Pria itu nampak berkali kali mengubah posisi tubuhnya sesuai arahan sang fotografer.Adrian Tama sang model papan atas kini tengah melakukan pengambilan gambar untuk cover majalah.
"ok...good...!hari ini cukup ya...thanks Dri...!" ucap sang fotografer.Adrian segera duduk di sebuah bangku di sana setelah melakukan tos dengan sang fotografer.Adrian mengambil ponselnya.Ia munuju aplikasi yang terhubung langsung dengan cctv kamar nya.Dilihatnya dari ponsel pintar itu sang istri tengah duduk bersandar di sandaran ranjang itu.Sesekali ia nampak mengusap pipinya yang basah.Bahkan saat sendiri pun wanita itu terus menangis.Sesedih itukah ia?
"bro...!gue duluan ya.!" ucap Marco,sang fotografer sambil menepuk pundak Adrian.
"ok.." ucap Adrian.
Marco pun berlalu,tak lama beselang Farhan datang menghampiri Adrian.
"tuan..."
Adrian tak menjawab.
"tuan James ingin bertemu malam ini" ucap Farhan pelan sambil menunjukkan pesan dari seseorang bernama James itu.
"untuk apa?" tanya Adrian tenang.
"seperti nya ia ingin membicarakan tentang kerja sama yang genk nya tawarkan waktu itu tuan" ucap Farhan pelan agar tak ada yang mendengar pembicaraan mereka.
"ck!merepotkan...!suruh saja mereka datang ke bar nanti malam!" ucap Adrian kemudian bergegas pergi.
"baik tuan"ucap Farhan.
Adrian segera pergi dari tempat itu disusul Farhan dibelakangnya.
Kedua pria itu lantas bergegas menuju mobil dan melesat pergi meninggalkan tempat itu.
Didalam mobil...
" Farhan..."
"saya tuan"
"carikan SMA yang bagus di kota ini"ucap Adrian sambil terus menatap layar ponselnya.
" SMA?untuk apa tuan?apa kita akan mencari tangkapan baru?"
"tidak....aku ingin Dinda kembali sekolah"
Farhan nampak terkejut.Ia melirik bos nya itu dari kaca spion bagian dalam.Baru kali ini Adrian mau
melepaskan tawanannya keluar dari rumah itu sebelum dibunuh.
"jangan menatapku seperti itu Farhan....aku tidak suka." ucap Adrian dengan netra yang terus fokus menatap layar ponselnya.Farhan pun kembali fokus menatap ke arah depan.
Netra hijau itu tak lepas menatap ke arah layar ponsel yang sedari tadi memperlihatkan wanita menangis di dalam kamarnya itu.
Tak butuh waktu lama,mobil hitam itu sampai di rumah milik Adrian,tempat di mana istri cantiknya itu tinggal.
Farhan turun dari mobil dan setengah berlari mengitari mobil itu,lalu membukakan pintu di sisi Adrian.Adrian keluar dari dalam mobil dan bergegas masuk ke dalam rumah di susul Farhan di belakangnya.Dengan langkah lebar pria itu berjalan menuju kamar di mana Adinda berada.Saat sampai di depan pintu kamar.
"tuan" ucap Romi sambil memebungkukkan badannya.
"apa yang dia lakukan hari ini?"
"tidak ada tuan,sedari pagi dia hanya di dalam kamar"
"apa dia sudah makan?"
"saya rasa belum tuan" ucap Romi sopan.
"dasar wanita menyusahkan" gumamnya.
Adrian segera masuk ke dalam kamar meninggalkan dua anak buahnya itu.
"apa menurutmu ada yang aneh dengan tuan kita?" tanya Farhan berbisik.
"seperti nya begitu" ucap Romi.
Di dalam kamar.....
Adinda menatap pria tampan yang baru saja masuk ke dalam kamar itu.Ia pun dengan cepat menghapus lelehan air mata yang mengalir dipipi mulusnya.Adrian mendekati istrinya,ia naik ke atas ranjang dan duduk di samping wanita itu.Adinda menunduk.Tangan kekar itu tergerak,ia membelai pipi mulus itu lalu mengangkat dagu wanita itu agar menatapnya.
"kau menangis?" tanyanya lembut.
Adinda membuang muka,lalu menjauhkan tangan suaminya itu.
"aku siapin makan siang buat kamu mas..." ucap Adinda kemudian hendak bangkit dari ranjang nya,namun Adrian menahannya.
"aku tidak lapar"
"kamu harus makan mas...kamu bisa sakit kalau telat makan"
"bukankah itu bagus..!kalau aku sakit lalu mati,kau bisa dengan mudah pergi dari sini."
Adinda tersenyum sinis pada suaminya itu.
"aku bukan kamu yang selalu barbahagia dengan melihat penderitaan orang lain mas" ucapnya.
"jaga bicaramu.." ucap Adrian dingin.
"apa aku salah?bukankah kamu memang seperti itu" tanya Adinda menantang.Entahlah...ia seolah muak dengan laki laki bre**sek di hadapannya ini.
"ingat posisimu Dinda!"
"oh....maaf....maaf tuan..maaf atas kelancangan saya sebagai Peliharaan anda" ucapnya kemudian hendak pergi dari tempat itu.
Namun saat hendak membuka pintu....
"tunggu...!"
Adinda menghentikan langkahnya.
"sebentar lagi kau bisa sekolah.Farhan sedang mencarikan sekolah yang bagus untukmu."
Adinda menoleh ke arah sang suami,ia menyipitkan matanya....
Siapa sebenarnya laki laki ini?sebentar sebentar baik,sebentar sebentar jahat,lalu baik lagi,lalu jahat lagi...
"jangan menatapku seperti itu Adinda!aku tidak suka!" ucapnya.
Adinda menghela nafas panjang ,lalu menggelengkan kepalanya.Ia kemudian keluar dari kamar itu.Ia tidak peduli dengan ucapan Adrian.Terserah laki laki itu mau berbuat apa.
...----------------...
***BOLEH LAH KASIH LIKE VOTE DAN KOMENG NYA BIAR SEMANGAT UP NYA🙏🙏
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE RAK BUKU KAMU🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA MAMPIR DI NOVELKU LAINNYA....
WANITA TANPA MAHKOTA
👇👇👇👇***



***JANGAN LUPA LIKE KOMENT & VOTE NYA....🥰🥰🥰
TERIMA KASIH😍😍😍😍***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 329 Episodes
Comments
meE😊😊
tr klo dinda d sekolahin bnyk cwo yg naksir situ juga yg uring2n lgi
2023-07-11
2
mama yuhu
lanjut
2022-10-21
2
mama yuhu
saking serius lupa komen thor😁😁
2022-10-21
3