Bab 18. Godain Pak Tentara

Pagi ini Fahri melakukan rutinitasnya seperti biasa. Selesai melaksanakan sholat subuh berjama'ah di Mesjid, Fahri mulai membereskan rumah. Mulai dari menyapu, mengepel, dan mencuci baju. Saat Fahri sedang menjemur baju, beberapa rekannya meledek.

"Enaknya punya istri, baju ada yang nyuciin, makan ada yang masakin, bobok ada yang ngelonin. Gak tertarik kamu, Ri?" tanya Lettu Dzikri senior Fahri.

"Jangan ngeledek lah Bang, do'ain aturan biar kami cepat punya istri." Keluh Fahri.

"Maafin Abang ya, Om Fahri. Dia mah emang gitu, kaya gak inget aja dia sebelum nikah gimana," ucap Andina istri seniornya.

"Gak apa-apa bu, dimaklumi kok!" jawab Fahri.

"Om ai, nda ai padi?" tanya bocah cadel yang baru berusia 3 tahun itu.

"Sebentar lagi Om mau lari pagi, Rian mau ikut Om?" tanya Fahri.

"No! Om ai na mpet-mpet," ucap Rian sambil manyun.

"Kan Om memang harus cepet larinya, biar Om makin kuat," ucap Fahri sambil membelai kepala Rian.

"Iya bener Kak, biar Om Fahri kuat lari dari kenyataan," ledek Dzikri yang langsung berlari kedalam Rumah.

"Awas kau Bang!" kesal Fahri.

Selesai menjemur baju, Fahri berlari disekitaran Batalyon. Karena belum sarapan, dia memutuskan untuk berlari kearah luar Batalyon.

"Nyari sarapan Om?" tanya Komandan Kompi yang berpapasan saat sedang jalan-jalan pagi bersama istrinya yang sedang mengandung.

"Siap! Iya Danki, sekalian lari pagi untuk persiapan tugas." jawab Fahri.

"Berikutnya tugas kemana, Om?" tanya Bu Danki.

"Siap! InshaAllah ke Lebanon, Bu Danki." jawab Fahri.

"Berarti berangkat bersama bapak ya, Pak. Semoga lancar ya segalanya, Om. Gak niat nikah dulu, Om?" Goda Bu Danki.

"Siap! Baru rencana Bu Danki. Semoga segera terlaksana." ucap Fahri.

"Mending dihalalkan dulu, biar ada kepastian. Biar ada juga yang ngurusin Rumah," ucap Danki.

"Sudah ah, Pak. Godain terus Tentara ganteng pagi-pagi! Kami tunggu undangannya ya, Om. Kami duluan," pamit Bu Danki.

"Siap! Hati-hati Bu, Pak." ucap Fahri.

Fahri meneruskan lari paginya, sambil mencari makanan yang enak untuk sarapan paginya. Fahri menjadi pusat perhatian, karena tubuhnya yang Atletis. Ditambah dengan wajahnya yang cukup tampan dan hitam manis.

"Larii pagi, Om." sapa gadis-gadis yang juga sedang lari pagi disekitaran situ.

"Mau ditemenin gak, Om?" tanya salah satu gadis.

Fahri tidak menggubris ucapan gadis itu, mereka terus mengikuti Fahri. Sampai akhirnya dia melihat Gisya yang sedang membeli sarapan pagi juga. Fahri yang risih dikejar-kejar para gadis itu, segera menghampiri Gisya.

"Sayang, disini ternyata beli sarapannya. Abang keliling-keliling tau nyariin kamu," ucap Fahri pada Gisya.

Gisya tersentak kaget, kedatangan Fahri dan ucapannya membuat jantung Gisya berdegup kencang. Tapi saat melihat rombongan gadis-gadis dibelakang Fahri, Gisya mengerti apa yang harus dilakukannya.

"Hehe, maaf sayang. Aku pengen makan lontong kari disini, Enak banget rasanya." tutur Gisya yang membuat Fahri menyunggingkan senyumnya.

"Yasudah, Ayo kita makan sayang!" ajak Fahri.

Gadis-gadis disana merasakan patah hati ketika melihat Fahri bersama Gisya. Mereka tidak lagi mengikuti Fahri.

"Pengantin baru ya, Bang. Romantis banget sih!" ucap salahsatu pembeli.

Gisya dan Fahri hanya bisa memaksakan senyumnya.

"Abang hutang banyak sama aku," bisik Gisya.

"Kalo nolongin jangan pamrih, Dek." jawab Fahri.

"Idih sejak kapan Abang panggil aku Adek? Emangnya kita adik kakak apa," kesal Gisya.

"Hm, jadi maunya dipanggil apa? Panggil sayang mau?" goda Fahri pada Gisya.

"Abang ih!" kesal Gisya.

"Apa sayang?" Tanya Fahri.

"Ngapain Abang panggil sayang?"

"Kan emang sayang," jawab Fahri.

Saat Fahri dan Gisya sedang berdebat mengenai panggilan, turunlah Danki dan istrinya dari motor untuk membeli sarapan juga.

"Wah ternyata ini ya calonnya, Om. Cantik!" ucap Bu Danki membuat Gisya dan Fahri kaget.

"Siap! Ibu dan Bapak mau sarapan juga?" tanya Fahri.

"Enggak Om, mau pacaran." ledek sang Komandan.

"Silahkan duduk Pak, Bu." ucap Gisya.

"Bicara non formal ajalah, Ri. Kasian calonmu belum terbiasa." ucap Gilang sang Komandan kompi.

"Siap Bang!" jawab Fahri.

"Nama kamu siapa dek?" tanya Fatimah.

"Nama saya Gisya, bu."

"Panggil Mbak aja, kayaknya usia kita juga gak jauh-jauh banget. Suka berasa tua aku tuh," ucap Fatimah.

Satu piring lontong kari sudah tersedia dihadapan mereka masing-masing. Mereka memulai sarapan pagi mereka bersama-sama. Gisya yang berniat membungkus sarapan, terpaksa makan bersama Fahri dan atasannya disana.

"Jadi kapan rencananya, Ri?" tanya Gilang.

"Do'akan saja di waktu yang terbaik, Bang." jawab Fahri.

"Memang sudah berapa lama kalian pacaran?" tanya Fatimah yang membuat Gisya tersedak.

"Uhuuukk!! Uhuuukk!! "

"Hati-hati makannya, nih minum dulu." ucap Fahri sambil memberikan segelas airputih.

"Kami tidak pacaran Mbak. InshaAllah jika berjodoh saya akan langsung pengajuan," jelas Fahri.

"Hebat kamu, Ri! Langsung pengajuan saja, apalagi tugas kita nanti lama. Biar ada semangat untuk pulang," tutur Gilang.

Gisya mulai mengerti kemana arah pembicaraan mereka. Rasanya ingin Gisya menanyakan maksud Fahri. Tapi karena ada atasan Fahri, dia mengurungkan niatnya.

"Kalo Mbak berapa lama dulu pacarannya?" tanya Gisya.

"Hampir 8 tahun, kami baru menikah setahun yang lalu. Alhamdulillah baru sekarang diberi kepercayaan oleh Allah." jawab Fatimah.

"MashaAllah lama sekali ya, Mbak." tutur Gisya.

"Makanya Mbak bangga banget sama kalian, gak ada kata pacaran langsung nikah," puji Fatimah.

"Menurut saya, lebih baik kalian pengajuan saja dulu. Apalagi nanti Fahri akan bertugas jauh, biar ada kepastian dalam hubungan kalian," tambah Gilang.

"Kalau kami berjodoh, InshaAllah akan diberikan jalan yang terbaik Bang." ucap Fahri.

Gisya tidak mengatakan apa-apa hingga Fatimah dan Gilang pamit pulang. Ternyata Febri dan Andi juga berada disana bersama Yuliana dan Jafran. Mereka tidak sengaja bertemu saat pulang berolahraga.

"Itu bukannya si Fahri sama si Caca, ya?" tunjuk Jafran kearah Fahri dan Gisya.

"Iya bener itu mereka, wah gila si Fahri sarapan bareng Danki." Ucap Andi saat melihat mantan Danki nya yang baru saja pergi.

"Danki itu diatas Mas kan jabatannya?" tanya Febri.

"Iya kalo Bang Gilang itu Komandan Kompi, kalo Mas Komandan Pleton biasa dipanggil Danton, dulu dia atasan Mas juga." jelas Andi.

"Samperin yukk!! Gatel pengen godain Pak Tentara pagi-pagi." celetuk Yuliana.

"Mau aku garukin gak yank?" tanya Jafran dengan mata melotot.

"Maksud aku Pak Tentaranya itu Bang Fahrii, kamu mah suka negatif thingking deh!" kesal Yuliana.

"Gak nethink gimana si Apan, orang kamu nunjuknya ke gerombolan Tentara di sebelah meja si Fahri." ucap Febri sambil menahan tawanya.

"Ish dasar tangan nakal! Salah tunjuk!" elak Yuliana.

"Heleh, kalo aku gak ada palingan kamu gitu juga" kesal Jafran lalu berjalan menghampiri Gisya dan Fahri.

"Sarapan pagi berduaan aja, gak ajak-ajak nih!" ucap Jafran sambil menepuk pundak Fahri.

"Yaa Allah! Kaget aku Jafran! Salam kalo dateng tuh," kesal Fahri.

"Tumben Ayank nya ditinggalin," ucap Gisya.

"Bodo amat, dia mau godain Tentara ganteng katanya." kesal Jafran.

"Cih! Sok-sokan bodo amat, si Ulil diembat orang aja baru tau rasa! Tolongin tuh!" Ledek Febri sambil menunjuk kearah Yuliana yang menjadi perhatian orang-orang karena terjatuh.

"Allahu Yaa Rabb!! Ulet bulukuu," teriak Jafran menghampiri Yuliana.

Mereka tertawa melihat kelakuan dua sejoli itu.

"Sana-sana istri saya baik-baik aja kok!" usir Jafran kepada segerombolan tentara.

"Jangan ditinggal Mas istrinya, kasian nyuksruk begitu."ucap salah satu Tentara lalu pergi.

"Ngapain manyun gitu bibirnya? Minta dicium?" Celetuk Jafran.

"Dih! Bantuin bukan malah ninggalin!" kesal Yuliana.

"Lagian ada calon imam, matanya masih jelalatan aja."

"Hehehe, maaf yaa calon imamku," bujuk Yuliana.

"Udah hayuk! Nanti gak kebagian buat ngeledek si Caca sama si Fahri." Ucap Jafran.

Saat mereka sampai sana, Fahri dan Gisya berpamitan.

"Lah, lah. Kita dateng, ente malah pada bubar!" kesal Jafran.

"Sorry bro! Aku ada apel pagi," ucap Fahri.

"Lah kok kamu ikutan bubar, Ca?" tanya Yuliana.

"Mau nganterin Bang Fahri, males kalo disini nanti jadi bahan gosip!" ucap Gisya melengos.

"Cieeee, nganterin Abang.. Cieee," ledek Febri.

Gisya berjalan menuju motornya, lalu memberikan helm dan kunci motonya kepada Fahri.

"Abang yang bawa lah, masa iya aku yang bawa!" ucap Gisya sambil manyun.

"Jangan manyun gitu Dek, nanti Abang khilaf!" celetuk Fahri lalu mendapatkan cubitan di pinggangnya.

"Awww! Sakit Dek, cubit lagi dong!" Goda Fahri.

"Ish! Jalan gak, kalo enggak sana lari lagi pulangnya." kesal Gisya. Tanpa disadari, dia tersenyum.

Sesampainya di gerbang masuk Batalyon, Fahri bergegas masuk karena takut kesiangan apel pagi.

"Sayang, makasih ya!" ucap Fahri.

"Jangan bikin anak orang baper Bang!" kesal Gisya.

"Ciee yang baper! Tunggu Abang lamar ya, Dek. Gak lama kok! Langsung pengajuan yaa," teriak Fahri sambil masuk kedalam Batalyon sambil berlari.

"Bang! Helm Caca! Bang Fahriii!!" teriak Gisya karena helmnya masih dipakai Fahri.

Fahri terus berlari menuju Rumah Dinasnya terburu-buru. Gilang yang sedang berpamitan kepada istrinya malah tertawa terbahak-bahak melihat Fahri yang berlari memakai helm.

"Memang Cinta itu bisa bikin orang jadi gak waras ya, Dek. Helm dikepala pun gak berasa," celetuk Gilang.

Gimana nih ceritanya menurut para Reader?

Mohon maaf apabila ada kesalahan ya! Baik itu dalam penulisan kata ataupun yang lainnya.

Dukung terus karya pertama Author ❤

Like, Komen dan Favorite!

Salam Rindu, Author ❤

Terpopuler

Comments

WA ODE JUFLIANTI

WA ODE JUFLIANTI

bagus banget si kak ceritanya 🥰

2024-05-28

0

Aden Boy

Aden Boy

Btul itu Pa.Danki🤭

2024-04-17

0

Aden Boy

Aden Boy

🙈🤣🤣🤣🤣

2024-04-17

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. PERTEMUAN TAK TERDUGA
2 BAB 2. KEHIDUPAN GISYA
3 BAB 3. Tentang Coklat, Ulet dan Udang
4 BAB 4. HEALING ALA ULIL
5 BAB 5. Kebenaran Yang Terungkap
6 BAB 6. RENCANA KEJUTAN
7 BAB 7. Kejutan dalam Kejutan
8 BAB 8. Kisah Hidup Fahri
9 BAB 9. PAPUA
10 BAB 10. Penyesalan
11 BAB 11. Kepulangan Uqi
12 BAB 12. Amarah Syauqi Malik
13 BAB 13. Pertemuan Kembali
14 Bab 14. Keinginan Gisya
15 Bab 15. Mak Comblang
16 Bab 16. Kerinduan
17 Bab 17. Calon Ibu Persit
18 Bab 18. Godain Pak Tentara
19 Bab 19. H-7 Ulil Day
20 Bab 20. Wedding Day Jafran & Yuliana
21 Bab 21. Kesalahpahaman
22 Bab 22. Pengumuman Resmi
23 Bab 23. First Night
24 Bab 24. Meminta Izin
25 Bab 25. Persiapan Lamaran
26 Bab 26. Lamaran rasa Reunian
27 Bab 27. Berita Mengejutkan
28 Bab 28. Kepergian Andi
29 Bab 29. Fakta yang Terungkap
30 Bab 30. Pengajuan Nikah I
31 Bab 31. Pengajuan Nikah II
32 Bab 32. Godaan dan Cobaan
33 Bab 33. Melepaskan
34 Bab 34. Akad Nikah
35 Bab 35. Malam Bahagia
36 Bab 36. Pedang Pora
37 Bab 37. Kegiatan Baru
38 Bab 38. Belanja Bareng Suami
39 Bab 39. Istri Kebanggaan
40 Bab 40. Mertua Nyasar
41 Bab 41. Ditinggalkan Bertugas
42 Bab 42. Hampa Tanpamu
43 Bab 43. Alhamdulillah
44 Bab 44. Hilang
45 Bab 45. Kekuatan Cinta dan Do'a
46 Bab 46. Kejutan dalam Kejutan II
47 Bab 47. Ngidam?
48 Bab 48. Panik
49 Bab 49. Fitnah
50 Bab 50. Penjelasan
51 Bab 51. SyaSya Couple
52 Bab 52. Zaydan Faturachman
53 Bab 53. Empat Bulanan
54 Bab 54. Ulet Pucuk Lahiran
55 Bab 55. Maul & Mail
56 Bab 56. Kedatangan Zahra
57 Bab 57. Penjelasan Fahri
58 Bab 58. Dendam Zahra
59 Bab 59. Hikmah dibalik kejadian
60 Bab 60. Ferandiza Faturachman
61 Bab 61. Rumah Impian
62 Bab 62. Baba Vs Maul
63 Bab 63. Kisah Cinta Febri
64 Bab 64. HUT Persit
65 Bab 65. Kelahiran Baby H
66 Bab 66. Husain Hafidz Gifahri
67 Bab 67. Gelya Quera Feodora
68 Bab 68. Squad Ibu-ibu Persit
69 Pengumuman
70 Bab 69. Kejutan Pertama
71 Bab 70. Final Kejutan
72 Bab 71. Demam Tinggi
73 Bab 72. Ujian Kehidupan
74 Bab 73. Ujian kehidupan II
75 Bab 74. Pelangi setelah hujan
76 Bab 75. Keputusan Febri
77 Bab 76. Bunda VS Quera
78 Bab 77. Pentas Sekolah berujung Musibah
79 Bab 78. Penculikan
80 Bab 79. Pengorbanan
81 Bab 80. Memaafkan
82 Bab 81. Luluh Lantah
83 Bab 82. Kembali Pulang
84 Bab 83. KeMal!
85 Bab 84. KeMal season II
86 Bab 85. Sidang BP4R
87 Bab 86. Drama
88 Bab 87. Meminta Restu
89 Bab 88. Jogjakarta
90 Bab 89. Ide Kejutan
91 Bab 90. Kejutan untuk Merpati
92 Bab 91. SAHHHHH
93 Bab 92. Malam bersejarah
94 Bab 93. Family Gathering
95 Bab 94. Perpisahan
96 Bab 95. Lingkungan Baru
97 Bab 96. Tugas Baru
98 Bab 97. Sekolah Quera
99 Bab 98. Quera as Elmira
100 Bab 99. Kisah Chandra
101 Bab 100. Tragedi
102 Bab 101. Indira Myesha Kirania Syafa
103 Bab 102. Keputusan
104 Bab 103. Sikap Elmira
105 Bab 104. Perpisahan (ENDING)
106 Extra Part 1
107 Bandung | S2
108 Ada Apa dengan Elmira | S2
109 Masa Lalu | S2
110 I'm Happy for you | S2
111 15 Tahun yang lalu | S2
112 pengumuman
113 S2 | Kesedihan Alana
114 S2 | Cinta yang Rumit
115 S2 | Kegelisahan Hati
116 S2 | Akhir Liburan
117 S2 | Saling Mengikhlaskan
118 S2 | Hari Pertama
119 S2 | Mau Tapi Malu
120 S2 | Rahasia Hati
121 S2 | Si Alan
122 S2 | Cinta dalam Do'a
123 S2 | Malam Minggu
124 S2 | Kesedihan Elmira
125 S2 | Pengorbanan Cinta
126 S2 | Bertemu Paman
127 S2 | 'Thora Cafe & Resto'
128 S2 | Baby Sweta
129 S2 | Triple Date
130 S2 | Detektif Dadakan
131 Cuap-Cuap Author
132 S2 | Gara-gara Si Alan
133 S2 | Flashback I
134 S2 | Flashback II
135 S2 | Cinta Tak Direstui
136 S2 | Dilema Cinta
137 S2 | Kencan Pertama
138 S2 | Gambaran Keluarga Bahagia
139 S2 | Indahnya Keikhlasan
140 S2 | Pelindung
141 S2 | Pasangan Somplak
142 S2 | Duka atau Bahagia
143 S2 | Tanya Hati
144 S2 | Tulang Rusuk
145 S2 | Ajarkan Aku
146 S2 | Si Ebel
147 S2 | Menjemput Kekasih
148 S2 | Apa-apaan Ini?
149 S2 | Lampu Hijau
150 S2 | Pengajian dan Siraman
151 S2 | H-1 ELDA
152 S2 | ELDA WEDDING
153 S2 | NUMPANG ROMANTIS
154 S2 | Liburan bersama
155 S2 | Pulau Tidung
156 S2 | Teman Baru di Lingkungan Baru
157 MINTA PENDAPAT
158 S2 | Bibit Syaiton
159 S2 | Kamu Bau!
160 S2 | KABAR BAHAGIA
161 S2 | Aku Pasti Kembali
162 S2 | Hampa dan Bahagia
163 S2 | Aksi Alan
164 S2 | Almeer Gibran Ghazi Radiansyah
165 S2 | Konferensi Meja Bumi
166 S2 | Menjelang Akad Alain
167 S2 | Sahabat Naik Pangkat
168 S2 | Godaan dan Cobaan
169 S2 | Kecelakaan
170 S2 | Perpisahan
171 S2 | PENGORBANAN IBU
172 S2 | Nyicil, Yuk!
173 S2 | Salahin Baba
174 S2 | Pilkada!
175 S2 | KECURANGAN
176 S2 | Kecebong!
177 S2 | Permintaan Oma Syifa
178 S2 | Nasehat Oma
179 S2 | Pemakaman Oma
180 S2 | Wasiat Oma
181 S2 | Berpisah Kembali
182 PENGUMUMAN
183 S2 | Cinta Tulus Alan
184 S2 | Leukimia
185 S2 | Demi Ibam
186 S2 | Merpati is Back
187 S2 | Berita Luar Biasa
188 S2 | Arti Keluarga
189 S2 | Amarah Alan
190 S2 | Perang Dingin
191 S2 | Kembali seperti semula
192 S2 | Rahasia Alan
193 S2 | Menyelami Hati
194 S2 | Cinta dan Keadaan
195 S2 | Takdir Cinta
196 S2 | Masa Percobaan
197 S2 | Absurd Family
198 S2 | Masa Sulit
199 S2 | Cinta Papa
200 S2 | Menyembuhkan Luka Batin
201 S2 | Life must go on..
202 S2 | Penyesalan
203 S2 | Manusia Soang
204 S2 | Buah dari kesabaran
205 S2 | Kebahagiaan
206 S2 | Ending
207 Pengumuman
Episodes

Updated 207 Episodes

1
BAB 1. PERTEMUAN TAK TERDUGA
2
BAB 2. KEHIDUPAN GISYA
3
BAB 3. Tentang Coklat, Ulet dan Udang
4
BAB 4. HEALING ALA ULIL
5
BAB 5. Kebenaran Yang Terungkap
6
BAB 6. RENCANA KEJUTAN
7
BAB 7. Kejutan dalam Kejutan
8
BAB 8. Kisah Hidup Fahri
9
BAB 9. PAPUA
10
BAB 10. Penyesalan
11
BAB 11. Kepulangan Uqi
12
BAB 12. Amarah Syauqi Malik
13
BAB 13. Pertemuan Kembali
14
Bab 14. Keinginan Gisya
15
Bab 15. Mak Comblang
16
Bab 16. Kerinduan
17
Bab 17. Calon Ibu Persit
18
Bab 18. Godain Pak Tentara
19
Bab 19. H-7 Ulil Day
20
Bab 20. Wedding Day Jafran & Yuliana
21
Bab 21. Kesalahpahaman
22
Bab 22. Pengumuman Resmi
23
Bab 23. First Night
24
Bab 24. Meminta Izin
25
Bab 25. Persiapan Lamaran
26
Bab 26. Lamaran rasa Reunian
27
Bab 27. Berita Mengejutkan
28
Bab 28. Kepergian Andi
29
Bab 29. Fakta yang Terungkap
30
Bab 30. Pengajuan Nikah I
31
Bab 31. Pengajuan Nikah II
32
Bab 32. Godaan dan Cobaan
33
Bab 33. Melepaskan
34
Bab 34. Akad Nikah
35
Bab 35. Malam Bahagia
36
Bab 36. Pedang Pora
37
Bab 37. Kegiatan Baru
38
Bab 38. Belanja Bareng Suami
39
Bab 39. Istri Kebanggaan
40
Bab 40. Mertua Nyasar
41
Bab 41. Ditinggalkan Bertugas
42
Bab 42. Hampa Tanpamu
43
Bab 43. Alhamdulillah
44
Bab 44. Hilang
45
Bab 45. Kekuatan Cinta dan Do'a
46
Bab 46. Kejutan dalam Kejutan II
47
Bab 47. Ngidam?
48
Bab 48. Panik
49
Bab 49. Fitnah
50
Bab 50. Penjelasan
51
Bab 51. SyaSya Couple
52
Bab 52. Zaydan Faturachman
53
Bab 53. Empat Bulanan
54
Bab 54. Ulet Pucuk Lahiran
55
Bab 55. Maul & Mail
56
Bab 56. Kedatangan Zahra
57
Bab 57. Penjelasan Fahri
58
Bab 58. Dendam Zahra
59
Bab 59. Hikmah dibalik kejadian
60
Bab 60. Ferandiza Faturachman
61
Bab 61. Rumah Impian
62
Bab 62. Baba Vs Maul
63
Bab 63. Kisah Cinta Febri
64
Bab 64. HUT Persit
65
Bab 65. Kelahiran Baby H
66
Bab 66. Husain Hafidz Gifahri
67
Bab 67. Gelya Quera Feodora
68
Bab 68. Squad Ibu-ibu Persit
69
Pengumuman
70
Bab 69. Kejutan Pertama
71
Bab 70. Final Kejutan
72
Bab 71. Demam Tinggi
73
Bab 72. Ujian Kehidupan
74
Bab 73. Ujian kehidupan II
75
Bab 74. Pelangi setelah hujan
76
Bab 75. Keputusan Febri
77
Bab 76. Bunda VS Quera
78
Bab 77. Pentas Sekolah berujung Musibah
79
Bab 78. Penculikan
80
Bab 79. Pengorbanan
81
Bab 80. Memaafkan
82
Bab 81. Luluh Lantah
83
Bab 82. Kembali Pulang
84
Bab 83. KeMal!
85
Bab 84. KeMal season II
86
Bab 85. Sidang BP4R
87
Bab 86. Drama
88
Bab 87. Meminta Restu
89
Bab 88. Jogjakarta
90
Bab 89. Ide Kejutan
91
Bab 90. Kejutan untuk Merpati
92
Bab 91. SAHHHHH
93
Bab 92. Malam bersejarah
94
Bab 93. Family Gathering
95
Bab 94. Perpisahan
96
Bab 95. Lingkungan Baru
97
Bab 96. Tugas Baru
98
Bab 97. Sekolah Quera
99
Bab 98. Quera as Elmira
100
Bab 99. Kisah Chandra
101
Bab 100. Tragedi
102
Bab 101. Indira Myesha Kirania Syafa
103
Bab 102. Keputusan
104
Bab 103. Sikap Elmira
105
Bab 104. Perpisahan (ENDING)
106
Extra Part 1
107
Bandung | S2
108
Ada Apa dengan Elmira | S2
109
Masa Lalu | S2
110
I'm Happy for you | S2
111
15 Tahun yang lalu | S2
112
pengumuman
113
S2 | Kesedihan Alana
114
S2 | Cinta yang Rumit
115
S2 | Kegelisahan Hati
116
S2 | Akhir Liburan
117
S2 | Saling Mengikhlaskan
118
S2 | Hari Pertama
119
S2 | Mau Tapi Malu
120
S2 | Rahasia Hati
121
S2 | Si Alan
122
S2 | Cinta dalam Do'a
123
S2 | Malam Minggu
124
S2 | Kesedihan Elmira
125
S2 | Pengorbanan Cinta
126
S2 | Bertemu Paman
127
S2 | 'Thora Cafe & Resto'
128
S2 | Baby Sweta
129
S2 | Triple Date
130
S2 | Detektif Dadakan
131
Cuap-Cuap Author
132
S2 | Gara-gara Si Alan
133
S2 | Flashback I
134
S2 | Flashback II
135
S2 | Cinta Tak Direstui
136
S2 | Dilema Cinta
137
S2 | Kencan Pertama
138
S2 | Gambaran Keluarga Bahagia
139
S2 | Indahnya Keikhlasan
140
S2 | Pelindung
141
S2 | Pasangan Somplak
142
S2 | Duka atau Bahagia
143
S2 | Tanya Hati
144
S2 | Tulang Rusuk
145
S2 | Ajarkan Aku
146
S2 | Si Ebel
147
S2 | Menjemput Kekasih
148
S2 | Apa-apaan Ini?
149
S2 | Lampu Hijau
150
S2 | Pengajian dan Siraman
151
S2 | H-1 ELDA
152
S2 | ELDA WEDDING
153
S2 | NUMPANG ROMANTIS
154
S2 | Liburan bersama
155
S2 | Pulau Tidung
156
S2 | Teman Baru di Lingkungan Baru
157
MINTA PENDAPAT
158
S2 | Bibit Syaiton
159
S2 | Kamu Bau!
160
S2 | KABAR BAHAGIA
161
S2 | Aku Pasti Kembali
162
S2 | Hampa dan Bahagia
163
S2 | Aksi Alan
164
S2 | Almeer Gibran Ghazi Radiansyah
165
S2 | Konferensi Meja Bumi
166
S2 | Menjelang Akad Alain
167
S2 | Sahabat Naik Pangkat
168
S2 | Godaan dan Cobaan
169
S2 | Kecelakaan
170
S2 | Perpisahan
171
S2 | PENGORBANAN IBU
172
S2 | Nyicil, Yuk!
173
S2 | Salahin Baba
174
S2 | Pilkada!
175
S2 | KECURANGAN
176
S2 | Kecebong!
177
S2 | Permintaan Oma Syifa
178
S2 | Nasehat Oma
179
S2 | Pemakaman Oma
180
S2 | Wasiat Oma
181
S2 | Berpisah Kembali
182
PENGUMUMAN
183
S2 | Cinta Tulus Alan
184
S2 | Leukimia
185
S2 | Demi Ibam
186
S2 | Merpati is Back
187
S2 | Berita Luar Biasa
188
S2 | Arti Keluarga
189
S2 | Amarah Alan
190
S2 | Perang Dingin
191
S2 | Kembali seperti semula
192
S2 | Rahasia Alan
193
S2 | Menyelami Hati
194
S2 | Cinta dan Keadaan
195
S2 | Takdir Cinta
196
S2 | Masa Percobaan
197
S2 | Absurd Family
198
S2 | Masa Sulit
199
S2 | Cinta Papa
200
S2 | Menyembuhkan Luka Batin
201
S2 | Life must go on..
202
S2 | Penyesalan
203
S2 | Manusia Soang
204
S2 | Buah dari kesabaran
205
S2 | Kebahagiaan
206
S2 | Ending
207
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!