Pernikahan

Hari ini adalah hari yang ditunggu bagi Farel dan juga Raila, tepat setelah seminggu lamaran dari Farel yang diterima dan direstui oleh keluarga Raila, walaupun dengan terpaksa.

Pemberkatan telah dilakukan dan saat ini mereka berada di rumah keluarga Raila, banyak teman dan juga keluarga yang datang tak terkecuali keluarga besar Raila, "Jadi juga lo sama si miskin ini, gue kira lo bakal milih pak Indra yang jelas-jelas dari keluarga terhormat," ucap Angel sepupu Raila.

Raila hanya tersenyum mendengar perkataan Angel, sudah menjadi hal biasa bagi Raila saat Angel merendahkan keluarganya dan juga Farel, "Maaf ya, kayaknya keluargaku gak ada yang suka sama kamu," ucap Raila dengan memeluk lengan kekar pria yang telah sah menjadi suaminya itu.

Farel tersenyum kearah Raila, jujur saja Farel sampai bosan dengan kata maaf Raila, padahal Raila tidak salah apapun, tapi mengapa Raila selalu saja meminta maaf terutama saat Farel dihina didepannya, "Kamu tahu gak, aku itu sampai bosan loh mendengar kamu minta maaf terus, kamu itu gak salah, kalaupun keluarga kamu memang tidak ada yang menyukaiku ya itu tidak masalah, itu artinya aku masih punya tugas untuk membuat mereka menyukaiku kan, untuk saat ini yang terpenting kamu sayang," ucap Farel.

"Kamu tuh ya bisa banget bikin aku dag dig dug," ucap Raila.

"Jadi ini ceritanya kamu lagi deg-degan sayang," ucap Farel lalu mengecup pipi Raila.

"Malu tahu ada banyak orang," ucap Raila dengan memukul pelan lengan Farel.

"Gak ada yang merhatiin kok, lagian kan kita udah sah jadi terserah dong mau ngapain aja," ucap Farel.

"Ish, kamu mah," rengek Raila yang membuat Farel gemas sendiri bahkan berkali-kali ia mengecup pipi merah Raila.

"Astaga kalian berdua udah dong, jiwa kejombloan gue meronta-ronta nih, mana gak ada pasangan yang bisa gue bawa kesini lagi," ucap Gio rekan kerja Farel.

"Ck, ganggu aja lo," ucap Farel.

"Hai, Raila cantik banget sih," ucap Gio.

"Makasih Gio," ucap Raila sambil tersenyum.

"sama-sama Raila," ucap Gio yang juga tersenyum saat melihat Raila.

"Sayang jangan senyum ke dia nanti dia berasa kayak ke langit lagi," ucap Farel.

"Astaga Farel kalau ngomong nyes banget," ucap Gio.

"Udah sana pergi jangan disini terus gue mau pacaran sama istri gue," usir Farel.

"Raila sabar ya ngehadapin nih orang," ucap Gio lalu pergi.

"Kamu kenapa sih kok sama Gio gitu banget?" tanya Raila.

"Habisnya dia godain kamu terus," ucap Farel.

"Jadi ceritanya kamu ini lagi cemburu ya," ucap Raila.

"Iyalah masa gak cemburu lihat istrinya di godain cowok lain," ucap Farel.

"Kok kamu gemes banget sih, Rel," ucap Raila dengan menatap wajah tampan suaminya.

"Gimana kalau kita pulang dulu terus ke kamar, aku gak kuat lihat wajah kamu Rai, rasanya pengen ku terkam sekarang kamu," ucap Farel.

"Apasih kamu jangan lebay deh," ucap Raila.

"Selamat atas pernikahan kalian," ucap Evan.

"Pak Evan, kenapa bapak bisa ada disini?" tanya Lexa.

"Apa salah saya disini?" tanya Evan.

"Tidak sih, saya hanya terkejut karena sekretaris Tuan Zergan ada disini, oh iya, apa tuan Zergan juga datang saya ingin sekali bertemu dengannya?" tanya Lexa.

"Anda siapa?" tanya Evan.

"Dia adik saya, tuan," ucap Raila.

Saat Raila menyebut Andi dengan sebutan tuan sontak saja ia menatap tajam Evan, berani-beraninya dia buat istrinya menyebut dirinya tuan, Evan yang paham pun langsung membenahi sebutan yang diberikan Raila.

"Panggil saja Evan atau sekretaris Evan terserah anda dan jangan panggil tuan, karena saya bukan tuan anda," ucap Evan.

"Oh iya, maaf," ucap Raila dan diangguki Evan.

Merasa pertanyaannya tidak dijawab, Lexa pun tidak pantang menyerah, "Sekretaris Evan, dimana tuan Zergan?" tanya Lexa.

"Saya rasa anda tidak punya hak untuk bertemu bahkan menanyakan dimana keberadaan tuan Zergan, kalau begitu saya permisi," ucap Evan lalu pergi.

Farel memang menggunakan nama Zergan untuk urusan bisnisnya dan dalam identitas yang ia gunakan sekarang Farel hanya menggunakan inisial Z saja, sebab itu tidak ada yang tahu nama panjang Farel.

"Ck, menyebalkan sekali," gumam Lexa lalu memandang Kakak dan Kakak iparnya itu.

"Gue kesini cuma mau bilang kalau Mama, Papa, Kak Keanu sama gue pulang duluan, kalian terserah mau pulang atau gak, gak ada yang peduli juga," ucap Lexa lalu pergi.

"Aku jadi gak enak sama keluarga kamu, Rel," ucap Raila.

"Udah gapapa," ucap Farel.

Raila sangat malu dengan keluarga Farel, bagaimana tidak, keluarga besar Raila tidak datang hanya orangtua, Lexa dan Kak Keanu saja yang datang, itupun mereka terlihat tidak menyukai berada di pernikahan Raila dan Farel. Bahkan mereka pulang disaat semua keluarga Farel kumpul. Saat ini Raila dan Farel masih berada di gereja setelah melakukan pemberkatan dan kumpul dengan keluarga di taman yang ada di area gereja tersebut.

"Sayang selamat ya," ucap Mama Aurel.

"Makasih, Ma, maaf ya Ma, keluarga Raila udah pulang semuanya," ucap Raila.

"Iya sayang gapapa kok," ucap Mama Aurel.

"Kalian pulang aja lagian acaranya udah selesai," ucap Mama Aurel.

"Tapi, masih banyak orang disini, Ma, kalau Farel sama Raila pulang kan gak enak," ucap Raila.

"Gapapa kok, Farel bawa istri kamu pulang," ucap Mama Aurel.

"Siap laksanakan Bu bos," ucap Farel.

"Kamu ini, oh iya, kalian mau pulang kemana?" tanya Mama Aurel.

"Ke rumah Raila, Ma, soalnya kan barang-barang Raila masih ada disana," ucap Farel.

"Terus Farel pakaiannya gimana? ada baju ganti gak kamu?" tanya Mama Aurel.

"Mama gak usah khawatir, beberapa baju Farel udah ada kok di kamarnya Raila," ucap Farel.

"Syukurlah, udah sana pulang kok malah ngobrol gini, untuk tamu yang ada disini serahkan aja sama Mama, oh iya Mama request yang ganteng ya," ucap Mama Aurel dengan memelankan suaranya saat kalimat terakhir lalu pergi.

Ucapan Mama Aurel membuat semburat merah terlihat jelas di pipi Raila, "Kenapa pipi kamu merah kayak gini, aku kan jadi gemes?" tanya Farel yang pura-pura tidak mengerti ucapan dari Mama Aurel.

"Gak kenapa-napa kok, udah ayo pulang," ajak Raila.

"Udah gak sabar banget wujudin permintaan dari mama," ucap Farel yang membuat pipi Raila kembali merah.

"Sayang, aku baru tahu loh kalau ternyata pipi kamu itu mudah sekali merah," goda Farel.

"Udah jangan godain aku terus," ucap Raila.

"Astaga gemes banget aku sama istri aku yang satu ini," ucap Farel.

"Farel!" peringat Raila.

"Iya iya, yaudah ayo," ajak Farel.

"Ganti baju dulu, anda pake gaun sih kan kita pake motor," ucap Raila.

"Tadi aku udah pesen taksi kok jadi gantinya nanti aja pas di rumah," ucap Farel dan diangguki Raila.

Mereka pun pergi meninggalkan gereja dan menuju kediaman Raila, sesampainya di rumah Raila tidak melihat siapapun bahkan rumah nampak sepi, "Kok rumah sepi ya?" tanya Raila.

"Mungkin mereka lagi keluar," ucap Farel.

"Tapi, mereka jarang banget keluar rumah kalau gak punya uang," ucap Raila.

"Mungkin mereka ngasih kesempatan untuk aku biar bisa nebar benih ke kamu kali," ucap Farel.

"Kan mulai," ucap Raila.

"Kamu mau kemana?" tanya Farel saat melihat Raila menuju dapur.

"Aku mau minum haus banget soalnya," ucap Raila.

Setelah minum tiba-tiba Raila merasa tubuhnya terangkat dan melihat pelakunya yang tak lain adalah Farel, "Kamu kenapa kok gendong aku?" tanya Raila.

"Ayo kita wujudin permintaan Mama tadi," ucap Farel lalu menggendong Raila menuju kamarnya.

Hari itu menjadi hari dimana Raila adalah milik Farel sepenuhnya dan begitupun sebaliknya. Farel berharap kabar bahagia segera ia dapatkan, namun meskipun begitu ia juga tidak memaksa, ia juga masih ingin merasakan pacaran selama menikah dengan Raila.

.

.

.

Tbc.

Terpopuler

Comments

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

wooow amazing story thor lanjutkan seruuuu

2023-02-04

0

Astri

Astri

udh sah tunggu apa lgi raila cepet2 buat debay nya😊

2022-08-22

1

WAKANDA NO MORE

WAKANDA NO MORE

lah pas proses Pernikahan emang ga di sebutkan nama lengkap

2022-01-27

0

lihat semua
Episodes
1 Melamar
2 Satu Syarat
3 Calon Suamiku
4 Memberikan Restu
5 Tidak Normal
6 Hidup Melarat?
7 Pernikahan
8 Pindah
9 Ucapan Selamat
10 Belanja
11 Kekasih Lexa
12 Hadiah
13 Perintah Mama
14 Bukan Anak Papa Lagi
15 Kode
16 Bubur Ayam
17 Restoran Jepang
18 Tanpa Membayar
19 Ngerumpi
20 Bermalam
21 Tidur Di atas Karpet
22 Di kelilingi Cowok Tampan
23 JANGAN JADI PEMBINOR
24 Apa!
25 Si Idiot
26 Dasar Gombal
27 Heboh
28 Siluman Ular
29 Jangan Marah Ya
30 Adu Domba
31 Pacaran
32 Kepergian Rosalina
33 Kuasa Tuhan
34 Mengajukan Perceraian
35 Salah Paham
36 Di Pecat
37 Di Usir
38 Hamil?
39 Hadapi Bersama
40 Pertama Kalinya
41 Ujian Dari Tuhan
42 Memilih
43 Lewat Pintu Belakang
44 Kecewa
45 Makan Kepiting
46 Nyonya Kamar Ini
47 Damai
48 Semakin Ragu
49 Masa Depannya
50 Pengganggu
51 Baca Harga
52 Kenapa?
53 Salah Memilih
54 Flashback I
55 Flashback II
56 Flashback III
57 Uang Adalah Vitamin
58 Beneran Di Dubai
59 Bertanya-tanya
60 Surganya Lea
61 Gara-gara Haus
62 Sendirian Lagi
63 Senyum Kemenangan
64 Istri Farel Siapa?
65 Perubahan Raila
66 Pose Terakhir
67 Merasa Tidak Enak
68 Pulang
69 Rasanya Sakit
70 Kamunya Jangan
71 Terharu
72 Sangat Setuju
73 Kecupan Manis
74 Bentuk Balas Dendam
75 Undangan
76 Sering Melamun
77 Karena Raila
78 Pingsan
79 Tawaran Pekerjaan
80 Tawaran Yang Menarik
81 Menantu Buangan
82 Dua Keuntungan Sekaligus
83 Mengabaikannya
84 Istri Tuan Zergan
85 Membunuh?
86 Jaga Bicara Kamu
87 Gak Tahu Malu
88 Ancaman Tante Aulia
89 Pake Pelet?
90 Beneran Sakit
91 Jadi Duda?
92 Jadi Asisten Pribadi
93 Mulai Deh Sombongnya
94 Terbongkar Semuanya
95 Memanfaatkan Kesempatan
96 Titik Terang
97 Rencana Pindah Farel
98 Mode Ngambek
99 Kabur?
100 Cinlok?
101 Tepat Sekali
102 Kelemahan Farel
103 Pernah Buat Salah?
104 Sikap Dingin Farel
105 Raila Yang Marah
106 Menemani Farel
107 Calista Kembali
108 Mengenang Masa Lalu
109 Baju Renang
110 Romantis
111 Mencelakai Keluarga Revion
112 Hancurin Rumah
113 Brownies
114 Akan Melancarkan Aksinya
115 Dalang Dari Semuanya
116 Tante Calista Adalah Kesalahan
117 Mengalami Kebakaran
118 Pengen Nikah
119 Gagal Jadi Anak
120 Lexa Hamil
121 Jangan Keras-keras
122 Membanding-bandingkan
123 Mona
124 Pacar Tante Calista
125 Santai Tanpa Beban
126 Pacar Baru Rafka
127 Video
128 Senyuman Palsu
129 Pasien Rumah Sakit Jiwa
130 Akhirnya Terselesaikan
131 Udah Ketebak
132 Lupain Semuanya
133 Dia Lagi
134 Kabar Kehamilan
135 Terbawa Suasana
136 Melihat Hewan
137 Perkenalkan Keluarga
138 Barter Istri
139 Bom Bunuh Diri
140 Rencana Balas Dendam
141 Masalah Kepindahan
142 Farel Junior?
143 Orang Pertama
144 Sebagai Penyemangatku
145 INFO!!!!!
146 I Love You (END)
147 PENJELASAN!
148 Cerita Baru
149 Married With Mantan
150 Jodoh Dari Allah
151 Sequel Nial & Maudy
152 Istri Pengganti
153 Cinta Dalam Diam
154 Terjebak Cinta Mafia
155 Menikahi Kakak Sahabatku
156 Assalamualaikum Gus Faiz
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Melamar
2
Satu Syarat
3
Calon Suamiku
4
Memberikan Restu
5
Tidak Normal
6
Hidup Melarat?
7
Pernikahan
8
Pindah
9
Ucapan Selamat
10
Belanja
11
Kekasih Lexa
12
Hadiah
13
Perintah Mama
14
Bukan Anak Papa Lagi
15
Kode
16
Bubur Ayam
17
Restoran Jepang
18
Tanpa Membayar
19
Ngerumpi
20
Bermalam
21
Tidur Di atas Karpet
22
Di kelilingi Cowok Tampan
23
JANGAN JADI PEMBINOR
24
Apa!
25
Si Idiot
26
Dasar Gombal
27
Heboh
28
Siluman Ular
29
Jangan Marah Ya
30
Adu Domba
31
Pacaran
32
Kepergian Rosalina
33
Kuasa Tuhan
34
Mengajukan Perceraian
35
Salah Paham
36
Di Pecat
37
Di Usir
38
Hamil?
39
Hadapi Bersama
40
Pertama Kalinya
41
Ujian Dari Tuhan
42
Memilih
43
Lewat Pintu Belakang
44
Kecewa
45
Makan Kepiting
46
Nyonya Kamar Ini
47
Damai
48
Semakin Ragu
49
Masa Depannya
50
Pengganggu
51
Baca Harga
52
Kenapa?
53
Salah Memilih
54
Flashback I
55
Flashback II
56
Flashback III
57
Uang Adalah Vitamin
58
Beneran Di Dubai
59
Bertanya-tanya
60
Surganya Lea
61
Gara-gara Haus
62
Sendirian Lagi
63
Senyum Kemenangan
64
Istri Farel Siapa?
65
Perubahan Raila
66
Pose Terakhir
67
Merasa Tidak Enak
68
Pulang
69
Rasanya Sakit
70
Kamunya Jangan
71
Terharu
72
Sangat Setuju
73
Kecupan Manis
74
Bentuk Balas Dendam
75
Undangan
76
Sering Melamun
77
Karena Raila
78
Pingsan
79
Tawaran Pekerjaan
80
Tawaran Yang Menarik
81
Menantu Buangan
82
Dua Keuntungan Sekaligus
83
Mengabaikannya
84
Istri Tuan Zergan
85
Membunuh?
86
Jaga Bicara Kamu
87
Gak Tahu Malu
88
Ancaman Tante Aulia
89
Pake Pelet?
90
Beneran Sakit
91
Jadi Duda?
92
Jadi Asisten Pribadi
93
Mulai Deh Sombongnya
94
Terbongkar Semuanya
95
Memanfaatkan Kesempatan
96
Titik Terang
97
Rencana Pindah Farel
98
Mode Ngambek
99
Kabur?
100
Cinlok?
101
Tepat Sekali
102
Kelemahan Farel
103
Pernah Buat Salah?
104
Sikap Dingin Farel
105
Raila Yang Marah
106
Menemani Farel
107
Calista Kembali
108
Mengenang Masa Lalu
109
Baju Renang
110
Romantis
111
Mencelakai Keluarga Revion
112
Hancurin Rumah
113
Brownies
114
Akan Melancarkan Aksinya
115
Dalang Dari Semuanya
116
Tante Calista Adalah Kesalahan
117
Mengalami Kebakaran
118
Pengen Nikah
119
Gagal Jadi Anak
120
Lexa Hamil
121
Jangan Keras-keras
122
Membanding-bandingkan
123
Mona
124
Pacar Tante Calista
125
Santai Tanpa Beban
126
Pacar Baru Rafka
127
Video
128
Senyuman Palsu
129
Pasien Rumah Sakit Jiwa
130
Akhirnya Terselesaikan
131
Udah Ketebak
132
Lupain Semuanya
133
Dia Lagi
134
Kabar Kehamilan
135
Terbawa Suasana
136
Melihat Hewan
137
Perkenalkan Keluarga
138
Barter Istri
139
Bom Bunuh Diri
140
Rencana Balas Dendam
141
Masalah Kepindahan
142
Farel Junior?
143
Orang Pertama
144
Sebagai Penyemangatku
145
INFO!!!!!
146
I Love You (END)
147
PENJELASAN!
148
Cerita Baru
149
Married With Mantan
150
Jodoh Dari Allah
151
Sequel Nial & Maudy
152
Istri Pengganti
153
Cinta Dalam Diam
154
Terjebak Cinta Mafia
155
Menikahi Kakak Sahabatku
156
Assalamualaikum Gus Faiz

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!