"Kukira kemana!?, ternyata ada di sini!?" ucap Mitsuki setelah melihat yujin.
Kemudian yujin pun turun dan mereka pun berjalan pulang bersama di bawah satu payung.
Saat mereka hampir sampai hujan pun berhenti dan cahaya matahari kembali muncul.
Tidak sengaja dari arah belakang mereka berpapasan dengan itazuya dan keitaro karena mereka berdua
sudah melihat Mitsuki jadi apa lagi kalo bukan mengganggnya.
"Yo Mitsuki!! Habis dari mana?"
Tanya itazuya yang berjalan menghampiri dari belakang.
Tapi Mitsuki tidak merespon hal itu ia hanya terdiam.
"Apa kau habis pulang belanja? Kelihatannya begitu mari aku bantu membawakan kantong belanjaannya"
Lanjut itazuya dengan mengambil paksa belanjaan itu.
Melihat itu yujin tidak tinggal dimana saja, dengan wajah garang ia langsung melompat dan mengigit tangan itazuya.
Sontak aizawa pun menjatuhkan belanjaan itu dan merasakan sakit di pergelangan tangannya.
"Dasar rubah sialan"
Ujar itazuya yang akan membalas
Akan tetapi niatnya itu terhenti saat melihat wajah yujin yang garang, dan mereka pun memilih untuk kabur dari sana.
Setelah mereka berdua pergi Mitsuki pun mulai mengambil satu persatu barang belanjaan nya yang jatuh dan memasukkannya kembali ke dalam kantong.
"Kelihatannya mereka sangat tidak menyukai tuan, apa mereka musuh mu?"
Tanya yujin
"Mereka hanya teman ku yang sedang tidak punya kerjaan, jadi biarkan saja mereka"
Jawab Mitsuki kemudian kembali berjalan setelah mengambil belanjaannya yang jatuh.
Sesampai dirumah, Mitsuki langsung pergi ke dapur untuk menyimpan belanjaannya. Setelah itu ia pun pergi mandi.
Beberapa menit mandi ia pun selesai kemudian, Mitsuki pergi ke kamar Marika untuk memastikan kau adiknya itu masih tidur.
Baru saja membuka pintu, Marika sudah berdiri dengan tersenyum, kemudian Mitsuki pun mengendong Marika turun ke bawah.
Lalu mendudukkan Marika di sofa sementara dirinya pergi keluar, Melihat kesana- kemarin seperti sedang menunggu seseorang.
"Padahal ini sudah hampir malam tapi ibu masih belum pulang apa dia ingat dengan anaknya sendiri?"
Ujar Mitsuki lalu kembali masuk ke dalam.
"Marika apa kau lapar?"
Tanya Mitsuki.
Dan Marika hanya menganggukkan kepalanya. Lalu ia pun pergi ke dapur untuk menyiapkan beberapa jenis makan malam.
Setelah selesai, Mitsuki pun menyuapi Marika sedangkan yujin sibuk dengan sushi Inari (sushi kulit tahu)
Tidak terasa waktu telah berjalan begitu cepat, dan hari telah berganti malam, tapi sang ibu masih belum pulang.
Karena khawatir Mitsuki pun menelpon akan tetapi telponnya sedang sibuk.
Melihat jam yang telah menunjukkan pukul 11:27 karena masih kepikiran dengan sang ibu, Mitsuki pun kembali menelpon.
Dan akhirnya sang ibu mengangkat telponnya.
"Halo!! kapan ibu akan pulang?" tanya Mitsuki.
"Sayang kau tidur saja duluan ibu akan pulang agak telat malam ini. Sudah dulu yah investor ibu sudah datang "
Jawab sang ibu lalu menutup telponnya.
Dengan menghela nafas panjang ia pun kembali menghampiri Marika dan yujin.
"Baiklah ini sudah malam, Marika mari tidur"
Ujar Mitsuki lalu mengendong Marika menuju kamar.
Beberapa menit kemudian Marika pun tertidur dan ia pun kembali ke bawah.
Sementara itu di tengah hutan para iblis kembali muncul dari dalam tanah karena sinar matahari telah menghilang.
Satu persatu para iblis itu langsung pergi ke kota untuk mencari mangsa. Sedangkan agraris,polaris, dan ayaris mereka tidak pergi kemana-mana.
Mereka bertiga hanya berkeliaran di sekitar peti yang mengurung akuma
"Tuan apa kami harus membuka paksa peti ini?"
Tanya agraris.
"Tidak perlu semua hanya masalah waktu saja, dan sampai akhirnya nanti aku akan terbebas"
Jawab akuma lalu salah satu matanya dengan warna merah darah terlihat mengintip dari lubang kecil yang ada di peti itu.
Ketika itu tidak ada satu pun dari mereka yang berani menatap mata akuma dan mereka bertiga hanya bisa tertunduk.
"Permainan ini baru saja di mulai"
Lanjut akuma lalu aura hitam yang sangat kuat keluar dari dalam peti
dan membuat beberapa bagian tubuh agraris juga yang lain, hancur akibat menahan tekanan dari kekuatan akuma.
Untungnya mereka memiliki kemampuan regenerasi yang cepat, jadi tidak butuh waktu lama dan bagian tubuh yang hancur bisa kembali seperti semula.
Dan di sisi lain Mitsuki bersiap untuk pergi tapi ia masih bingung harus pergi atau tidak.
Karena jika ia pergi maka siapa yang akan menjaga Marika tapi tidak ia harus tetap pergi.
Beberapa saat berpikir ia pun memilih untuk perg, Sebelum pergi terlebih dulu ia mengunci semua jalan masuk berserta jendela untuk menjaga keamanan Marika.
Setelah semuanya terkunci ia pun pergi, Baru saja keluar dari rumah bau yang sangat busuk pun tercium.
Dan itu tandanya ada iblis di sekitar mereka. Dengan cepat Mitsuki dan yujin berlari mengikuti asal dari bau tersebut.
Sampai akhirnya mereka sampai di depan tempat yang tidak sepantasnya di masuki olehnya yaitu tempat pelacur tapi mau bagai mana lagi.
Sebelum masuk Mitsuki pun memkaia topengnya dan ia pun kembali memakai baju yang sama seperti waktu itu.
Lalu ia melepaskan kalung yang ada di lehernya setelah di lepas kalung tersebut kembali menjadi pedang asli.
"Bukannya ini tempat.."
Ujar yujin tapi ia tidak ingin menyebutkan nama tempatnya.
"Mau bagai mana lagi"
Jawab Mitsuki lalu masuk terlebih dulu.
"Memangnya tempat apa ini?" tanya yujin lalu kembali menjadi sebuah cincin.
"Kau pun akan tau setelah berada di dalam" jawab Mitsuki.
Setelah masuk mereka tidak melihat siapapun di dalam hanya ada banyak darah yang berceceran di mana-mana.
Dengan perlahan mereka berjalan karena bau busuknya semakin kuat.
Ketika mereka sampai di depan ruang utama.
Terlihat seorang iblis yang sedang memakan payudara dari korban perempuannya, sedangkan untuk korban pria ia hanya memakan bagian *********** saja.
Tidak ingin melakukan hal yang gegabah mereka berdua pun hanya bisa bersembunyi dan melihat iblis itu memakan korbannya dengan rakus.
Seperti sebelumnya, mereka kembali ketahuan dan iblis itu pun melemparkan kepala korban perempuannya ke arah Mitsuki.
"Ternyata kau! sudah mendengar tentang dirimu, meski begitu jangan berpikir akan mudah untuk mengalahkan ku"
Jawab iblis itu lalu beberapa bayangan dirinya muncul.
"Hati-hati!! Dia memiliki kemampuan menggandakan diri"
Sahut yujin.
Tampa menunggu lagi Mitsuki bergegas menyerang agar semua ini cepat selesai karena dirinya mengkhawatirkan Marika.
Tapi setiap kali ia berhasil menebas kepala iblis itu pasti yang ia tebas hanyalah bayangannya saja.
Dan tampa di sadari setiap kalian, Mitsuki menebasnya, bayangan iblis itu semakin banyak saja.
"Mata ku yang bermasalah atau memang bayangannya semakin banyak?"
Ucap Mitsuki yang terkejut melihat jumlah bayangan yang di keluarkan iblis itu.
"Tuan di belakang mu!!"
Teriak yujin
Tapi Mitsuki terlambat merespon dan akhirnya tangan iblis itu berhasil menembus perutnya dan Mitsuki pun tersungkur setelag iblis itu mencabut tangannya
"Arghh.. Uhuk.. Uhuk.. Astaga"
Beberapa kali Mitsuki memuntahkan darah.
Tidak lama kemudian ia pun bangun dan lubang di perutnha sudah tertutup, melihat kemampuan regenerasi yang cepat membuat iblis itu semakin tertantang untuk membunuh Mitsuki.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments