Episode 12

Beberapa menit berjalan akhirnya ia sampai di dekat sekolah. Tiba-tiba seseorang menepuk pundak Mitsuki dan itu ternyata

Katsugi dan Ayumi

"Kalian!!"

Ujar Mitsuki setelah melihat mereka berdua.

"Sepertinya kita akan sebangku lagi"

Jawab katsugi lalu merangkul pundak Mitsuki kemudian tersenyum lebawar .

"Ku pikir kau tidak akan sekolah di sini lagi" jawab Mitsuki

"Ayolah tidak mungkin aku melupakan semua memori indah bersama sahabatku"

Melihat dua sahabat itu Ayumi hanya bisa tersenyum, melihat keakraban mereka berdua.

"Dan mulai dari sekarang lembaran baru kita bertiga sebagai sahabat baru di mulai"

Ujar katsugi kemudian merangkul pundak kanami.

Dan mereka pun berjalan seiringan sampai akhirnya mereka harus berpisah karena katsugi harus mengisi beberapa surat pindah sekolah di kantor.

Ketika mereka berdua pun sampai di dalam kelas. Saat itu tidak ada satu pun orang lain kecuali Mitsuki dan Ayumi.

Karena semua orang sedang berada di tengah lapang seperti sedang membicarakan sesuatu.

"Sedang apa mereka?"

Ucap Ayumi yang bertanya saat

melihat Merka semua dari jendela.

"Entah! Mungkin ada hal yang menarik di bawah sana"

Jawab Mitsuki yang juga melihat kerumunan orang di bawah.

Beberapa menit kemudian bel sekolah pun berbunyi dan semua murid bergegas masuk ke dalam kelas masing-masing.

Tidak lama kemudian pak minamoto pun datang bersama katsugi yang berjalan di belakangnya.

"Baiklah karena kalian sudah mengenal katsugi cukup lama jadi tidak ada perkenalan nah katsugi silah kan duduk"

Ujar pak minamoto lalu memulai pelajaran.

Beberapa murid laki-laki dan perempuan ada yang melihat katsugi dengan wajah yang tidak suka.

Tapi katsugi memilih untuk tidak menghiraukannya.

Setelah duduk di dekat Mitsuki ia pun meminjam buku Mitsuki untuk menyusul perajalan.

Selama pelajaran tidak ada satu pun murid yang menganggu Mitsuki baik di depan dan di belakangnya.

Sampai akhirnya pelajaran pun selesai sama seperti sebelumnya tidak ada yang menganggu Mitsuki semua murid memilih untuk keluar kelas dan meninggalkan Mitsuki,katsugi, dan Ayumi.

"Apa mereka masih belum berhenti?" Tanya katsugi

"Apa yang kau maksud?"

Jawab Mitsuki yang berbalik bertanya.

"Kau itu terlalu baik dan juga pendiam, sekarang aku ada di sini bersamamu jangan ada rahasia di antara kita" Jawab katsugi.

Tidak lama kemudian beberapa teman mereka datang menghampiri

Kemudian salah satu dari mereka pun mulai berbicara.

"Yo!! Katsugi ku pikir kau tidak akan pernah kembali"

Ujarnya dengan wajah menyebalkan.

"Apa mau kalian?"

Tanya katsugi lalu berdiri.

"Katsugi apa kau tidak ingat mengapa kau di keluarkan dari sekolah? Jadi kenapa kau masih bersama sampah ini?"

Jawab anak itu.

Mendengar itu emosi katsugi melonjak dan hampir akan melayangkan pukulannya

ke muka anak itu tapi Mitsuki menghentikannya, Dan memilih untuk pergi menjauhi mereka.

"Maaf aku ingin berjalan sendiri dulu"

Ujar katsugi lalu mendahului mereka berdua.

Setelag katsugi tidak terlihat Ayumi pun mulai bertanya bagai mana katsugi bisa di keluarkan dari sekolah.

"Soal tadi apa maksud dari perkataan mereka?"

"Sebenarnya~~"

 --------------------------------------------

dua tahun yang lalu(kelas 7 smp)

Pada siang hari pas jam istirahat di belakang sekolah terlihat Mitsuki yang sedang di bully oleh teman sekelasnya dan anak kelas sebelah.

Dengan cara di tertawai dan di ejek mereka terus melakukan hal itu sampai salah satu dari mereka mengusulkan untuk melemparkan batu

Sebesar ibu jari ke arah Mitsuki. Dan kebetulan katsugi datang melihat sahabatnya di lempari batu sampai beberapa bagian kepalanya ada yang terluka.

Membuat katsugi naik darah dan langsung menghajar mereka yang mebully Mitsuki.

Meski katsugi hanya seorang diri dan mereka berdelapan tapi semuanya rata olehnya

Setelah selesai mengatasi anak-anak nakal itu iya pun menghampiri Mitsuki.

"Apa kau baik-baik saja?"

Tanya katsugi.

Tidak di sangka salah satu dari mereka bangun dan mengarahkan balok kayu berukuran besar ke arah kepala katsugi.

Tapi katsugi berhasil menangkap balok tersebut dan mematahkannya dengan satu kali pukulan.

Melihat itu mereka semua pun lari terbirit-birit.

Dan ke esokan harinya katsugi juga ayah nya di panggil untuk menyelesaikan masalah yang di perbuat katsugi.

Meski dewan guru lebih berpihak pada katsugi tapi para orang tau yang anak mereka di hajar katsugi terus mendesak guru-guru untuk mengeluarkan katsugi dari sekolah

"Kupikir saat itu paman arikawa akan marah tapi dia malah bangga"

Ujar Mitsuki yang duduk di basah pohon sekolah

"Kenapa paman bisa bangga dengan apa yang di lakukan katsugi?"

Tanya Ayumi

"Karena paman mengajarkan katsugi untuk selalu setiaan pada semua oran, di zaman sekarang orang seperti itu sudah jarang" jawab Mitsuki.

"Bagai mana kalau suatu saat katsugi mengkhianati untuk mendapatkan sesuatu dan untuk mencapai itu dia harus membunuh mu?" tanya Ayumi

"Untuk ku dia itu lebih dari seorang sahabat, melainkan seperti seorang kakak yang selalu melindungi adiknya, jika itu terjadi aku bersedia berkorban untuknya"

"Memangnya sejak kapan kalian saling mengenal?"

Tanya kanami dengan wajah seperti begitu penasaran dengan persahabatan Mitsuki dan katsugi.

"Sejak kami masih berumur satu bulan, aku sering di bawa ke rumahnya untuk bermain dan sebaliknya katsugi juga selalu datang ke rumah ku sampai akhirnya ibu katsugi meninggal" jawab Mitsuki

Lalu Tidak lama kemudian katsugi datang menghampiri mereka berdua, lalu duduk di dekat Mitsuki.

"Kelihatannya kalian sedang membicarakan hal yang serius?"

Tanya katsugi setelah duduk.

Ketika asik mengobrol, bel sekolah berbunyi tapi jam istirahat  masih ada lima belas  menit lagi.

Ternyata bel kali ini untuk memberitahu semua siswa untuk berkumpul di tengah lapang.

Ketika semuanya sudah berkumpul kepala sekolah kobaya kawa pun datang bersama pak minamoto.

"mungkin di antara kalian sudah ada yang tau kalau, tiga hari lagi  kita akan pergi berkemah, dan persiapkan semuanya dari sekarang"

Ujar kepala sekolah lalu pergi bersama pak minamoto.

Dan tidak lama kemudian bel pun kembali berbunyi lalu semua orang kembali masuk ke dalam kelasnya masing-masing.

Selama belajar tidak banyak yang terjadi sampai akhirnya jam sekolah pun berbunyi kembali.

Di tengah perjalanan pulang Ayumi Tiba-tiba mengajak mereka berdua untuk mempir sebentar membeli takoyaki.

Setelah membeli takoyaki, dan ketika mereka akan pergi tidak di sengaja Mitsuki menabrak seseorang dan berkemeja putih.

"Astaga!! Paman aku minta maaf"

Ujar Mitsuki dengan panik.

"Tidak masalah nanti aku akan menggantinya"

Jawab orang itu dan ternyata ia ada orang yang sama yang pernah bertemu dengan yujin, juga yang pernah berdiri di depan rumah Mitsuki di tengah malam.

"Sekali lagi saya minta maaf" ucap Mitsuki dengan rasa bersalah.

"sudah jangan di pikirkan, paman akan Mengganti takoyaki mu,"

Jawab orang itu lalu pergi dengan sedikit melihat ke arah katsugi

Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83 : The Mugen dimensi
84 pengumuman Hiatus
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83 : The Mugen dimensi
84
pengumuman Hiatus

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!