Sesaat kemudian telpon rumah berdering, Mitsuki pun berjalan dan menjawab orang yang menelpon ke rumah.
"Jika kau ingin ikut cepat bersiap" ucap Mitsuki setelah menutup telponnya dan berjalan dengan wajah datar naik ke kamarnya.
Yujin pun binggung mendengar dengan apa yang di katakan Mitsuki, karena penasaran ia pun segera menghabiskan sarapannya dan bergegas menyusul Mitsuki ke kamar.
Beberapa menit kemudian mereka berdua pun keluar lalu berjalan dan berhenti di halte bus.
Selama menunggu beberapa kali, Mitsuki melihat jam tangan yang ia pakai dan terlihat di jam menunjukkan pukul 9:45.
Tidak lama kemudian bus yang mereka tunggu sampai bergegas mereka berdua masuk.
Saat akan masuk supir bus tidak mengizinkan yujin karena iya sedang dalam bentuk rubah di tambah hewan tidak di bolehkan untuk masuk kedalam bus umum.
Tidak kehabisan akal, Mitsuki pun membisukan sesuatu kepada supir bus itu dan membuatnya membolehkan yujin untuk masuk.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di halte dekat Shinjuku-eki stasiun.
Mereka kembali berjalan, masuk ke dalam stasiun tersebut, di dalam tidak banyak orang yang ada di sana hanya beberapa saja.
Penasaran kenapa Mitsuki pergi ke stasiun kreta, yujin pun bertanya
"Ngomongin-ngomong untuk apa kita datang ke sini?"
Tanya yujin.
"Sebentar lagi kau akan mengetahuinya" jawab Mitsuki.
Di tengah percakapan itu tiba-tiba layar yang sedang menampilkan berita cuaca berganti menjadi berita dadakan.
"Maaf kami harus memotong semua siaran ini karena sebuah laporan baru saja kami terima, bahwa sebanyak seratus mayat di temukan dengan keadaan kepala terbelah, dan otaknya telah menghilang, juga organ dalam ikut menghilang, polisi menyangka bahwa ini perbuatan bembunuh brantai~~"
Ujar pembawa berita itu lalu terpotong oleh seseorang yang datang membisikkan sesuatu kepadanya.
"Baru saja kami kembali mendapatkan laporan bahwa lima puluh tujuh mayat dengan kondisi yang sama di temukan, Beberapa orang mengatakan bahwa semua ini berhubungan dengan video yang baru-baru ini vilar, kami sarankan untuk selalu berhati-hati dimanapun anda berada"
Lanjut si pembawa berita dan berita itu pun kembali menjadi tentang cuaca.
Karena penasaran Mitsuki pun mencoba untuk mencari tau tentang semua ini dan baru saja ia membuat akun media sosial nya banyak video yang menampilkan
Pertarungannya melawan iblis tadi malam.
"Bagai mana bisa"
ucap Mitsuki dengan wajah terkejut.
"Apa-apa? aku juga ingin melihtanya "
Jawab yujin dengan naik di pundak Mitsuki.
Ketika sibuk melihat-lihat beranda media sosial nya kereta yang di tunggu Mitsuki pun akhirnya sampai.
Saat pintu kereta terbuka, terluhta seorang perempuan berwasa bersama, anak perempuan cantik berjalan keluar.
Dan mereka adalah ibu dan adik perempuan Mitsuki yaitu marika, dengan tersenyum Mitsuki mengendong marika lalu menyapa sang ibu.
"Mitsuki!!"
Ujar Marika yang tersenyum saat di gendong oleh kakaknys itu.
"Dari kamu mendapatkan rubah lucu ini?"
Tanya sang ibu yang mengelus yujin.
"Aku mengadopsinya untuk menemani ku di rumah "
Jawab Mitsuki
Di perjalan pulang bayak mulut yang membicarakan tentang video yang sedang vilar itu.
Pada saat di dalam bus juga, beberapa orang yang di dalam juga membicarakan hal yang sama, sampai akhirnya mereka pun sampai di rumah.
"Oh yah, Mitsuki ibu akan pergi lagi besok karena alasan ibu pulang hanya untuk mengantar Marika, dia sangat ingin bersama mu"
Ujar sang ibu lalu pergi ke kamarnya.
Mendengar itu seketika Mitsuki menjadi kecewa akan perkataan ibunya itu.
Karena tidak ingin terlalu terbawa emosi ia pun membantu Marika ke kamarnya.
"Mariak, mungkin kau lelahkan. Sekarang tidur yah"
Cakap Mitsuki lalu menidurkan Marika.
Tidak butuh waktu lama Marika pun tertidur, Dengan berjalan perlahan ia keluar dari dalam kamar
Dengan di ikuti yujin mereka pun berjalan menuju ruang tamu. ketika itu mereka berdua tidak mengucapkan sepatah kata pun
Sampai akhirnya Mitsuki mengajak yujin ke suatu tempat.
"Di sini membuat ku sakit kepala, lebih baik kita keluar mencari udara segar"
Ujar Mitsuki lalu berjalan keluar
Beberapa menit berjalan mereka sampai di sebuah taman dekat rumah, Lalu mereka duduk di sebuah bangku di bawah pohon yang rindang.
Dengan mata yang terpejam menikmati sejuknya udara.
Ketika itu tiba-tiba Ayumi datang menyapa lalu duduk di dekat, begitu dekat dengan Mitsuki dan tampa di sengaja dirinya telah menduduki ekor yujin.
Sontak yujin pun melompat ke atas kepala Mitsuki, membuta Ayumi terkejut dengan hal itu.
"Sedang apa di sini?"
Tanya Ayumi yang begitu dekat dengan Mitsuki.
Wajah Mitsuki terlihat mulia memerah dan ia juga mulai gugup karena baru pertama kali, ada perempuan sedekat itu dengannya.
"Gawat!! Di terlalu dekat!" batin Mitsuki
"Eng... A-aku, sedang me-mencari udara segar?"
Jawab Mitsuki yang terbata-bata.
"Memang hari ini, udaranya sangat segar" ucap Ayumi.
"Ya-yah...."
Sahut Mitsuki.
Ketika akan menurunkan yujin yang ada di atas kepalanya tiba-tiba Ayumi mengambil yujin dengan cepat.
Dengan tangan lembutnya ia mengelus yujin dan itu membuat dirinya menjadi mengantuk lalu tertidur.
"Rubah mu lucu, siapa namanya?"
Tanya kanami dengan wajah senang saat mengelus yujin.
Tapi Mitsuki tidak menjawabnya karena terlalu gugup, baru pertama kali Mitsuki berbicara dengan perempuan sedekat itu.
Tampa ia sadari, ayumi sedikit meraba telapak tangan Mitsuki, seketika ia terkejut karena.
"Astaga!! Kenapa telapak tangan mu kasar sekali?"
Tanya ayumi dan itu membuat Mitsuki tersadar dari lamunan nya.
" aku juga tidak tau"
Jawab Mitsuki dengan melihat telapak tangannya.
"Itu hanya dampak dari lonjakan aura kemarin malam"
Batin yujin dengan kedua mata yang terpejam.
Tidak lama kemudian seseorang duduk di dekat Mitsuki, Dan saat ia melihat ke arahnya ternyata itu adalah.
"Katsugi!!"
Ujar Mitsuki dengan eksperi senang bercampur terkejut.
"Yo, sudah cukup lama"
Jawab katsugi dengan tersenyum tipis.
"Kau!!"
Ujar katsugi dan Ayumi secara bersamaan.
"Apa kalian saling mengenal?"
Tanya Mitsuki kepada mereka berdua
"Kemarin malam keluarganya datang ke rumah ku" jawab katsugi.
"Maaf yah atas kelakuan ayah dan ibu ku"
Jawab kanami dengan sedikit malu.
"Tidak apa-apa, Mitsuki apa ayah mu sudah kembali?"
Tanya katsugi setelah menjawab perkataan Ayumi.
"Belum" jawab Mitsuki.
"Oh!! Kalo begitu kita kerumah ku, lagi pun ayah ku ingin bertemu dengan mu, dan Ayumi apa kau ingin ikut?"
Ucap ktsugi setelah berdiri.
Lalu ia pun berjalan dengan di ikuti Mitsuki dan Ayumi
Sepanjang jalan banyak hal yang mereka bedua bicarakan sedangkan kanami ia hanya mengendong yujin tapi sesekali ia bertanya atau menjawab saat di tanya.
Ketika sudah sampai di dalam mereka tidak melihat siapapun.
"Kemana ayah mu?"
Tanya kanami setelah melihat tidak ada siapa-siapa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
angin putingbeliau
ha?
2022-12-20
0
Devina Febriyana
Episode 7.
👍7.
Komentar 1 s/d 9
2022-07-06
0
Devina Febriyana
yataro.(Y)
2022-07-06
0