09

Adinda tengah berdiri di depan cermin di meja riasnya.Wanita bersuami yang memggunakan sweater warna cream,jeans hitam dan sneakers putih itu kini tengah bersiap siap.Ia bertekad untuk pergi ke bar milik suaminya,ia ingin menuruti kemauan pria dua puluh delapan tahun itu.Adinda mengusapkan pelembab di wajahnya,lalu mengoleskan lip balm tipis tipis di bibir mungilnya.Adinda tersenyum di depan cermin.Ia menarik nafas panjang,mencoba menetralkan detak jantungnya.Jujur saja ia harus mengumpulkan keberanian ekstra untuk melakukan ini.Adinda mengambil tas selempangnya,kemudian berjalan keluar pintu.

ceklekk

pintu terbuka,

dilihatnya Romi yang berjaga di depan pintu tersebut.

"mau kemana kau?" tanya Romi dingin.

"saya ingin ke bar milik mas Adrian,bisa tolong antarkan?" tanya Adinda.

"jangan kesana?"

"kenapa?"

Romi menatap Adinda dengan tatapan yang sulit di artikan.

"aku peringatkan jangan!kau hanya akan melukai dirimu sendiri!"

Adinda tersenyum....

"saya sudah terbiasa dengan hal itu semenjak saya tinggal disini tuan" ucap Adinda.

Kedua pasang bola mata itu saling menatap.....

"bisa tolong antarkan?jika tidak saya akan naik taxi"

"kau pikir kau siapa bisa pergi sesuka hatimu"

"ya kalau begitu antarkan saya..." ucap Adinda.

Romi menghela nafas panjang,wanita ini memang keras kepala.Ia kemudian berjalan di ikuti Adinda di belakang.Kedua anak manusia itu pun menuju sebuah mobil mewah yang akan mereka tumpangi menuju ke bar milik Adrian.

Dua puluh menit kemudian,

Mobil itu sampai di depan sebuah club malam berlantai dua.Adinda turun dari mobil,ia menatap nanar bangunan itu.Jantungnya berdetak lebih cepat,sudah benarkah keputusan yang ia ambil?.

"kalau kau berubah pikiran,kita bisa pulang sekarang..."ucap Romi.

Adinda menunduk,ia menarik nafas panjang.

" nggak....aku tetap mau masuk "ucap Adinda memberanikan diri.

Romipun mengajak wanita itu masuk,

Suara musik yang begitu kencang menyambut kedatangan Adinda.Bau rokok dan alkohol yang menyengat,goyangan goyangan erotis dari para pengunjung disana,membuat Adinda merasa tidak nyaman.Romi menggandeng tangan Adinda menuju ruangan pribadi bosnya.Setelah sampai di depan ruangan itu,Romi menggerakkan tangan nya,mempersilahkan Adinda untuk masuk ke dalam ruangan tersebut.

Adinda menarik nafas panjang,dengan sedikit gemetar ia menyentuh gagang pintu itu lalu membukanya.

ceklekkk...

pintu terbuka,Adinda masuk ke dalam ruangan itu

dan..

degg,..

Adinda diam mematung.Jantungnya seolah berhenti berdetak untuk beberapa saat.Lelehan air mata itu mengalir di pipi wanita yang harusnya masih menikmati masa masa remajanya yang indah.Harusnya ia tidak menangis,bukankah ia sudah tau siapa dan seperti apa suaminya itu?

Adrian menatap tajam pada wanita yang baru saja tiba itu.Pria itu kini tengah duduk di sofa panjang bersama seorang wanita yang nampak begitu anggun dan sexy.Tangannya bahkan masuk ke dalam benda padat berisi yang tak ber BH itu.

Adinda kembali menangis tanpa suara.Walau bagaimanapun,ia juga seorang wanita.Ia akan terluka jika melihat suaminya berbuat demikian dengan wanita lain.

" siapa kau?berani beraninya masuk tanpa ijin...!"tanya Sheila dengan nada tak suka.

"minggir" ucap Adrian dingin.

"tapi sayang...."

"menyingkir dari hadapanku jala**..!“ucapnya dengan mimik wajah mengerikan

Sheila menatap Adrian kesal,ada rasa tidak suka disana,namun ia sadar,perkataan Adrian tidak bisa dibantah.Sheila pun bergegas pergi meninggalkan tempat itu.

Adrian bangkit,kemudian mendekati Adinda.

"apa yang kau lakukan disini?"

Adinda menatap nanar pada laki laki di hadapannya itu.

"aku kira kau masih punya hati mas..." ucapnya pilu.

Adrian kembali bergetar....

Adinda terus menatap netra hijau itu.Entahlah,apa yang ingin ia katakan.Harusnya ia tak perlu memaksakan diri untuk datang ke tempat ini,harusnya ia sadar posisinya,harusnya ia tak perlu seyakin itu untuk bisa meluluhkan hati Adrian yang begitu keras.

"pulanglah..." ucap Adrian dingin.

"tempatmu bukan disini"

"bukannya kamu yang meminta aku untuk kesini?"ucap Adinda menahan tangis

"untuk melihat ini?untuk melihat betapa hebatnya suamiku?"

"melakukan hal seperti ini dengan wanita lain?"tanya Adinda dengan banjir air mata.

" kau belum mengenalku Adinda...dan kau yang meminta untuk menjadi istriku"

Adinda memejamkan matanya,dadanya begitu terasa sesak.Ia benci kehidupannya.

"iya....aku belum mengenalmu.Dan aku bersumpah demi apapun...aku benci pernah mengenal laki laki sepertimu!" ucapnya penuh penekanan.

Adinda tertawa getir,tubuhnya.seolah menjadi lemah...membuat Adrian semakin bergetar.Tangan mungil itu terangkat,ia memukul dada Adrian yang tak berefek apapun bagi pria itu.Adinda terus memukul dada bidang itu,seolah melampiaskan kekesalannya.

Adinda merosot.Ia terduduk lemah di lantai.Ia sesenggukan meratapi nasibnya.Adrian memejamkan matanya.Netra hijau itu mengembun,ada perasaan iba di dalam hatinya.

"Romi..!" teriak Adrian.

Romi masuk dari balik pintu.

"saya tuan"

"bawa wanita ini pulang" ucapnya.

"baik tuan"

Romi hendak menarik tangan Adinda,namun tiba tiba Adinda bangkit.Ia mengusap air matanya.

"aku nggak mau pulang!aku akan tetap disini"

"apa maksudmu?"

Adinda menatap tajam pada pria itu.Tanpa berkata sedikitpun ia keluar dari tempat itu.

"Dinda!" teriak Adrian.

Adinda tidak peduli,Adrian mengejar wanita itu.

"Dinda kamu mau kemana?"

Adinda terus berjalan dengan cepat.Ia menuju sebuah meja bar dan memesan satu gelas minumal beralkohol.Bartender pun memberikan satu gelas wine untuk wanita itu.Adinda mengambil gelas tersebut dan hendak meminumnya,namun tangan besar Adrian menghentikan pergerakannya.

"apa yang kau lakukan?"ucapnya dingin dengan tatapan tajam.

" lepas!"ucap Adinda tak kalah dingin

"aku tidak suka dibantah"

Adinda melepaskan gelasnya,lalu mendorong pria gagah itu.

"aku juga nggak suka di giniin...!!" ucapnya sambil menangis

Adinda hendak merebut gelas di tangan Adrian namun Adrian menjauhkannya dari jangkauan tangan mungil istrinya.

"balikiiinn...!!"ucap Adinda sambil menangis.Namun Adrian tak menggubris,ia mengangkat gelas itu tinggi tinggi agar tak bisa di raih oleh istrinya.

plaakk.....

sebuah tamparan keras mendarat di pipi Adrian.Adinda menampar pipi suaminya itu saking kesalnya.

Adrian tak merespon.Dada Adinda naik turun,ia sangat membenci laki laki di hadapannya itu.

"apa salahku?" tanyanya lirih.

"kenapa kamu sekejam ini menghancurkan hidupku?"

Tangan itu kembali terangkat,ia hendak memberi tamparan yang kedua untuk Adrian,namun dengan sigap pria itu menarik tubuh mungil itu masuk kedalam dekapannya.Ia memeluk wanita itu dengan erat.Adinda meronta ronta dalam pelukan suaminya.

"lepas...!!"

Adrian tak bergeming.Ia terus memeluk wanita itu tanpa peduli dengan tubuhnya yang terus dipukuli Adinda.

"maaf" lirih Adrian.Tanpa sadar,air mata menetes di pipi pria itu.Adrian memejamkan matanya,mendekap tubuh mungil yang selalu di kasarinya itu dengan erat.Mencoba menenangkan istrinya yang kini menangis meraung raung dalam pelukannya......

...----------------...

***BOLEH LAH KASIH LIKE VOTE DAN KOMENG NYA BIAR SEMANGAT UP NYA🙏🙏

JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE RAK BUKU KAMU🥰🥰🥰

JANGAN LUPA JUGA MAMPIR DI NOVELKU LAINNYA....

WANITA TANPA MAHKOTA

👇👇👇👇***

***JANGAN LUPA LIKE KOMENT & VOTE NYA....🥰🥰🥰

TERIMA KASIH😍😍😍😍***

Terpopuler

Comments

Eli Juwita105

Eli Juwita105

wahhhhh
mas tAmA

2024-03-08

1

Mawar Lestari

Mawar Lestari

ditunggu bucinnya

2023-11-26

1

Mawar Lestari

Mawar Lestari

adu pria dari kutub utara sda mulai mencair hatinya

2023-11-26

1

lihat semua
Episodes
1 01
2 02
3 03
4 04
5 05
6 06
7 07
8 08
9 09
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 173
174 174
175 175
176 176
177 177
178 178
179 179
180 180
181 181
182 182
183 183
184 184
185 185
186 186
187 187
188 188
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 PENGUMUMAN
195 Nabila Story01
196 Nabila Story02
197 Nabila Story03
198 Nabila Story04
199 Nabila Story05
200 Nabila Story06
201 Nabila Story07
202 Nabila Story08
203 Nabila Story09
204 Nabila Story10
205 Nabila Story11
206 Nabila Story12
207 Nabila Story13
208 Nabila Story14
209 Nabila Story15
210 Nabila Story16
211 Nabila Story17
212 Nabila Story18
213 Nabila Story19
214 Nabila Story20
215 Nabila Story21
216 Nabila Story22
217 Nabila Story23
218 Nabila Story24
219 Nabila Story25
220 Nabila Story26
221 Nabila Story27
222 Nabila Story28
223 Nabila Story29
224 Nabila Story30
225 Nabila Story31
226 Nabila Story 32
227 Nabila Story33
228 Nabila Story34
229 Nabila Story35
230 Nabila Story36
231 Nabila Story37
232 Nabila Story38
233 Nabila Story39
234 Nabila Story40
235 Nabila Story41
236 Nabila Story42
237 Nabila Story43
238 Nabila Story44
239 Nabila Story45
240 Nabila Story46
241 Nabila Story47
242 Nabila Story48
243 Nabila Story49
244 Nabila Story50
245 Nabila Story51
246 Nabila Story52
247 Nabila Story53
248 Nabila Story54
249 Nabila Story55
250 Nabila Story56
251 Nabila Story57
252 Nabila Story58
253 Nabila Story59
254 Nabila Story60
255 Nabila Story61
256 Nabila Story62
257 Nabila Story63
258 Nabila Story64
259 Nabila Story65
260 Nabila Story66
261 Nabila Story67
262 Nabila Story68
263 Nabila Story69
264 Nabila Story70
265 Nabila Story71
266 Nabila Story72
267 Nabila Story73
268 Nabila Story74
269 Nabila Story75
270 Nabila Story76
271 Nabila Story77
272 Nabila Story78
273 Nabila Story79
274 Nabila Story80
275 Nabila Story81
276 Nabila Story82
277 Nabila Story83
278 Nabila Story84
279 Nabila Story85
280 Nabila Story86
281 Nabila Story87
282 Nabila Story88
283 Nabila Story89
284 Nabila Story90
285 Nabila Story91
286 Nabila Story92
287 Nabila Story93
288 Nabila Story94
289 Nabila Story95
290 Nabila Story96
291 Nabila Story97
292 Nabila Story98
293 Nabila Story99
294 Nabila Story100
295 Nabila Story101
296 Nabila Story102
297 Nabila Story103
298 Nabila Story104
299 Nabila Story105
300 Nabila Story106
301 Nabila Story107
302 Nabila Story108
303 Nabila Story109
304 Nabila Story110
305 Nabila Story111
306 Nabila Story112
307 Nabila Story113
308 Nabila Story114
309 Nabila Story115
310 Nabila Story116
311 Nabila Story117
312 Nabila Story118
313 Nabila Story119
314 Nabila Story120
315 Nabila Story121
316 Nabila Story122
317 Nabila Story123
318 Nabila Story124
319 Nabila Story125
320 Nabila Story126
321 Pengumuman
322 PENGUMUMAN NOVEL BARU..!
323 Pengumuman lagi..!Ada Novel ke empat rilis..!
324 Yuk Mampir di novel baruku....!
325 ADRIAN TAMA KEMBALI...!
326 My Fake Daddy
327 Two Bad Boys and The Bastard Girl
328 (Bukan) Perampas Mahkotaku
329 My Disable Husband
Episodes

Updated 329 Episodes

1
01
2
02
3
03
4
04
5
05
6
06
7
07
8
08
9
09
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
173
174
174
175
175
176
176
177
177
178
178
179
179
180
180
181
181
182
182
183
183
184
184
185
185
186
186
187
187
188
188
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
PENGUMUMAN
195
Nabila Story01
196
Nabila Story02
197
Nabila Story03
198
Nabila Story04
199
Nabila Story05
200
Nabila Story06
201
Nabila Story07
202
Nabila Story08
203
Nabila Story09
204
Nabila Story10
205
Nabila Story11
206
Nabila Story12
207
Nabila Story13
208
Nabila Story14
209
Nabila Story15
210
Nabila Story16
211
Nabila Story17
212
Nabila Story18
213
Nabila Story19
214
Nabila Story20
215
Nabila Story21
216
Nabila Story22
217
Nabila Story23
218
Nabila Story24
219
Nabila Story25
220
Nabila Story26
221
Nabila Story27
222
Nabila Story28
223
Nabila Story29
224
Nabila Story30
225
Nabila Story31
226
Nabila Story 32
227
Nabila Story33
228
Nabila Story34
229
Nabila Story35
230
Nabila Story36
231
Nabila Story37
232
Nabila Story38
233
Nabila Story39
234
Nabila Story40
235
Nabila Story41
236
Nabila Story42
237
Nabila Story43
238
Nabila Story44
239
Nabila Story45
240
Nabila Story46
241
Nabila Story47
242
Nabila Story48
243
Nabila Story49
244
Nabila Story50
245
Nabila Story51
246
Nabila Story52
247
Nabila Story53
248
Nabila Story54
249
Nabila Story55
250
Nabila Story56
251
Nabila Story57
252
Nabila Story58
253
Nabila Story59
254
Nabila Story60
255
Nabila Story61
256
Nabila Story62
257
Nabila Story63
258
Nabila Story64
259
Nabila Story65
260
Nabila Story66
261
Nabila Story67
262
Nabila Story68
263
Nabila Story69
264
Nabila Story70
265
Nabila Story71
266
Nabila Story72
267
Nabila Story73
268
Nabila Story74
269
Nabila Story75
270
Nabila Story76
271
Nabila Story77
272
Nabila Story78
273
Nabila Story79
274
Nabila Story80
275
Nabila Story81
276
Nabila Story82
277
Nabila Story83
278
Nabila Story84
279
Nabila Story85
280
Nabila Story86
281
Nabila Story87
282
Nabila Story88
283
Nabila Story89
284
Nabila Story90
285
Nabila Story91
286
Nabila Story92
287
Nabila Story93
288
Nabila Story94
289
Nabila Story95
290
Nabila Story96
291
Nabila Story97
292
Nabila Story98
293
Nabila Story99
294
Nabila Story100
295
Nabila Story101
296
Nabila Story102
297
Nabila Story103
298
Nabila Story104
299
Nabila Story105
300
Nabila Story106
301
Nabila Story107
302
Nabila Story108
303
Nabila Story109
304
Nabila Story110
305
Nabila Story111
306
Nabila Story112
307
Nabila Story113
308
Nabila Story114
309
Nabila Story115
310
Nabila Story116
311
Nabila Story117
312
Nabila Story118
313
Nabila Story119
314
Nabila Story120
315
Nabila Story121
316
Nabila Story122
317
Nabila Story123
318
Nabila Story124
319
Nabila Story125
320
Nabila Story126
321
Pengumuman
322
PENGUMUMAN NOVEL BARU..!
323
Pengumuman lagi..!Ada Novel ke empat rilis..!
324
Yuk Mampir di novel baruku....!
325
ADRIAN TAMA KEMBALI...!
326
My Fake Daddy
327
Two Bad Boys and The Bastard Girl
328
(Bukan) Perampas Mahkotaku
329
My Disable Husband

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!