BAB 8. Kisah Hidup Fahri

Fahri tertunduk lesu, selama ini dia sangat menjaga hatinya hanya untuk Santi. Tapi ternyata, selama 2 tahun ini dia dikhianati. Santi adalah cinta pertama Fahri, sudah sejak SMA mereka menjalin kasih. Tapi ketika Fahri memutuskan untuk menjadi seorang Tentara, kedua orangtua Santi tidak menyetujui hubungan mereka. Fahri masih tidak menyangka, wanita yang paling dia percaya mengkhianatinya.

"Kenapa kamu mengkhianatiku? Kenapa kamu menghancurkan kepercayaanku? Apa salahku? Kenapa Santi? Kenapa?!" teriak Fahri frustasi.

Fahri mengguyur tubuhnya dibawah shower, membiarkan rasa sakitnya mengalir bersama air.

Andi tidak menemukan Fahri dikamarnya, Andi mulai khawatir. Tapi saat mendengar suara air dikamar mandi, Andi bisa bernafas lega. Sudah hampir 1 jam, Fahri tidak kunjung keluar dari kamar mandi.

"Ri, kamu didalam? Fahri, jawab Fahri!" teriak Andi sambil menggedor pintu kamar mandi.

Karena tidak kunjung ada jawaban, Andi mendobrak pintu kamar mandi. Dilihatnya Fahri terduduk dibawah guyuran air shower.

"Bangun Fahri! Kamu itu seorang perwira!! Apa karna perempuan ****** itu kamu seperti ini? Sadar Fahri!!" teriak Andi mengguncangkan tubuh Fahri.

Namun Fahri masih tertunduk lesu dengan tatapan kosong. Meskipun Andi tidak berniat menyakiti Fahri, tapi untuk menyadarkannya Andi menampar pipi Fahri dengan cukup keras.

Plaaakkkkkkkkk!!

"Kamu laki-laki! Kamu perwira!! Gisya saja mampu!! Sadar brengsek!" teriak Andi yang membuat Fahri terkesiap. Mendengar Andi menyebutkan nama Gisya membuat Fahri tersadar.

"Kenapa semua wanita yang aku sayang meninggalkanku Ndi. Pertama Ibu, sekarang Santi." ucap Fahri masih dengan tatapan kosong. Mungkin airmatanya sudah tidak bisa keluar lagi.

"Kamu masih punya Mama Risma! Dia yang merawat dan mendidik kamu sampe kamu bisa seperti sekarang, Ayolah Ri, ini bukan Fahri yang aku kenal." ujar Andi mencoba menyemangati Fahri.

"Gimana kabar Gisya?" tanya Fahri tiba-tiba.

"Dia sudah sadar, hanya saja masih dalam perawatan insentif. Kita ditunggu Komandan di Kantor, cepat bersiap!" ucap Andi.

Setelah mengganti bajunya, Fahri dan Andi menuju ke Kantor Komandan. Mereka akan ditugaskan ke Papua besok pagi, sebagai seorang Abdi Negara mereka harus siap kapanpun dan dimanapun untuk bertugas.

Fahri merupakan putra dari seorang Tentara, namun Ayahnya gugur saat sedang bertugas. Sedangkan Ibunya meninggal dunia karena depresi. Saat itu Fahri berusia 8 tahun. Karena kedua orangtuanya merupakan anak tunggal, Fahri benar-benar tidak memiliki kerabat. Hingga akhirnya dia diangkat anak oleh Mayjen Hari Prabowo dan istrinya. Fahri dididik dan dirawat selayaknya anak mereka sendiri, karena pada saat itu beliau belum memiliki anak.

Flashback On

Fahri yang baru saja ditinggalkan Ibunya mengalami trauma psikis. Dia tidak mau bicara dengan siapapun dan tidak mau makan apapun. Hingga akhirnya Risma dan Hari memutuskan untuk mengadopsi Fahri. Setelah disetujui oleh Kesatuan, Hari mulai mendekati Fahri dan mengajaknya bicara. Fahri yang selalu mendapatkan  perhatian keduanya pun mulai luluh.

"Fahri, mulai saat ini Om dan Tante ini adalah kedua orangtuamu. Kami akan menyayangi kamu seperti putra kami sendiri. Berjanjilah, teruskanlah perjuangan Dika sebagai seorang perwira. Fahri paham?" ucap Hari.

"Iya Papa Hari, Fahri paham. Terimakasih Papa dan Mama mau merawat Fahri," tutur Fahri.

"Kamu panggil Mama, Nak?" tanya Risma dengan mata yang berkaca-kaca.

"Iya Mama Risma, maafkan Fahri. Sekarang Fahri bahagia punya Mama dan Papa. Fahri berjanji akan membanggakan Ayah, Ibu, Mama dan juga Papa." tutur Fahri memeluk erat Risma.

"Terimakasih, Nak. Fahri anak Mama tersayang." Risma terus memeluk Fahri.

Risma membuktikan ucapannya, dia merawat dan mendidik Fahri seperti putra kandungnya sendiri. Hingga dua tahun kemudian, Risma mengandung dan  melahirkan seorang anak laki-laki. Tapi Risma tidak pernah membeda-bedakan, mereka diperlakukan sama. Itulah yang membuat Fahri sangat menyayangi kedua orangtua angkatnya.

Singkat cerita, Fahri baru saja lulus SMA. Sudah 1 tahun  ini, Fahri menjalin hubungan dengan Santi. Gadis manis yang selalu ada disampingnya. Fahri akan mengutarakan niatnya untuk masuk ke Akademi Militer. Saat ini mereka sedang duduk berdua di teras Rumah Santi.

"San, aku akan meneruskan ke Akmil. Apa kamu akan menungguku?" tanya Fahri pada Santi.

"Aku akan selalu mendukung apapun pilihan kamu, Ri. Aku selalu menunggu kamu, tapi maaf aku harus mengikuti kedua orangtuaku. Kami akan pindah ke Jakarta." tutur Santi menjelaskan.

"Tidak apa-apa, kita masih bisa berkomunikasi via telpon. Bisakah kamu setia menungguku?" tanya Fahri sambil menggenggam tangan Santi.

"Santi tidak akan menunggu kamu yang tidak jelas!" tegas Ayah Santi yang baru saja datang.

"Tapi Om, saya sangat mencintai Santi." tutur Fahri.

"Masa depan anak saya bukan hanya makan cinta! Masuk Santi!" tegas Ayah Santi.

Santi pun hanya bisa menuruti keinginan Ayahnya, dan Fahri pun tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya Fahri memutuskan untuk kembali kerumahnya.

Risma melihat wajah lesu putranya, dia yakin bahwa putra kesayangannya itu sedang tidak baik-baik saja.

"Abang baru pulang? Sini duduk disamping Mama," pinta Mama Risma. Fahri berjalan mendekati sang ibu, dan berbaring dipangkuannya.

"Kenapa Abang lesu gitu? Kayak Mama gak kasih makan aja kamu bang!" canda Mama Risma.

"Orangtua Santi tidak mengizinkan kami berpacaran Ma," tutur Fahri.

"Loh kenapa? Bukannya selama ini baik-baik aja,"

"Karena Abang meneruskan ke Akmil Ma, Papanya bilang kalo Tentara itu tidak punya masa depan. Abang ingin meneruskan perjuangan Ayah, Ma. Abang ingin membuat kalian bangga sama Abang."

Risma menghela nafasnya, dia membelai rambut putranya dengan penuh kasih sayang. Saat ini Fahri sedang dalam usia yang labil, Risma tidak ingin putranya hanya mengikuti ego semata.

"Bang, jalan Abang masih panjang. Kalo Santi memang ditakdirkan menjadi jodoh Abang, sejauh apapun serumit apapun hubungan kalian. Pasti kalian akan bersatu, sekarang Abang harus mempersiapkan diri. Buktikan bahwa Abang mampu membanggakan kita semua. Menurut Mama, untuk saat ini kejarlah cita-cita Abang. Jangan pikirkan yang lain," tutur Risma menasehati putra kesayangannya.

"Iya Ma, Abang paham sekarang. Terimakasih ya, Ma. Sudah menjadi Mama terbaik buat Abang." ucap Fahri memeluk erat sang Ibu.

"Ih Abang kayak bayi peluk-peluk Mama," ucap Fabian adik Fahri satu-satunya.

"Biarin emang ini Mama Abang, wleee" Fahri menjulurkan lidahnya meledek sang Adik.

"Abaaaangggg!! Itu juga Mamanya Bian, awas Bian bilangin Papa," ucap Bian mengejar Abangnya yang sudah berlari.

"Abang, Bian, udah nanti capek! Sini, kalian berdua itu kesayangan Mama!" Mereka berhambur memeluk Risma bersamaan. Fahri merasa beruntung menjadi anak mereka, meskipun bukan anak kandung. Tapi kasih sayang mereka begitu besar.

Malam itu Fahri sedang mempersiapkan kebutuhannya selama Akmil. Ponsel Fahri berdering, satu pesan masuk dari Santi.

Santi.

Aku akan menunggu kamu Fahri, semangat! Semoga kamu cepet lulus dan bisa membanggakan semua orang. Aku pamit, hubungan kita akan baik-baik saja.

Fahri.

Terimakasih sayang. Jika sempat, aku pasti akan menghubungi kamu. Jaga hubungan ini, suatu saat aku akan meminangmu.

Santi.

Aku akan menunggu saat itu tiba 🤗❤

Mendapat pesan dari Santi, membuat Fahri semakin bersemangat untuk memperjuangkan hubungan mereka.

Setelah lulus Akmil, Fahri mendapat tugas di NTT. Namun karena prestasinya bagus, setelah setahun disana  Fahri mendapatkan kenaikan pangkat dari Lettda menjadi Lettu dan kebetulan ditugaskan di Jakarta. Hubungan Fahri dan Santi pun dikatakan baik-baik saja, hanya mereka jarang berkomunikasi karena kegiatan Fahri yang sangat sibuk.

Saat tiba di Jakarta, Fahri menyempatkan diri untuk mengunjungi Santi. Dia sangat merindukan pujaan hatinya, tapi lagi-lagi Semesta tidak berpihak padanya. Fahri diusir oleh kedua orangtua Santi. Dengan berat hati, Fahri kembali ke Batalyon.

Santi terus membuat Fahri tetap bersemangat untuk memperjuangkan hubungan mereka. Itulah yang membuat Fahri sangat mempercayai Santi. Tapi ternyata, itu hanya untuk menutupi rasa bersalahnya terhadap Fahri.

Flashback Off.

Andi dan Fahri sedang menyiapkan barang-barang yang akan mereka bawa. Malam ini Andi menyempatkan diri untuk berpamitan kepada Febri dan orangtuanya. Kebetulan, mereka semua masih berada dirumah sakit menunggu Gisya yang kondisinya kembali kritis. Fahri menemani Andi, karena dia juga ingin melihat Gisya. Mungkin untuk yang terakhir kali, pikir Fahri. Saat ini mereka sedang berada di Ruang Tunggu.

"Assalamu'alakum," ucap Fahri dan Andi bersamaan.

"Walaikumsalam," jawab mereka semua.

Fahri menghampiri Bunda Syifa yang terlihat lemas dipelukan Uwak Ais.

"Bu, ini Fahri. Ibu harus kuat, Gisya gadis yang kuat. Fahri yakin semuanya akan baik-baik saja" ucap Fahri mengusap lembut bahu Bunda Syifa.

"Aamiin, do'akan Gisya ya, Nak Fahri. Percayalah, kalian akan mendapatkan pengganti mereka yang jauh lebih baik,"

"InshaAllah bu, saya pamit Bu. Saya ditugaskan ke Papua, sampaikan salam saya terhadap Gisya. Semoga Gisya lekas sembuh dan bahagia." Do'a Fahri tulus untuk Gisya.

Sementara Andi saat ini sedang berada di Kantin Rumah Sakit bersama Febri dan Ibunya.

"Dinda, Ibu. Saya mendapat tugas ke Papua, besok pagi saya akan berangkat. Saya tidak tau sampai kapan, maaf jika saya tidak bisa menepati janji saya untuk meminang Dinda bulan depan. Saya pasrah, apapun keputusan Ibu dan Dinda. InshaAllah saya terima," tutur Andi menjelaskan.

"Mama gimana Febri aja, Mama menyerahkan semua keputusan pada Febri. Mama hanya ingin anak Mama bahagia. Kalian bicara, dari hati ke hati. Mama menemani Bunda Syifa dulu," pamit Mama Rini.

"Bagaimana keputusan Dinda?" tanya Andi dengan rasa gelisah.

"Mas, bukan sekali dua kali kita seperti ini bukan? Bedanya, saat ini kita sudah berkomitmen. InshaAllah aku akan selalu menunggu, Mas. Aku percaya takdir Allah, hati-hati disana ya Mas. Harus ingat ada aku yang menunggumu disini," tutur Febri meyakinkan Andi.

"Terimakasih Dinda, Mas akan selalu ingat itu. Semoga Allah menjaga hubungan kita, hingga Mas menghalalkanmu nanti," ucap Andi memeluk Febri.

Fahri meminta izin untuk masuk ke Ruang Rawat Gisya, entah kenapa Fahri ikut merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Gisya. Padahal dia dan Gisya sama-sama korban pengkhianatan. Fahri berjalan mendekati Gisya yang terbaring lemah dengan berbagai macam alat yang menempel pada tubuhnya.

"Gisya, ini aku Fahri. Aku tau, kamu bisa mendengarkan aku. Bangunlah Gisya, kasihan Bunda dan yang lainnya. Aku yakin kamu wanita yang kuat, aku pamit Gisya." Fahri melihat ada airmata keluar diujung mata Gisya.

"Semoga kamu menemukan kebahagiaanmu, begitupun dengan aku. Tersenyumlah Gisya, berbahagialah. Assalamualaikum," bisik Fahri ditelinga Gisya.

Para perawat yang menyangka Fahri kekasih Gisya merasa terharu dengan sikap Fahri.

"Romantis banget! Berasa nonton drama live," ujar salah seorang perawat yang bernama Indri.

"Jadi pengen punya pacar tentara," ucap salah satu Dokter.

Fahri keluar dari Ruang Rawat Gisya dan berpamitan kepada semuanya, begitupun dengan Andi.

"Kalian jaga diri! Jangan lupain aku, walau pertemuan kita singkat tapi pertemanan kita tetep berlanjut," tegas Jafran memeluk Fahri dan Andi.

"Siap pak pilot, kalian juga selalu jaga diri. Lancar pernikahan kalian, dan semoga aku bisa segera menyusul." tutur Andi sambil memegang erat tangan Febri.

"Aamiinn, Ingat kita semua tetap berteman! Kalian jangan lupakan itu," ucap Yuliana.

Terpopuler

Comments

Ita Retno

Ita Retno

❤️❤️❤️😍😍😍😍

2023-05-06

0

Daffodil Koltim

Daffodil Koltim

big hug💞💞💞😢😢😢😢

2022-06-18

0

Bilqis

Bilqis

suka

2022-06-03

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. PERTEMUAN TAK TERDUGA
2 BAB 2. KEHIDUPAN GISYA
3 BAB 3. Tentang Coklat, Ulet dan Udang
4 BAB 4. HEALING ALA ULIL
5 BAB 5. Kebenaran Yang Terungkap
6 BAB 6. RENCANA KEJUTAN
7 BAB 7. Kejutan dalam Kejutan
8 BAB 8. Kisah Hidup Fahri
9 BAB 9. PAPUA
10 BAB 10. Penyesalan
11 BAB 11. Kepulangan Uqi
12 BAB 12. Amarah Syauqi Malik
13 BAB 13. Pertemuan Kembali
14 Bab 14. Keinginan Gisya
15 Bab 15. Mak Comblang
16 Bab 16. Kerinduan
17 Bab 17. Calon Ibu Persit
18 Bab 18. Godain Pak Tentara
19 Bab 19. H-7 Ulil Day
20 Bab 20. Wedding Day Jafran & Yuliana
21 Bab 21. Kesalahpahaman
22 Bab 22. Pengumuman Resmi
23 Bab 23. First Night
24 Bab 24. Meminta Izin
25 Bab 25. Persiapan Lamaran
26 Bab 26. Lamaran rasa Reunian
27 Bab 27. Berita Mengejutkan
28 Bab 28. Kepergian Andi
29 Bab 29. Fakta yang Terungkap
30 Bab 30. Pengajuan Nikah I
31 Bab 31. Pengajuan Nikah II
32 Bab 32. Godaan dan Cobaan
33 Bab 33. Melepaskan
34 Bab 34. Akad Nikah
35 Bab 35. Malam Bahagia
36 Bab 36. Pedang Pora
37 Bab 37. Kegiatan Baru
38 Bab 38. Belanja Bareng Suami
39 Bab 39. Istri Kebanggaan
40 Bab 40. Mertua Nyasar
41 Bab 41. Ditinggalkan Bertugas
42 Bab 42. Hampa Tanpamu
43 Bab 43. Alhamdulillah
44 Bab 44. Hilang
45 Bab 45. Kekuatan Cinta dan Do'a
46 Bab 46. Kejutan dalam Kejutan II
47 Bab 47. Ngidam?
48 Bab 48. Panik
49 Bab 49. Fitnah
50 Bab 50. Penjelasan
51 Bab 51. SyaSya Couple
52 Bab 52. Zaydan Faturachman
53 Bab 53. Empat Bulanan
54 Bab 54. Ulet Pucuk Lahiran
55 Bab 55. Maul & Mail
56 Bab 56. Kedatangan Zahra
57 Bab 57. Penjelasan Fahri
58 Bab 58. Dendam Zahra
59 Bab 59. Hikmah dibalik kejadian
60 Bab 60. Ferandiza Faturachman
61 Bab 61. Rumah Impian
62 Bab 62. Baba Vs Maul
63 Bab 63. Kisah Cinta Febri
64 Bab 64. HUT Persit
65 Bab 65. Kelahiran Baby H
66 Bab 66. Husain Hafidz Gifahri
67 Bab 67. Gelya Quera Feodora
68 Bab 68. Squad Ibu-ibu Persit
69 Pengumuman
70 Bab 69. Kejutan Pertama
71 Bab 70. Final Kejutan
72 Bab 71. Demam Tinggi
73 Bab 72. Ujian Kehidupan
74 Bab 73. Ujian kehidupan II
75 Bab 74. Pelangi setelah hujan
76 Bab 75. Keputusan Febri
77 Bab 76. Bunda VS Quera
78 Bab 77. Pentas Sekolah berujung Musibah
79 Bab 78. Penculikan
80 Bab 79. Pengorbanan
81 Bab 80. Memaafkan
82 Bab 81. Luluh Lantah
83 Bab 82. Kembali Pulang
84 Bab 83. KeMal!
85 Bab 84. KeMal season II
86 Bab 85. Sidang BP4R
87 Bab 86. Drama
88 Bab 87. Meminta Restu
89 Bab 88. Jogjakarta
90 Bab 89. Ide Kejutan
91 Bab 90. Kejutan untuk Merpati
92 Bab 91. SAHHHHH
93 Bab 92. Malam bersejarah
94 Bab 93. Family Gathering
95 Bab 94. Perpisahan
96 Bab 95. Lingkungan Baru
97 Bab 96. Tugas Baru
98 Bab 97. Sekolah Quera
99 Bab 98. Quera as Elmira
100 Bab 99. Kisah Chandra
101 Bab 100. Tragedi
102 Bab 101. Indira Myesha Kirania Syafa
103 Bab 102. Keputusan
104 Bab 103. Sikap Elmira
105 Bab 104. Perpisahan (ENDING)
106 Extra Part 1
107 Bandung | S2
108 Ada Apa dengan Elmira | S2
109 Masa Lalu | S2
110 I'm Happy for you | S2
111 15 Tahun yang lalu | S2
112 pengumuman
113 S2 | Kesedihan Alana
114 S2 | Cinta yang Rumit
115 S2 | Kegelisahan Hati
116 S2 | Akhir Liburan
117 S2 | Saling Mengikhlaskan
118 S2 | Hari Pertama
119 S2 | Mau Tapi Malu
120 S2 | Rahasia Hati
121 S2 | Si Alan
122 S2 | Cinta dalam Do'a
123 S2 | Malam Minggu
124 S2 | Kesedihan Elmira
125 S2 | Pengorbanan Cinta
126 S2 | Bertemu Paman
127 S2 | 'Thora Cafe & Resto'
128 S2 | Baby Sweta
129 S2 | Triple Date
130 S2 | Detektif Dadakan
131 Cuap-Cuap Author
132 S2 | Gara-gara Si Alan
133 S2 | Flashback I
134 S2 | Flashback II
135 S2 | Cinta Tak Direstui
136 S2 | Dilema Cinta
137 S2 | Kencan Pertama
138 S2 | Gambaran Keluarga Bahagia
139 S2 | Indahnya Keikhlasan
140 S2 | Pelindung
141 S2 | Pasangan Somplak
142 S2 | Duka atau Bahagia
143 S2 | Tanya Hati
144 S2 | Tulang Rusuk
145 S2 | Ajarkan Aku
146 S2 | Si Ebel
147 S2 | Menjemput Kekasih
148 S2 | Apa-apaan Ini?
149 S2 | Lampu Hijau
150 S2 | Pengajian dan Siraman
151 S2 | H-1 ELDA
152 S2 | ELDA WEDDING
153 S2 | NUMPANG ROMANTIS
154 S2 | Liburan bersama
155 S2 | Pulau Tidung
156 S2 | Teman Baru di Lingkungan Baru
157 MINTA PENDAPAT
158 S2 | Bibit Syaiton
159 S2 | Kamu Bau!
160 S2 | KABAR BAHAGIA
161 S2 | Aku Pasti Kembali
162 S2 | Hampa dan Bahagia
163 S2 | Aksi Alan
164 S2 | Almeer Gibran Ghazi Radiansyah
165 S2 | Konferensi Meja Bumi
166 S2 | Menjelang Akad Alain
167 S2 | Sahabat Naik Pangkat
168 S2 | Godaan dan Cobaan
169 S2 | Kecelakaan
170 S2 | Perpisahan
171 S2 | PENGORBANAN IBU
172 S2 | Nyicil, Yuk!
173 S2 | Salahin Baba
174 S2 | Pilkada!
175 S2 | KECURANGAN
176 S2 | Kecebong!
177 S2 | Permintaan Oma Syifa
178 S2 | Nasehat Oma
179 S2 | Pemakaman Oma
180 S2 | Wasiat Oma
181 S2 | Berpisah Kembali
182 PENGUMUMAN
183 S2 | Cinta Tulus Alan
184 S2 | Leukimia
185 S2 | Demi Ibam
186 S2 | Merpati is Back
187 S2 | Berita Luar Biasa
188 S2 | Arti Keluarga
189 S2 | Amarah Alan
190 S2 | Perang Dingin
191 S2 | Kembali seperti semula
192 S2 | Rahasia Alan
193 S2 | Menyelami Hati
194 S2 | Cinta dan Keadaan
195 S2 | Takdir Cinta
196 S2 | Masa Percobaan
197 S2 | Absurd Family
198 S2 | Masa Sulit
199 S2 | Cinta Papa
200 S2 | Menyembuhkan Luka Batin
201 S2 | Life must go on..
202 S2 | Penyesalan
203 S2 | Manusia Soang
204 S2 | Buah dari kesabaran
205 S2 | Kebahagiaan
206 S2 | Ending
207 Pengumuman
Episodes

Updated 207 Episodes

1
BAB 1. PERTEMUAN TAK TERDUGA
2
BAB 2. KEHIDUPAN GISYA
3
BAB 3. Tentang Coklat, Ulet dan Udang
4
BAB 4. HEALING ALA ULIL
5
BAB 5. Kebenaran Yang Terungkap
6
BAB 6. RENCANA KEJUTAN
7
BAB 7. Kejutan dalam Kejutan
8
BAB 8. Kisah Hidup Fahri
9
BAB 9. PAPUA
10
BAB 10. Penyesalan
11
BAB 11. Kepulangan Uqi
12
BAB 12. Amarah Syauqi Malik
13
BAB 13. Pertemuan Kembali
14
Bab 14. Keinginan Gisya
15
Bab 15. Mak Comblang
16
Bab 16. Kerinduan
17
Bab 17. Calon Ibu Persit
18
Bab 18. Godain Pak Tentara
19
Bab 19. H-7 Ulil Day
20
Bab 20. Wedding Day Jafran & Yuliana
21
Bab 21. Kesalahpahaman
22
Bab 22. Pengumuman Resmi
23
Bab 23. First Night
24
Bab 24. Meminta Izin
25
Bab 25. Persiapan Lamaran
26
Bab 26. Lamaran rasa Reunian
27
Bab 27. Berita Mengejutkan
28
Bab 28. Kepergian Andi
29
Bab 29. Fakta yang Terungkap
30
Bab 30. Pengajuan Nikah I
31
Bab 31. Pengajuan Nikah II
32
Bab 32. Godaan dan Cobaan
33
Bab 33. Melepaskan
34
Bab 34. Akad Nikah
35
Bab 35. Malam Bahagia
36
Bab 36. Pedang Pora
37
Bab 37. Kegiatan Baru
38
Bab 38. Belanja Bareng Suami
39
Bab 39. Istri Kebanggaan
40
Bab 40. Mertua Nyasar
41
Bab 41. Ditinggalkan Bertugas
42
Bab 42. Hampa Tanpamu
43
Bab 43. Alhamdulillah
44
Bab 44. Hilang
45
Bab 45. Kekuatan Cinta dan Do'a
46
Bab 46. Kejutan dalam Kejutan II
47
Bab 47. Ngidam?
48
Bab 48. Panik
49
Bab 49. Fitnah
50
Bab 50. Penjelasan
51
Bab 51. SyaSya Couple
52
Bab 52. Zaydan Faturachman
53
Bab 53. Empat Bulanan
54
Bab 54. Ulet Pucuk Lahiran
55
Bab 55. Maul & Mail
56
Bab 56. Kedatangan Zahra
57
Bab 57. Penjelasan Fahri
58
Bab 58. Dendam Zahra
59
Bab 59. Hikmah dibalik kejadian
60
Bab 60. Ferandiza Faturachman
61
Bab 61. Rumah Impian
62
Bab 62. Baba Vs Maul
63
Bab 63. Kisah Cinta Febri
64
Bab 64. HUT Persit
65
Bab 65. Kelahiran Baby H
66
Bab 66. Husain Hafidz Gifahri
67
Bab 67. Gelya Quera Feodora
68
Bab 68. Squad Ibu-ibu Persit
69
Pengumuman
70
Bab 69. Kejutan Pertama
71
Bab 70. Final Kejutan
72
Bab 71. Demam Tinggi
73
Bab 72. Ujian Kehidupan
74
Bab 73. Ujian kehidupan II
75
Bab 74. Pelangi setelah hujan
76
Bab 75. Keputusan Febri
77
Bab 76. Bunda VS Quera
78
Bab 77. Pentas Sekolah berujung Musibah
79
Bab 78. Penculikan
80
Bab 79. Pengorbanan
81
Bab 80. Memaafkan
82
Bab 81. Luluh Lantah
83
Bab 82. Kembali Pulang
84
Bab 83. KeMal!
85
Bab 84. KeMal season II
86
Bab 85. Sidang BP4R
87
Bab 86. Drama
88
Bab 87. Meminta Restu
89
Bab 88. Jogjakarta
90
Bab 89. Ide Kejutan
91
Bab 90. Kejutan untuk Merpati
92
Bab 91. SAHHHHH
93
Bab 92. Malam bersejarah
94
Bab 93. Family Gathering
95
Bab 94. Perpisahan
96
Bab 95. Lingkungan Baru
97
Bab 96. Tugas Baru
98
Bab 97. Sekolah Quera
99
Bab 98. Quera as Elmira
100
Bab 99. Kisah Chandra
101
Bab 100. Tragedi
102
Bab 101. Indira Myesha Kirania Syafa
103
Bab 102. Keputusan
104
Bab 103. Sikap Elmira
105
Bab 104. Perpisahan (ENDING)
106
Extra Part 1
107
Bandung | S2
108
Ada Apa dengan Elmira | S2
109
Masa Lalu | S2
110
I'm Happy for you | S2
111
15 Tahun yang lalu | S2
112
pengumuman
113
S2 | Kesedihan Alana
114
S2 | Cinta yang Rumit
115
S2 | Kegelisahan Hati
116
S2 | Akhir Liburan
117
S2 | Saling Mengikhlaskan
118
S2 | Hari Pertama
119
S2 | Mau Tapi Malu
120
S2 | Rahasia Hati
121
S2 | Si Alan
122
S2 | Cinta dalam Do'a
123
S2 | Malam Minggu
124
S2 | Kesedihan Elmira
125
S2 | Pengorbanan Cinta
126
S2 | Bertemu Paman
127
S2 | 'Thora Cafe & Resto'
128
S2 | Baby Sweta
129
S2 | Triple Date
130
S2 | Detektif Dadakan
131
Cuap-Cuap Author
132
S2 | Gara-gara Si Alan
133
S2 | Flashback I
134
S2 | Flashback II
135
S2 | Cinta Tak Direstui
136
S2 | Dilema Cinta
137
S2 | Kencan Pertama
138
S2 | Gambaran Keluarga Bahagia
139
S2 | Indahnya Keikhlasan
140
S2 | Pelindung
141
S2 | Pasangan Somplak
142
S2 | Duka atau Bahagia
143
S2 | Tanya Hati
144
S2 | Tulang Rusuk
145
S2 | Ajarkan Aku
146
S2 | Si Ebel
147
S2 | Menjemput Kekasih
148
S2 | Apa-apaan Ini?
149
S2 | Lampu Hijau
150
S2 | Pengajian dan Siraman
151
S2 | H-1 ELDA
152
S2 | ELDA WEDDING
153
S2 | NUMPANG ROMANTIS
154
S2 | Liburan bersama
155
S2 | Pulau Tidung
156
S2 | Teman Baru di Lingkungan Baru
157
MINTA PENDAPAT
158
S2 | Bibit Syaiton
159
S2 | Kamu Bau!
160
S2 | KABAR BAHAGIA
161
S2 | Aku Pasti Kembali
162
S2 | Hampa dan Bahagia
163
S2 | Aksi Alan
164
S2 | Almeer Gibran Ghazi Radiansyah
165
S2 | Konferensi Meja Bumi
166
S2 | Menjelang Akad Alain
167
S2 | Sahabat Naik Pangkat
168
S2 | Godaan dan Cobaan
169
S2 | Kecelakaan
170
S2 | Perpisahan
171
S2 | PENGORBANAN IBU
172
S2 | Nyicil, Yuk!
173
S2 | Salahin Baba
174
S2 | Pilkada!
175
S2 | KECURANGAN
176
S2 | Kecebong!
177
S2 | Permintaan Oma Syifa
178
S2 | Nasehat Oma
179
S2 | Pemakaman Oma
180
S2 | Wasiat Oma
181
S2 | Berpisah Kembali
182
PENGUMUMAN
183
S2 | Cinta Tulus Alan
184
S2 | Leukimia
185
S2 | Demi Ibam
186
S2 | Merpati is Back
187
S2 | Berita Luar Biasa
188
S2 | Arti Keluarga
189
S2 | Amarah Alan
190
S2 | Perang Dingin
191
S2 | Kembali seperti semula
192
S2 | Rahasia Alan
193
S2 | Menyelami Hati
194
S2 | Cinta dan Keadaan
195
S2 | Takdir Cinta
196
S2 | Masa Percobaan
197
S2 | Absurd Family
198
S2 | Masa Sulit
199
S2 | Cinta Papa
200
S2 | Menyembuhkan Luka Batin
201
S2 | Life must go on..
202
S2 | Penyesalan
203
S2 | Manusia Soang
204
S2 | Buah dari kesabaran
205
S2 | Kebahagiaan
206
S2 | Ending
207
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!