Zou Chen pergi ke restoran yang hanya berjarak lima ratus meter dari kantor Zou Company. Cacing di perutnya sudah berulah, karena sejak pagi dia belum mengisi perutnya dengan asupan makanan. Walau hari sudah tidak bisa dikatakan pagi, Zou Chen memesan makanan yang biasa di makan waktu sarapan.
“Bukannya kamu pria yang semalam?” sapa Yu Xi yang begitu saja duduk di depan Zou Chen.
Zou Chen hanya sesaat melirik ke arah Yu Xi, kemudian dia mengacuhkan keberadaan wanita, yang di masa lalu pernah mencampakkan dirinya.
Yu Xi yang diacuhkan justru semakin tertarik dengan pria di depannya. Seumur hidupnya belum sekalipun dia pernah diacuhkan oleh seorang pria, tapi pria di depannya terus saja acuh dengan keberadaannya sejak pertemuan pertama mereka.
“Apa kamu sedang menunggu seseorang?”
Yu Xi menduga Zou Chen sedang menunggu seseorang, dan dia mengira kalau orang yang ditunggu pria di depannya adalah Ling Meilin.
Memandang ke segala arah untuk menemukan keberadaan Ling Meilin, tapi Yu Xi tidak menemukan keberadaan wanita itu.
“Sepertinya kamu tidak sedang menunggu seseorang! Kalau begitu, bagaimana kalau aku menemanimu makan? Makan seorang diri akan mengurangi cita rasa makanan, lebih baik menikmati makanan berdua denganku!” ujar Yu Xi sambil menunjukkan senyuman manisnya, kemudian dia memesan makanan dan minuman pada pelayan.
Sambil menunggu makanan dan minuman pesanannya, Yu Xi terus mengajak Zou Chen mengobrol, tapi pria di depannya itu masih diam dan acuh dengan keberadaannya, seolah keberadaannya tidak terlihat olehnya.
Namun Yu Xi tidak peduli dengan semua itu, dia terus menggoda Zou Chen, walau tetap diabaikan. ‘Jangan panggil aku wanita penakluk sejuta pria, kalau aku tidak bisa menaklukkan pria ini!’ ujar Yu Xi membatin.
Zou Chen yang tahu wanita di depannya terus mencoba menggoda dirinya, dia tetap menunjukkan ketenangannya dan mempertahankan sikap acuhnya, dan yang jelas dia tidak pernah menganggap keberadaan wanita itu.
Apapun yang dilakukan Yu Xi, walau dapat melihatnya dengan jelas, bagi Zou Chen yang dia lihat hanyalah sebuah ilusi yang tidak nyata.
Dengan ekspresi datar di wajahnya, Zou Chen menikmati makanan pesanannya yang baru disajikan pelayan restoran di atas mejanya. Sedangkan Yu Xi, dia juga melakukan apa yang sedang dilakukan pria di depannya, tapi bedanya dia terus menunjukkan senyumannya.
Dari kejauhan, seorang pria geram dengan Zou Chen yang terus mengabaikan Yu Xi. “Pria sombong, Beraninya mengacuhkan wanitaku! Awas saja, aku pasti membuatmu menyesal karena melakukan itu padanya!” gumam pelan pria yang menggunakan topi dan kaca mata hitam, untuk menyamarkan identitasnya.
°°°
“Lain kali, aku pasti kembali datang untuk menemanimu makan!” ujar Yu Xi yang pergi meninggalkan Zou Chen setelah seseorang menghubunginya untuk membahas sebuah pekerjaan.
Sementara di sisi Zou Chen, dia merasa lega setelah wanita berisik seperti Yu Xi pergi meninggalkannya. “Entah kenapa aku merasa sangat beruntung, karena wanita itu bukan lagi tunanganku,” ujar Zou Chen begitu Yu Xi menghilang dari pandangannya.
Selesai dengan urusan perut, Zou Chen ingin pulang ke mansion dan bersiap pergi ke universitas, tapi saat ingin bangkit dari tempat duduknya, dia dibuat tertarik dengan berita yang sedang tayang di salah satu TV restoran. Berita itu menayangkan hubungan mesra dua perusahaan besar, Ling Company dan Zou Company.
Di berita juga disebutkan kalau kedua perusahaan raksasa itu sedang menggarap proyek besar, yang keberadaannya sanggup mengguncang dunia, dan membuat kelimpungan seluruh lawan bisnis mereka. ‘Ling Jun itu, mulutnya dipenuhi perkataan besar, tapi itu bagus, setidaknya aku punya rencana besar yang sanggup mewujudkan semua yang dia katakan kepada para wartawan’ Zou Chen membatin setelah tahu sumber berita itu berasal dari Ling Jun.
“Semua itu akan aku wujudkan, tapi sayangnya Ling Company akan berada di sisi yang berlainan denganku saat semua itu terwujud,” gumam pelan Zou Chen, sambil bangkit dari tempat duduk, dan pergi meninggalkan restoran.
Zou Chen langsung saja pulang ke mansion dan bersiap pergi ke universitas seperti hari sebelumnya. Sedangkan di Zou Company setelah kepulangan Ling Jun, pesta yang sesungguhnya segera dimulai.
Pesta meriah diantara petinggi dan para karyawan Zou Company berlangsung meriah, apalagi setelah kedatangan Lee Zhou dan Bella.
Saat ini tidak orang pilar penting Zou Company telah berkumpul, dan bersiap menjatuhkan seluruh lawan yang menentang kekuasaan perusahaan mereka.
Karena di mansion hanya ada para pelayan dan penjaga, Zou Chen tidak berlama-lama di mansion. Dia langsung pergi setelah berganti pakaian, dan membawa perlengkapan kuliahnya.
Jika tidak sedang menyembunyikan identitas aslinya, Zou Chen dengan senang hati menggunakan salah satu mobilnya pergi ke universitas, tapi dia masih ingin menyembunyikan identitas, dan pada akhirnya dia kembali pergi ke universitas dengan menggunakan kendaraan umum.
“Kenapa gerbang masih terkunci? Apa aku datang terlalu cepat?” ujar Zou Chen mendapati gerbang masuk universitas yang masih terkunci, padahal sepuluh menit lagi jam pertama akan dimulai.
“Atau mungkin hari ini libur, dan aku tidak mengetahuinya?” Zou Chen terlihat bingung dengan situasi yang dihadapinya, kalaupun libur, seharusnya ada pengumuman sejak kemarin.
Seseorang tiba-tiba menepuk punggung Zou Chen dari belakang. “Kakak, universitas hari ini diliburkan, karena ada salah satu dosen yang terlibat kasus kekerasan pada salah satu mahasiswanya. Itu di dalam juga sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian,” ujar Ling Meilin, orang yang baru menepuk punggung Zou Chen.
Zou Chen menoleh, dan memandang Ling Meilin di sebelahnya. Terlihat kerutan di keningnya setelah dia tidak bisa merasakan keberadaan adiknya, yang tiba-tiba menepuk punggung dan muncul di sebelahnya.
“Sejak kapan kamu di sini? Kenapa aku tidak bisa merasakan kehadiranmu?” Tidak ingin basa basi, Zou Chen langsung menanyakan apa yang ingin dia ketahui.
“Kakak, adik kecilmu ini sudah menjadi ahli beladiri. Aku juga sudah mempelajari teknik khusus milik kakek, yang salah satu kegunaannya adalah untuk menyembunyikan hawa keberadaan,” saut Ling Meilin sambil tersenyum manis.
Zou Chen menganggukkan kepalanya. “Teknik beladiri kuno milik kakek sangat sulit di pelajari, itu yang aku dengar dari Paman Gao, tapi melihatmu dapat menguasai salah satu teknik milik kakek, aku sepertinya harus belajar lebih giat lagi,” ujar Zou Chen.
“Kalau Kakak Chen mau, aku bisa mengajarkan teknik yang baru aku gunakan pada Kakak! Bagaimanapun juga darah keluarga Ling mengalir di tubuh Kakak, jadi tidak apa bagiku mengajarkan teknik ini pada Kakak,” ujar Ling Meilin yang tidak keberatan mengajari Zou Chen teknik yang baru dia gunakan.
“Kita akan membahas itu lain kali! Mereka datang, dan pandangannya padaku sangat tidak bersahabat!” Zou Chen menyuruh Ling Meilin melihat kearah pengawalnya yang berjalan mendekat ke arahnya.
Ling Meilin terlihat kesal dengan pengawal kiriman ayahnya, yang membuat dirinya tidak bisa menghabiskan banyak waktu bersama Zou Chen.
“Aku akan meminta Mommy menyuruh Daddy menarik seluruh pengawal yang dia kirim!” Ling Meilin semakin kesal, saat melihat pengawalnya memberikan tatapan sinis pada Zou Chen.
BUGH...
Dia memukul perut pengawalnya yang berdiri di bagian paling depan. “Jangan menatapnya seperti itu kalau tidak ingin aku mencongkel kedua mata kalian!” ujarnya, kemudian dia pergi menuju mobilnya dengan wajah merah menyala karena marah.
Setelah kepergian Ling Meilin, Zou Chen memutuskan pergi meninggalkan universitas, tapi dia tidak kembali ke mansion nya.
“Lebih baik aku jalan-jalan menikmati keindahan kota ini,” gumam pelan Zou Chen.
°°°
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
On fire
😀😀😀😀
2024-09-01
1
On fire
🫢🫢🫢🫢
2024-09-01
0
Anonymous
lnjut thor nex
2024-07-27
0