Beberapa menit berjalan akhirnya ia sampai di dekat sekolah. Tiba-tiba seseorang menepuk pundak Mitsuki dan itu ternyata
Katsugi dan Ayumi
"Kalian!!"
Ujar Mitsuki setelah melihat mereka berdua.
"Sepertinya kita akan sebangku lagi"
Jawab katsugi lalu merangkul pundak Mitsuki kemudian tersenyum lebawar .
"Ku pikir kau tidak akan sekolah di sini lagi" jawab Mitsuki
"Ayolah tidak mungkin aku melupakan semua memori indah bersama sahabatku"
Melihat dua sahabat itu Ayumi hanya bisa tersenyum, melihat keakraban mereka berdua.
"Dan mulai dari sekarang lembaran baru kita bertiga sebagai sahabat baru di mulai"
Ujar katsugi kemudian merangkul pundak kanami.
Dan mereka pun berjalan seiringan sampai akhirnya mereka harus berpisah karena katsugi harus mengisi beberapa surat pindah sekolah di kantor.
Ketika mereka berdua pun sampai di dalam kelas. Saat itu tidak ada satu pun orang lain kecuali Mitsuki dan Ayumi.
Karena semua orang sedang berada di tengah lapang seperti sedang membicarakan sesuatu.
"Sedang apa mereka?"
Ucap Ayumi yang bertanya saat
melihat Merka semua dari jendela.
"Entah! Mungkin ada hal yang menarik di bawah sana"
Jawab Mitsuki yang juga melihat kerumunan orang di bawah.
Beberapa menit kemudian bel sekolah pun berbunyi dan semua murid bergegas masuk ke dalam kelas masing-masing.
Tidak lama kemudian pak minamoto pun datang bersama katsugi yang berjalan di belakangnya.
"Baiklah karena kalian sudah mengenal katsugi cukup lama jadi tidak ada perkenalan nah katsugi silah kan duduk"
Ujar pak minamoto lalu memulai pelajaran.
Beberapa murid laki-laki dan perempuan ada yang melihat katsugi dengan wajah yang tidak suka.
Tapi katsugi memilih untuk tidak menghiraukannya.
Setelah duduk di dekat Mitsuki ia pun meminjam buku Mitsuki untuk menyusul perajalan.
Selama pelajaran tidak ada satu pun murid yang menganggu Mitsuki baik di depan dan di belakangnya.
Sampai akhirnya pelajaran pun selesai sama seperti sebelumnya tidak ada yang menganggu Mitsuki semua murid memilih untuk keluar kelas dan meninggalkan Mitsuki,katsugi, dan Ayumi.
"Apa mereka masih belum berhenti?" Tanya katsugi
"Apa yang kau maksud?"
Jawab Mitsuki yang berbalik bertanya.
"Kau itu terlalu baik dan juga pendiam, sekarang aku ada di sini bersamamu jangan ada rahasia di antara kita" Jawab katsugi.
Tidak lama kemudian beberapa teman mereka datang menghampiri
Kemudian salah satu dari mereka pun mulai berbicara.
"Yo!! Katsugi ku pikir kau tidak akan pernah kembali"
Ujarnya dengan wajah menyebalkan.
"Apa mau kalian?"
Tanya katsugi lalu berdiri.
"Katsugi apa kau tidak ingat mengapa kau di keluarkan dari sekolah? Jadi kenapa kau masih bersama sampah ini?"
Jawab anak itu.
Mendengar itu emosi katsugi melonjak dan hampir akan melayangkan pukulannya
ke muka anak itu tapi Mitsuki menghentikannya, Dan memilih untuk pergi menjauhi mereka.
"Maaf aku ingin berjalan sendiri dulu"
Ujar katsugi lalu mendahului mereka berdua.
Setelag katsugi tidak terlihat Ayumi pun mulai bertanya bagai mana katsugi bisa di keluarkan dari sekolah.
"Soal tadi apa maksud dari perkataan mereka?"
"Sebenarnya~~"
--------------------------------------------
dua tahun yang lalu(kelas 7 smp)
Pada siang hari pas jam istirahat di belakang sekolah terlihat Mitsuki yang sedang di bully oleh teman sekelasnya dan anak kelas sebelah.
Dengan cara di tertawai dan di ejek mereka terus melakukan hal itu sampai salah satu dari mereka mengusulkan untuk melemparkan batu
Sebesar ibu jari ke arah Mitsuki. Dan kebetulan katsugi datang melihat sahabatnya di lempari batu sampai beberapa bagian kepalanya ada yang terluka.
Membuat katsugi naik darah dan langsung menghajar mereka yang mebully Mitsuki.
Meski katsugi hanya seorang diri dan mereka berdelapan tapi semuanya rata olehnya
Setelah selesai mengatasi anak-anak nakal itu iya pun menghampiri Mitsuki.
"Apa kau baik-baik saja?"
Tanya katsugi.
Tidak di sangka salah satu dari mereka bangun dan mengarahkan balok kayu berukuran besar ke arah kepala katsugi.
Tapi katsugi berhasil menangkap balok tersebut dan mematahkannya dengan satu kali pukulan.
Melihat itu mereka semua pun lari terbirit-birit.
Dan ke esokan harinya katsugi juga ayah nya di panggil untuk menyelesaikan masalah yang di perbuat katsugi.
Meski dewan guru lebih berpihak pada katsugi tapi para orang tau yang anak mereka di hajar katsugi terus mendesak guru-guru untuk mengeluarkan katsugi dari sekolah
"Kupikir saat itu paman arikawa akan marah tapi dia malah bangga"
Ujar Mitsuki yang duduk di basah pohon sekolah
"Kenapa paman bisa bangga dengan apa yang di lakukan katsugi?"
Tanya Ayumi
"Karena paman mengajarkan katsugi untuk selalu setiaan pada semua oran, di zaman sekarang orang seperti itu sudah jarang" jawab Mitsuki.
"Bagai mana kalau suatu saat katsugi mengkhianati untuk mendapatkan sesuatu dan untuk mencapai itu dia harus membunuh mu?" tanya Ayumi
"Untuk ku dia itu lebih dari seorang sahabat, melainkan seperti seorang kakak yang selalu melindungi adiknya, jika itu terjadi aku bersedia berkorban untuknya"
"Memangnya sejak kapan kalian saling mengenal?"
Tanya kanami dengan wajah seperti begitu penasaran dengan persahabatan Mitsuki dan katsugi.
"Sejak kami masih berumur satu bulan, aku sering di bawa ke rumahnya untuk bermain dan sebaliknya katsugi juga selalu datang ke rumah ku sampai akhirnya ibu katsugi meninggal" jawab Mitsuki
Lalu Tidak lama kemudian katsugi datang menghampiri mereka berdua, lalu duduk di dekat Mitsuki.
"Kelihatannya kalian sedang membicarakan hal yang serius?"
Tanya katsugi setelah duduk.
Ketika asik mengobrol, bel sekolah berbunyi tapi jam istirahat masih ada lima belas menit lagi.
Ternyata bel kali ini untuk memberitahu semua siswa untuk berkumpul di tengah lapang.
Ketika semuanya sudah berkumpul kepala sekolah kobaya kawa pun datang bersama pak minamoto.
"mungkin di antara kalian sudah ada yang tau kalau, tiga hari lagi kita akan pergi berkemah, dan persiapkan semuanya dari sekarang"
Ujar kepala sekolah lalu pergi bersama pak minamoto.
Dan tidak lama kemudian bel pun kembali berbunyi lalu semua orang kembali masuk ke dalam kelasnya masing-masing.
Selama belajar tidak banyak yang terjadi sampai akhirnya jam sekolah pun berbunyi kembali.
Di tengah perjalanan pulang Ayumi Tiba-tiba mengajak mereka berdua untuk mempir sebentar membeli takoyaki.
Setelah membeli takoyaki, dan ketika mereka akan pergi tidak di sengaja Mitsuki menabrak seseorang dan berkemeja putih.
"Astaga!! Paman aku minta maaf"
Ujar Mitsuki dengan panik.
"Tidak masalah nanti aku akan menggantinya"
Jawab orang itu dan ternyata ia ada orang yang sama yang pernah bertemu dengan yujin, juga yang pernah berdiri di depan rumah Mitsuki di tengah malam.
"Sekali lagi saya minta maaf" ucap Mitsuki dengan rasa bersalah.
"sudah jangan di pikirkan, paman akan Mengganti takoyaki mu,"
Jawab orang itu lalu pergi dengan sedikit melihat ke arah katsugi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments