Satu Syarat

"Kata siapa aku perlu berpikir lagi, aku gak perlu berpikir lagi, aku sudah percaya sama kamu dan yang harus kamu tahu aku gak peduli soal penghasilan yang kamu dapatkan, kita udah lama menjalin hubungan ini, kalau aku butuh berpikir lagi untuk apa aku bertahan sama kamu, Farel," ucap Raila.

"Makasih, Rai. Selama ini kamu udah mau bareng aku terus dan maaf," ucap Farel.

"Maaf untuk apa?" tanya Raila.

"Maaf karena aku, kamu jadi sering dihina sama temen-temen kamu," ucap Farel.

"Rel, kayaknya kita udah bahas ini pas awal kita pacaran deh, jadi gak usah bahas ini lagi ya," ucap Raila.

"Yaudah, kalau gitu kamu mau makan apa?" tanya Farel.

"Kita makan soto mang Andi aja," ucap Raila.

"Baik tuan putri, silahkan naik," ucap Farel yang terlebih dahulu mengendarai sepeda motor sederhana miliknya.

Farel pun mengendarai sepeda motornya menuju tempat soto mang Andi, sesampainya di sana Farel dan Raila segera turun dari sepeda motor milik Farel, "Mang Andi," sapa Raila saat memasuki warung sederhana tersebut.

"Eh ada neng Raila, apa kabar neng?" tanya Mang Andi pemilik warung soto tersebut.

"Baik Mang," ucap Raila.

"Mang sotonya dua ya," ucap Farel, yang memberhentikan kekasihnya itu karena jika tidak maka ia harus menunggu berjam-jam untuk makan. Bagaimana tidak, jika Raila dan Mang Andi sudah bertemu maka Raila akan membahas apapun yang terjadi di luaran sana dengan Mang Andi.

"Siap den," ucap Mang Andi.

Farel dan Raila pun duduk di salah satu kursi yang ada disana, "Rai," panggil Farel.

"Iya, ada apa?" tanya Raila.

"Kira-kira kamu siap aku ke rumah kamu kapan?" tanya Farel.

"Hah, kamu kan sering ke rumah aku, kenapa tanya gitu? ya aku siap kapan ajalah," tanya Raila.

"Maksud aku bukan itu, maksud aku itu aku ke rumah kamu bawa keluargaku buat ngelamar kamu," ucap Farel.

"Kamu beneran Rel pengen nikah sama aku?" tanya Raila.

"Kalau aku gak mau nikah sama kamu, aku udah pergi ninggalin kamu dan aku juga gak bakal mau ngelamar kamu kayak tadi," ucap Farel.

"Kalau gitu aku bicara sama Papa, Mama dulu ya, gimanapun mereka juga harus tahu soal ini kan," ucap Raila.

"Iya, kamu bilang ke Papa sama Mama kamu dulu, aku siap kok dengan jawaban apapun yang akan Papa dan Mama kamu berikan ke aku," ucap Farel.

"Nanti kalau orangtuaku gak ngerestuin kita berdua, gimana kalau kita kawin lari aja," ucap Raila lalu mendapatkan pukulan sangat pelan di keningnya.

"Awsh, sakit tau Farel," rengek Raila dengan memegang keningnya.

"Maaf sayang, sini," ucap Farel dan mengecup kening Raila yang tadi ia pukul.

"Kamu mah gak berperikepacaran," ucap Raila.

"Apa itu berperikepacaran?" tanya Farel.

"Ya, gak tau, aku kan asal ceplos aja," ucap Raila.

"Ini sotonya, silahkan dinikmati," ucap Mang Andi.

"Makasih, mang," ucap farel dan diangguki Mang Andi.

.

Saat ini Raila Sudah berada di rumah, ia bersiap untuk memberitahukan niat baik Farel kepada Papa dan Mamanya. Raila pun keluar dari kamarnya dan menuju ruang tamu, disana sudah ada Papa Alvan dan Mama Sena.

"Ma, Pa," panggil Raila.

"Ada apa?" tanya Mama Sena dengan jutek.

"Huh, ada yang yang mau Raila bicarain ke Mama sama Papa," ucap Raila.

"Apa?" tanya Papa Alvan yang tak kalah juteknya dengan Mama Sena.

"Farel udah lamar Raila secara pribadi dan dia pengen bawa orangtuanya ke rumah kita buat melamar Raila kira-kira Papa sama Mama gimana?" tanya Raila.

"Kamu itu ya masih saja berhubungan dengan pria miskin itu, Raila banyak yang mau sama kamu, kenapa kamu harus milih dia sih sampe mau nikah lagi, ogah ya Mama punya menantu miskin dan kere kayak dia, bukannya Vanya udah ngedeketin kamu sama Indra si pengusaha itu kan, kenapa kamu malah sama si miskin itu sih?" tanya Mama Sena.

"Bener kata Mama kamu," ucap Papa Alvan.

"Pa, Ma, Raila itu mau cari pasangan yang buat Raila nyaman dan itu Raila dapatin di farel," ucap Raila.

"Kamu kalau sama Indra juga bakal nyaman malah nyaman banget kalau menurut Mama, semua yang kamu butuhin pasti ada dan yang terpenting Indra bisa bantu keluarga kita, kamu tahukan kalau kamu nikah sama si miskin itu nama keluarga kita semakin dipandang rendah dalam perkumpulan keluarga besar nantinya," ucap Mama Sena.

"Ma, kenapa sih Mama selalu aja bahas itu terus, yang ngejalanin hidup Raila itu ya Raila bukan Mama, Papa ataupun Vanya, Raila tahu mana yang baik buat Raila, Raila tahu yang buat Raila bahagia dan uang gak masuk didalamnya, Raila tahu semuanya butuh uang, tapi bukan nomor satu bagi Raila," ucap Raila.

"Jadi gimana?" tanya Raila.

"Kamu pasti tahulah apa jawaban Mama, Mama gak akan sudi nerima si miskin itu untuk lamar kamu ke rumah, apalagi bawa orangtuanya yang sama-sama miskin, asal kamu tahu ya Raila, orangtua terburuk di dunia itu adalah orangtuanya si miskin kamu tahu kenapa karena mereka gak sadar derajat mereka dengan keluarga Laksani," ucap Mama Sena.

"Ma, stop, lebih baik Mama ngerendahin Raila daripada ngerendahin orangtuanya Farel, mereka tidak tau apa-apa bahkan mereka tidak tahu kalau anak mereka direndahkan oleh orangtua pacarnya sendiri," ucap Raila.

"Bagus, biar mereka tahu terus mereka batalin lamarannya," ucap Mama Sena.

"Papa setuju kalau si miskin itu mau lamar kamu ke rumah," ucap Papa Alvan yang mengejutkan Mama Sena dan Raila.

"Maksud Papa apa? gak Lexa gak mau punya Kakak ipar miskin," tanya Lexa adik dari Raila.

"Maksud Papa apa ngebolehin si miskin itu ke rumah?" tanya Mama Sena dengan meninggikan suaranya.

"Huh, kamu boleh bawa si miskin itu, tapi dengan satu syarat," ucap Papa Alvan.

"Syarat? kenapa harus pakai syarat?" tanya Raila.

"Kalau kamu gak mau yaudah," ucap Papa Alvan.

"Apa memang syaratnya, Pa?" tanya Raila.

"Belikan pakaian bermerek untuk Papa, Mama, Lexa dan juga Keanu, sama perhiasan dan aksesoris lainnya, semuanya harus dari mereka terkenal," ucap Papa Alvan yang membuat Raila terkejut. Sedangkan, Mama Sena dan lexa tersenyum karena akan mendapat barang yang mereka impikan.

Meskipun keluarga Raila termasuk kedalam keluarga terkaya di Indonesia, bahkan masuk kedalam sepuluh besar, tapi itu hanya untuk keluarga besar. Sedangkan, untuk keluarga Raila belum mampu jika untuk membeli merek-merek terkenal. Keluarga Raila selalu di pandang rendah oleh keluarga Laksani lainnya karena didalam keluarga Raila tidak ada yang berhasil mendapatkan proyek-proyek yang dapat menguntungkan bagi keluarga besar Laksani.

"Bagaimana?" tanya Papa Alvan.

"Raila, akan bilang ke Farel terlebih dahulu, Pa, karena dia harus tahu masalah ini," ucap Raila.

"Oke, Papa kasih waktu sampai besok sore," ucap Papa Alvan.

"Bukannya itu terlalu cepat, Pa," ucap Raila.

"No, itu malah sangat lambat," ucap Papa Alvan lalu pergi meninggalkan Raila, begitu juga dengan Mama Sena.

"Kak, cari kayak gue dong, gue bisa dapetin Kak Tama yang bahkan gak ada apa-apanya daripada calon lo itu," ejek Lexa lalu pergi meninggalkan Raila.

.

.

.

Tbc.

Terpopuler

Comments

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

semangat thor lanjutkan

2023-02-03

1

chaa

chaa

ikut baca karna penasaran 🤔🤔

2022-01-21

3

re

re

Next

2022-01-19

1

lihat semua
Episodes
1 Melamar
2 Satu Syarat
3 Calon Suamiku
4 Memberikan Restu
5 Tidak Normal
6 Hidup Melarat?
7 Pernikahan
8 Pindah
9 Ucapan Selamat
10 Belanja
11 Kekasih Lexa
12 Hadiah
13 Perintah Mama
14 Bukan Anak Papa Lagi
15 Kode
16 Bubur Ayam
17 Restoran Jepang
18 Tanpa Membayar
19 Ngerumpi
20 Bermalam
21 Tidur Di atas Karpet
22 Di kelilingi Cowok Tampan
23 JANGAN JADI PEMBINOR
24 Apa!
25 Si Idiot
26 Dasar Gombal
27 Heboh
28 Siluman Ular
29 Jangan Marah Ya
30 Adu Domba
31 Pacaran
32 Kepergian Rosalina
33 Kuasa Tuhan
34 Mengajukan Perceraian
35 Salah Paham
36 Di Pecat
37 Di Usir
38 Hamil?
39 Hadapi Bersama
40 Pertama Kalinya
41 Ujian Dari Tuhan
42 Memilih
43 Lewat Pintu Belakang
44 Kecewa
45 Makan Kepiting
46 Nyonya Kamar Ini
47 Damai
48 Semakin Ragu
49 Masa Depannya
50 Pengganggu
51 Baca Harga
52 Kenapa?
53 Salah Memilih
54 Flashback I
55 Flashback II
56 Flashback III
57 Uang Adalah Vitamin
58 Beneran Di Dubai
59 Bertanya-tanya
60 Surganya Lea
61 Gara-gara Haus
62 Sendirian Lagi
63 Senyum Kemenangan
64 Istri Farel Siapa?
65 Perubahan Raila
66 Pose Terakhir
67 Merasa Tidak Enak
68 Pulang
69 Rasanya Sakit
70 Kamunya Jangan
71 Terharu
72 Sangat Setuju
73 Kecupan Manis
74 Bentuk Balas Dendam
75 Undangan
76 Sering Melamun
77 Karena Raila
78 Pingsan
79 Tawaran Pekerjaan
80 Tawaran Yang Menarik
81 Menantu Buangan
82 Dua Keuntungan Sekaligus
83 Mengabaikannya
84 Istri Tuan Zergan
85 Membunuh?
86 Jaga Bicara Kamu
87 Gak Tahu Malu
88 Ancaman Tante Aulia
89 Pake Pelet?
90 Beneran Sakit
91 Jadi Duda?
92 Jadi Asisten Pribadi
93 Mulai Deh Sombongnya
94 Terbongkar Semuanya
95 Memanfaatkan Kesempatan
96 Titik Terang
97 Rencana Pindah Farel
98 Mode Ngambek
99 Kabur?
100 Cinlok?
101 Tepat Sekali
102 Kelemahan Farel
103 Pernah Buat Salah?
104 Sikap Dingin Farel
105 Raila Yang Marah
106 Menemani Farel
107 Calista Kembali
108 Mengenang Masa Lalu
109 Baju Renang
110 Romantis
111 Mencelakai Keluarga Revion
112 Hancurin Rumah
113 Brownies
114 Akan Melancarkan Aksinya
115 Dalang Dari Semuanya
116 Tante Calista Adalah Kesalahan
117 Mengalami Kebakaran
118 Pengen Nikah
119 Gagal Jadi Anak
120 Lexa Hamil
121 Jangan Keras-keras
122 Membanding-bandingkan
123 Mona
124 Pacar Tante Calista
125 Santai Tanpa Beban
126 Pacar Baru Rafka
127 Video
128 Senyuman Palsu
129 Pasien Rumah Sakit Jiwa
130 Akhirnya Terselesaikan
131 Udah Ketebak
132 Lupain Semuanya
133 Dia Lagi
134 Kabar Kehamilan
135 Terbawa Suasana
136 Melihat Hewan
137 Perkenalkan Keluarga
138 Barter Istri
139 Bom Bunuh Diri
140 Rencana Balas Dendam
141 Masalah Kepindahan
142 Farel Junior?
143 Orang Pertama
144 Sebagai Penyemangatku
145 INFO!!!!!
146 I Love You (END)
147 PENJELASAN!
148 Cerita Baru
149 Married With Mantan
150 Jodoh Dari Allah
151 Sequel Nial & Maudy
152 Istri Pengganti
153 Cinta Dalam Diam
154 Terjebak Cinta Mafia
155 Menikahi Kakak Sahabatku
156 Assalamualaikum Gus Faiz
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Melamar
2
Satu Syarat
3
Calon Suamiku
4
Memberikan Restu
5
Tidak Normal
6
Hidup Melarat?
7
Pernikahan
8
Pindah
9
Ucapan Selamat
10
Belanja
11
Kekasih Lexa
12
Hadiah
13
Perintah Mama
14
Bukan Anak Papa Lagi
15
Kode
16
Bubur Ayam
17
Restoran Jepang
18
Tanpa Membayar
19
Ngerumpi
20
Bermalam
21
Tidur Di atas Karpet
22
Di kelilingi Cowok Tampan
23
JANGAN JADI PEMBINOR
24
Apa!
25
Si Idiot
26
Dasar Gombal
27
Heboh
28
Siluman Ular
29
Jangan Marah Ya
30
Adu Domba
31
Pacaran
32
Kepergian Rosalina
33
Kuasa Tuhan
34
Mengajukan Perceraian
35
Salah Paham
36
Di Pecat
37
Di Usir
38
Hamil?
39
Hadapi Bersama
40
Pertama Kalinya
41
Ujian Dari Tuhan
42
Memilih
43
Lewat Pintu Belakang
44
Kecewa
45
Makan Kepiting
46
Nyonya Kamar Ini
47
Damai
48
Semakin Ragu
49
Masa Depannya
50
Pengganggu
51
Baca Harga
52
Kenapa?
53
Salah Memilih
54
Flashback I
55
Flashback II
56
Flashback III
57
Uang Adalah Vitamin
58
Beneran Di Dubai
59
Bertanya-tanya
60
Surganya Lea
61
Gara-gara Haus
62
Sendirian Lagi
63
Senyum Kemenangan
64
Istri Farel Siapa?
65
Perubahan Raila
66
Pose Terakhir
67
Merasa Tidak Enak
68
Pulang
69
Rasanya Sakit
70
Kamunya Jangan
71
Terharu
72
Sangat Setuju
73
Kecupan Manis
74
Bentuk Balas Dendam
75
Undangan
76
Sering Melamun
77
Karena Raila
78
Pingsan
79
Tawaran Pekerjaan
80
Tawaran Yang Menarik
81
Menantu Buangan
82
Dua Keuntungan Sekaligus
83
Mengabaikannya
84
Istri Tuan Zergan
85
Membunuh?
86
Jaga Bicara Kamu
87
Gak Tahu Malu
88
Ancaman Tante Aulia
89
Pake Pelet?
90
Beneran Sakit
91
Jadi Duda?
92
Jadi Asisten Pribadi
93
Mulai Deh Sombongnya
94
Terbongkar Semuanya
95
Memanfaatkan Kesempatan
96
Titik Terang
97
Rencana Pindah Farel
98
Mode Ngambek
99
Kabur?
100
Cinlok?
101
Tepat Sekali
102
Kelemahan Farel
103
Pernah Buat Salah?
104
Sikap Dingin Farel
105
Raila Yang Marah
106
Menemani Farel
107
Calista Kembali
108
Mengenang Masa Lalu
109
Baju Renang
110
Romantis
111
Mencelakai Keluarga Revion
112
Hancurin Rumah
113
Brownies
114
Akan Melancarkan Aksinya
115
Dalang Dari Semuanya
116
Tante Calista Adalah Kesalahan
117
Mengalami Kebakaran
118
Pengen Nikah
119
Gagal Jadi Anak
120
Lexa Hamil
121
Jangan Keras-keras
122
Membanding-bandingkan
123
Mona
124
Pacar Tante Calista
125
Santai Tanpa Beban
126
Pacar Baru Rafka
127
Video
128
Senyuman Palsu
129
Pasien Rumah Sakit Jiwa
130
Akhirnya Terselesaikan
131
Udah Ketebak
132
Lupain Semuanya
133
Dia Lagi
134
Kabar Kehamilan
135
Terbawa Suasana
136
Melihat Hewan
137
Perkenalkan Keluarga
138
Barter Istri
139
Bom Bunuh Diri
140
Rencana Balas Dendam
141
Masalah Kepindahan
142
Farel Junior?
143
Orang Pertama
144
Sebagai Penyemangatku
145
INFO!!!!!
146
I Love You (END)
147
PENJELASAN!
148
Cerita Baru
149
Married With Mantan
150
Jodoh Dari Allah
151
Sequel Nial & Maudy
152
Istri Pengganti
153
Cinta Dalam Diam
154
Terjebak Cinta Mafia
155
Menikahi Kakak Sahabatku
156
Assalamualaikum Gus Faiz

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!