EPISODE 04

Keesokan harinya Ema bangun lebih awal karena Ema memutuskan untuk berangkat sekolah . Ema pun sudah memutuskan untuk tidak menangisi kepergian ayahnya lagi , karena semuanya tidak akan berguna dan ayah nya pun tidak mungkin akan kembali hanya karena Ema yang selalu menangisinya .

Ema keluar dari kamarnya berpapasan dengan Jonathan yang juga baru keluar dari

kamarnya . Ema langsung menuruni anak tangga dan berjalan menuju dapur untuk membuat sarapan .

"Apa yang kamu lakukan ?. "Tanya Jonathan yang melihat Ema tengah berkutik di dapur .

"Bikin sarapan lah , memang ngapain lagi di dapur kalau bukan lagi bikin sarapan. " Jawab Ema tanpa menengok ke arah Jonathan .

" Kamu bikin sarapan buat diri kamu sendiri , aku gak usah di buatin ." Ucap Jonathan .

"Iya aku tahu , aku juga tidak ada niatan buat sarapan untuk mu . "Jawab Ema datar.

"Nih uang jajan buat kamu , aku taro meja. "Ucap Jonathan , setelah itu Jonathan pun langsung pergi meninggalkan Ema .

Ema pun telah selesai membuat nasi goreng ke sukaan nya . Ema adalah seorang gadis yang baik , cantik , aktif , pintar , dan ceria . Semua orang yang bertemu dengan Ema pasti akan menyukai Ema , terbukti semua murid yang satu sekolah dengan Ema semuanya sangat menyukai Ema terlebih lagi para cowok cowok yang berusaha mendapatkan perhatian dari Ema .

Ema duduk di meja makan seorang diri untuk menyantap sarapan yang telah dia buat . Hari ini Ema berpenampilan biasa saja , karena Ema masih dalam keadaan berkabung .

Setelah menghabiskan sarapan nya Ema langsung membersihkan bekas sarapannya lalu Ema berangkat ke sekolah menggunakan taksi . Saat dalam perjalanan Ema selalu melihat ke luar jendela , sampai Ema melihat seseorang yang baru saja keluar dari dalam mobilnya bersama seorang wanita , Ema pun meminta supir taksinya untuk berhenti sebentar .

"Pak tolong berhenti sebentar ."Ucap Ema pada supir taksi yang dia tumpangi.

"Baik Non ." Jawab sang supir taksi .

"Pak bisa tunggu sebentar ? ." Ucap Ema yang di angguki oleh sang supir taksi .

Ema berjalan ke sebuah cafe yang baru saja di masuki oleh Jonathan dan seorang wanita yang entah itu siapa ,membuat Ema semakin penasaran .

"Sayang kenapa kamu jahat , katanya kamu mencintai ku tapi kenapa kamu malah menikah dengan wanita lain ."Ucap seorang wanita yang berpakaian seksi yang tengah merangkul Jonathan .

"Tidak itu tidak seperti yang kamu pikirkan sayang , dengar ya aku hanya mencintai kamu , aku menikahi dia itu hanya karena kemauan orang tua ku saja . Aku hanya mencintai kamu , kamu tahu itu kan ."Ucap Jonathan .

"Benarkah ? Lalu apa kamu akan tetap menikahi ku nantinya ?."Tanya wanita itu .

"Tentu saja , kalau pun nantinya aku tidak bisa bercerai darinya aku akan tetap menikahi mu sayang dan aku hanya akan mencinta kamu seorang , aku tidak akan memperdulikannya ."Ucap Jonathan .

Ema langsung keluar dari cafe itu dan menaiki taksi yang tadi , lalu pergi menuju pemakaman di mana ayahnya di makamkan .

Sesampainya di sana Ema berjalan menuju makan Ayahnya .

"Ayah dia tidak bisa mencintai Ema , Ayah jangan salahkan Ema kalau nantinya kami berpisah . Tapi sesuai dengan janji Ema pada Ayah Ema tidak akan meminta dia untuk berpisah dengan Ema , tapi perpisahan kami akan terjadi karena dia yang memintanya ."Ucap Ema yang kemudian mencium batu nisan Danu , lalu Ema pun pergi .

Hari ini Ema memutuskan untuk tidak pergi ke sekolah , Ema memutuskan untuk pergi ke kantor perusahaan Danu .

Sesampainya Ema di sana Ema di sambut oleh tangan kanan Danu yang sudah bekerja sangat lama .

"Bagaimana keadaan perusahaan ?."Tanya Ema .

"Semuanya baik , walau ada sedikit penurunan karena berita kematian Pak Danu sudah terdengar oleh para klayen . Dan akhirnya ada beberapa klayen yang membatalkan kerja sama dengan kita , tapi masih ada juga yang bertahan karena mereka tahu kalau Nona Ema mampu menjalankan perusahaan ini dengan baik ." Jelas Panji .

"Siapa saja yang bertahan ?."Tanya Ema .

"Perusahaan perusahaan yang pernah melakukan pertemuan dengan Nona Ema sebelumnya dan mereka yang sudah mengetahui kinerja Nona yang walaupun Nona masih sekolah ." Jawab Panji .

"Baik , siapkan dokumen dokumen yang harus saya pelajari , dan tolong belikan baju untuk saya pakai hari ini ." Ucap Ema .

"Baik Nona ." Jawab Panji .

Ema duduk di kursi di mana dulu Danu biasa duduk sambil membaca dokumen dokumen pentingnya .

"Yah , apa ini alasannya kenapa Ayah dulu sering melibatkan aku dengan perusahaan Ayah . Karena Ayah tahu kalau Ayah akan meninggalkan aku dan perusahaan ini , sehingga saat Ayah pergi aku dapat menjalankan perusahaan yang Ayah rintis dari nol ini kan ." Batin Ema yang tanpa sadar meneteskan air matanya .

Tak lama masuk seorang wanita cantik yang tak lain adalah sekertaris Danu dulu , wanita itu datang dengan membawa serta dokumen dokumen yang harus Ema pelajari dan pakaian yang Ema pinta pada Panji tadi .

"Permisi Nona Ema ." Ucap sekertaris itu yang bernama Dita .

"Iya ."Ucap Ema .

"Ini saya membawa dokumen dokumen yang harus Nona pelajari dan ini juga pakaian untuk Nona ."Ucap Sekertaris itu yang tersenyum pada Ema .

"Terimakasih , Pak Panji kemana kenapa jadi Kak Dita yang mengantar ?."Tanya Ema .

"Pak Panji sedang menghadiri rapat sing ini ."Jawab Dita .

"Aku perlu hadir atau tidak ?."Tanya Ema .

"Tidak perlu Nona . Nona hanya perlu mempelajari saja dokumen ini untuk rapat besok siang , karena besok kita harus mendapatkan tender dengan salah satu perusahaan ternama dan kalau kita bisa memenangkanya maka perusahaan kita akan bisa lebih maju lagi , dan ini adalah salah satu keinginan Tuan Danu dulu ." Jelas Dita .

"Baiklah ."Ucap Ema. "Kak Dita terimakasih karena Kak Dita masih bersedia bekerja di perusahaan ini walau pun Ayah sudah tidak ada ."Sambung Ema .

"Tuan Danu memang sudah tidak ada , tapi Nona masih ada dan bisa menggantikan posisi Tuan Danu ."Ucap Dita

"Terimakasih ."Ucap Ema kembali .

"Kalau begitu saya tinggal dulu Nona , dan kalau Nona membutuhkan sesuatu Nona bisa langsung memanggil saya ."Ucap Dita yang kemudian pergi dari ruangan Danu yang kini sudah menjadi ruangan Ema.

Dita dan Panji adalah orang kepercayaan Danu karena mereka adalah orang yang sangat setia kepada Danu , terlebih lagi mereka memiliki hutang budi pada Danu yang sudah membantu mereka di saat mereka sedang putus asa dan tidak tahu harus berbuat apa lagi .

Ema kini menatap foto dirinya dan juga Ayahnya yang baru saja pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya .

"Ayah Ema janji Ema tidak akan mengecewakan Ayah . Besok Ema akan memenangkan tender itu untuk Ayah ."Ucap Ema .

"Tapi Ayah , Ema tidak bisa menjanjikan apa pun tentang pernikahan Ema dan Jonathan . Karena di antara kami tidak ada cinta sama sekali . Bahkan walau pun aku berusaha , dia tetap tidak akan pernah mencintaiku dan aku harap apa pun yang akan terjadi di masa depan Ayah bisa menerimanya karena mungkin itu yang terbaik untuk Ema ." Ucap Ema kembali .

Terpopuler

Comments

mur ciyu...ah

mur ciyu...ah

u ku suka ama ema walaupun sedang berduka tetep semangat

2022-04-29

0

Amrih Ledjaringtyas

Amrih Ledjaringtyas

ema terbaik

2022-04-27

0

Asti 10

Asti 10

kyaknya Ema wanita yg tidak mudah di tindas,,baru baca novelmu 2,aq suka semua ceritanya 👍👍

2022-04-23

0

lihat semua
Episodes
1 EPISODE 01
2 EPISODE 02
3 EPISODE 03
4 EPISODE 04
5 EPISODE 05
6 EPISODE 6
7 EPISODE 07
8 EPISODE 08
9 EPISODE 09
10 EPISODE 10
11 EPISODE 11
12 BAB 12
13 EPISODE 13
14 EPISODE 14
15 EPISODE 15
16 EPISODE 16
17 EPISODE 17
18 EPISODE 18
19 EPISODE 19
20 EPISODE 20
21 EPISODE 21
22 EPISODE 22
23 EPISODE 23
24 EPISODE 24
25 EPISODE 25
26 EPISODE 26
27 EPISODE 27
28 Episode 28
29 EPISODE 29
30 Episode 30
31 EPISODE 31
32 EPISODE 32
33 EPISODE 33
34 EPISODE 34
35 EPISODE 35
36 EPISODE 36
37 EPISODE 37
38 EPISODE 38
39 EPISODE 39
40 EPISODE 40
41 EPISODE 41
42 EPISODE 42
43 BAB 43
44 EPISODE 44
45 EPISODE 45
46 EPISODE 46
47 EPISODE 47
48 EPISODE 48
49 EPISODE 49
50 EPISODE 50
51 EPISODE 51
52 EPISODE 52
53 EPISODE 53
54 EPISODE 54
55 EPISODE 55
56 EPISODE 56
57 EPISODE 57
58 EPISODE 58
59 EPISODE 59
60 EPISODE 60
61 EPISODE 61
62 EPISODE 62
63 EPISODE 63
64 EPISODE 64
65 EPISODE 65
66 EPISODE 66
67 EPISODE 67
68 EPISODE 68
69 EPISODE 69
70 EPISODE 70
71 EPISODE 71
72 EPISODE 72
73 EPISODE 73
74 EPISODE 74
75 EPISODE 75
76 EPISODE 76
77 EPISODE 77
78 EPISODE 78 (Tentang Citra)
79 EPISODE 79
80 EPISODE 80
81 EPISODE 81
82 EPISODE 82
83 EPISODE 83
84 EPISODE 84
85 EPISODE 85
86 EPISODE 86
87 EPISODE 87
88 EPISODE 88
89 Hai
90 Yuhuu
Episodes

Updated 90 Episodes

1
EPISODE 01
2
EPISODE 02
3
EPISODE 03
4
EPISODE 04
5
EPISODE 05
6
EPISODE 6
7
EPISODE 07
8
EPISODE 08
9
EPISODE 09
10
EPISODE 10
11
EPISODE 11
12
BAB 12
13
EPISODE 13
14
EPISODE 14
15
EPISODE 15
16
EPISODE 16
17
EPISODE 17
18
EPISODE 18
19
EPISODE 19
20
EPISODE 20
21
EPISODE 21
22
EPISODE 22
23
EPISODE 23
24
EPISODE 24
25
EPISODE 25
26
EPISODE 26
27
EPISODE 27
28
Episode 28
29
EPISODE 29
30
Episode 30
31
EPISODE 31
32
EPISODE 32
33
EPISODE 33
34
EPISODE 34
35
EPISODE 35
36
EPISODE 36
37
EPISODE 37
38
EPISODE 38
39
EPISODE 39
40
EPISODE 40
41
EPISODE 41
42
EPISODE 42
43
BAB 43
44
EPISODE 44
45
EPISODE 45
46
EPISODE 46
47
EPISODE 47
48
EPISODE 48
49
EPISODE 49
50
EPISODE 50
51
EPISODE 51
52
EPISODE 52
53
EPISODE 53
54
EPISODE 54
55
EPISODE 55
56
EPISODE 56
57
EPISODE 57
58
EPISODE 58
59
EPISODE 59
60
EPISODE 60
61
EPISODE 61
62
EPISODE 62
63
EPISODE 63
64
EPISODE 64
65
EPISODE 65
66
EPISODE 66
67
EPISODE 67
68
EPISODE 68
69
EPISODE 69
70
EPISODE 70
71
EPISODE 71
72
EPISODE 72
73
EPISODE 73
74
EPISODE 74
75
EPISODE 75
76
EPISODE 76
77
EPISODE 77
78
EPISODE 78 (Tentang Citra)
79
EPISODE 79
80
EPISODE 80
81
EPISODE 81
82
EPISODE 82
83
EPISODE 83
84
EPISODE 84
85
EPISODE 85
86
EPISODE 86
87
EPISODE 87
88
EPISODE 88
89
Hai
90
Yuhuu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!