Mobil dengan nomor 39 yang digunakan oleh bos preman itu masih menempati tempat ketiga. Di depannya mobil yang dikendarai oleh Athena melaju cepat mencoba untuk mengejar mobil Chris yang memang dari awal menduduki peringkat pertama.
Chris melihat kedua kompetitornya berada di belakangnya. Dari tadi dia sengaja tidak memberikan celah pada keduanya. Chris melirik ke arah spion mobilnya. Merasa remeh melihat kedua orang saingannya. Ternyata hanya begini kemampuan dari mereka dan dia merasa sangat percuma melakukan perlombaan ini dengan begitu seriusnya. Padahal lawannya sangat mudah dia kalahkan. Di depan matanya sekarang adalah belokan terakhir dan dengan sangat yakin dia merasa akan memenangkan pertandingan ini.
Athena menyipitkan matanya. Dia dari tadi membuntuti pergerakan dari Chris mencoba untuk mencari celah untuk menyalip dirinya. Membuat mobilnya tak jauh dari mobil milik Chris. Saat melihat belokan terakhir. Athena menaikkan sudut bibirnya. Dia langsung memindahkan gigi mobilnya dan cepat menekan pedal gas mobilnya. Dia segera membelokkan kemudi mobil itu dan dengan hitungan detik, Athena bisa menyalip mobil Chris dengan sempurna dan indah. Seketika saja mobil Athena melewati garis akhir itu terlebih dahulu. Hanya berbeda beberapa detik dari mobil yang dikendarai oleh Chris. Tentu hal itu membuat Chris membesarkan matanya dan tercengang. Tak percaya dia dikalahkan pada detik-detik terakhir perlombaan itu.
Athena segera memarkirkan mobilnya di tempat parkir. Melihat kelihaiannya berkendara, semua orang yang melihat pertandingan tadi langsung berdecak kagum.
“Nona, kau hebat sekali!” ujar salah satu dari penonton yang tak menyangka Athena bisa menyalip mobil Chris di detik-detik terakhir. Yang lebih mengagumkan, dia adalah seorang wanita yang mengalahkan kedua pria ini.
“Ya, itu benar-benar pertandingan yang sangat seru. Aku sampai jantungan melihat bagaimana kau menyalipnya, jika ada reka ulang, aku ingin melihatnya sekali lagi,” ujar pria yang lain. Athena hanya tersenyum mendengar pujian mereka pada dirinya.
Chris yang juga sudah memarkirkan mobilnya menatap kesal ke arah Athena yang sedang berbicara dengan beberapa orang. Dia memukul kemudi mobilnya dengan keras. Bagaimana bisa dia dikalahkan dengan seorang wanita. Dia meremehkan wanita itu.
Chris dengan kesal langsung keluar dari mobilnya. Dia menutup mobilnya dengan sangat keras dan membuat semua orang melihat ke arah dirinya. Begitu juga Athena.
“Kau!” ujar Chris yang langsung menunjuk batang hidung dari Athena. Tentu membuat Athena langsung kaget. “Kau sengaja membuatku berpikir bahwa kau bukan pembalap yang baik, dan ketika aku lenggah karena meremehkanmu! Kau melampauiku! Benar bukan! Itu taktikmu bukan!” tuduh Chris yang masih tidak bisa menerima dirinya kalah dengan wanita seperti Athena.
Athena yang mendapatkan cercaan dari Chris hanya mengerutkan dahinya melihat wajah pria yang penuh emosi menatap dirinya.
“Kau hanya banyak berpikir,” ujar Athena menepis jari tangan Chris yang menunjuk wajahnya.
Chris menatap ke arah Athena dengan tatapannya yang galak dan tajam seolah ingin mengukir wajah Athena di dalam benaknya.
“Kau memang wanita yang arogan, tidak berotak dan norak! Kau memang cocok dengan deskripsi di data itu!” ujar Chris cepat dan langsung pergi meninggalkan Athena. Athena hanya mengerutkan dahinya untuk mencerna apa yang dikatakan Chris tentangnya.
Sesaat kemudian, Athena yang baru saja sadar dengan semua kata-kata penghinaan yang dilontarkan oleh Chris dan langsung ingin memarahi pria itu, tapi sayangnya Chris sudah cukup jauh darinya. Athena hanya menekan bibirnya untuk melampiaskan emosinya yang sudah kadung naik karena ulah Chris.
Dengan kesal Athena segera berjalan menuju ke tempat penerimaan hadiah. Tapi sesampainya di sana dia malah dihadang oleh preman-preman dengan rambut warna-warni tadi. Mereka tampak memandang Athena dengan wajahnya yang begis dan juga pandangan yang meremehkan Athena.
Athena tentu mengerutkan dahinya melihat mereka. Kenapa tiba-tiba saja dia dihadang oleh mereka? bukannya hadiah itu adalah haknya?
“Kalian ini apa-apaan? Minggir! Aku ingin mengambil hadiahku!” ujar Athena dengan wajah yang semakin kesal. Sudah dihina, sekarang malah dihalang-halangi untuk mengambil hadiahnya.
“Kami tidak akan minggir. Hadiah ini hanya milik bos kami!” ujar preman dengan warna rambut merah terang bagaikan gulali.
“Apa kalian tidak bisa melihat? Bos kalian itu kalah dalam pertandingan tadi. Minggir, aku ingin mengambil hadiahku!” ujar Athena lagi dengan nada geram.
“Kalau kami tetap di sini kau ingin apa? Berikan hadiah itu untuk bos kami, jika kau tidak ingin memberikannya pada kami. Kami akan menghajarmu! Jangan kira kau adalah wanita kami jadi tidak berani melakukannya.”
“Menghajar wanita sejelek dirimu, kami dengan senang hati melakukannya,” timpal salah satu preman yang lain.
Athena mendengus kesal. Kenapa setiap kali ada saja yang membuatnya kesal. Apa hidup di tempat ini harus terus dengan kekerasan dan hinaan? Athena melihat mereka dengan malas.
“Kau ini! Kau lihat apa!” tanya preman itu geram ditatap seperti itu oleh Athena.
Mereka langsung maju dan menyerang Athena secara bersamaan. Tapi Athena langsung menangkis serangan mereka dan segera memberikan serangan pada preman-preman itu. Athena memukul dan menendang mereka satu persatu hingga terkapar di tanah dengan mudah. Preman-preman seperti ini memang hanya jago di mulut saja, pikir Athena.
Athena melihat ke arah bos preman yang tampak kaget dengan apa yang dilakukan oleh Athena. Dia tidak menyangka anak buahnya yang berjumlah empat orang dengan begitu mudahnya bisa Athena taklukkan hingga tidak berdaya.
“Bos? Bagaimana? Apa kau masih menyukaiku?” tanya Athena dengan senyumannya yang tampak mengerikan bagi bos preman itu.
Bos preman itu segera menggelengkan kepalanya. Empat orang anak buahnya saja bisa K.O begitu saja. “Tidak, tidak. Aku sama sekali tidak berani!” ujar bos preman itu yang langsung tunggang langgang melarikan diri melihat Athena yang menurutnya sangat menakutkan.
“Hahaha! Dasar!” ujar Athena tertawa melihat bagaimana bos preman itu pergi meninggalkan dirinya. Athena segera berbalik untuk mengambil hadiah perlombaannya.
****
Di pusat kota, Edward sedang memainkan lagu Rondo Alla Turca yang terkenal. Jari-jemari dengan lihai berpindah dari satu tuts ke tuts yang lain. Bahkan terlihat seperti menari-nari mengikuti irama yang dia buat.
Tak jauh darinya. Chris sedang duduk di sofa dengan santai bermain sebuah permainan online. Dia hanya melirik ke arah kakaknya yang tampak masih fokus menyelesaikan permainannya, tak berani mengganggunya sama sekali.
Saat nada terakhir dimainkan oleh Edward. Chris segera meletakkan ponselnya dan bergegas bangkit. Dia mengambil file yang terletak di atas mejanya lalu membawa file itu ke depan kakaknya.
“Ini file yang kakak minta tentang wanita yang bermain piano di restoran itu,” jelas Chris yang melihat kakaknya menatapnya dengan wajah bertanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Neneng Aaa
zoydits95s9tsotzkxlxp
2022-05-13
0
senja
wah Chris mengenali topeng Athena
2022-01-20
1
bungaAaAaA
baru kepikiran, kalo chris nyebut edward kaka kedua, apa jgn2 axcel itu kaka pertama. omg
2021-12-29
20