Episode 6

"Teknik!! Penakluk iblis!! Bintang penghakiman"

Tidak lama kemudian sebuah simbol bintang yang sangat besar muncul di bawah kaki iblis itu, membuatnya tidak dapat bergerak

seketika saja  Dalam pengelihatan iblis tersebut, sosok patung dewa susanoo yang sangat besar muncul.

Beberapa kali ia di injak-injak sampai seluruh tubuhnya hancur tak berbentuk.

Tidak lama kemudian patung raksasa itu pun menghilang dan di ganti dengan ribuan pedang tiba-tiba muncul menghujani nya.

Tapi dalam kenyataannya tidak ada hujan pedang atau pun patung dewa susanoo

bahkan Mitsuki Tidak melakukan apa-apa ia hanya berdiri di depan iblis itu yang sedang tersiksa akan pengelihatannya.

Di dalam pengelihatan iblis tersebut iya terus saja di hujani pedang sampai tubuhnya kembali  hancur sampai.

Ketika tubuhnya kembali seperti semulai dan iya kembali di hujani pedang di tambah terus di injak-injak.

Jika Mitsuki tidak menghentikan tekniknya maka hal yang sama akan terus menerus terulang.

Tampa Mitsuki dan yujin sadari, orang yang tadi mereka selamat ke telah sadarkan diri dan iya terlihat sedang merekam kejadian di depan matanya itu. 

Saat Mitsuki akan memenggal kepala iblis itu, tiba-tiba saja dari arah atas gedung sebuah tombak melesat ke arahnya, tapi untungnya ia berhasil menghindar.

Tombak itu menancap tepat di dalam simbol bintang tersebut dan membuat teknik yang di gunakan Mitsuki menghilang

Dan iblis itu pun perlahan sadar dari dalam ilusinya,walau iya terlihat masih terguncang dengan apa yang di lihatnga tadi.

Dan ternyata yang melemparkan tombak itu adalah Ghoul yang tadi menemui akuma dan para iblis bulan sabit akhir, berdiri di atas dahan pohon lalu melompat ke bawah.

"Tadi aku merasakan lonjakan aura yang sangat besar, ternyata dari sini"

Ujar Ghoul setelah bertepuk tangan. 

Dan tombak yang menancap itu berubah menjadi butiran kelopak bunga mawar, Seketika ia menghilang lalu muncul di dekat iblis itu.

"Pantasa saja kau mudah membuatnya terjebak dalam ilusi mu, iblis ini adalah tingkat bulan baru, yang paling rendah"

Lanjut sosok itu lalu membantu iblis itu untuk bangun.

"Siapa kau?"

Tanya Mitsuki dengan menunjuk nya dengan pedang.

"Aku adalah jelmaan bintang di langit panggil saja  Ghoul"

"Aku masih penasaran dengan penakluk iblis baru kita ini"

Lanjut Ghoul lalu menjentikkan jarinya dan tiga topeng dengan ekspresi wajah sedih, marah, dan senang.

Setelah memilih, iya pun mengambil topeng dengan wajah sedih dan  memakaikannya di wajah iblis tersebut.

Seketika tubuh iblis itu terlihat  menjadi tidak terkendali akibat dirasuki kekuatan besar dari topeng yang di pakaikan secara paksa itu.

"Nah nikmati permainannya, aku beritahu kalian, cara melepaskan topeng ini selain oleh diriku kalian cuman tinggal mencabut jiwa Iblis ini agar topeng ku tidak mempunyai dudukan untuk terikat dengannya, selamat bermain"

Ujar Ghoul Lalu ia menghilang.

Karena tubuh iblis itu tidak dapat menampung kekuatan yang sangat besar, hal tersebut membuat tubuhnya bermutasi menjadi

Sangat tidak jelas di mana tangan dan di mana kaki.

"A-apa yang terjadi?"

tanya Mitsuki yang terkejut melihat kejadian tersebut.

"Sepertinya topeng itu dapat memberikan kekuatan yang besar tapi karena tubuhnya tidak bisa menampungnya iya menjadi seperti itu"

Sahut yujin

"Kalau begitu kita haru bersiap"

Lanjut yujin lalu merubah wujudnya menjadi siluman rubah.

"Aku akan memancing perhatiannya, jika ada kesempatan segera penggal kepalanya" 

Lanjutnya

Lalu iya pun berlari mengelilingi iblis itu sambil menempelkan kertas dengan sebuah simbol di tubuh iblis tersebut.

Setelah semuanya di letakkan pada tempatnya yujin pun berhenti berlari. Lalu iya pun mengucapkan satu kalian yang membuat kertas-kertas itu menjadi aktif.

"Meledak!!"

Tiba-tiba saja kertas-kertas itu meledak membaut tubuh iblis itu sebagian hancur tapi kemampuan regenerasinya menjadi sangat cepat.

Hanya memebutuhian waktu kurang dari lima belas detik tuhubnya telah kembali seperti semula.

iblis itu menyemburkan cairan berwarna hitam dari kedua mata nya tapi untung nya mereka berdua berhasil menghindarinya.

Tidak di sangaka tembok yang terkena cairan aneh itu menjadi meleleh seperti lilin yang terbakar.

Bukan hanya itu beberapa hewan kecil seperti tikus ikut melepuh.

"Kita harus cepat melepaskan topeng itu"

Ujar yujin yang terlihat tegang.

"Kalau begitu aku akan mencabut jiwanya, sebelum itu kita harus melumpuhkannya dulu" jawab yujin.

Kemudian Mereka pun berpencar, sama seperti sebelumnya yujin kembali menempelkan kertas peledaknya

Ketika semua kertasnya sudah siap, iya pun meledakkan semua kertas tersebut

"sekagang!!"

Teriak yukin

"Teknik penakluk iblis!! Tebasan permukaan air!!" teriak Mitsuki yang berhasil memotong setengah tubuh iblis itu

Mekis begitu mereka harus segera mencabut jiwa iblis itu dalam waktu lima belas detik setelah itu tubuhnya akan kembali pulih.

Bergegas yujin berlari dan berdiri di depan iblis itu, terlihat di telapak tangannya sebuah simbol aneh.

"Teknik aura siluman!! Telapak dewa kematian" lalu melemparkan telapak tangannya di kepala iblis itu.

Perlahan yujin menarik tangannya meski terlihat kesusahan, terlihat jiwa iblis itu yang perlahan tertarik keluar.

Sementara itu Mitsuki membantu untuk memperlambat penyembuhan iblis itu dengan cara memotong-motong tubuhnya.

"Ayolah keluar!!!" teriak yujin yang sekuat tenaga menarik jiwa iblis itu.

Karena yujin tidak kuat menariknya sendiri, Mitsuki pun membantu yujin untuk menarik jiwa iblis itu.

Sampai di detik-detik terakhir, jiwanua berhasil di tarik keluar dan bergegas Mitsuki pun menebas jiwa itu.

Benar saja topengnya terlepas dengan sendiri lalu menghilang kembali kepada pemiliknya.

.......................

"Sayang sekali"

Ujar sosok misterius itu setelah mendapatkan topengnya kembali.

......................

"Akhirnya, mari pulang" ucap Mitsuki yang berjalan mendahului yujin.

Saat itu juga video yang orang itu rekam langsung iya unggah ke media sosial.

Dalam hitungan jam video itu langsung vilar dan banyak akun-akun seperti YouTube, instagram, dan  Facebook yang mengunggahnya kembali, Bahkan beberapa siaran TV juga ada yang membahasnya...

Sesampainya di rumah, Mitsuki Lalu melepaskan topeng yang ia pakai dan baju itu menghilang dengan cara terbakar oleh api.

Juga pedangnya kembali menjadi sebuah kalung lalu ia pun memakainya.

Dengan wajah yang masih mengantuk Mitsuki berjalan menaiki tangga dengan di ikuti yujin dalam sebntuk ruabahnya.

Bergegas ia langsung berbaring dan pergi tidur, sementara yujin keluar melalui jendela kamar dan duduk atap rumah sambil memandangi bulan. .......

pagi pun tiba dan saat itu yujin telah bangun, mencium aroma yang sang enak iya langsung bangun dan berjala keluar kama.

dengan mata yang setengah terbuka iya berjalan menuruni tangga ke lantai bawah.

"Baiklah, saatnya sarapan!"

Ujar yujin yang duduk di meja makan dengan wajah yang masih kusut dan rambut yang berantakan.

Ketika ia akan mulai sarapan, tiba-tiba Mitsuki mengambil sarapan yujin dan bertaka.

"Cuci muka mu dulu dan sika gigimu baru boleh sarapan" ucap Mitsuki yang mengambil sarapan yujin

"Astaga"

Jawab yujin lalu pergi ke kamar mandi.

Dan Kembali wajahnya kembali terluhta lebih baik dari sebelumnya, meski rambutnya masih berantakan.

Mitsuki yang duduk di depannya melihat yujin yang sedang sarapan pun menanyakan sesuatu.

"yujin! Aku ingin menanyakan sesuatu" 

Ujar Mitsuki dengan wajah yang serius.

"Yah, apa katakanlah"

Jawab yujin dengan mulut yang penuh makanan.

"Apa yang aku lakukan ini benar atau salah?" tanya Mitsuki kepada yujin.

Mendengar itu, yujin pun berhenti makan dan mulai terlihat serius menanggapi pertanyaan dari Mitsuki

"Benar atau salah tergantung pada sudut pandang tuan, aku tidak memaksamu untuk melakukan semua ini, awalnya aku juga tidak ingin melakukannya" jawab yujin.

"Tapi pada suatu hari"

Flashback....

semua keluarga ku terbunuh oleh para iblis, saat itu aku tidak dapat melakukan apapun karena umurku masih lima puluh tahun atau dalam dunia manusia aku masih berumur tiga tahun.

selain menangis dan melihat keluarga ku di bunuh satu-persatu begitu saja.

Teriakan dari keluarga ku yang terbunuh sampai sekarang masih terdengar begitu jelas di telinga ku.

Kukira waktu itu aku akan mati tapi kakek tua itu datang dan menyelanatkan ku, dia membawa ku dan merapat ku, sampai akhirnya kami membuat perjanjian.

Dan kini karena dia sudah tiada perjanjian kami pun udah selesai, dia sudah ku anggap seperti ayah, ibu, dan kakak ku sendiri .

And Flashback........

"Mungkin tuan masih mengira kalau apa yang tuan lakukan adalah hal yang konyol dan juga tak masuk akal, tapi suatu saat nanti, taun akan memetik hasil dari semua ini" lanjut yujin lalu melanjutkan sarapannya.

Sesaat kemudian telpon rumah berdering, Mitsuki pun berjalan dan menjawab orang yang menelpon ke rumah.

Terpopuler

Comments

Devina Febriyana

Devina Febriyana

Episode 6.

👍14.

Komentar 1 s/d 14😀

2022-07-04

0

Devina Febriyana

Devina Febriyana

sengakan(menyangka)🤔

2022-07-04

0

Devina Febriyana

Devina Febriyana

buta(buat)

2022-07-04

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83 : The Mugen dimensi
84 pengumuman Hiatus
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83 : The Mugen dimensi
84
pengumuman Hiatus

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!