17

Jam pulang sekolah...

Remaja tampan delapan belas tahun itu menuju parkiran motor,ia mendekati sebuah motor sport yang selalu menjadi tunggangannya.Joddy mulai menaiki motor sport biru dari pabrikan ternama itu.Tak lupa sebuah helm bertengger di kepalanya.Joddy mulai melesatkan motornya meninggalkan tempatnya menuntut ilmu.Saat di perjalanan dilihatnya sebuah mobil hitam mengikutinya dari belakang.Joddy berkali kali melihat mobil dibelakangnya itu dari kaca spion.Joddy mempercepat laju kendaraannya,namun mobil tersebut terus mengejar remaja tersebut.Aksi kejar kejaran pun terjadi.Joddy melajukan motornya sekenjang mungkin namun mobil itu mengejarnya tak kalah kencang.

Hingga saat berada di sebuah jalan yang cukup sepi...

sseeeeeetttt..

cciiiiiitttt.......

Mobil itu menyalip dan berhenti di depan motor Joddy dalam posisi melintang.Membuat Joddy mengerem setengah mati agar tak terjadi tabrakan.

Joddy mematikan mesin motor nya dengan perasaan jengkel.Ia melepas helm di kepalanya lalu turun dari motornya dengan perasaan emosi.

"woee....lu bisa nyetir nggak....?!!"bentaknya sambil menunjuk nunjuk ke arah mobil itu.

Tiga orang bertampang sangar dan bertubuh besar keluar dari dalam mobil.

Mereka berdiri berjejer,menatap penuh seringai pada remaja di hadapannya itu.

"siapa lo?"

"nggak penting siapa kami...yang penting adalah...kamu jauhi Adinda!atau kamu akan berhadapan dengan bos kami...!"

Joddy menyipitkan matanya mencoba memahami perkataan pria pria di depannya itu.

Sedetik kemudian Joddy tertawa sinis..

"memangnya siapa bos kalian?"tanya Joddy dengan nada meremehkan.

" Adrian?"

"kau hanya perlu menurut bocah!" bentak salah satu preman itu sambil menunjuk nunjuk wajah Joddy.

"kalau gue nggak mau?" tanya Joddy menantang.

"bilang sama bos lo....gue suka sama Adinda!dan gue akan dapetin dia!kalau emang dia jantan harusnya dia dateng ke gue...ngomong baik baik...kita bersaing secara sehat,bukan ngirim preman kek gini" ucap Joddy lagi.

"banyak omong lo...!serang....!!"

Aksi baku hantam pun terjadi antara Joddy dan tiga orang preman berbadan kekar itu.Untungnya Joddy punya basic bela diri yang cukup tinggi membuat ia tak begitu kesulitan saat meladeni aksi pria pria suruhan orang itu.

Cukup lama pertarungan itu berlangsung.Kini ketiga preman itu sudah terkapar di aspal dan meringis kesakitan.Joddy mengusap ujung bibirnya yang berdarah bekas tinjuan preman preman itu dengan ibu jarinya.

"bilang sama bos lo...!gue tungguin dia datang nemuin gue...!kita duel satu lawan satu!jangan bisanya nyuruh preman kek gini...BANCI...!" ucapnya lalu bergegas menuju motornya dan melesat pergi meninggalkan tempat itu.

...*************...

Di sebuah gudang lusuh di belakang rumah tempat penyekapan milik Adrian Tama...

Bugghhh......buugghhh......bugghhhh...

Pria bernetra hijau itu memberikan tinjuan yang cukup keras pada tiga anak buahnya yang baru saja melaporkan hasil kerjanya itu.

"dasar tidak berguna...!aku hanya menyuruhmu membawa anak kecil itu kehadapanku dan kalian gagal?!"

buggghhh.....

Sebuah tendangan keras mengarah pada salah satu preman itu membuatnya tersungkur ke lantai....

"ampun bos....dia sangat kuat bos...dia bahkan menyampaikan pesan ingin menantang bos duel katanya" ucap preman itu membuat Adrian semakin murka.

"haaaaahhhhh......!!!"

"bunuh dan congkel bola matanya....aku ingin menjadikannya pajangan di kamarku" ucapnya dingin pada beberapa anak buahnya yang ada di sana.

"baik tuan" ucap para anak buah serempak.

"tuan...jangan tuan...jangann..." ketiga preman itu meronta ronta minta di lepaskan.Sedangkan para anak buah Adrian itu terus menyeretnya ke ruang eksekusi yang masih berada di area gudang itu.

Adrian beralih menatap beberapa gadis hasil tangkapan terbaru anak buahnya.

"jadikan mereka pe**cur malam ini" ucapnya dingin sambil menatap tajam pada wanita wanita itu.

"baik tuan" ucap anak buah yang lain.

Adrian keluar meninggalkan gudang lusuh itu di susul Farhan yang selalu setia di belakang nya.

"Farhan....cari tau tentang si kepa**t Joddy itu,jangan sampai ada satu informasi pun yang tersisa"

"baik tuan" ucap Farhan.

Adrian berjalan menuju ke lantai atas dalam posisi masih berlumuran darah,ia bergegas menuju kamar dimana sang wanita peliharaan berada.

ceklekkk....

pintu terbuka.

Adinda masih dalam posisi dan kondisi yang sama seperti saat terakhir ia meninggalkan wanita itu.

Apa dia tidak lelah tidur meringkuk seperti itu selama lebih dari dua puluh empat jam?.

Adrian mendekati wanita itu.Dilihatnya makanan di atas nakas masih utuh,belum tersentuh.Padahal Romi sudah melepaskan borgol di tangannya agar ia bisa makan.

"apa kau mau mati konyol di sini Dinda?" tanya Adrian dingin.

Adinda tak merespon,jangankan menjawab,melirik Adrian saja tidak.Seolah raganya ada disini,namun tidak dengan sukmanya.

"Dinda jangan memancing emosiku lagi...!" ucapnya dengan suara meninggi.

Adinda masih tak menjawab.Wanita itu masih menatap kosong ke arah depan.

Adrian mengetatkan giginya.

seeett...

Adrian menarik selimut tebal itu lalu dengan satu gerakan ia membopong tubuh Adinda bak karung beras.Tak ada penolakan,tak ada perlawanan.Adinda hanya diam pasrah dengan apapun perlakuan suaminya itu.Hanya air mata yang kembali menetes,namun mulutnya tetap terkunci rapat.

Adrian membawa tubuh polos penuh luka itu ke kamar mandi.Lalu mendudukkan istri sirinya itu di closet kamar mandi.Adrian meraih shower dan mulai mengguyur tubuh putih bersih itu.Adinda masih tak bergeming.Membuat Adrian semakin kalut.Apa yang terjadi dengan istrinya itu,kenapa ia tak bereaksi sama sekali.Ada kekhawatiran dalam diri Adrian.Ia terus mengguyur tubuh ringkih itu.

Adrian mengambil sabun,lalu menggossokkannya pada tubuh Adinda.Adrian sengaja melakukannya dengan kasar pada luka luka di tubuh Adinda agar wanita itu merasakan kesakitan lalu bereaksi.

Namun tidak,Adinda masih diam seribu bahasa.Hanya lelehan air mata yang terus menetes dengan tatapan kosong yang mengarah lurus ke depan.

Adrian hilang kesabaran.Ia membanting kepala shower yang ada di tangannya,lalu dengan kasar mencengkeram dagu runcing itu.

"apa maumu j*l*ng?!!berani beraninya kau mengacuhkanku....!!" bentaknya di depan wajah Adinda.

Adinda masih tak bereaksi,

Adrian makin murka ia mencekik leher Adinda dengan kuatnya.Alih alih meminta dilepaskan,sebuah senyuman justru terbentuk dari bibir mungil itu,seolah ia mendapatkan sebuah kemenangan.Adinda memejamkan matanya,seutas senyuman lembur terbentuk dari bibirnya.

Adrian semakin dibuat bingung.Ada apa dengan wanita ini?harusnya kan dia menangis,kenapa malah tersenyum??

...----------------...

***BOLEH LAH KASIH LIKE VOTE DAN KOMENG NYA BIAR SEMANGAT UP NYA🙏🙏

JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE RAK BUKU KAMU🥰🥰🥰

JANGAN LUPA JUGA MAMPIR DI NOVELKU LAINNYA....

WANITA TANPA MAHKOTA

👇👇👇👇***

***JANGAN LUPA LIKE KOMENT & VOTE NYA....🥰🥰🥰

TERIMA KASIH😍😍😍😍***

Terpopuler

Comments

meE😊😊

meE😊😊

krn adinda udh trllu lelah bang idup ama lo.. hidup tp serasa mati.. ya udh jalan satu2 y cuma pasrah prcuma brontak jg ga akn memutr keadaan

2023-07-11

2

mama yuhu

mama yuhu

adinda kena trauma tuh

2022-10-30

1

Desyi Alawiyah

Desyi Alawiyah

wahhh brani juga si Joddy 👏

2022-07-22

1

lihat semua
Episodes
1 01
2 02
3 03
4 04
5 05
6 06
7 07
8 08
9 09
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 173
174 174
175 175
176 176
177 177
178 178
179 179
180 180
181 181
182 182
183 183
184 184
185 185
186 186
187 187
188 188
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 PENGUMUMAN
195 Nabila Story01
196 Nabila Story02
197 Nabila Story03
198 Nabila Story04
199 Nabila Story05
200 Nabila Story06
201 Nabila Story07
202 Nabila Story08
203 Nabila Story09
204 Nabila Story10
205 Nabila Story11
206 Nabila Story12
207 Nabila Story13
208 Nabila Story14
209 Nabila Story15
210 Nabila Story16
211 Nabila Story17
212 Nabila Story18
213 Nabila Story19
214 Nabila Story20
215 Nabila Story21
216 Nabila Story22
217 Nabila Story23
218 Nabila Story24
219 Nabila Story25
220 Nabila Story26
221 Nabila Story27
222 Nabila Story28
223 Nabila Story29
224 Nabila Story30
225 Nabila Story31
226 Nabila Story 32
227 Nabila Story33
228 Nabila Story34
229 Nabila Story35
230 Nabila Story36
231 Nabila Story37
232 Nabila Story38
233 Nabila Story39
234 Nabila Story40
235 Nabila Story41
236 Nabila Story42
237 Nabila Story43
238 Nabila Story44
239 Nabila Story45
240 Nabila Story46
241 Nabila Story47
242 Nabila Story48
243 Nabila Story49
244 Nabila Story50
245 Nabila Story51
246 Nabila Story52
247 Nabila Story53
248 Nabila Story54
249 Nabila Story55
250 Nabila Story56
251 Nabila Story57
252 Nabila Story58
253 Nabila Story59
254 Nabila Story60
255 Nabila Story61
256 Nabila Story62
257 Nabila Story63
258 Nabila Story64
259 Nabila Story65
260 Nabila Story66
261 Nabila Story67
262 Nabila Story68
263 Nabila Story69
264 Nabila Story70
265 Nabila Story71
266 Nabila Story72
267 Nabila Story73
268 Nabila Story74
269 Nabila Story75
270 Nabila Story76
271 Nabila Story77
272 Nabila Story78
273 Nabila Story79
274 Nabila Story80
275 Nabila Story81
276 Nabila Story82
277 Nabila Story83
278 Nabila Story84
279 Nabila Story85
280 Nabila Story86
281 Nabila Story87
282 Nabila Story88
283 Nabila Story89
284 Nabila Story90
285 Nabila Story91
286 Nabila Story92
287 Nabila Story93
288 Nabila Story94
289 Nabila Story95
290 Nabila Story96
291 Nabila Story97
292 Nabila Story98
293 Nabila Story99
294 Nabila Story100
295 Nabila Story101
296 Nabila Story102
297 Nabila Story103
298 Nabila Story104
299 Nabila Story105
300 Nabila Story106
301 Nabila Story107
302 Nabila Story108
303 Nabila Story109
304 Nabila Story110
305 Nabila Story111
306 Nabila Story112
307 Nabila Story113
308 Nabila Story114
309 Nabila Story115
310 Nabila Story116
311 Nabila Story117
312 Nabila Story118
313 Nabila Story119
314 Nabila Story120
315 Nabila Story121
316 Nabila Story122
317 Nabila Story123
318 Nabila Story124
319 Nabila Story125
320 Nabila Story126
321 Pengumuman
322 PENGUMUMAN NOVEL BARU..!
323 Pengumuman lagi..!Ada Novel ke empat rilis..!
324 Yuk Mampir di novel baruku....!
325 ADRIAN TAMA KEMBALI...!
326 My Fake Daddy
327 Two Bad Boys and The Bastard Girl
328 (Bukan) Perampas Mahkotaku
329 My Disable Husband
Episodes

Updated 329 Episodes

1
01
2
02
3
03
4
04
5
05
6
06
7
07
8
08
9
09
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
173
174
174
175
175
176
176
177
177
178
178
179
179
180
180
181
181
182
182
183
183
184
184
185
185
186
186
187
187
188
188
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
PENGUMUMAN
195
Nabila Story01
196
Nabila Story02
197
Nabila Story03
198
Nabila Story04
199
Nabila Story05
200
Nabila Story06
201
Nabila Story07
202
Nabila Story08
203
Nabila Story09
204
Nabila Story10
205
Nabila Story11
206
Nabila Story12
207
Nabila Story13
208
Nabila Story14
209
Nabila Story15
210
Nabila Story16
211
Nabila Story17
212
Nabila Story18
213
Nabila Story19
214
Nabila Story20
215
Nabila Story21
216
Nabila Story22
217
Nabila Story23
218
Nabila Story24
219
Nabila Story25
220
Nabila Story26
221
Nabila Story27
222
Nabila Story28
223
Nabila Story29
224
Nabila Story30
225
Nabila Story31
226
Nabila Story 32
227
Nabila Story33
228
Nabila Story34
229
Nabila Story35
230
Nabila Story36
231
Nabila Story37
232
Nabila Story38
233
Nabila Story39
234
Nabila Story40
235
Nabila Story41
236
Nabila Story42
237
Nabila Story43
238
Nabila Story44
239
Nabila Story45
240
Nabila Story46
241
Nabila Story47
242
Nabila Story48
243
Nabila Story49
244
Nabila Story50
245
Nabila Story51
246
Nabila Story52
247
Nabila Story53
248
Nabila Story54
249
Nabila Story55
250
Nabila Story56
251
Nabila Story57
252
Nabila Story58
253
Nabila Story59
254
Nabila Story60
255
Nabila Story61
256
Nabila Story62
257
Nabila Story63
258
Nabila Story64
259
Nabila Story65
260
Nabila Story66
261
Nabila Story67
262
Nabila Story68
263
Nabila Story69
264
Nabila Story70
265
Nabila Story71
266
Nabila Story72
267
Nabila Story73
268
Nabila Story74
269
Nabila Story75
270
Nabila Story76
271
Nabila Story77
272
Nabila Story78
273
Nabila Story79
274
Nabila Story80
275
Nabila Story81
276
Nabila Story82
277
Nabila Story83
278
Nabila Story84
279
Nabila Story85
280
Nabila Story86
281
Nabila Story87
282
Nabila Story88
283
Nabila Story89
284
Nabila Story90
285
Nabila Story91
286
Nabila Story92
287
Nabila Story93
288
Nabila Story94
289
Nabila Story95
290
Nabila Story96
291
Nabila Story97
292
Nabila Story98
293
Nabila Story99
294
Nabila Story100
295
Nabila Story101
296
Nabila Story102
297
Nabila Story103
298
Nabila Story104
299
Nabila Story105
300
Nabila Story106
301
Nabila Story107
302
Nabila Story108
303
Nabila Story109
304
Nabila Story110
305
Nabila Story111
306
Nabila Story112
307
Nabila Story113
308
Nabila Story114
309
Nabila Story115
310
Nabila Story116
311
Nabila Story117
312
Nabila Story118
313
Nabila Story119
314
Nabila Story120
315
Nabila Story121
316
Nabila Story122
317
Nabila Story123
318
Nabila Story124
319
Nabila Story125
320
Nabila Story126
321
Pengumuman
322
PENGUMUMAN NOVEL BARU..!
323
Pengumuman lagi..!Ada Novel ke empat rilis..!
324
Yuk Mampir di novel baruku....!
325
ADRIAN TAMA KEMBALI...!
326
My Fake Daddy
327
Two Bad Boys and The Bastard Girl
328
(Bukan) Perampas Mahkotaku
329
My Disable Husband

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!