Ucapan Selamat

Farel baru saja kembali dengan membawa makanan, "Aku beli nasi campur gapapakan?" tanya Farel.

"Gapapa kok, aku juga makan nasi campur," ucap Raila, akhirnya mereka pun membersihkan kos terlebih dahulu, didalam kamar Farel, terdapat juga dapur dan kamar mandi sehingga mereka tidak perlu menggunakan dapur dan kamar mandi yang ada diluar, setelah itu baru mereka menyantap makanan yang dibeli Farel tadi.

.

Malam harinya Raila duduk di karpet yang ada di kamar tersebut dengan menyandarkan tubuhnya pada tembok, "Disini emang banyak pasangan suami-istri ya? kok aku tadi lihat kebanyakan pasangan suami-istri?" tanya Raila.

"Disini emmag kebanyakan pasutri sih, tapi ada kok anak muda, biasanya mereka lebih milih lantai 2 terus yang lantai 1 itu buat pasutri," ucap Farel.

"Terus kenapa kamu disini?" tanya Raila.

"Maksudnya?" tanya Farel.

"Katanya anak muda biasanya di lantai 2, tapi kok kamu di lantai 1," ucap Raila.

"Aku milih lantai 1 karena lebih mudah kemana-mana, kalau di lantai 2 capek juga naik tangganya, lagian di lantai 2 itu anak mudanya pada sekolah atau gak kuliah kan aku kerja," ucap Farel.

"Tapi, untung kamu pilih lantai 1, soalnya tetangganya baik-baik semuanya," ucap Raila.

"Aku gak bisa ngasih kamu rumah kayak rumah kamu, tapi aku pasti selalu berusaha buat memenuhi semua kebutuhan dan keinginan kamu," ucap Farel.

"Aku gak pernah menuntut apapun dari kamu, Farel," ucap Raila.

"Ini," ucap Farel lalu memberikan dua lembar uang.

"Buat apa?" tanya Raila.

"Sekarang kamu itu tanggungjawabku jadi ini aku kasih kami segini dulu ya, nanti kalau aku udah gajian aku kasih kamu semuanya uangku," ucap Farel.

"Gak usah, aku masih ada kok uangnya," ucap Raila.

"Aku tahu, tapi ini memang sudah hak kamu, kalau aku ngasih kamu yang tolong jangan ditolak karena itu memang kewajiban ku," ucap Farel.

"Makasih," ucap Raila dan diangguki Farel.

"Maaf sebelumnya, tapi kalau aku boleh tahu gaji kamu berapa? bukannya gimana, tapi aku cuma mau tahu aja kan sekarang aku istri kamu?" tanya Raila.

"Aku tahu kok, gaji ku sebulan cuma 1 juta, makanya aku harap kamu bisa ngatur uang itu ya," ucap Farel.

"Iya, kalau gaji ku sebulan......." ucapan Raila terhenti lantaran Farel menyelanya.

"Aku gak mau tahu soal gaji kamu karena gaji kamu itu milik kamu jadi terserah kamu mau buat apapun yang terpenting kamu tahu gaji ku karena gaji ku itu juga bakal jadi punya kamu," ucap Farel.

"Hem, kamu masih ngijinin aku kerja?" tanya Raila.

"Aku gak pernah ngelarang kamu, kalau kamu mau berhenti kerja juga gapapa biar aku yang tanggung semua kebutuhan kamu, ingat Rai, sekarang kamu udah punya aku jadi kamu gak perlu capek-capek buat kerja," ucap Farel.

"Terus nanti kamu yang capek buat kerja gitu, gini ya Farel kita ini menikah bukan cuma kamu yang harus cari uang, kalau aku masih sanggup ya aku harus cari uang juga biar gak semua bebannya itu di kamu aja," ucap Raila.

"Makasih sayang, aku bahagia banget ketemu sama perempuan yang nerima aku apa adanya," ucap Farel dengan memegang tangan Raila.

*

Pagi harinya Raila bangun terlebih dahulu lalu bersiap untuk bekerja, setelah siap Raila pun membangunkan Farel, ia baru tahu jika Farel sangat susah untuk bangun, sudah lebih dari 5 kali ia membangunkan Farel, tapi Farel tetap memejamkan matanya.

"Huh, capek banget bangunin Farel," gumam Raila, entah ide darimana Raila pun duduk diatas Farel dan mendekatkan wajahnya pada wajah Farel lalu Raila mengecup bibir Farel hanya kecupan.

"Sayang jangan membangunkanku dengan cara ini, kalau kamu membangunkanku dnegan cara ini maka akibatnya bukan hanya aku yang bangun, tapi juga adek aku bangun," ucap Farel dengan suara khas bangun tidurnya dan masih memejamkan matanya.

Raila yang merasakan tanda bahaya pun segera turun dari tubuh Farel, "Makanya bangun, kamu gak kerja apa," ucap Raila yang mencoba untuk menutupi gugupnya.

"Hehehe, iya sayang, udah aku mandi dulu, kalau aja hari ini aku gak kerja udah aku pastiin kamu akan dikamar sampai nanti malam," ucap Farel.

"Ish, kamu mah," Raila yang kesla karena digoda terus oleh Farel pun memutuskan untuk ke dapur dan menyiapkan sarapan.

Beberapa saat kemudian, Farel pun selesai mandi dan memakai seragamnya, "Aku hari ini cuma masak nasi goreng doang gapapakan?" tanya Raila.

"Gapapa sayang, kamu masak apapun aku akan makan kok," ucap Farel.

"Kalau aku masak udang kamu juga makan?" tanya Raila.

"Iya apapun itu," ucap Farel.

"Ya kali aku mau ngeracunin suamiku sendiri," ucap Raila.

"Itu udah tahu suaminya ini alergi udang," ucap Farel.

"Kamu nanti pulangnya jam berapa?" tanya Raila.

"Kayak biasanya sih pulang jam 7, kenapa emangnya?" tanya Farel.

"Tadi aku lihat di kulkas bahan-bahannya tinggal dikit, rencananya aku mau beli sayur atau apa gitu," ucap Raila.

"Nanti ya setelah aku pulang," ucap Farel.

"Kalau kamu masih sibuk gapapa biar aku sendiri aja, lagian aku kan pulangnya jam 3," ucap Raila.

"Gak sayang, nanti belanjanya bareng aku aja," ucap Farel dan diangguki Raila.

.

Setelah mengantarkan Raila ke kantornya, Farel pun menuju restoran tempat ia bekerja, "Wih temen gue gimana malam pertamanya lancar gak?" tanya Gio.

"Huh, lancar banget," ucap Farel.

"Beneran, gimana rasanya malam pertama? gue denger katanya buat ketagihan emang iya ya?" tanya Gio.

"Banget, gue aja ketagihan lo coba deh pasti lo bakal ketagihan juga," ucap Farel.

"Coba pala lo, gue aja belum punya pasangan," ucap Gio.

"Makanya lo jangan sok jual mahal, kemarin pas si Anggi deketin lo malah ngejauh dan nolak gitu," ucap Farel.

"Gue masih normal kali, Rel, ya kali gue juga sama batang, panggil Angga napa jijik banget gue denger anggi, gak cocok," ucap Gio.

"Farel," panggil seorang perempuan yang juga menggunakan seragam yang sama dengan Farel dan juga Gio.

"Eh, Ta, kenapa?" tanya Farel.

"Aku denger kamu udah nikah ya,?" tanya Farel.

"Iya," jawab Farel dengan menampilkan senyumnya.

"Selamat ya, maaf aku gak bisa dateng soalnya aku baru tahu hari ini dari karyawan lain," ucap Lita.

"Iya, gapapa kok, thanks ucapannya," ucap Farel dan diangguki Lita lalu Lita pun pergi.

Farel tidak bodoh, ia tahu jika Lita menyukainya bahkan banyak karyawan yang menjodohkan mereka berdua, tapi Farel tidak menanggapinya dan memang Farel tidak pernah memberitahu hubungannya dengan Raila karena sebab itu banyak yang mengira jika Farel tidak memiliki pasangan.

"Lo ya yang udah bilang ke karyawan lain?" tanya Farel.

"Hehehe, keceplosan soalnya kemarin akan mereka tanya lo kemana kok gak masuk eh nih mulut ternyata gak bisa diajak kompromi," ucap Gio tanpa merasa bersalah.

.

.

.

Tbc.

Terpopuler

Comments

Wirda Lubis

Wirda Lubis

lanjut semoga bahagia raila

2023-06-22

0

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

beneran keren banget lanjutkan thor

2023-02-04

0

lihat semua
Episodes
1 Melamar
2 Satu Syarat
3 Calon Suamiku
4 Memberikan Restu
5 Tidak Normal
6 Hidup Melarat?
7 Pernikahan
8 Pindah
9 Ucapan Selamat
10 Belanja
11 Kekasih Lexa
12 Hadiah
13 Perintah Mama
14 Bukan Anak Papa Lagi
15 Kode
16 Bubur Ayam
17 Restoran Jepang
18 Tanpa Membayar
19 Ngerumpi
20 Bermalam
21 Tidur Di atas Karpet
22 Di kelilingi Cowok Tampan
23 JANGAN JADI PEMBINOR
24 Apa!
25 Si Idiot
26 Dasar Gombal
27 Heboh
28 Siluman Ular
29 Jangan Marah Ya
30 Adu Domba
31 Pacaran
32 Kepergian Rosalina
33 Kuasa Tuhan
34 Mengajukan Perceraian
35 Salah Paham
36 Di Pecat
37 Di Usir
38 Hamil?
39 Hadapi Bersama
40 Pertama Kalinya
41 Ujian Dari Tuhan
42 Memilih
43 Lewat Pintu Belakang
44 Kecewa
45 Makan Kepiting
46 Nyonya Kamar Ini
47 Damai
48 Semakin Ragu
49 Masa Depannya
50 Pengganggu
51 Baca Harga
52 Kenapa?
53 Salah Memilih
54 Flashback I
55 Flashback II
56 Flashback III
57 Uang Adalah Vitamin
58 Beneran Di Dubai
59 Bertanya-tanya
60 Surganya Lea
61 Gara-gara Haus
62 Sendirian Lagi
63 Senyum Kemenangan
64 Istri Farel Siapa?
65 Perubahan Raila
66 Pose Terakhir
67 Merasa Tidak Enak
68 Pulang
69 Rasanya Sakit
70 Kamunya Jangan
71 Terharu
72 Sangat Setuju
73 Kecupan Manis
74 Bentuk Balas Dendam
75 Undangan
76 Sering Melamun
77 Karena Raila
78 Pingsan
79 Tawaran Pekerjaan
80 Tawaran Yang Menarik
81 Menantu Buangan
82 Dua Keuntungan Sekaligus
83 Mengabaikannya
84 Istri Tuan Zergan
85 Membunuh?
86 Jaga Bicara Kamu
87 Gak Tahu Malu
88 Ancaman Tante Aulia
89 Pake Pelet?
90 Beneran Sakit
91 Jadi Duda?
92 Jadi Asisten Pribadi
93 Mulai Deh Sombongnya
94 Terbongkar Semuanya
95 Memanfaatkan Kesempatan
96 Titik Terang
97 Rencana Pindah Farel
98 Mode Ngambek
99 Kabur?
100 Cinlok?
101 Tepat Sekali
102 Kelemahan Farel
103 Pernah Buat Salah?
104 Sikap Dingin Farel
105 Raila Yang Marah
106 Menemani Farel
107 Calista Kembali
108 Mengenang Masa Lalu
109 Baju Renang
110 Romantis
111 Mencelakai Keluarga Revion
112 Hancurin Rumah
113 Brownies
114 Akan Melancarkan Aksinya
115 Dalang Dari Semuanya
116 Tante Calista Adalah Kesalahan
117 Mengalami Kebakaran
118 Pengen Nikah
119 Gagal Jadi Anak
120 Lexa Hamil
121 Jangan Keras-keras
122 Membanding-bandingkan
123 Mona
124 Pacar Tante Calista
125 Santai Tanpa Beban
126 Pacar Baru Rafka
127 Video
128 Senyuman Palsu
129 Pasien Rumah Sakit Jiwa
130 Akhirnya Terselesaikan
131 Udah Ketebak
132 Lupain Semuanya
133 Dia Lagi
134 Kabar Kehamilan
135 Terbawa Suasana
136 Melihat Hewan
137 Perkenalkan Keluarga
138 Barter Istri
139 Bom Bunuh Diri
140 Rencana Balas Dendam
141 Masalah Kepindahan
142 Farel Junior?
143 Orang Pertama
144 Sebagai Penyemangatku
145 INFO!!!!!
146 I Love You (END)
147 PENJELASAN!
148 Cerita Baru
149 Married With Mantan
150 Jodoh Dari Allah
151 Sequel Nial & Maudy
152 Istri Pengganti
153 Cinta Dalam Diam
154 Terjebak Cinta Mafia
155 Menikahi Kakak Sahabatku
156 Assalamualaikum Gus Faiz
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Melamar
2
Satu Syarat
3
Calon Suamiku
4
Memberikan Restu
5
Tidak Normal
6
Hidup Melarat?
7
Pernikahan
8
Pindah
9
Ucapan Selamat
10
Belanja
11
Kekasih Lexa
12
Hadiah
13
Perintah Mama
14
Bukan Anak Papa Lagi
15
Kode
16
Bubur Ayam
17
Restoran Jepang
18
Tanpa Membayar
19
Ngerumpi
20
Bermalam
21
Tidur Di atas Karpet
22
Di kelilingi Cowok Tampan
23
JANGAN JADI PEMBINOR
24
Apa!
25
Si Idiot
26
Dasar Gombal
27
Heboh
28
Siluman Ular
29
Jangan Marah Ya
30
Adu Domba
31
Pacaran
32
Kepergian Rosalina
33
Kuasa Tuhan
34
Mengajukan Perceraian
35
Salah Paham
36
Di Pecat
37
Di Usir
38
Hamil?
39
Hadapi Bersama
40
Pertama Kalinya
41
Ujian Dari Tuhan
42
Memilih
43
Lewat Pintu Belakang
44
Kecewa
45
Makan Kepiting
46
Nyonya Kamar Ini
47
Damai
48
Semakin Ragu
49
Masa Depannya
50
Pengganggu
51
Baca Harga
52
Kenapa?
53
Salah Memilih
54
Flashback I
55
Flashback II
56
Flashback III
57
Uang Adalah Vitamin
58
Beneran Di Dubai
59
Bertanya-tanya
60
Surganya Lea
61
Gara-gara Haus
62
Sendirian Lagi
63
Senyum Kemenangan
64
Istri Farel Siapa?
65
Perubahan Raila
66
Pose Terakhir
67
Merasa Tidak Enak
68
Pulang
69
Rasanya Sakit
70
Kamunya Jangan
71
Terharu
72
Sangat Setuju
73
Kecupan Manis
74
Bentuk Balas Dendam
75
Undangan
76
Sering Melamun
77
Karena Raila
78
Pingsan
79
Tawaran Pekerjaan
80
Tawaran Yang Menarik
81
Menantu Buangan
82
Dua Keuntungan Sekaligus
83
Mengabaikannya
84
Istri Tuan Zergan
85
Membunuh?
86
Jaga Bicara Kamu
87
Gak Tahu Malu
88
Ancaman Tante Aulia
89
Pake Pelet?
90
Beneran Sakit
91
Jadi Duda?
92
Jadi Asisten Pribadi
93
Mulai Deh Sombongnya
94
Terbongkar Semuanya
95
Memanfaatkan Kesempatan
96
Titik Terang
97
Rencana Pindah Farel
98
Mode Ngambek
99
Kabur?
100
Cinlok?
101
Tepat Sekali
102
Kelemahan Farel
103
Pernah Buat Salah?
104
Sikap Dingin Farel
105
Raila Yang Marah
106
Menemani Farel
107
Calista Kembali
108
Mengenang Masa Lalu
109
Baju Renang
110
Romantis
111
Mencelakai Keluarga Revion
112
Hancurin Rumah
113
Brownies
114
Akan Melancarkan Aksinya
115
Dalang Dari Semuanya
116
Tante Calista Adalah Kesalahan
117
Mengalami Kebakaran
118
Pengen Nikah
119
Gagal Jadi Anak
120
Lexa Hamil
121
Jangan Keras-keras
122
Membanding-bandingkan
123
Mona
124
Pacar Tante Calista
125
Santai Tanpa Beban
126
Pacar Baru Rafka
127
Video
128
Senyuman Palsu
129
Pasien Rumah Sakit Jiwa
130
Akhirnya Terselesaikan
131
Udah Ketebak
132
Lupain Semuanya
133
Dia Lagi
134
Kabar Kehamilan
135
Terbawa Suasana
136
Melihat Hewan
137
Perkenalkan Keluarga
138
Barter Istri
139
Bom Bunuh Diri
140
Rencana Balas Dendam
141
Masalah Kepindahan
142
Farel Junior?
143
Orang Pertama
144
Sebagai Penyemangatku
145
INFO!!!!!
146
I Love You (END)
147
PENJELASAN!
148
Cerita Baru
149
Married With Mantan
150
Jodoh Dari Allah
151
Sequel Nial & Maudy
152
Istri Pengganti
153
Cinta Dalam Diam
154
Terjebak Cinta Mafia
155
Menikahi Kakak Sahabatku
156
Assalamualaikum Gus Faiz

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!