Bab 11.

“Jangan mengkhianati diri sendiri hanya demi uang, Athena,” ujar Arabella melihat Athena dengan wajahnya yang serius dan juga sorot mata yang dalam.

Mendengar hal itu membuat Athena mengerutkan bagian di antara kedua alisnya. Dia mendengus sebelum melontarkan kata-katanya.

“Mengkhianati diri sendiri bagaimana? lagipula Keluarga Delaveto tidak mungkin bisa memberikan aku uang sebanyak itu. Dan lagi apa kau tidak tahu? Apa mereka belum memberitahumu bahwa keluarga Delaveto sudah tidak lagi memiliki uang sebanyak itu! Kasihan sekali! artinya mereka belum bisa terbuka denganmu dan hanya menganggapmu putri mereka yang bodoh!”

Athena menaikan satu sudut bibirnya melihat wajah Arabella yang tampak merah padam menatap dirinya setelah apa yang diucapkan oleh Athena. Athena tak peduli dan segera saja berjalan meninggalkan Arabella yang menggigit kuat bibir dalamnya seraya meremas tangannya dengan sangat erat. Menyalurkan rasa marah dan bencinya yang sudah semakin dalam terhadap sosok wanita itu.

Nyonya Renata tentu tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh Athena. Baginya wanita itu semakin menyebalkan saja.

“Pergi saja sana! Kau pikir hanya kau yang bisa membeli rumah seperti itu! Kami juga bisa membelinya, bahkan kami bisa membeli rumah yang jauh lebih mahal dari pada milikmu,” teriak Nyonya Renata kesal harga dirinya seolah diinjak-injak oleh si nona palsu itu.

“Nyonya, silakan,” ujar manager itu menyerahkan brosur untuk menawarkan rumah-rumah miliki mereka. Dia tidak peduli akan perkelahian antara Athena dan Nyonya besar ini. Mendengar teriakan tadi, instingnya sebagai penjual langsung berkerja.

“Berikan aku rumah yang jauh lebih mahal dari pada yang dia beli. Aku ingin memberikan rumah itu untuk putri kandungku yang sangat cantik ini,” ujar Nyonya Renata memegang tangan Arabella yang dari tadi mengepal.

“Nyonya tadi membeli tipe Orchid, jika Anda ingin yang lebih mahal, silahkan lihat tipe Bougenville,” tawar Manager itu dengan senyumannya yang sumringah.

“Bagaimana? Apa kau sudah dengan tipe rumah itu?” tanya Nyonya Renata yang melihat rumah itu jauh lebih mahal dari pada rumah milik Athena. Tentu mereka akan bisa mengejeknya nanti setelah mereka membeli rumah itu.

“Rumah ini sangat mewah, tempatnya pun sangat strategis, dia berada di puncak seluruh lahan ini. Jadi dari sisi mana pun rumah Anda akan terlihat. Untuk Nona Muda dari keluarga terpandang seperti Anda, pastinya sangat cocok,” ujar Manager itu mengeluarkan jurus rayuannya.

Arabella yang mendengar hal itu tentu segera mengangguk. Siapa yang menolak jika diberikan rumah dengan harga sebelas miliar. Belum lagi apa yang dijelaskan oleh manajer itu. Tentunya sangat menggoda buat Arabella. Dia yakin, dia akhirnya bisa lebih dari Athena. Itu memang obsesinya selama ini. Mereka memang adalah sahabat dulunya, tapi Arabella selalu iri dengan Athena. Dia selalu saja lebih segalanya daripada Arabella. Bahkan setelah mengungkapkan bahwa Athena bukanlah nona asli dari keluarga Delaveto, dia tetap saja belum bisa melampaui Athena.

“Baiklah, putri kandungku sudah menyukai rumah itu. Kami akan memberinya,” ujar Nyonya Renata. Baginya kebahagiaan putrinya adalah hal yang penting. Tapi yang sekarang lebih penting adalah bagaimana bisa mempermalukan dan juga tak kalah dari si nona palsu, Athena.

“Baik Nona, saya akan segera memproses semuanya,” ujar manajer itu begitu sumringah. Bayangkan dalam satu hari ini dia sudah menjual dua rumah termahal milik mereka.

“Ya,” jawab Nyonya Renata dengan pasti membuat wajah Arabella pun tampak begitu berseri-seri.

“Nyonya, silakan. Apakah Anda ingin melunasinya secara keseluruhan atau ingin membayar uang mukanya terlebih dahulu. Jika memang ingin membayar uang mukanya, kami punya kebijakan bahwa uang mukanya minimal setengah dari harga rumah itu,” ujar manajer itu lagi menjelaskan.

“Baiklah. Tentu saja keluarga Delaveto selalu membeli sesuatu dengan cara melunasinya. Sebentar, aku akan meminta suamiku untuk mengeluarkan uangnya,” ujar Nyonya Renata masih dengan gayanya yang angkuh dan sombong.

Nyonya Renata segera mengambil ponselnya. Dia tentu langsung menelepon Tuan Jullian. Tiga kali tanda sambungan, panggilan itu langsung terjawab.

“Suamiku, aku sedang ada di kantor pemasaran perumahan High Land yang sangat terkenal itu. Aku ingin memberikan Arabella sebuah rumah. Dia sudah memilihnya dan dia ingin rumah paling mahal di sini. Tadi juga aku bertemu dengan si nona palsu itu! Masa dia bisa membeli rumah seharga enam miliar. Jadi aku sangat ingin membelikan rumah itu pada Arabella,” ujar Nyonya Renata yang sedikit pelan berbicara sekaligus merayu suaminya. Hal ini biasanya berhasil.

“Bisakah pembelian rumahnya ditunda dulu?” respon Tuan Jullian yang langsung merubah air wajah dari Nyonya Renata yang tadi sumringah menjadi kaget dan bingung. Kenapa ditunda? Bisa sangat malu dia jika begini. Nyonya Renata segera berjalan menjauh dari Arabella dan juga manajer itu, membuat keduanya berwajah bertanya.

“Kenapa ditunda? Itu akan membuatku malu!” suara Nyonya Renata terdengar tinggi tapi dia berusaha untuk menutupinya.

“Tunda saja, kita sedang menjalankan sebuah proyek dan butuh banyak modal di sana. Jika proyek ini sudah berhasil, baru kita akan memberikan Arabella rumah itu,” ujar Tuan Jullian memijit keningnya. Keuangan mereka sedang tidak baik saat ini.

Nyonya Renata langsung geram. Karena itu dia tak menjawab dan langsung mematikan panggilannya. Dia tak tahu harus berkata apa. Karena itu dia langsung berjalan dan segera memegang tangan Arabella.

“Aku dengar pondasi dan juga tanah di sini tidak baik. Rumah itu besar dan terletak paling atas. Jika pondasinya tidak baik, maka rumah itu bisa menjadi bencana. Arabella, sepertinya rumah ini tidak cocok untukmu. Nanti ibu akan mencarikan rumah yang jauh lebih besar dan lebih baik dari ini untukmu di masa depan, bagaimana?” ujar Nyonya Renata. Dia tak tahu lagi harus apa kecuali mencari-cari kesalahan dari rumah ini yang dia karang sendiri. Dia bisa sangat malu jika mengatakan bahwa mereka saat ini belum sanggup membelinya.

Arabella mengerutkan dahinya. Perasaannya langsung tidak puas karena awalnya dia sudah begitu berharap. Tapi dia hanya bisa mengangguk pelan, bagaimana pun dia harus patuh pada keluarga ini. Mereka segera pergi dari tempat itu.

"Ah! tak punya uang saja mengaku-ngaku punya uang!" dengus manajer itu kesal.

...****************...

Athena kembali lagi ke hotel. Saat dia masuk ke dalam kamar, dia menemukan bocah laki-laki itu sedang menonton televisi sendirian. Dia lalu melemparkan sekotak ponsel baru yang dibelinya sebelum kembali ke hotel.

Axcel segera terduduk dan mengambil apa yang baru dilemparkan oleh Athena ke sebelahnya dan hanya memasang ekspresi datarnya. Athena memang tidak berharap bahwa Axcel akan terlihat senang dengan pemberian ponselnya itu. Seperti yang dia tahu, Axcel adalah orang dewasa yang terperangkap di tubuh bocah kecil ini. Jadi, ekspresi itu adalah ekspresi yang normal baginya.

“Terima kasih,” ujar Axcel tampak berusaha berwajah serius. Dia ingin menunjukkan walaupun dia terlihat seperti bocah, dia juga adalah orang dewasa.

“Ah! Jangan berwajah sok dewasa begitu. Kau harus mendalami peranmu sebagai seorang anak-anak, wajahmu yang imut itu tidak cocok jika dibuat serius,” ujar Athena yang jadi ingin selalu menggoda Axcel. Wajahnya benar-benar imut khas anak-anak, tapi karena mencoba menjadi seperti orang dewasa, hal itu malah menjadi lucu bagi Athena.

“Aku memang orang dewasa,” katanya lagi tidak ingin terpengaruh oleh godaan dari Athena.

“Tapi siapa yang percaya. Lihatlah pipi bakpaomu ini! Ah! Aku ingin mencubitnya!” ujar Athena mencubit keras pipi Axcel yang akhirnya membuat si empunya meringis. Gagal sudah bertindak menjadi orang dewasa. Melihat wajah dan ekspresi kesakitan dari Axcel, Athena tertawa lepas.

“Bersiaplah, kita akan keluar dari hotel ini,” ujar Athena. Axcel hanya mengangguk untuk patuh dengan perintah dari Athena

Athena segera keluar dari hotel itu dan masuk ke dalam mobil yang juga baru dibeli olehnya. Axcel yang melihat itu hanya mengikutinya saja. Setelah mereka berdua masuk, mobil itu langsung melaju meninggalkan area hotel.

“Kita akan makan dulu  sebelum kita pindah ke rumah yang baru saja kau beli,” ujar Athena fokus ke jalanan yang mereka lalui. Axcel yang mendengar hal itu hanya mengerutkan dahinya seraya menatap Athena dengan wajah yang tak percaya. “Kenapa?”

“Bukannya Anda adalah orang yang miskin?” tanya Axcel yang kaget mengetahui Athena tiba-tiba saja bisa membeli sebuah rumah baru untuk mereka.

“Itu semua kebetulan. Aku hanya kebetulan kekurangan uang saat kau bertemu denganku. Sebenarnya aku punya banyak uang. Jadi mulai sekarang kau harus ubah pemikiranmu tentang diriku, aku punya cukup uang untuk membiayai diriku dan dirimu!” bela Athena.

Terpopuler

Comments

Klara Rosita

Klara Rosita

👍👍👍👍

2022-05-29

0

Neneng Aaa

Neneng Aaa

oyy

2022-05-12

0

ѕнͪαͣкͭʝͣρͤιуσ🐣ℛᵉˣ࿐

ѕнͪαͣкͭʝͣρͤιуσ🐣ℛᵉˣ࿐

sombong sih lo

2022-03-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Perpindahan yang membingungkan.
2 Bab 2.
3 Bab 3. Kau kira kau ini siapa?
4 Bab 4. Puas! baiklah, ayo kita mulai!
5 Bab 5. Permainan dari surga.
6 Bab 6
7 BAB 7. Seorang bos besar.
8 Bab 8. Goddess of war
9 Bab 9. Wanita yang Arogan sekali.
10 Bab 10. Dipermalukan atau mempermalukan?
11 Bab 11.
12 Bab 12. si nona palsu!
13 Bab 13. Umpan yang dimakan.
14 Bab 14.
15 Bab 15. Aku ingin ikut dengnamu
16 Bab 16. Ini adalah gayaku!
17 Bab 17. Ayo kita berlomba.
18 Bab 18. Kau memang wanita yang arogan!
19 Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan
20 Bab 20. Wanita yang mata duitan.
21 Bab 21. Jelaskan bagaimana caranya aku bisa melakukan hal seperti itu?
22 Bab 22. Dia hanya pura-pura pingsan.
23 Bab 23. Seorang dokter yang muda dan tampan
24 Bab 24. Orang yang bisa melakukan hal itu pastilah orang yang hebat sekali.
25 Bab 25. Dia harus membuat rencana.
26 Bab 26. Kalau tidak suka, tidak perlu memainkannya!
27 Bab 27. Premenstuasi sindrome
28 Bab 28. Luka di sekujur wajah.
29 Bab 29. Sesuatu yang menyusahkan.
30 Bab 30. Bayaranku sekarang sudah naik.
31 Bab 31. Wanita yang sedang mensturasi memang sedikit menyeramkan.
32 Bab 32. Adik kecil
33 Bab 33. Kecewa
34 Bab 34. Arabella! seumur hidupmu, kau tidak akan pernah menang dariku.
35 Bab 35. Aku memohon dengan sangat padamu.
36 Bab 35. Berikan aku sepuluh juta!
37 Bab 37. Tak akan rela memberikan sepeser uang pun untuknya.
38 Bab 38. Athena melakukan hal itu?
39 Bab 39. Jangan pernah menyentuhku!
40 Bab 40. Kalau kau mau kau boleh memilikinya.
41 Bab 41. Kedepannya aku akan mengikutimu!
42 Bab 42. Kau bilang tak akan pergi dariku.
43 Bab 43. Hanya memberikan sedikit pelajaran.
44 Bab 44. Aura dingin yang mencekam.
45 Bab 45. Aku punya cara mengetahui semuanya.
46 Bab 46. Apakah jika orangnya menjijikan, uangnya tidak?
47 Bab 47. Lalu menurutmu bagaimana hubungan kita selama ini?
48 Bab 48. Aku tak akan kalah darinya.
49 Bab 49. Kau mau ke mana?
50 Bab 50.
51 Bab 51. Permainan curang.
52 Bab 52. Dia curang!
53 Bab 53. Kau harus kembali memeriksanya
54 Bab 54. patahkan jarinya sekarang!
55 Bab 55. Memotong Lidahnya.
56 Bab 56. Apa kau yang melakukannya?
57 Bab 57. Maukah kau jadi pasanganku?
58 Bab 58.
59 Bab 59. seorang wanita.
60 Bab 60. kisah cinta yang lalu.
61 Bab 61. Pria ini adalah dokter nomor Satu!
62 bab 62. Mencari Adik Kecil.
63 Bab 63. Aku semakin kesal melihatmu!
64 Bab 64. kalau bukan karena dia kau tidak akan ...
65 Bab 65. Apa kau ingin langsung membunuhnya?
66 bab 66. Obat yang ampuh?
67 Bab 67. Menelan egonya sendiri
68 Bab 68
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Bab 1. Perpindahan yang membingungkan.
2
Bab 2.
3
Bab 3. Kau kira kau ini siapa?
4
Bab 4. Puas! baiklah, ayo kita mulai!
5
Bab 5. Permainan dari surga.
6
Bab 6
7
BAB 7. Seorang bos besar.
8
Bab 8. Goddess of war
9
Bab 9. Wanita yang Arogan sekali.
10
Bab 10. Dipermalukan atau mempermalukan?
11
Bab 11.
12
Bab 12. si nona palsu!
13
Bab 13. Umpan yang dimakan.
14
Bab 14.
15
Bab 15. Aku ingin ikut dengnamu
16
Bab 16. Ini adalah gayaku!
17
Bab 17. Ayo kita berlomba.
18
Bab 18. Kau memang wanita yang arogan!
19
Bab 19. Dia bukan wanita yang seperti kakak pikirkan
20
Bab 20. Wanita yang mata duitan.
21
Bab 21. Jelaskan bagaimana caranya aku bisa melakukan hal seperti itu?
22
Bab 22. Dia hanya pura-pura pingsan.
23
Bab 23. Seorang dokter yang muda dan tampan
24
Bab 24. Orang yang bisa melakukan hal itu pastilah orang yang hebat sekali.
25
Bab 25. Dia harus membuat rencana.
26
Bab 26. Kalau tidak suka, tidak perlu memainkannya!
27
Bab 27. Premenstuasi sindrome
28
Bab 28. Luka di sekujur wajah.
29
Bab 29. Sesuatu yang menyusahkan.
30
Bab 30. Bayaranku sekarang sudah naik.
31
Bab 31. Wanita yang sedang mensturasi memang sedikit menyeramkan.
32
Bab 32. Adik kecil
33
Bab 33. Kecewa
34
Bab 34. Arabella! seumur hidupmu, kau tidak akan pernah menang dariku.
35
Bab 35. Aku memohon dengan sangat padamu.
36
Bab 35. Berikan aku sepuluh juta!
37
Bab 37. Tak akan rela memberikan sepeser uang pun untuknya.
38
Bab 38. Athena melakukan hal itu?
39
Bab 39. Jangan pernah menyentuhku!
40
Bab 40. Kalau kau mau kau boleh memilikinya.
41
Bab 41. Kedepannya aku akan mengikutimu!
42
Bab 42. Kau bilang tak akan pergi dariku.
43
Bab 43. Hanya memberikan sedikit pelajaran.
44
Bab 44. Aura dingin yang mencekam.
45
Bab 45. Aku punya cara mengetahui semuanya.
46
Bab 46. Apakah jika orangnya menjijikan, uangnya tidak?
47
Bab 47. Lalu menurutmu bagaimana hubungan kita selama ini?
48
Bab 48. Aku tak akan kalah darinya.
49
Bab 49. Kau mau ke mana?
50
Bab 50.
51
Bab 51. Permainan curang.
52
Bab 52. Dia curang!
53
Bab 53. Kau harus kembali memeriksanya
54
Bab 54. patahkan jarinya sekarang!
55
Bab 55. Memotong Lidahnya.
56
Bab 56. Apa kau yang melakukannya?
57
Bab 57. Maukah kau jadi pasanganku?
58
Bab 58.
59
Bab 59. seorang wanita.
60
Bab 60. kisah cinta yang lalu.
61
Bab 61. Pria ini adalah dokter nomor Satu!
62
bab 62. Mencari Adik Kecil.
63
Bab 63. Aku semakin kesal melihatmu!
64
Bab 64. kalau bukan karena dia kau tidak akan ...
65
Bab 65. Apa kau ingin langsung membunuhnya?
66
bab 66. Obat yang ampuh?
67
Bab 67. Menelan egonya sendiri
68
Bab 68

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!