BAB 7. Seorang bos besar.

Anak laki-laki itu langsung terdiam dan pasrah dengan apa yang dilakukan oleh  Athena yang kembali menusukkan jarum ke arah tubuhnya. Awalnya dia takut menjadi sakit, tapi ternyata tusukan itu tidak terasa sama sekali.

“Satu lagi, bertahanlah, aku janji setelah ini keadaanmu akan membaik,” ujar Athena lagi mengambil satu dari jarum akupuntur dari tempatnya.

“Baiklah,” ujar anak laki-laki itu, walaupun takut melihat tajam dan panjangnya jarum itu, tapi dia percaya dengan apa yang dikatakan oleh Athena.

Athena segera menusukkan jarum itu pada tubuh sang anak. Perlahan dia memutarnya hingga masuk cukup dalam untuk menyentuh titik yang diinginkan oleh Athena.

Tepat setelah Athena melepaskan tangannya dari jarum ke empat itu. Tiba-tiba saja anak itu merasakan mual dan sesak yang bersamaan. Athena yang melihat itu langsung tanggap. Dia mengambil tempat sampah yang tak jauh darinya dan benar saja, begitu tempat sampah itu ada di dekatnya anak itu langsung memuntahkan begitu banyak darah yang sudah menghitam dan mengental.

Rasa sesak dan mual juga tekanan dalam tubuhnya yang tadi dia rasakan tiba-tiba langsung menghilang begitu saja setelah darah kotor itu keluar dari dirinya. Athena melihat hal itu hanya sedikit tersenyum. Pengobatannya nyatanya berhasil. Bocah itu kembali berbaring sambil menyeka sedikit bibirnya yang basah akibat muntahan tadi dengan tisu yang diberikan oleh Athena.

“Apakah kau mengalami amnesia dan tidak ingat apa-apa sekarang?” tanya Athena sambil meletakkan tempat sampah itu sedikit jauh di sudut ruangan hotel.

“Hmm,” gumam anak laki-laki itu singkat saja menjawab pertanyaan dari Athena. “Aku hanya ingat bahwa aku sebelumnya aku adalah pria dewasa dan tiba-tiba saja aku berubah menjadi anak kecil seperti ini. Lalu setelahnya aku tidak ingat apa-apa lagi,” tambah bocah itu.

“Bagaimana bisa kau mengalami hal seperti itu?” tanya Athena yang merasa aneh. Tapi seharusnya dia tidak memikirkan hal itu, dia ada di sini saja sekarang adalah hal yang aneh.

“Aku juga tidak tahu, hanya itu saja yang aku ingat dari semuanya,” jawab anak itu sambil sedikit meringis memegangi dadanya. Walaupun sudah begitu lega, tapi nyerinya masih saja terasa. Tak mungkin bekas pemukulan itu sembuh begitu saja dalam hitungan beberapa menit.

Athena memainkan bibirnya dan memandang bocah itu dengan tatapan sedikit malas. Athena merasa hal ini sangat merepotkan apalagi setelah mendengarkan pernyataan anak ini.

“Aku tidak bisa menerima dirimu. Bagiku kau sangat merepotkan sekali, lebih baik kau tidak mengikuti aku lagi mulai sekarang. Besok pergilah dariku!” ujar Athena dengan nada dan wajah yang kesal. Mana mungkin dia mengurusi bocah ini, bahkan urusannya saja belum ada titik terangnya.

“Tidak! Aku tidak akan pergi darimu. Aku akan terus mengikutimu! Aku baru saja dipukuli oleh orang-orang dan hendak membuatku mati,” ujar bocah itu tampak tidak ingin mengikuti apa yang diperintahkan oleh Athena.

“Bukankah aku sudah mengatakannya dengan jelas? Aku tidak ingin repot mengurusmu! Ah! Begini saja kau sudah merepotkanku!” ujar Athena semakin kesal. Keras kepala juga anak ini ternyata.

“Tidak! Bagaimana pun kau mengusirku, aku akan tetap mengikutimu ke mana saja! Nona, izinkan aku tetap mengikutimu, aku tidak bisa bertahan di tempat ini dengan kondisi begini jika tidak karena dirimu,” ujar anak laki-laki itu tampak memohon.

“Itu hanya kebetulan, aku juga tidak berniat menolongmu, hanya saja mereka membuatku kesal dan aku harus melampiaskannya. Jadi, kau bisa bertahan atau tidak di sini, itu bukan urusanku!”

“Nona, aku mohon padamu, aku tak akan merepotkanmu. Tapi izinkan aku untuk mengikutimu mulai dari sekarang,” pinta bocah laki-laki itu lagi. Dia segera turun dari ranjang tempat dia berbaring dan mendekati Athena. Di depan Athena dia langsung bersujut.

Athena tentu merasa kaget dan aneh melihat tingkah anak ini. Tapi saat dia bersujud di depan Athena. Athena tidak sengaja melihat sebuah tanda lahir yang ada di punggung anak laki-laki itu, tanda lahir yang seperti gambaran naga. Melihat hal itu seketika saja Athena ingat salah satu karakter yang sempat dia baca di dalam novel ini.

Di dalam novel itu pernah menyebutkan mengenai seorang bos yang akan membantu Arabella ketika Arabella nantinya menolong bos ini dan Athena yakin bahwa bos itu adalah bocah laki-laki ini.

Athena mengerutkan dahinya dan memasang wajah berpikirnya. Sebenarnya Athena tidak memerlukan bocah laki-laki ini. Tapi jika dia melepaskannya bukanlah hal yang bijak. Itu bisa saja menyusahkan dirinya. Bagaimana jika nantinya dia malah bertemu dengan Arabella yang akan memanfaatkan bocah ini untuk menyerang Athena. Tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja. Athena tahu pasti nantinya hal itu akan membuat masalah baginya jika dia melepaskan bocah laki-laki ini.

“Baiklah, kalau begitu aku setuju. Kau boleh mengikutiku,” ujar Athena seraya melipat tangan di depan dadanya. Ingin menunjukkan dominasinya di sana.

Mendengar apa yang dikatakan oleh Athena tentu membuat bocah laki-laki itu langsung kaget tapi sumringah. Dia begitu senang mendengarnya. Seketika saja tubuhnya yang tadinya lesu menjadi bersemangat.

“Terima kasih Nona, terima kasih,” ujar bocah itu berulang kali memberikan sujutnya pada Athena sebagai tanda syukur dan terima kasih kepada Athena yang membiarkan dirinya mengikuti wanita yang begitu hebat menurutnya. Athena melihat itu sedikit tersenyum, ada rasa senang juga diperlakukan seperti itu.

“Sudah, sudah, kau tidak perlu melakukan hal itu terus padaku, berdirilah! Tapi ada syarat yang harus kau penuhi jika ingin terus mengikutiku!” ujar Athena lagi dengan tegas agar bocah laki-laki ini merasa dia tidak main-main.

“Ya, Nona.” Bocah laki-laki itu segera bangkit karena menurut apa yang diminta oleh Athena. “Apa syarat yang harus saya lakukan?”

“Pertama, tentunya kau tidak boleh merepotkanku. Aku juga tidak akan memintamu melakukan hal yang aneh-aneh, hanya jangan membuat aku kesal dan repot dengan kehadiranmu,” ucap Athena.

“Baik, Nona.”

“Satu lagi, dimulai saat kau memutuskan untuk mengikutiku. Maka kau akan mengikuti dan patuh padaku selamanya. Aku tidak akan memaafkanmu jika kau mengkhianatiku. Mulai detik ini, kau akan berhutang budi padaku selamanya,” ucap Athena lagi.

Mendengar hal itu bocah laki-laki itu langsung mengangguk dengan mantap. “Aku akan mengikuti dan juga patuh padamu Nona, selamanya.” Ikrar anak laki-laki itu yang langsung membuat Athena mengulas senyumannya.

“Baiklah, kau sudah berjanji padaku.”

“Ya, Nona.”

Athena kembali menaikkan satu sudut bibirnya. Setidaknya sekarang dia tidak perlu takut bahwa bos yang seharusnya mendukung Arabella di dalam novel ini sudah ada dalam genggamannya. Walau begitu dia juga harus cukup berhati-hati, dia tidak tahu kedepannya bagaimana. Karena itu dia harus terus memastikan bahwa bocah laki-laki ini akan tetap mendukungnya dan tidak berbelot ke Arabella.

Terpopuler

Comments

Patrish

Patrish

waaaa... jadi kaya' cenayang ya... bisa tahu mada depan.. 👍🏻👍🏻👍🏻😀😀😀

2023-06-09

0

Klara Rosita

Klara Rosita

Penuh teka-teki

2022-05-29

0

Neneng Aaa

Neneng Aaa

y

2022-05-12

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Perpindahan yang membingungkan.
2 Bab 2.
3 Bab 3. Kau kira kau ini siapa?
4 Bab 4. Puas! baiklah, ayo kita mulai!
5 Bab 5. Permainan dari surga.
6 Bab 6
7 BAB 7. Seorang bos besar.
8 Bab 8. Goddess of war
9 Bab 9. Wanita yang Arogan sekali.
10 Bab 10. Dipermalukan atau mempermalukan?
11 Bab 11.
12 Bab 12. si nona palsu!
13 Bab 13. Umpan yang dimakan.
14 Bab 14.
15 Bab 15. Aku ingin ikut dengnamu
16 Bab 16. Ini adalah gayaku!
17 Bab 17. Ayo kita berlomba.
18 Bab 18. Kau memang wanita yang arogan!
19 Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan
20 Bab 20. Wanita yang mata duitan.
21 Bab 21. Jelaskan bagaimana caranya aku bisa melakukan hal seperti itu?
22 Bab 22. Dia hanya pura-pura pingsan.
23 Bab 23. Seorang dokter yang muda dan tampan
24 Bab 24. Orang yang bisa melakukan hal itu pastilah orang yang hebat sekali.
25 Bab 25. Dia harus membuat rencana.
26 Bab 26. Kalau tidak suka, tidak perlu memainkannya!
27 Bab 27. Premenstuasi sindrome
28 Bab 28. Luka di sekujur wajah.
29 Bab 29. Sesuatu yang menyusahkan.
30 Bab 30. Bayaranku sekarang sudah naik.
31 Bab 31. Wanita yang sedang mensturasi memang sedikit menyeramkan.
32 Bab 32. Adik kecil
33 Bab 33. Kecewa
34 Bab 34. Arabella! seumur hidupmu, kau tidak akan pernah menang dariku.
35 Bab 35. Aku memohon dengan sangat padamu.
36 Bab 35. Berikan aku sepuluh juta!
37 Bab 37. Tak akan rela memberikan sepeser uang pun untuknya.
38 Bab 38. Athena melakukan hal itu?
39 Bab 39. Jangan pernah menyentuhku!
40 Bab 40. Kalau kau mau kau boleh memilikinya.
41 Bab 41. Kedepannya aku akan mengikutimu!
42 Bab 42. Kau bilang tak akan pergi dariku.
43 Bab 43. Hanya memberikan sedikit pelajaran.
44 Bab 44. Aura dingin yang mencekam.
45 Bab 45. Aku punya cara mengetahui semuanya.
46 Bab 46. Apakah jika orangnya menjijikan, uangnya tidak?
47 Bab 47. Lalu menurutmu bagaimana hubungan kita selama ini?
48 Bab 48. Aku tak akan kalah darinya.
49 Bab 49. Kau mau ke mana?
50 Bab 50.
51 Bab 51. Permainan curang.
52 Bab 52. Dia curang!
53 Bab 53. Kau harus kembali memeriksanya
54 Bab 54. patahkan jarinya sekarang!
55 Bab 55. Memotong Lidahnya.
56 Bab 56. Apa kau yang melakukannya?
57 Bab 57. Maukah kau jadi pasanganku?
58 Bab 58.
59 Bab 59. seorang wanita.
60 Bab 60. kisah cinta yang lalu.
61 Bab 61. Pria ini adalah dokter nomor Satu!
62 bab 62. Mencari Adik Kecil.
63 Bab 63. Aku semakin kesal melihatmu!
64 Bab 64. kalau bukan karena dia kau tidak akan ...
65 Bab 65. Apa kau ingin langsung membunuhnya?
66 bab 66. Obat yang ampuh?
67 Bab 67. Menelan egonya sendiri
68 Bab 68
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Bab 1. Perpindahan yang membingungkan.
2
Bab 2.
3
Bab 3. Kau kira kau ini siapa?
4
Bab 4. Puas! baiklah, ayo kita mulai!
5
Bab 5. Permainan dari surga.
6
Bab 6
7
BAB 7. Seorang bos besar.
8
Bab 8. Goddess of war
9
Bab 9. Wanita yang Arogan sekali.
10
Bab 10. Dipermalukan atau mempermalukan?
11
Bab 11.
12
Bab 12. si nona palsu!
13
Bab 13. Umpan yang dimakan.
14
Bab 14.
15
Bab 15. Aku ingin ikut dengnamu
16
Bab 16. Ini adalah gayaku!
17
Bab 17. Ayo kita berlomba.
18
Bab 18. Kau memang wanita yang arogan!
19
Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan
20
Bab 20. Wanita yang mata duitan.
21
Bab 21. Jelaskan bagaimana caranya aku bisa melakukan hal seperti itu?
22
Bab 22. Dia hanya pura-pura pingsan.
23
Bab 23. Seorang dokter yang muda dan tampan
24
Bab 24. Orang yang bisa melakukan hal itu pastilah orang yang hebat sekali.
25
Bab 25. Dia harus membuat rencana.
26
Bab 26. Kalau tidak suka, tidak perlu memainkannya!
27
Bab 27. Premenstuasi sindrome
28
Bab 28. Luka di sekujur wajah.
29
Bab 29. Sesuatu yang menyusahkan.
30
Bab 30. Bayaranku sekarang sudah naik.
31
Bab 31. Wanita yang sedang mensturasi memang sedikit menyeramkan.
32
Bab 32. Adik kecil
33
Bab 33. Kecewa
34
Bab 34. Arabella! seumur hidupmu, kau tidak akan pernah menang dariku.
35
Bab 35. Aku memohon dengan sangat padamu.
36
Bab 35. Berikan aku sepuluh juta!
37
Bab 37. Tak akan rela memberikan sepeser uang pun untuknya.
38
Bab 38. Athena melakukan hal itu?
39
Bab 39. Jangan pernah menyentuhku!
40
Bab 40. Kalau kau mau kau boleh memilikinya.
41
Bab 41. Kedepannya aku akan mengikutimu!
42
Bab 42. Kau bilang tak akan pergi dariku.
43
Bab 43. Hanya memberikan sedikit pelajaran.
44
Bab 44. Aura dingin yang mencekam.
45
Bab 45. Aku punya cara mengetahui semuanya.
46
Bab 46. Apakah jika orangnya menjijikan, uangnya tidak?
47
Bab 47. Lalu menurutmu bagaimana hubungan kita selama ini?
48
Bab 48. Aku tak akan kalah darinya.
49
Bab 49. Kau mau ke mana?
50
Bab 50.
51
Bab 51. Permainan curang.
52
Bab 52. Dia curang!
53
Bab 53. Kau harus kembali memeriksanya
54
Bab 54. patahkan jarinya sekarang!
55
Bab 55. Memotong Lidahnya.
56
Bab 56. Apa kau yang melakukannya?
57
Bab 57. Maukah kau jadi pasanganku?
58
Bab 58.
59
Bab 59. seorang wanita.
60
Bab 60. kisah cinta yang lalu.
61
Bab 61. Pria ini adalah dokter nomor Satu!
62
bab 62. Mencari Adik Kecil.
63
Bab 63. Aku semakin kesal melihatmu!
64
Bab 64. kalau bukan karena dia kau tidak akan ...
65
Bab 65. Apa kau ingin langsung membunuhnya?
66
bab 66. Obat yang ampuh?
67
Bab 67. Menelan egonya sendiri
68
Bab 68

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!