Sudah tiga hari Ema tidak pulang ke apartemen Jonathan . Namun Jonathan sering menghubungi Ema di saat waktu luangnya hanya untuk menanyakan kabar Ema .
Jonathan baru saja selesai maeting , dan dia kini tengah duduk di kursi kebesarannya . Jonathan pun menghubungi Ema untuk menanyakan kabarnya .
"Halo Ema ."Ucap Jonathan saat sambungan teleponnya terhubung dengan Ema .
"Iya halo."Jawab Ema .
"Bagaimana keadaanmu dan apakah kamu sudah makan ?."Tanya Jonathan .
"Aku sudah jauh lebih baik , tadi nya aku mau makan tapi sepertinya kamu sudah menghabiskan makanan di kulkas ."Jawab Ema .
"Maksud kamu ?."Tanya Jonathan tak mengerti .
"Kamu menghabiskan makanan di kulkas dan tidak mengisi kembali . Dan sekarang aku kelaparan Jonathan ."Teriak Ema .
"Kamu sudah pulang ke apartemen ?."Tanya Jonathan .
"Iya. " Jawab Ema.
"Kalau begitu tunggu sebentar aku akan pulang sekarang ."Ucap Jonathan yang kemudian langsung mematikan sambungan teleponnya dengan Ema .
Dengan terburu-buru Jonathan pun pergi dari kantornya untuk pulang ke apartemen . Tak lupa saat dalam perjalanan Jonathan menyempatkan diri membeli makanan untuk Ema . Karena bingung harus membeli apa karena Jonathan tidak tahu makanan kesukaan Ema , akhirnya Jonathan pun membeli makanan yang menurut Jonathan enak .
Setelah empat puluh lima menit Jonathan pun sampai di apartemennya . Jonathan langsung masuk lalu pergi ke kamarnya Ema untuk segera menemui Ema .
CEKLEK .
Jonathan langsung membuka pintu kamar Ema , Jonathan pun tersenyum saat melihat Ema yang tertidur . Jonathan langsung masuk dan langsung memeluk Ema .
Dan hal itu tentu saja membuat Ema kaget sehingga Ema pun langsung terbangun dari tidurnya .
"Hai apa yang kamu lakukan ?."Tanya Ema .
"Aku merindukan mu ."Ucap Jonathan sambil membelai dan menatap wajah Ema. Sedangkan Ema hanya mengerutkan dahinya saat mendengar ucapan Jonathan.
"Apaan sih ."Ucap Ema sambil mendorong Jonathan . "Kamu bawa makanan kan , aku sudah lapar ."Sambung Ema .
"Iya aku bawa , makanannya ada di bawah ."Saut Jonathan .
Ema pun langsung keluar dari kamarnya dan pergi kebawah untuk makan .Begitu pula dengan Jonathan yang ikut turun untuk makan bersama Ema. Jonathan pun merangkul Ema sampai di meja makan.Sedangkan Ema hanya diam saja karena Ema bingung dengan sikap Jonathan yang sangat aneh belakangan ini.
"Sekarang kamu duduk di sini dan aku yang akan menyiapkan makanannya, oke. "Ucap Jonathan .
" Ok ."Jawab Ema .
Dengan sigap Jonathan pun menyiapkan makanan yang dibelinya tadi . Jonathan menghangatkan bubur yang dia beli untuk Ema karena Jonathan takut kalau Ema masih sakit dan belum bisa makan nasi.
"Oke semuanya sudah siap. "Ucap Jonathan.
Jonathan ku duduk di samping Ema.
"Aaaa.."Ucap Jonathan sambil mengeluarkan sendok makan yang berisi bubur. "Ayo buka mulut mu Ema." Sambung Jonathan.
Ema pun membuka mulutnya dan menerima suapan dari Jonathan. Ema menatap wajah Jonathan yang tengah menyuapinya itu.
"Kenapa kamu seperti ini sekarang?. "Tanya Ema yang membuat Jonathan langsung menengok ke arah Ema .
"Maksud kamu?. "Tanya Jonathan yang tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Ema .
"Kenapa sekarang kamu bersikap baik seperti ini kepadaku. "Ucap Ema .
"Memangnya kenapa ? Apa aku salah jika baik kepada istriku sendiri. "Jawab Jonathan.
"Sudahlah kamu tidak perlu melakukan ini dan tidak perlu kamu sebut diriku istrimu kalau kamu tidak mencintaiku , karena itu hanya akan membuatku terlihat seperti orang bodoh. "Ucap Ema. "Kecuali Kamu memang sudah memiliki perasaan untukku mungkin aku kan mempertimbangkannya." Sambung Ema .
"Ema , kamu saja bisa melakukan kewajibanmu sebagai istriku lalu kenapa aku tidak. "Jawab Jonathan.
"Baiklah terserah padamu. "Ucap Ema. " Lalu bagaimana dengan kekasihmu?. "Sambung Ema .
"Kamu tahu kalau aku memiliki kekasih?. "Tanya Jonathan dan Ema pun hanya mengangguk.
Jonathan pun hanya diam dan tidak berbicara apapun. Jonathan takut kalau perkataannya akan menyakiti perasaan Ema.
"Kamu tidak perlu merasa tidak enak padaku, karena aku sudah tahu tentang itu sejak dari awal. Kalau kamu ingin terus menjalani hubunganmu dengan dia aku tidak keberatan. Tapi aku minta padamu jika kamu ingin menikah dengan dia kamu harus mencarikan aku terlebih dahulu. "Ucap Ema .
Jonathan menatap wajah Ema. Jonathan tidak percaya kalau Ema akan berbicara seperti itu kepadanya dan entah kenapa Jonathan merasa ada sesuatu yang aneh di dalam hatinya saat mendengar ucapan Ema tadi .
"Tapi aku tidak ingin menceraikan kamu. "Jawab Jonathan. "Kamu sendiri tahu bukan kalau aku sudah berjanji pada Ayahmu kalau aku akan selalu menjagamu." Sambung Jonathan.
"Kalau begitu tinggalkan dia dan memulai hidup baru bersamaku. "Ucap Ema .
"Tapi .."
"Kenapa berat ? Aku tidak akan memaksamu, kamu juga boleh memikirkan nya dulu . "Ucap Ema yang memotong ucapan Jonathan. " Tapi Jo , ada yang perlu kamu tahu. Aku paling tidak suka kalau sesuatu milikku dibagi dengan wanita lain , apa pun itu. "Sambung Ema.
Setelah itu Ema pun kembali ke kamarnya Sedangkan Jonathan masih di meja makan dan memikirkan setiap perkataan dari Ema. Harusnya ini bukanlah pilihan yang sulit untuk Jonathan karena wanita yang dicintainya hanyalah Renata. Tapi kenapa ini terasa sulit sekali saat ini, karena Jonathan merasa tidak bisa kehilangan Ema.
Ting tong ting tong
Jonathan tersadar dari lamunannya saat mendengar bunyi bel. Jonathan pun langsung berjalan mendekat kearah pintu untuk melihat siapa yang datang.
Jonathan membuka pintu apartemennya. Saat itu Jonathan sangat terkejut karena melihat Renata berada di depan pintu apartemennya dengan membawa sebuah koper. Dan tanpa mendapat persetujuan dari Jonathan ,Renata langsung masuk ke dalam apartemen Jonathan.
"Renata apa yang sedang kamu lakukan?. "Tanya Jonathan.
"Apalagi memangnya kalau bukan menginap di sini. Lagi pula kamu jarang pergi ke apartemenku sekarang, aku kan kangen sama kamu. "Ucap Renata yang langsung memeluk Jonathan . Jonathan hanya diam tidak menolak ataupun menerima pelukan Renata. "Lagipula cepat atau lambat kamu akan menikahiku kan. "Sambung Renata.
"Iya aku tahu, tapi Renata kamu harus jaga perasaan istriku. "Jawab Jonathan.
"Sudahlah biarkan saja sayang, toh cepat atau lambat dia juga akan mengetahuinya. "Ucap Renata.
Tanpa mereka sadari kalau sedari tadi Ema sedang menyaksikan mereka yang sedang berpelukan. Karena merasakan sesuatu Renata menengok keatas saat merasa ada yang mengawasinya.
"Loh dia kan wanita yang ada di pesta waktu itu. "Ucap Renata.
"Dia itu istriku. "jawatb Jonathan.
Renata pun kaget saat mendengar ucapan Jonathan . Renata pun melihat ke atas kembali namun Renata tidak melihat keberadaan Ema.Renata langsung naik ke atas sambil membawa kopernya. Renata membuka kamar Ema, karena kebetulan kamar tidak dikunci Renata pun bisa membukanya dan langsung masuk.
Namun sebelum Renata benar-benar masuk, Ema melarang Renata masuk ke dalam kamarnya.
"Jangan masuk kedalam kamar ku ."Ucap Ema .
Tentu saja hal itu membuat Renata kaget , namun Renata pun langsung tersenyum saat dia punya rencana licik untuk Ema agar Jonathan memarahinya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Dedek Ki
tinggalin aja Jo Ema
dasar plin plan
2021-10-04
0
Lisa
Wahh wah ada pelakorr 😂😂
2021-07-30
0
Lia Rochmatuz
si jonatan enggk bisa milih masa,, udh gth renata pke mau acara nginep sgla lgi.. bubar deh kedektan ema sama jonatan
2021-06-13
0