Ferrrari merah itu sampai di depan sebuah sekolah eelite di kota itu.Kedatangan Adrian dan Adinda cukup menarik perhatian para siswa siswi disana.Siapa yang tak kenal Adrian,salah satu model yang cukup terkenal di kota itu.
"ingat Dinda...kau ku awasi....!jadi jangan macam macam!"
"iya....."
"dan satu lagi...jangan pernah memberi tahu siapapun tentang identitas kamu sebagai istriku"
"kenapa?"
Adrian menatap Adinda tajam.
"kau hanya perlu menurut"
Adinda menunduk..
"iya mas..." ucapnya kemudian.
"masuklah....nanti pulang Romi akan menjemputmu" ucap Adrian.
Wanita itu hanya mengangguk.
Adinda meraih punggung tangan Adrian,lalu menciumnya...
"assalamu alaikum"ucapnya lembut.
Adrian tak menjawab,ia hanya menatap Adinda dengan tatapan datar.
Anak SMA yang sudah bersuami itu lantas turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam area sekolahnya.Sementara Adrian langsung pergi setelah Adinda turun dari mobil mahal tersebut.
Adinda menyusuri setiap lorong sekolah barunya yang cukup mewah itu,mencari cari keberadaan ruang guru.
Adinda nampak celingukan,karena ia baru pertama masuk ke sekolah itu.Tiba tiba....
" hei...."seorang gadis menepuk pundak Adinda.
Adinda menoleh ke arah gadis tersebut.Tiga gadis SMA berambut panjang dengan penampilan feminim mendekati istri Adrian Tama itu.
"kamu anak baru ya?" tanya salah satu dari mereka
"iya...." jawab Adinda sambil tersenyum.
"nama kamu siapa?kenalin aku Bella" ucap salah satu gadis yang berdiri si tengah tengah itu sambil menjulurkan tangannya.
Adinda tersenyum,lalu menyambut uluran tangan tersebut.
"aku Dinda" ucapnya kemudian.
"kenalin...ini teman teman aku,ini Fani,ini Tasya" ucap Bella memperkenalkan diri.
Adinda tersenyum sambil melambaikan tangan pada kedua gadis itu
"kamu pasti lagi nyari ruang guru kan?"
"iya..." ucap Adinda sambil mengangguk.
"aku anterin yukk...." ucapnya.
"boleh....makasih ya..."
"sama sama..."
Ke empat anak SMA itupun berjalan beriringan menuju ke kantor guru.Sepanjang perjalanan para siswa laki laki tak henti bersiul dan menyapa rombongan gadis gadis itu.Sepertinya ketiga gadis itu adalah geng cewek paling popular di sekolah itu.
"eh...by the way....boleh nanya nggak?"tanya Fani tiba tiba.
"boleh....kamu mau tanya apa?"
"emm....tadi yang nganterin kamu itu Adrian kan?model terkenal itu?"
Adinda tersenyum....
"iya...."
"kamu kenal sama dia?kamu keluarganya?"tanya Tasya
"iya...aku is...." Adinda menutup mulutnya...hampir saja keceplosan.
"maksudnya.....dia om aku" ucap berbohong.
"oh ya....wooww....keren banget.Kamu tau nggak,aku tuh ngefens banget sama om kamu..." ucap Tasya.
Adinda hanya tersenyum.
"ini ruang gurunya" ucap Bella saat mereka sudah sampai di depan sebuah ruangan bertuliskan ruang guru tersebut.
Adinda mengangguk...
"makasih ya...aku masuk dulu"
"okeyy...."ucap Bella.
Adinda pun masuk ke dalam ruangan tersebut.
Seperginya Dinda....
" girls....kita harus buat dia masuk ke genk kita"ucap Bella.
"tapi lo lihat dong Bell...penampilannya tuh nggak banget.Mana pake krudung lagi"ucap Fani
"tapi dia tuh keluarganya Adrian....model terkenal!kita bisa manfaatin dia..!siapa tau kita bisa ikutan femes deket sama dia....iya kan?"
"iya....setuju Bell....siapa tau juga gue bisa deket deket sama Adrian...ya kann....uuhh...ganteng bangettt..." ucap Tasya berkhayal.
"huhhh....dasar ganjen...!udah yuk..." ucap Bella.
Ketiga gadis itupun pergi dari tempat itu.
Bel masuk sekolah berbunyi.....
Para siswa di SMA tersebut mulai berbondong bondong masuk ke dalam kelas.
Tak lama kemudian,seorang guru wanita berpostur gempal dengan rambut yang digelung memasuki sebuah kelas bersama seorang anak SMA berhijab yang cantik.
Suasana kelas yang awalnya riuh berubah menjadi hening saat kedua wanita beda generasi itu memasuki ruangan kelas tersebut.
"selamat pagi anak anak"ucap ibu guru dengan name tag Fitri tersebut.
"selamat pagi bu.." jawab murid murid serempak.Terdapat Bella dan teman temannya juga disana
"perkenalkan...ini adalah teman baru kalian...namanya Adinda Zahra..." ucap sang guru.
"Dinda...perkenalkan dirimu nak..."
Adinda tersenyum..
"hai semua...namaku Adinda..." ucap Adinda malu malu,ia menoleh pada bu Fitri.
"kamu boleh duduk nak....disana ya.." ucap bu Fitri sambil menunjuk sebuah kursi kosong di sana.
Adinda pun menurut,ia menuju kursi yang ditunjuk oleh sang guru.Ia pun duduk di kursi tersebut.Adinda menoleh ke arah Bella dan teman temannya yang duduk saling berdekatan itu,ketiga gadis itu melambaikan tangan pada Adinda.Adinda membalas lambaian tangan tersebut sambil tersenyum.
Adinda menoleh ke arah teman sebangkunya.Gadis dengan tampilan culun lengkap dengan kaca mata yang bertengger di wajahnya.
"hai...aku Dinda" ucap Dinda sambil menjulurkan tangannya.
"a...aku Farah" ucap gadis itu dengan ragu ragu menyambut tangan Adinda.Adinda tersenyum hangat pada gadis itu...
Tanpa Adinda sadari,tak jauh dari bangkunya sepasang netra lelaki menatap penuh kekaguman pada wanita itu.
...****************...
Di tempat lain.....
Di dalam sebuah mobil.
"sshh....oh f**k...!" Adrian meracau hebat menikmati setiap hi**pan yang Sheila berikan pada jagoannya.
Saat ini mereka tengah berada di dalam mobil di sebuah parkiran mobil di sebuah mall yang cukup sepi,menyalurkan hasrat kelelakian Adrian yang tak tersalurkan karena sang istri harus sekolah pagi ini.Alhasil,ia mencari Sheila,wanita pemuas n**su nya.Berbeda dengan yang sebelum sebelumnya,
Adrian menolak saat Sheila menawarkan diri untuk berhubungan badan.Adrian hanya meminta Sheila untuk melemaskan sang jagoan menggunakan mulut dan jari jemarinya.Entahlah...Adrian sudah mulai candu pada tubuh molek istrinya,sehingga sudah tak tertarik saat Sheila menawarkan diri..
"aaakkkkhhh......"
Adrian sudah sampai pada puncaknya.Cairan kental berwarna putih itu menyembur memenuhi rongga mulut Sheila membuat wanita yang sudah setengah tela**ang itu gelagapan mendapatkan serangan dari Adrian.
Adrian menarik nafas panjang.Ia menyandarkan tubuhnya pada sandaran jok mobilnya.
Sheila mengusap bibirnya,ia kemudian merapikan pakaian miliknya.Begitupun Adrian,ia merapikan celananya yanv sudah melorot.Adrian mengeluarkan sejumlah uang dan memberikannya pada Sheila.
"thank you darling..." ucapnya.
"keluar...."ucap pria itu dingin.
Sheila pun menurut.Tak masalah ia di usir,yang penting ia sudah mendapatkan uangnya.
Sheila pun keluar dari mobil itu dengan santainya.Sementara Adrian...
" ****....kenapa aku selalu teringat peliharaan kecilku!bahkan aku membayangkan wajahnya saat sedang bermain dengan Sheila"gumamnya.
Adrian menggelengkan kepalanya.Ia kemudian pergi dari tempat itu dan hendak menuju kediaman sang kakek.Sudah beberapa hari ini ia tak mengunjungi sang kakek.
...----------------...
***BOLEH LAH KASIH LIKE VOTE DAN KOMENG NYA BIAR SEMANGAT UP NYA🙏🙏
JANGAN LUPA JUGA DI ADD KE RAK BUKU KAMU🥰🥰🥰
JANGAN LUPA JUGA MAMPIR DI NOVELKU LAINNYA....
WANITA TANPA MAHKOTA
👇👇👇👇***





***JANGAN LUPA LIKE KOMENT & VOTE NYA....🥰🥰🥰
TERIMA KASIH😍😍😍😍***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 329 Episodes
Comments
Nova Nova
kyknya sbntr lg Adrian luluh dech.krn ingt sm istrinya..
2023-10-11
1
Rara Kusumadewi
ishh benci banget kelakuan Adrian .udah punya istri masih aja main ma cewek lain
2023-10-02
0
meE😊😊
diam2 ad yg mulai ska sma dinda
. si ank SMA ..tp awas jgn dketin dinda dia pny herder yg super galak😁
2023-07-11
1