 7 Bintang<<


Jangan lupa tinggal kan jejak juga di sana. Terimakasih author kesayangan.

🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰



2020-05-06

2

Manusia hidup

Manusia hidup

lanjut

2020-04-30

2

lihat semua
Episodes
1 1. Tragedi
2 2. Di angkat anak
3 3. Dendam jangan di pendam
4 4. Perguruan matahari
5 5. Menjadi murid inti
6 6. Hari pertama latihan
7 7. Latihan keras
8 8. Pertandingan pertama
9 9. Pertandingan lanjutan
10 10. Tiga tahun berlalu
11 11. Rencana ketua luo ming
12 12. Pembantaian keluarga lu
13 13. Wanita misterius
14 14. Membalaskan dendam
15 15. Perguruan Wuxing
16 16. Bertapa
17 17. Menyerap jiwa manusia
18 18. Uji kekuatan
19 19. Memulai misi pelatihan
20 20. Siluman beruang pemakan manusia
21 21. Kota Cahaya - Anak perdana menteri
22 22. Kota cahaya - Menjadi guru
23 23. Kota Cahaya - Penjahat di lindungi.
24 24. Kota Cahaya - Menghabisi Pengawal kiliu li
25 25. Murid Perguruan nawa suci
26 26. Engiu ji sang master
27 27. Pelatihan Menembus Tingkat
28 28. Siluman wanita kelinci
29 29. Kitab Api Suci Dewa
30 30. Kitab Mata Dewa
31 31. Kitab Telapak Tangan Dewa
32 32. Kitab Pemanggil Jiwa
33 33. Kitab Perubah Wujud
34 34. Melanjutkan Perjalanan
35 35. Kota Api Gila - Korban Pertama Perubah Wujud
36 36. Kota Api Gila - Memasuki Pagoda Api
37 37.Kota Api Gila - Ruangan Tingkat Pertama
38 38. Kota Api Gila - Darah berganti api
39 39. Berhasil menguasai unsur api
40 40. Segel Tiga Titik
41 41. Lautan Kematian Yang Sebenarnya
42 42. Terbebasnya Dewi air
43 43. Berhasil menguasai unsur air
44 44. Padang Tandus Zigan
45 45. Membantu para warga
46 46.Menguasai unsur Tanah
47 47. Dewi Megisia
48 48. Menguasai unsur Angin
49 49. Bertemu kembali siluman beruang
50 50. Kembali keperguruan wuxing
51 51. Mengusai tiga jurus
52 52. Pertandingan persahabatan
53 53. Pertarungan Pertama
54 54. Pertarungan lanjutan
55 55. Pengumuman pemenang
56 56. Ketua Luang xi
57 57. Pembalasan
58 58. Terbongkarnya identitas Magara
59 59. Kematian ketua Luo ming
60 60. Kakak Ning en dan Ning an
61 61. Pertemuan tidak terduga
62 62. Titipan sang kakek
63 63. Membawa ke perguruan
64 64. Goa Yin
65 65. Meningkatkan tingkatan
66 66. Menyusun rencana
67 67. Penyerangan bagian Utara
68 68. Kemenangan
69 69. Penyerangan bagian Barat
70 70. Penyerangan lanjutan
71 71. Hancurnya perguruan bagian barat
72 72. Kabut hitam
73 73. Tipuan Manusia
74 74. Penyerangan bagian timur
75 75. Lu xin
76 76. Dendam Lu xin
77 77. Senjata pemberian dewi Megisia
78 78. Sambutan besar
79 79. Penjelasan Magara
80 80. Kepergian Lu xin
81 81. Kekalahan Siluman
82 82. Bertemu Dewi Megisia
83 83. Dunia ciptaan
84 84. Berburu inti hati spiritual
85 85. Berburu inti hati spiritual 2
86 86. Pria berjubah hitam
87 87. Pertarungan sengit
88 88. Kekalahan pria berjubah hitam
89 89. Kolam Beracun
90 90. Penyerangan
91 91. Kekalahan Perguruan Nawa suci
92 92. Perpisahan
93 93. Memulai kembali
94 94. Ritual pernikahan
95 95. Wanita akar
96 96. Ujian
97 97. melanjutkan perjalanan
98 98. Kembali ke kota Api gila
99 99. Mengambil tanaman tiga rantai
100 100. Kotak misterius
101 Bab 101. Hutan Ilusi
102 102. Rawa indah
103 Desa Kiasan
104 104. Menolong warga
105 Pengumuman
Episodes

Updated 105 Episodes

1
1. Tragedi
2
2. Di angkat anak
3
3. Dendam jangan di pendam
4
4. Perguruan matahari
5
5. Menjadi murid inti
6
6. Hari pertama latihan
7
7. Latihan keras
8
8. Pertandingan pertama
9
9. Pertandingan lanjutan
10
10. Tiga tahun berlalu
11
11. Rencana ketua luo ming
12
12. Pembantaian keluarga lu
13
13. Wanita misterius
14
14. Membalaskan dendam
15
15. Perguruan Wuxing
16
16. Bertapa
17
17. Menyerap jiwa manusia
18
18. Uji kekuatan
19
19. Memulai misi pelatihan
20
20. Siluman beruang pemakan manusia
21
21. Kota Cahaya - Anak perdana menteri
22
22. Kota cahaya - Menjadi guru
23
23. Kota Cahaya - Penjahat di lindungi.
24
24. Kota Cahaya - Menghabisi Pengawal kiliu li
25
25. Murid Perguruan nawa suci
26
26. Engiu ji sang master
27
27. Pelatihan Menembus Tingkat
28
28. Siluman wanita kelinci
29
29. Kitab Api Suci Dewa
30
30. Kitab Mata Dewa
31
31. Kitab Telapak Tangan Dewa
32
32. Kitab Pemanggil Jiwa
33
33. Kitab Perubah Wujud
34
34. Melanjutkan Perjalanan
35
35. Kota Api Gila - Korban Pertama Perubah Wujud
36
36. Kota Api Gila - Memasuki Pagoda Api
37
37.Kota Api Gila - Ruangan Tingkat Pertama
38
38. Kota Api Gila - Darah berganti api
39
39. Berhasil menguasai unsur api
40
40. Segel Tiga Titik
41
41. Lautan Kematian Yang Sebenarnya
42
42. Terbebasnya Dewi air
43
43. Berhasil menguasai unsur air
44
44. Padang Tandus Zigan
45
45. Membantu para warga
46
46.Menguasai unsur Tanah
47
47. Dewi Megisia
48
48. Menguasai unsur Angin
49
49. Bertemu kembali siluman beruang
50
50. Kembali keperguruan wuxing
51
51. Mengusai tiga jurus
52
52. Pertandingan persahabatan
53
53. Pertarungan Pertama
54
54. Pertarungan lanjutan
55
55. Pengumuman pemenang
56
56. Ketua Luang xi
57
57. Pembalasan
58
58. Terbongkarnya identitas Magara
59
59. Kematian ketua Luo ming
60
60. Kakak Ning en dan Ning an
61
61. Pertemuan tidak terduga
62
62. Titipan sang kakek
63
63. Membawa ke perguruan
64
64. Goa Yin
65
65. Meningkatkan tingkatan
66
66. Menyusun rencana
67
67. Penyerangan bagian Utara
68
68. Kemenangan
69
69. Penyerangan bagian Barat
70
70. Penyerangan lanjutan
71
71. Hancurnya perguruan bagian barat
72
72. Kabut hitam
73
73. Tipuan Manusia
74
74. Penyerangan bagian timur
75
75. Lu xin
76
76. Dendam Lu xin
77
77. Senjata pemberian dewi Megisia
78
78. Sambutan besar
79
79. Penjelasan Magara
80
80. Kepergian Lu xin
81
81. Kekalahan Siluman
82
82. Bertemu Dewi Megisia
83
83. Dunia ciptaan
84
84. Berburu inti hati spiritual
85
85. Berburu inti hati spiritual 2
86
86. Pria berjubah hitam
87
87. Pertarungan sengit
88
88. Kekalahan pria berjubah hitam
89
89. Kolam Beracun
90
90. Penyerangan
91
91. Kekalahan Perguruan Nawa suci
92
92. Perpisahan
93
93. Memulai kembali
94
94. Ritual pernikahan
95
95. Wanita akar
96
96. Ujian
97
97. melanjutkan perjalanan
98
98. Kembali ke kota Api gila
99
99. Mengambil tanaman tiga rantai
100
100. Kotak misterius
101
Bab 101. Hutan Ilusi
102
102. Rawa indah
103
Desa Kiasan
104
104. Menolong warga
105
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!