Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan

“Di dalamnya terdapat informasi lengkap tentang dirinya. Aku rasa kakak akan terkejut membaca dokumen itu,” ujar Chris yang berwajah serius di bawah sorot lampu kristal kuning.

“Baiklah,” ujar Edward yang baru saja ingin mengambil dokumen dari tangan adiknya. Tapi Chris cepat-cepat menariknya sebelum Edward menggapai dokumen itu.

“Kak, lebih baik kakak tidak mengharapkan wanita seperti dia. Dia itu, benar-benar diluar pikiran kakak,” ujar Chris yang membujuk kakaknya.

Mendengar pernyataan adiknya, Edward hanya melirik adiknya. Walaupun Edward sedikit bingung dengan apa yang diucapkan oleh Chris, dia memilih diam dan tidak ingin berkomentar sebelum melihat isi dokumen itu.

Dia lalu mengambil dokumen yang ada di tangan adiknya dan segera membaca dokumen itu. Alis Edward yang awalnya meregang mulai mengernyit membaca semua yang tertulis di sana.

Isi dokumen itu tentang masa lalu Athena yang ada di dalam novel ini. Di sana juga tertulis bahwa saat perjamuan makanan sebelumnya, Arabella memainkan piano untuk para tamu tapi Athena yang ada di dalam novel memarahi dan menghina Arabella  dengan kata-kata kasar yang membuat semua orang tercengang dan Arabella juga menjadi sangat malu.

Edward langsung menutup dokumen itu dan memutuskan untuk tidak melanjutkan membaca dokumen tentang Athena. Edward meletakkan dokumen itu di atas meja.

Chris yang melihat hal itu tahu isi pikiran kakaknya. “Informasi itu tidak mungkin salah kak,” ujar Chris lagi yang melihat wajah Edward yang tampak ragu memikirkan apakah informasi itu salah atau tidak.

“Lagi pula! Aku juga baru bertemu dengan wanita itu. Dan dia memang sesuai dengan apa yang tertulis di informasi itu. Dia sangat arogan, sombong, dan sangat licik! Jika kakak melihat bagaimana dia berdandan hari ini, kakak juga akan langsung membuang pandangan kakak darinya,” ujar Chris dengan nada sedikit tinggi. Dia memang masih tidak terima dikalahkan oleh wanita yang seperti itu.

Edward hanya diam mendengarkan semua yang dikatakan oleh adiknya. Dia lalu mengangguk dan berkata, “Baiklah, aku mengerti.”

Edward adalah seorang pianis yang sangat terkenal di dunia ini. Dia menantang permainan duo yang sangat sulit untuk pertama kalinya. Dia datang ke kota ini untuk menemukan seseorang yangn tepat untuk bekerja sama dengannya dalam tantangan itu. Itulah kenapa dia ingin mengetahui semua informasi tentang Athena. Permainannya malam itu, cukup memukau dirinya dan merasa Athena cocok menjadi teman duonya.

...****************...

Athena menghabiskan waktu hanya bermain-main di rumahnya selama beberapa hari. Dia membeli seperangkat komputer yang khusus di rakit untuk bermain permainan online. Sebenarnya dia mulai terbiasa tinggal di dunia novel ini. Tidak ada peraturan dan hanya dia yang mengatur dirinya sendiri. Lagipula sekian hari mencari cara untuk keluar dari sini. Dia tidak menemukannya. Jadi dari pada pusing memikirkan cara keluar, lebih baik dia menikmati apa yang sudah dia punya di sini.

Athena lalu teringat sesuatu. Bukannya dia juga harus pergi untuk mencari ilmu. Walaupun dia hidup di dalam novel seperti ini, tapi lagi-lagi siapa yang tahu seberapa lama dia akan ada di sini. Mungkin juga dia tidak akan bisa kembali ke tempat asalnya. Selain mencari uang dan bertahan hidup di sini. Dia juga harus mengejar pendidikannya. Apalagi dia tahu bahwa Athena di dalam novel ini juga masih berkuliah di salah satu universitas. Jadi hari ini dia putuskan untuk masuk kuliah.

Setelah bersiap, dia segera turun dan menemukan bocah laki-laki itu sedang duduk bermain dengan ponselnya.

“Axcel, apa kau melihat di mana kunci mobilku?” tanya Athena melirik Axcel yang begitu fokus dengan layar ponselnya. Athena berhenti di belakang Axcel.

Axcel yang memang sedang melakukan sesuatu yang menurutnya sangat penting di ponselnya hingga tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Athena. Athena menyipitkan matanya  mencoba untuk melihat apa yang terpampang di layar ponsel Axcel. Ketika dia membaca sedikit isi dari layar ponsel itu, Athena langsung tersenyum jahil. Tentu saja dia ingin mempermainkan Excel kembali.

Axcel manarik napas panjang setelah dia membaca apa yang ada di layar ponselnya. Dia tidak yakin dia bisa mengikuti instruksi yang dia cari dan di sarankan oleh salah satu teman obrolan di dunia maya itu. Dia segera mematikan layar ponselnya dan seketika saat layar itu menggelap, Axcel langsung  kaget melihat pantulan Athena yang ternyata berdiri di belakangnya. Dia begitu serius dan fokus dengan semuanya hingga tak sadar Athena ada di belakangnya.

“Hei! Apa yang kau lakukan di sana? Apa kau mengintip yang sedang aku lakukan?” tanya Axcel yang tanpa sadarnya juga langsung menutupi ponselnya, membawanya menjauhi Athena.

Athena langsung tersenyum kecil dan jahil melihat kepanikan yang ada di wajah Axcel. “Tidak, aku tidak mengintip. Aku tadi memanggilmu tapi kau tidak menjawab, jadi aku ke sini,” kilah Athena yang melihat ke arah ponsel Axcel yang sebenarnya sudah dia jauhkan dari Athena. Tapi Athena dengan gerakannya yang cepat langsung mengambil ponsel itu.

Axcel mendapatkan serangan seperti itu tentu langsung gelagapan. Apalagi Athena berhasil merebut ponselnya.

“Hei! Kembalikan! Itu melanggar privasi!” ujar Axcel yang mencoba untuk menggapai ponselnya. Tapi ternyata dia tidak bisa. Tubuh Athena nyatanya lebih tinggi darinya.

“Sebentar saja, aku ingin tahu apa yang kau lakukan!” ujar Athena yang segera membuka ponsel yang ternyata tidak diberikan kunci.

“Hei! Mengintip obrolan orang itu tidak baik!” ujar Axcel yang terus saja berusaha untuk mengambil ponselnya. Tentu dia tidak ingin Athena membaca apa yang sudah dia lakukan di ponselnya.

“Aku hanya melihatnya sekilas dan sekarang aku sangat penasaran! Aku akan membacanya sebentar saja!” pinta Athena lagi.

Axcel yang sedari tadi melompat untuk mengambil ponselnya yang dijauhkan oleh Athena akhirnya menyerah setelah rasa lelah dan napasnya yang tersengal menguasai tubuhnya yang kecil. Sejak dia berubah menjadi anak laki-laki. Kekuatannya memang berkurang begitu banyak.

Melihat Axcel sudah menyerah dan kelelahan. Dengan senyuman menang Athena lalu membaca riwayat obrolan antara Axcel dan juga seorang netizen yang ada di dunia maya.

Isi obrolan itu adalah Axcel bertanya kepada netizen bagaimana cara menyembuhkan hilang ingatan yang dia derita saat ini. Seorang netizen bertanya pada Axcel apakah saat ini dia dipungut oleh seorang wanita  sekarang? Dan Axcel bertanya kembali padanya, bagaimana dia bisa tahu? Lalu netizen itu mengucapkan selamat bahwa Axcel sudah menemukan jodohnya dan Excel hanya perlu untuk mencium wanita yang memungutnya untuk mengembalikan ingatannya.

Melihat Athena yang membaca pesan yang dia buat. Membuat wajah Axcel langsung merah padam. Tentu hal itu membuat Athena merasa senang.

“Ternyata selama ini kau punya pemikiran seperti itu ya? Ckckck, aku tidak menyangkanya,” goda Athena yang tetap saja ingin menjahili Axcel walaupun bocah itu sudah tertunduk malu.

Terpopuler

Comments

Murniyati

Murniyati

Di dunia maya apapun bisa terjadi

2022-06-08

0

Neneng Aaa

Neneng Aaa

jugbjjjh

2022-05-13

0

Rx one 01

Rx one 01

semoga berjodoh inisial A🤣

2022-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Perpindahan yang membingungkan.
2 Bab 2.
3 Bab 3. Kau kira kau ini siapa?
4 Bab 4. Puas! baiklah, ayo kita mulai!
5 Bab 5. Permainan dari surga.
6 Bab 6
7 BAB 7. Seorang bos besar.
8 Bab 8. Goddess of war
9 Bab 9. Wanita yang Arogan sekali.
10 Bab 10. Dipermalukan atau mempermalukan?
11 Bab 11.
12 Bab 12. si nona palsu!
13 Bab 13. Umpan yang dimakan.
14 Bab 14.
15 Bab 15. Aku ingin ikut dengnamu
16 Bab 16. Ini adalah gayaku!
17 Bab 17. Ayo kita berlomba.
18 Bab 18. Kau memang wanita yang arogan!
19 Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan
20 Bab 20. Wanita yang mata duitan.
21 Bab 21. Jelaskan bagaimana caranya aku bisa melakukan hal seperti itu?
22 Bab 22. Dia hanya pura-pura pingsan.
23 Bab 23. Seorang dokter yang muda dan tampan
24 Bab 24. Orang yang bisa melakukan hal itu pastilah orang yang hebat sekali.
25 Bab 25. Dia harus membuat rencana.
26 Bab 26. Kalau tidak suka, tidak perlu memainkannya!
27 Bab 27. Premenstuasi sindrome
28 Bab 28. Luka di sekujur wajah.
29 Bab 29. Sesuatu yang menyusahkan.
30 Bab 30. Bayaranku sekarang sudah naik.
31 Bab 31. Wanita yang sedang mensturasi memang sedikit menyeramkan.
32 Bab 32. Adik kecil
33 Bab 33. Kecewa
34 Bab 34. Arabella! seumur hidupmu, kau tidak akan pernah menang dariku.
35 Bab 35. Aku memohon dengan sangat padamu.
36 Bab 35. Berikan aku sepuluh juta!
37 Bab 37. Tak akan rela memberikan sepeser uang pun untuknya.
38 Bab 38. Athena melakukan hal itu?
39 Bab 39. Jangan pernah menyentuhku!
40 Bab 40. Kalau kau mau kau boleh memilikinya.
41 Bab 41. Kedepannya aku akan mengikutimu!
42 Bab 42. Kau bilang tak akan pergi dariku.
43 Bab 43. Hanya memberikan sedikit pelajaran.
44 Bab 44. Aura dingin yang mencekam.
45 Bab 45. Aku punya cara mengetahui semuanya.
46 Bab 46. Apakah jika orangnya menjijikan, uangnya tidak?
47 Bab 47. Lalu menurutmu bagaimana hubungan kita selama ini?
48 Bab 48. Aku tak akan kalah darinya.
49 Bab 49. Kau mau ke mana?
50 Bab 50.
51 Bab 51. Permainan curang.
52 Bab 52. Dia curang!
53 Bab 53. Kau harus kembali memeriksanya
54 Bab 54. patahkan jarinya sekarang!
55 Bab 55. Memotong Lidahnya.
56 Bab 56. Apa kau yang melakukannya?
57 Bab 57. Maukah kau jadi pasanganku?
58 Bab 58.
59 Bab 59. seorang wanita.
60 Bab 60. kisah cinta yang lalu.
61 Bab 61. Pria ini adalah dokter nomor Satu!
62 bab 62. Mencari Adik Kecil.
63 Bab 63. Aku semakin kesal melihatmu!
64 Bab 64. kalau bukan karena dia kau tidak akan ...
65 Bab 65. Apa kau ingin langsung membunuhnya?
66 bab 66. Obat yang ampuh?
67 Bab 67. Menelan egonya sendiri
68 Bab 68
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Bab 1. Perpindahan yang membingungkan.
2
Bab 2.
3
Bab 3. Kau kira kau ini siapa?
4
Bab 4. Puas! baiklah, ayo kita mulai!
5
Bab 5. Permainan dari surga.
6
Bab 6
7
BAB 7. Seorang bos besar.
8
Bab 8. Goddess of war
9
Bab 9. Wanita yang Arogan sekali.
10
Bab 10. Dipermalukan atau mempermalukan?
11
Bab 11.
12
Bab 12. si nona palsu!
13
Bab 13. Umpan yang dimakan.
14
Bab 14.
15
Bab 15. Aku ingin ikut dengnamu
16
Bab 16. Ini adalah gayaku!
17
Bab 17. Ayo kita berlomba.
18
Bab 18. Kau memang wanita yang arogan!
19
Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan
20
Bab 20. Wanita yang mata duitan.
21
Bab 21. Jelaskan bagaimana caranya aku bisa melakukan hal seperti itu?
22
Bab 22. Dia hanya pura-pura pingsan.
23
Bab 23. Seorang dokter yang muda dan tampan
24
Bab 24. Orang yang bisa melakukan hal itu pastilah orang yang hebat sekali.
25
Bab 25. Dia harus membuat rencana.
26
Bab 26. Kalau tidak suka, tidak perlu memainkannya!
27
Bab 27. Premenstuasi sindrome
28
Bab 28. Luka di sekujur wajah.
29
Bab 29. Sesuatu yang menyusahkan.
30
Bab 30. Bayaranku sekarang sudah naik.
31
Bab 31. Wanita yang sedang mensturasi memang sedikit menyeramkan.
32
Bab 32. Adik kecil
33
Bab 33. Kecewa
34
Bab 34. Arabella! seumur hidupmu, kau tidak akan pernah menang dariku.
35
Bab 35. Aku memohon dengan sangat padamu.
36
Bab 35. Berikan aku sepuluh juta!
37
Bab 37. Tak akan rela memberikan sepeser uang pun untuknya.
38
Bab 38. Athena melakukan hal itu?
39
Bab 39. Jangan pernah menyentuhku!
40
Bab 40. Kalau kau mau kau boleh memilikinya.
41
Bab 41. Kedepannya aku akan mengikutimu!
42
Bab 42. Kau bilang tak akan pergi dariku.
43
Bab 43. Hanya memberikan sedikit pelajaran.
44
Bab 44. Aura dingin yang mencekam.
45
Bab 45. Aku punya cara mengetahui semuanya.
46
Bab 46. Apakah jika orangnya menjijikan, uangnya tidak?
47
Bab 47. Lalu menurutmu bagaimana hubungan kita selama ini?
48
Bab 48. Aku tak akan kalah darinya.
49
Bab 49. Kau mau ke mana?
50
Bab 50.
51
Bab 51. Permainan curang.
52
Bab 52. Dia curang!
53
Bab 53. Kau harus kembali memeriksanya
54
Bab 54. patahkan jarinya sekarang!
55
Bab 55. Memotong Lidahnya.
56
Bab 56. Apa kau yang melakukannya?
57
Bab 57. Maukah kau jadi pasanganku?
58
Bab 58.
59
Bab 59. seorang wanita.
60
Bab 60. kisah cinta yang lalu.
61
Bab 61. Pria ini adalah dokter nomor Satu!
62
bab 62. Mencari Adik Kecil.
63
Bab 63. Aku semakin kesal melihatmu!
64
Bab 64. kalau bukan karena dia kau tidak akan ...
65
Bab 65. Apa kau ingin langsung membunuhnya?
66
bab 66. Obat yang ampuh?
67
Bab 67. Menelan egonya sendiri
68
Bab 68

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!