Bubur Ayam

Disisi lain Farel saat ini sedang berada di restoran, saat sedang beristri tiba-tiba ponselnya berdering, Farel pun mengangkat sambungan telepon tersebut, "Kenapa?" tanya Farel.

"Presiden ingin bertemu dengan anda," ucap Evan.

"Presiden? kenapa Presiden ingin bertemu denganku?" tanya Farel.

"Saya juga tidak tahu, tapi pihak dari Presiden telah mengirimkan undangan makan malam kepada anda," ucap Evan.

"Kapan acaranya?" tanya Farel.

"Malam ini," ucap Evan.

"APA! kenapa kau baru memberitahukannya padaku?" tanya Farel.

"Saya juga baru tahu kalau Presiden mengundang anda," ucap Evan.

"Kalau begitu siapkan semuanya, nanti aku akan pulang ke apartemen," ucap Farel.

"Baik tuan," ucap Evan.

Meskipun Evan dan Farel bersahabat, tapi ia tetap menghormati Farel selayaknya karyawan pada bosnya, kadang Evan juga akan berbicara santai jika Farel menyuruhnya untuk santai dan melupakan sejenak status karyawan dan bos.

"Farel, ini ada pesanan," ucap Gio.

"Mana alamatnya," ucap Farel.

"Lo langsung pulang nanti?" tanya Gio.

"He'em, gue nanti langsung pulang, lagian kan hari ini gue pulangnya siang," ucap Farel.

Farel pun berangkat untuk mengantarkan pesanan tersebut, beberapa saat kemudian, Farel pun sampai di depan sebuah gedung, "Inikan laksani grup kenapa mereka memesan dari restoran tempatku bekerja, apa ada yang mereka rencanakan, huh jangan berpikir yang negatif, Rel, siapa tahu memang mereka tidak tahu aku bekerja disana," gumam Farel dan melangkahkan kakinya masuk kedalam gedung tersebut.

"Maaf, Pak, saya ingin mengantarkan pesanan ayam goreng atas nama Pak Lukman," ucap Farel.

"Oh, langsung saja masuk nanti bilang ke resepsionis untuk diarahkan ke ruangan Pak Lukman," ucap satpam.

"Baik, Pak, terima kasih," ucap Farel dan diangguki oleh satpam tersebut.

Saat sedang membawa makanannya tiba-tiba saja Farel merasa ada yang menabraknya dengan cukup kencang, karena belum siap dan terkejut dengan tabrakan tersebut, alhasil Farel pun terjatuh dan makanan yang ia bawa juga ikut tumpah, apalagi minuman soda yang dipesan pun ikut terjatuh bahkan mengenai pakaian dan wajahnya. Kondisi Farel benar-benar memprihatinkan ayam goreng yang jatuh tepat di atasnya dan wajahnya yang sudah bermandikan air soda.

"Ups, maaf gue gak ngelihat kalau ada orang," ucap seorang perempuan, Farel yang merasa tidak asing lun segera melihat kearah perempuan tersebut dan tebakannya benar bahwa ia mengenal orang itu.

"Apa anda sengaja?" tanya Farel yang tetap santai, ia tidak ingin emosi karena sekarang ia berada di Laksani grup.

"Gue kan udah bilang kalau gue gak tahu," ucap Angel.

"Apa-apaan ini?" tanya seorang pria yang baru saja datang, pria itu adalah Henry.

"Dia sudah mengganggu ketenangan kantor, jadi dia harus dihukum," ucap Angel.

"Saya tidak pernah mengganggu yang ada justru anda yang melakukannya dengan sengaja," ucap Farel.

BUGH

"Kau ini dasar tidak berguna, sekarang kau pergi," ucap Henry setelah memukul Farel.

"Kau pengantar makanan yang aku pesan?" tanya Pak Lukman dan menghampiri Farel.

"Iya, Pak, maaf atas ketidaknyamanan ini," ucap Farel.

"Kau harus ganti rugi," ucap Pak Lukman.

"Iya, Pak, saya minta maaf dan akan mengambil kembali makanannya ke restoran," ucap Farel.

"Tidak perlu, saya sudah kenyang melihat pesanan saya jatuh, sekarang mana uang untuk ganti rugi," ucap Pak Lukman.

"Maaf," ucap Farel yang terkejut dengan perkataan Pak Lukman.

"Mana uang ganti ruginya, gara-gara kebodohan kamu saya tidak menyantap makanan pesanan saya," ucap Pak Lukman.

"Tapi, bukannya lebih baik saya kembali ke restoran untuk mengambil pesanan anda yang baru," ucap Farel.

"Saya tidak perlu itu," ucap Pak Lukman lalu menggeledah saku pakaian Farel dan mengambil dompet Farel.

"Ini saya anggap impas," ucap Pak Lukman yang telah mengambil tiga lembar uang kertas dadi dompet Farel.

"Pak tolong usir dia!" teriak Henry.

"Tapi, Pak, bapak tidak bisa mengambil uang saya begitu saja," ucap Farel.

"Cepat bawa dia pergi, dasar sampah," maki Angel.

Farel pun dibawa keluar gedung, "Maaf silahkan pergi," usir satpam tersebut.

Farel pun akhirnya mengambil barang-barangnya yang sudah berserakan karena dibuang oleh satpam tersebut, "Aku akan membalas semua perlakuan kalian," gumam Farel.

"Tuan," panggil Evan saat sedang mempersiapkan segala keperluan Farel di apartemen milik Farel.

"Santai aja," ucap Farel.

"Huh, lo kenapa kok bisa basah kayak gini, lo kayak orang habis kehujanan gitu, eh tunggu, tapi kok gue nyium bau soda sama ayam goreng sih dari baju lo," ucap Evan.

"Lo siapin baju gue," ucap Farel.

"Lo mau langsung ketemu sama Presiden?" tanya Evan.

"Gue mau jemput Raila habis ini, dia kan juga pulang cepet," ucap Farel.

"Oh, oke bos," ucap Evan lalu menyiapkan keperluan Farel.

"Gue masih penasaran kenapa lo bisa basah kayak tadi?" tanya Evan.

"Biasa ada orang yang iseng ke gue," ucap Farel.

"Siapa?" tanya Evan.

"Ada lah, lo gak perlu tahu, lebih baik lo urus pekerjaan kantor aja," ucap Farel.

"Ck, lo mah gue ini lagi penasaran padahal," ucap Evan.

Selesai membersihkan dirinya Farel pun melangkah menuju pintu apartemennya, "Lo langsung mau jemput Raila?" tanya Evan.

"Hem, Raila udah chat gue katanya dia udah mau pulang," ucap Farel.

"Yaudah, kalau gitu gue balik ke kantor, pakaian lo sama semua keperluan lo buat nanti malam udah gue siapin di atas meja kamar lo," ucap Evan.

"Hem, thanks," ucap Farel dan diangguki Evan.

Farel pun mengendarai sepeda motornya menuju kantor Raila dan saat sampai disana sudah ada Raila dan juga Angel, "Sayang," panggil Farel.

"Farel, ayo kita pulang," ajak Raila lalu menggenggam tangan Farel dan meninggalkan Angel.

"Kenapa dia ada disini?" tanya Farel.

"Kamu gapapa?" tanya Raila.

"Aku kenapa memangnya? aku gapapa kok, harusnya aku yang tanya ke kamu, kamu gapapa?" tanya Farel.

"Ya, aku gapapa," ucap Raila.

"Terus kenapa sepupu kamu itu ada di kantor kamu?" tanya Farel.

"Nanti aku ceritain, sekarang kita cari tempat makan yuk, aku udah laper banget loh," ucap Raila.

"Yaudah, kamu mau makan apa?" tanya Farel.

"Kita beli bubur ayam yuk," ajak Raila.

"Sayang, ini udah siang loh mana ada coba bubur ayam," ucap Farel.

"Tapi, aku pengen bubur ayam yang gak diaduk," ucap Raila.

"Tumben banget bukannya kamu tim bubur ayam yang diaduk ya," ucap Farel.

"Gak tahu, aku kok tiba-tiba pengen bubur ayam yang gak diaduk," ucap Raila.

"Gak boleh, kita itu satu tim bubur ayam yang diaduk, kalau kamu jadi tim yang gak diaduk aku sendirian dong," ucap Farel.

"Lebay kamu," ucap Raila.

"Hehehe, cari yang lain aja ya," ucap Farel.

"Gak mau, maunya bubur ayam," ucap Raila.

"Tapi, dimana?" tanya Farel.

"Aku juga gak tahu," ucap Raila.

"Kamu aja gak tahu jadi aku juga tahu dimana yang jual bubur ayam disini," ucap Farel.

"Yaudah, kita ke restoran Jepang aja," ucap Raila.

"Hah! restoran Jepang," ucap Farel.

"Iya, ayo, aku tahu restoran Jepang yang enak kok," ucap Raila lalu menarik Farel untuk mengendarai sepeda motornya.

.

.

.

Tbc.

Terpopuler

Comments

zhao zhein

zhao zhein

greget sma mc yg tolol😭😭😭

2023-07-01

0

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

excellent story'thor lanjutkan seruuuu banget

2023-02-04

0

Ria Rimadasari

Ria Rimadasari

jangan2 hamilun raila

2022-02-06

2

lihat semua
Episodes
1 Melamar
2 Satu Syarat
3 Calon Suamiku
4 Memberikan Restu
5 Tidak Normal
6 Hidup Melarat?
7 Pernikahan
8 Pindah
9 Ucapan Selamat
10 Belanja
11 Kekasih Lexa
12 Hadiah
13 Perintah Mama
14 Bukan Anak Papa Lagi
15 Kode
16 Bubur Ayam
17 Restoran Jepang
18 Tanpa Membayar
19 Ngerumpi
20 Bermalam
21 Tidur Di atas Karpet
22 Di kelilingi Cowok Tampan
23 JANGAN JADI PEMBINOR
24 Apa!
25 Si Idiot
26 Dasar Gombal
27 Heboh
28 Siluman Ular
29 Jangan Marah Ya
30 Adu Domba
31 Pacaran
32 Kepergian Rosalina
33 Kuasa Tuhan
34 Mengajukan Perceraian
35 Salah Paham
36 Di Pecat
37 Di Usir
38 Hamil?
39 Hadapi Bersama
40 Pertama Kalinya
41 Ujian Dari Tuhan
42 Memilih
43 Lewat Pintu Belakang
44 Kecewa
45 Makan Kepiting
46 Nyonya Kamar Ini
47 Damai
48 Semakin Ragu
49 Masa Depannya
50 Pengganggu
51 Baca Harga
52 Kenapa?
53 Salah Memilih
54 Flashback I
55 Flashback II
56 Flashback III
57 Uang Adalah Vitamin
58 Beneran Di Dubai
59 Bertanya-tanya
60 Surganya Lea
61 Gara-gara Haus
62 Sendirian Lagi
63 Senyum Kemenangan
64 Istri Farel Siapa?
65 Perubahan Raila
66 Pose Terakhir
67 Merasa Tidak Enak
68 Pulang
69 Rasanya Sakit
70 Kamunya Jangan
71 Terharu
72 Sangat Setuju
73 Kecupan Manis
74 Bentuk Balas Dendam
75 Undangan
76 Sering Melamun
77 Karena Raila
78 Pingsan
79 Tawaran Pekerjaan
80 Tawaran Yang Menarik
81 Menantu Buangan
82 Dua Keuntungan Sekaligus
83 Mengabaikannya
84 Istri Tuan Zergan
85 Membunuh?
86 Jaga Bicara Kamu
87 Gak Tahu Malu
88 Ancaman Tante Aulia
89 Pake Pelet?
90 Beneran Sakit
91 Jadi Duda?
92 Jadi Asisten Pribadi
93 Mulai Deh Sombongnya
94 Terbongkar Semuanya
95 Memanfaatkan Kesempatan
96 Titik Terang
97 Rencana Pindah Farel
98 Mode Ngambek
99 Kabur?
100 Cinlok?
101 Tepat Sekali
102 Kelemahan Farel
103 Pernah Buat Salah?
104 Sikap Dingin Farel
105 Raila Yang Marah
106 Menemani Farel
107 Calista Kembali
108 Mengenang Masa Lalu
109 Baju Renang
110 Romantis
111 Mencelakai Keluarga Revion
112 Hancurin Rumah
113 Brownies
114 Akan Melancarkan Aksinya
115 Dalang Dari Semuanya
116 Tante Calista Adalah Kesalahan
117 Mengalami Kebakaran
118 Pengen Nikah
119 Gagal Jadi Anak
120 Lexa Hamil
121 Jangan Keras-keras
122 Membanding-bandingkan
123 Mona
124 Pacar Tante Calista
125 Santai Tanpa Beban
126 Pacar Baru Rafka
127 Video
128 Senyuman Palsu
129 Pasien Rumah Sakit Jiwa
130 Akhirnya Terselesaikan
131 Udah Ketebak
132 Lupain Semuanya
133 Dia Lagi
134 Kabar Kehamilan
135 Terbawa Suasana
136 Melihat Hewan
137 Perkenalkan Keluarga
138 Barter Istri
139 Bom Bunuh Diri
140 Rencana Balas Dendam
141 Masalah Kepindahan
142 Farel Junior?
143 Orang Pertama
144 Sebagai Penyemangatku
145 INFO!!!!!
146 I Love You (END)
147 PENJELASAN!
148 Cerita Baru
149 Married With Mantan
150 Jodoh Dari Allah
151 Sequel Nial & Maudy
152 Istri Pengganti
153 Cinta Dalam Diam
154 Terjebak Cinta Mafia
155 Menikahi Kakak Sahabatku
156 Assalamualaikum Gus Faiz
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Melamar
2
Satu Syarat
3
Calon Suamiku
4
Memberikan Restu
5
Tidak Normal
6
Hidup Melarat?
7
Pernikahan
8
Pindah
9
Ucapan Selamat
10
Belanja
11
Kekasih Lexa
12
Hadiah
13
Perintah Mama
14
Bukan Anak Papa Lagi
15
Kode
16
Bubur Ayam
17
Restoran Jepang
18
Tanpa Membayar
19
Ngerumpi
20
Bermalam
21
Tidur Di atas Karpet
22
Di kelilingi Cowok Tampan
23
JANGAN JADI PEMBINOR
24
Apa!
25
Si Idiot
26
Dasar Gombal
27
Heboh
28
Siluman Ular
29
Jangan Marah Ya
30
Adu Domba
31
Pacaran
32
Kepergian Rosalina
33
Kuasa Tuhan
34
Mengajukan Perceraian
35
Salah Paham
36
Di Pecat
37
Di Usir
38
Hamil?
39
Hadapi Bersama
40
Pertama Kalinya
41
Ujian Dari Tuhan
42
Memilih
43
Lewat Pintu Belakang
44
Kecewa
45
Makan Kepiting
46
Nyonya Kamar Ini
47
Damai
48
Semakin Ragu
49
Masa Depannya
50
Pengganggu
51
Baca Harga
52
Kenapa?
53
Salah Memilih
54
Flashback I
55
Flashback II
56
Flashback III
57
Uang Adalah Vitamin
58
Beneran Di Dubai
59
Bertanya-tanya
60
Surganya Lea
61
Gara-gara Haus
62
Sendirian Lagi
63
Senyum Kemenangan
64
Istri Farel Siapa?
65
Perubahan Raila
66
Pose Terakhir
67
Merasa Tidak Enak
68
Pulang
69
Rasanya Sakit
70
Kamunya Jangan
71
Terharu
72
Sangat Setuju
73
Kecupan Manis
74
Bentuk Balas Dendam
75
Undangan
76
Sering Melamun
77
Karena Raila
78
Pingsan
79
Tawaran Pekerjaan
80
Tawaran Yang Menarik
81
Menantu Buangan
82
Dua Keuntungan Sekaligus
83
Mengabaikannya
84
Istri Tuan Zergan
85
Membunuh?
86
Jaga Bicara Kamu
87
Gak Tahu Malu
88
Ancaman Tante Aulia
89
Pake Pelet?
90
Beneran Sakit
91
Jadi Duda?
92
Jadi Asisten Pribadi
93
Mulai Deh Sombongnya
94
Terbongkar Semuanya
95
Memanfaatkan Kesempatan
96
Titik Terang
97
Rencana Pindah Farel
98
Mode Ngambek
99
Kabur?
100
Cinlok?
101
Tepat Sekali
102
Kelemahan Farel
103
Pernah Buat Salah?
104
Sikap Dingin Farel
105
Raila Yang Marah
106
Menemani Farel
107
Calista Kembali
108
Mengenang Masa Lalu
109
Baju Renang
110
Romantis
111
Mencelakai Keluarga Revion
112
Hancurin Rumah
113
Brownies
114
Akan Melancarkan Aksinya
115
Dalang Dari Semuanya
116
Tante Calista Adalah Kesalahan
117
Mengalami Kebakaran
118
Pengen Nikah
119
Gagal Jadi Anak
120
Lexa Hamil
121
Jangan Keras-keras
122
Membanding-bandingkan
123
Mona
124
Pacar Tante Calista
125
Santai Tanpa Beban
126
Pacar Baru Rafka
127
Video
128
Senyuman Palsu
129
Pasien Rumah Sakit Jiwa
130
Akhirnya Terselesaikan
131
Udah Ketebak
132
Lupain Semuanya
133
Dia Lagi
134
Kabar Kehamilan
135
Terbawa Suasana
136
Melihat Hewan
137
Perkenalkan Keluarga
138
Barter Istri
139
Bom Bunuh Diri
140
Rencana Balas Dendam
141
Masalah Kepindahan
142
Farel Junior?
143
Orang Pertama
144
Sebagai Penyemangatku
145
INFO!!!!!
146
I Love You (END)
147
PENJELASAN!
148
Cerita Baru
149
Married With Mantan
150
Jodoh Dari Allah
151
Sequel Nial & Maudy
152
Istri Pengganti
153
Cinta Dalam Diam
154
Terjebak Cinta Mafia
155
Menikahi Kakak Sahabatku
156
Assalamualaikum Gus Faiz

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!