"Sasha!" gumam Dania.
Dania terkejut melihat sasha yang ternyata memasuki toilet.
"Oh, coba lihat ini. Jadi, selama ini lo itu pembohong besar, ya, Dania Hamish!" ucap Sasha penuh penekanan.
"Sha, tolong, jangan sampai ada orang lain yang tahu siapa gue sebenarnya," ucap Dania.
Dania benar-benar merasa gugup, Tubuhnya bahkan mulai berkeringat dingin.
"Kenapa gue harus dengerin lo? Kita bahkan ga dekat," ucap Sasha dingin.
"Gue tahu, tapi gue sama sekali ga punya niat jahat, kok. Gue punya alasan kenapa gue ngelakuin semua ini," ucap Dania.
"Gue ga peduli sama alasan lo, tapi gue bisa jamin, pasti bakalan seru kalau sampe satu sekolah tahu siapa lo sebenarnya," ucap Sasha sambil tersenyum licik.
'Duh... Gimana caranya ngadepin si Sasha? Dia pasti bakalan bongkar identitas gue,' batin Dania.
Dania menelan air liurnya dengan susah payah, dia benar-benar dalam masalah besar karena sampai berurusan dengan Sasha.
"Gue akan lakuin apa aja yang lo mau asalkan lo tutup mulut, dan anggap aja lo ga tahu apapun tentang masalah ini," ucap Dania.
Sasha berpikir sejenak, dia pun tersenyum licik ke arah Dania.
"Lo yakin mau lakuin apapun yang gue minta?" tanya Sasha.
Dania mengangguk tanpa keraguan.
"Iya, asalkan lo tutup mulut, apapun yang lo mau, gue pasti bakalan lakuin!" ucap Dania meyakinkan.
Sasha mengangguk.
"Oke, deal. Gue bakalan tutup mulut, dan mulai besok sampai sebulan ke depan, lo harus jadi asisten gue selama kita di sekolah," ucap Sasha sambil tersenyum penuh kemenangan.
"What? lo bercanda 'kan, Sha? Gue ga mau!" tegas Dania.
"Ya, terserah, sih, ya... Cuma gue ga bisa jamin gue bakal tutup mulut," ucap Sasha kemudian berbalik dan mendekati pintu toilet.
Sasha pun membuka kunci pintu dan akan keluar dari toilet.
"Tunggu, Sha! Oke, deal, gue mau," ucap Dania.
Sasha tersenyum senang penuh kemenangan, dia berbalik melihat Dania.
"Bagus," ucap Sasha, dia pun keluar dari toilet.
'Kita lihat aja, nanti,' gumam Sasha.
Sementara Dania merasa gelisah, dia benar-benar tak tenang. Dia ceroboh karena tak memperhatikan keadaan sekelilingnya dan sampai membuat orang lain tahu identitasnya yang sebenarnya.
'Apes banget, si Sasha pasti sengaja mau balas dendam sama gue!' gumam Dania kesal.
Dania segera memakai kacamata tebalnya dan memperbaiki penampilannya, dia pun keluar dari toilet.
Dania tak kembali ke kantin, Dia langsung kembali ke kelas dan duduk di kursinya sambil menundukkan kepalanya, dia pun memejamkan matanya.
"Emang lebih enak jadi diri sendiri ketimbang jadi orang lain. Ah, bikin ribet aja, deh," gumam Dania.
Waktu istirahat pun sebentar lagi akan selesai, murid-murid sudah mulai memasuki Kelas.
Tak lama setelah seluruh murid masuk, Guru masuk tapi Dania masih tetap menundukkan kepalanya dan memejamkan matanya.
"Siapa itu yang tidur? Mau belajar, atau mau tidur, sih?" tanya Guru.
Semua murid mengalihkan pandangannya pada Dania, Dania tetap saja diam menundukkan kepalanya.
Ina dan Mia saling tatap, mereka tak mengerti mengapa temannya itu tidur di kelas.
"Baim, coba bangunkan dia, Saya paling tidak suka ada orang yang tidur di kelas saya."ucap Guru.
Baim pun mengguncangkan tubuh Dania, dia tak sengaja menyentuh kulit Dania.
'Hah? Panas banget,' gumam Baim.
"Maaf Bu, kayaknya dia demam, badannya panas banget, Bu," ucap Baim.
"Ya sudah, kamu tolong bawa dia ke ruang UKS," ucap Guru dan diangguki oleh Baim.
Baim langsung mengangkat tubuh Dania dan menggendongnya menuju UKS.
Sesampainya di UKS, Baim langsung membaringkan tubuh Dania di brankar, saat itu tak ada yang menjaga ruang UKS.
Baim melihat ke arah obat-obatan tetapi dia tak mengerti yang mana obat demam? Dia pun menyiapkan air hangat untuk mengompres Dania.
Dibukanya kacamata tebal Dania dan Baim pun mulai mengompres Dania.
Baim menatap intens wajah Dania yang masih terpejam, dia mengelus lembut pipi kanan Dania dan matanya tertuju pada tompel Dania.
"Lucu," gumam Baim sambil tersenyum.
Perlahan baim menyentuh tompel Dania, mengelusnya dan Baim terkejut, dia tak percaya dengan apa yang dia lihat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 136 Episodes
Comments
Maria Kibtiyah
si dania bego mau aja jd kacung iuhhhh cmn gara2 tompel
2024-11-09
0
Nanda Lelo
ya Allah neng Dania,, ancam balik aja apa susahnya sih?? lagian kepseknya kan om kamu neng
2023-02-16
0
Kireina
lah knpa dania mesti takut sm sasha kan dia jg punya n tau kelemahan sasha
2022-12-10
0