Begitu kata-kata itu keluar dari bibir Athena. Kerumunan yang tadinya tegang dan sedikit ribut langsung terdiam sesaat. Hal itu membuat Athena langsung merasa aneh dengan keadaan yang langsung senyap. Tapi, bukan Athena namanya jika dia peduli dengan hal-hal seperti itu.
“Hei! Nyonya! Perlombaan ini hanya untuk pria! Wanita sepertimu tidak pantas ikut! ” terdengar suara preman yang ada di belakang Athena.
“Tahu dirilah, seorang wanita jelek sepertimu ingin ikut pertandingan dengan para pria. Tidak mungkin akan menang. Mungkin dia kira ini hanya perlombaan main-main saja,” ejek salah satu dari preman itu lagi.
Athena mengabaikan seruan-seruan dari mereka. Bahkan yang lebih parah dari ini saja dia bisa abaikan, jika hanya diolok seperti itu dia tidak akan masalah. Athena lalu segera melirik ke arah pegawai yang seharusnya menerima pendaftaran dari Athena. Tapi mereka diam-diam malah menudukkan kepala dan tak mengatakan apa pun.
“Hei, kenapa kalian malah seperti ini? Aku ingin ikut balapan itu!” ujar Athena yang kesal melihat tingkah dari para pegawai yang malah diam saja.
“Itu karena mereka tahu, kau tidak pantas berlomba di sini!” ujar preman itu lagi.
Plak!
Terdengar suara pukulan yang sedikit kencang dibarengi dengan suara mengadu dari beberapa orang. Athena melihat ke arah suara itu. Begitu juga Chris yang teralih perhatiannya. Ternyata itu adalah bos para preman yang memukul kepala anak buahnya.
“Kalian ini! Begitukah cara kalian berbicara dengan wanita cantik? Kalian membuatku malu saja!” ujar bos preman itu.
Anak buah dari bos preman itu saling melempar pandang dengan wajah yang tercengang mendengar kata ‘wanita cantik’ yang keluar dari bibir bos mereka. Sepertinya bos mereka ini sudah buta karena melihat wanita dengan dandanan begitu menor ini sebagai wanita cantik. Bahkan jika dihadiahkan pada mereka. Mereka saja tidak akan mau dengannya. Chris yang mendengar hal itu juga hanya bisa mengerutkan dahinya, wanita cantik dari mana?
Athena saja terkejut mendengarkan perkataan dari bos preman ini dan juga merasa bahwa bos preman ini sudah buta. Dia sudah berdandan sejelek mungkin pun, masih saja ada yang menganggapnya menarik. Sepertinya memang bos preman ini menyukai sesuatu yang aneh. Terbukti dari penampilan bos preman yang tak jauh wujudnya dengan para preman bawahannya itu. Rambutnya saja berwarna biru terang.
“Nona, maafkan para bawahanku ini, mereka memang jarang bertemu dengan wanita sehingga tidak bisa berbicara dengan baik pada wanita,” ujar bos preman itu meminta maaf pada Athena.
“Tidak apa-apa, itu tidak masalah,” ujar Athena seadanya. Dia sebenarnya malas melayani bos preman itu. Tapi kerena dia sudah membelanya, mau tak mau dia harus menjawab.
“Nona, jangan terlalu perdulikan apa yang dikatakan oleh mereka, ya?” kata bos preman itu sedikit lembut.
Athena memandang pria yang tampak sedikit tebar pesona di depannya. Mungkin dia bisa memanfaatkan hal ini. Jika bos preman di sini tertarik dengannya, pastilah dia akan mendapatkan kemudahan untuk bisa mengikuti perlombaan ini.
“Ya, aku tidak masalah dan tidak keberatan,” ujar Athena dengan wajah yang dia buat ragu-ragu.
Melihat wajah ragu-ragu Athena. Bos preman yang memang tertarik dengan Athena langsung tampak khawatir dan buru-buru mengatakan, “Nona, jangan bertampang seperti itu. Jika ada yang mengganggumu atau juga membuatmu susah, kau bisa langsung mengatakannya padaku. Jangan ragu-ragu. Aku pasti akan memenuhi permintaan dari Nona cantik.”
Mendapatkan jawaban yang memuaskan dari Bos preman itu membuat Athena langsung menyungingkan senyumannya.
“Bos, aku ingin mengikuti perlombaan balap yang Anda selenggarakan. Bagaimana? Bolehkah aku ikut?” tanya Athena terdengar cukup ramah pada Bos balap itu.
“Tentu!” kata Bos preman itu langsung. “Hei! Masukkan wanita cantik ini dalam perlombaan!” ujar Bos itu segera pada anak buahnya.
Anak buah dari bos itu walau merasa bosnya itu benar-benar sudah buta sampai bisa menyukai wanita seperti gadis yang berdiri di depan mereka ini. Mau tak mau tetap melakukan apa yang diperintahkan oleh bos mereka.
Athena tersenyum puas. Ada gunanya juga ternyata dia berdandan menor bak badut ini. Dia melirik ke arah pria yang ada tak jauh di samping bos preman, dia tampak marah dan kesal dengan semuanya.
“Oh, aku semakin yakin bahwa bos kalian ini hanyalah seorang pengecut. Dia hanya berani bersaing dalam perlombaan dengan seorang wanita, sehingga dia tidak mengizinkan aku untuk ikut,” sindir Chris langsung yang benar-benar kesal. Wanita dengan dandanan norak seperti dia boleh ikut, sedangkan dia sedari tadi meminta ikut, malah tidak diperbolehkan.
Bos preman itu langsung berwajah tak senang. Tentu apa yang dikatakan oleh Chris menginjak-injak harga dirinya. “Kau ini! Apa masalahmu sebenarnya!” ujar Bos preman yang langsung menantang Chris. Pria ini dari tadi terus saja mencari masalah dengannya.
“Aku tidak punya masalah. Kau yang punya masalah denganku! Sudah aku katakan aku ingin ikut perlombaan tapi kau tidak mengizinkan aku untuk mengikuti perlombaanmu!” ujar Chris langsung. Tak akan mau kalah dengan bos preman ini.
“Aku tidak mengizinkanmu, memangnya kau ingin apa! Hah! Kau bisa apa! Dari tadi kau terus menghinaku! Kau pikir kau ini siapa!” berang Bos preman yang sedari tadi sudah mencoba tak menanggapi pria ini.
“Aku bukan siapa-siapa! Tapi jika kau memang tidak pengecut seperti yang aku katakan tadi! Kau harus izinkan aku untuk berlomba denganmu!” ujar Chris lagi.
Bos preman itu menggertakkan giginya melihat wajah Chris yang tampak santai saja berbicara dengannya. Tentu dia geram karena terus dibilang pengecut oleh pria ini.
“Baiklah, aku akan mengizinkan kau untuk ikut dalam perlombaan ini! Tapi dengan satu syarat, jika kau kalah, kau harus berlutut dan juga memohon belas kasihan padaku karena jika tidak, anak buahku akan dengan senang hati menghancurkanmu!” desis Bos Preman itu mengancam Chris.
Chris hanya tersenyum licik. “Baiklah, aku akan terima syarat itu.”
Setelah semua hal itu, mereka segera masuk ke dalam mobil mereka masing-masing dan dengan segera perlombaan pun di mulai.
Mereka semua menginjak gas dengan cepat, roda mobil itu berdecit dan juga sedikit mengeluarkan asap. Dengan cepat mobil mereka mereka saling kejar mengejar di lintasan balap itu.
Tapi semua orang langsung kaget melihat urutan dari perlombaan ini. Di luar dugaan, bos preman yang terkenal sangat suka menantang orang dalam balapan ternyata hanya mendapatkan tempat ke tiga. Di depannya wanita berdandan aneh terus mengejar pria yang sekarang menduduki peringkat pertama. Mereka terus saja melajukan mobil mereka dengan kecepatan tinggi. Mencoba saling salip agar mendapatkan peringkat pertama dalam perlombaan itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Klara Rosita
Kereeen
2022-05-29
0
Neneng Aaa
dyksyksyksly
2022-05-13
0
Nurul Hidayati
seruu...
2022-01-10
0